• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Tuesday, May 26, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home tintaNEWS

Abdul Rasyid, Kades Gesit Bawa Desanya Bangkit. Kelola Dana Transparan, Batuah Harus Berkah

by admin
February 9, 2021
in tintaNEWS
0 0
0
Abdul Rasyid, Kades Gesit Bawa Desanya Bangkit. Kelola Dana Transparan, Batuah Harus Berkah

SANTAI: Kades Batuah H Abdul Rasyid (tengah) bersama sahabatnya H Sugito (kanan) dan H Janie saat silaturahmi di kediamannya

0
SHARES
337
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Santun, dan penuh rasa hormat. Itu di antara sosok kepribadian Abdul Rasyid (37), kepala desa (Kades) Batuah, Kecamatan Loajanan Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur.  Tak pernah ‘menutup pintu’ bagi siapapun yang datang ke kediamannya sebagai tamu.

Ia  tetap bersahaja.  Jauh dari sifat membuat suasana berbeda. Kuncinya jadi ‘pelayan’,  melayani tamu dan keluhan warganya.  

“Alhamdulillah, panjang umur, kita bisa bersilaturahmi,” ungkapnya ditemui di ‘gubuknya’ kawasan Batuah, sambil mempersilakan  media ini ke teras sederehana tapi dirancang penuh makna untuk bercanda dan membangun wacana

Gayanya tak formal. Sarungan dan kopiah baru usai salat Magrib. Rasyid dikenal pribadi yang taat. Diskusi mengalir kaitan webminar tema pengembangan desa dan event Kaltim Fair 2021 yang mengangkat keunggulan desa yang ia pimpin.

Dijadwalkan, ia  berencana mendampingi Menteri Desa, Pembangunan Derah Tertinggal dan Transmigrasi  Drs A Halim Iskandar MPd serta ikut pameran inovasi UMKM. “Wah ini event bagus. Insya Allah saya ikut serta,” ungkapnya.

Rasyid dilantik jadi  kades tahun 2019 dan memimpin 10 dusun dan 49 RT yang dihuni 12 ribu jiwa. Desanya  luas  sekitar 84 kilometer persegi perbatasan Balikpapan-Samarinda dan masuk lokasi ibukota negara (IKN) Samboja (Kukar).

“Saya dipercaya warga. Saat pemilihan dapat sekitar hampir 4.000 suara,” ungkapnya. Suara Rasyid ini setara bisa duduk jadi anggota DPRD Kukar.

Rasyid percaya, suksesnya seorang suami ada wanita yang selalu memberi dukungan dan itu adalah istri tercintanya

Gaya khas Rasyid mengelola leadhership atau kepemimpinan mengedepankan aspek kepribadian untuk mewujudkan  hubungan baik dengan warganya. Pola dan cermin pembangunan paritisipatif diwujudkan.  Ia sadar, kades adalah  seorang pemimpin sentral desa untuk menjalankan rumah tangga desa.

“Saya ingin Desa Batuah mandiri. Orientasinya pada warga. Harus maju, inovatif dan kreatif ya sesuai dengan tagline saya KEREN (kreatif, energik, realistis dan netralis),” ujar Rasyid, yang juga diskusi dengan sahabatnya H Janie, pengusaha advertising dan pernah sama-sama berkhidmat di media Kaltim Post Group.

Memimpin dengan target berhasil. Verifikasi masalah dalam tugas dilakukan. Solusi dicarikan.  Motivasi, dukungan dan menjalin hubungan dengan perangkat desa dan warga jadi strategi tugas.  Awalnya, ada yang ragu. Ia sebagai pengusaha dan dipercaya sebagai Direktur PT Buana Rizky Armia. Nanti justru berorientasi pada profit tanpa melihat kepentingan warga lebih besar.

Sehingga, ‘pisau analisis’ diasahnya untuk membantah persepsi itu. Dikumpulkan 7 perusahaan yang masuk lingkup kawasan Desa Batuah. Biasa memberi program Corporate Social Responsbility (CSR) untuk dukungan pembangunan. Ia jelaskan kepada seluruh pimpinan perusahaan, bahwa naiwitunya jadi kades bukan mencari penghidupan.

Rasyid memberi bingkisan kepada anak yang baru mengikuti khitanan massal. Dana CSR dimanfaatkan untuk program kerakyatan yang bermanfaat

Caranya, dana CSR  yang bersifat infrastruktur tak ingin dalam bentuk  cash money atau uang kontan. Dibuat program, dianalisa, direncanakan dijadikan tolok ukur bagaimana bantuan itu berfungsi atau dalam tata kerja perencanaan disebut money follow function atau  alokasi anggaran berdasarkan fungsi sesuai program.

Digantilah uang itu dengan kebutuhan material  untuk  fasilitas umum, fasilitas sosial dan lainnya, lewat ‘oret-oret’ perencanaan perangkat desanya dan diserahkan  perusahaan pemberi CSR.

PROGRAM UNTUK WARGA

Menghimpun masukan dengan turun lapangan, Rasyid mendesain program untuk warganya.  Tentu, jangka pendek, menengah dan panjang dan itu harus diselesaikan sebagai wujud menjalankan amanah kades.

“Saya harus menjadi kades yang baik.  Jabatan itu dipertanggungjawabkan ke Allah. Ternyata banyak problem di masyarakat harus dituntaskan. Awalnya kupikir jadi kades bisa santai. Eh sibuk ternyata. Tapi, Alhamdulillah kujalankan dengan enjoy dan penuh semangat,” urainya.

Pertanggungjawaban jabatan kepada Allah. Harus benar-benar mencari informasi. Kumpul dengan warga. Dengar keluhannya.  Terus apa masalahnya. Solusi dicarikan. Misalnya, ada bantuan, harus benar-benar diverifikasi. Apa tepat sasaran.

“Kalau saya tandatangan pengucuran bantuan langsung tunai (BLT) misalnya. Terus orang mampu yang menerima. Ini, jadi tanggung jawab saya di hadapan Allah. Makanya saya harus benar-benar crosscheck,” tambahnya

Turun ke lapangan, mendengarkan masukan untuk mencari solusi

Programnya disusun. Ibaratnya ada semacam ‘kontrak politik’ dengan warga. Jika tak sanggup mundur jadi kades.  Warga lama merindukan ada mobil pemadam kebakaran (damkar). Sebab, khawatir jika ada musibah kebakaran lambat dipadamkam karena rumah saling berdekatan jaraknya.

“Alhamdulillah, tidak sampai setahun. Mobil damkar sudah ready. Masih berbungkus alias  apa itu istilahnya inreyen atau adaptasi mobil,”   ujar Rasyid sambil menyeduh kopi panas  yang ada di meja.

Tak hanya itu, Rasyid juga berpikir bagaimana air bersih tersedia untuk warga. Keluhan ini sejak lama. Sebab, warga hanya memanfaatkan air tadah hujan.  Dibangun sumur dalam (deep well). Kapasitasnya tidak besar sekitar 3 liter per detik. Ada 6 sumur yang total debitnya 18 liter per detik. Sementara bisa mengaliri 2 rukun tetangga (RT).

Awalnya tampungan air menggunakan semacam terpal. Sekarang dianggarkan dana desa dengan dorongan semacam pompa yang dialirkan lewat jalur perpipaan (pipanisasi) ke rumah-rumah warga.

“Warga di Batuah ini dahsyat. Mereka ada yang swadaya membangun jaringan pipa. Lalu, saya harus ikut mendukung lewat dana desa dan dukungan CSR,” ujarnya.

Rumah-rumah warga dipasang kilometer  atau meteran air. Penggunaan air dapat dibatasi warga atau berhemat. Saat launching program air bersih ini, sempat jadi pertanyaan Bupati Kukar Edi Damansyah. Ia ditanya, mengapa tidak membuat dalam kapasitas besar? Diceritakan karena semua tergantung anggaran.

Akhirnya, bupati sepakat melihat gagasan dan inovasi Rasyid. Sebab, warga Batuah harus menikmati air bersih secara keseluruhan. Kendati programnya harus  bergantian antardusun. “Pak Bupati akhirnya setuju untuk  mengucurkan anggaran dari APBD Kukar,” cerita Rasyid.

Bukan itu saja, sekarang Desa Batuah dalam persoalan air sudah makin ada solusi ke depan. Ada warga menghibahkan lahannya seluas 10×10 meter. Ini nanti jadi tempat penampungan (bozem). Sehingga, air  nanti dipompa ke warga.  Ada pola gravitasi dan juga dipasang filter sehingga air pun secara kualitas  dapat dijaga.

“Desain  dan rencana itu telah dianalisa oleh badan wilayah sungai (BWS) Provinsi Kaltim.  Juga melakukan pengkajian dan peninjauan. Insya Allah air bersih harus selesai di tahun 2023 semua dusun teraliri. Tentu, dukungan warga dan debit air harus tersedia.  Hanya, kualitas air bersih diakui Rasyid masih  ada sejumlah lokasi yang tinggi kandungan zat besinya (FE).

BUMDES

Rasyid yakin, motor untuk menggerakkan masyarakat berkreasi adalah badan usaha milik desa (BUMdes). Ini untuk mengembangkan potensi desa, optimalisasi SDM di lingkup warga desa.

“Bumdes ini juga mengelola air bersih. Juga  usaha lainnya.  Karena, tujuannya juga untuk meningkatkan perekonomian desa dan meningkatkan usaha masyarakat yang pada gilirannya ke depan dapat menciptakan pendapatan asli daerah (PAD),” tambah Rasyid, yang menambahkan program air bersih itu juga dilakukan lewat program nasional penyediaan air minum di desa-desa (pamsimas).

Rasyid yang  asli dari Sulawesi Selatan tepatnya Bone ini,  pernah menamatkan pendidikan di Madrasah Aliyah (SLTA) Asyi-Syifa Balikpapan. Ia menjalin rumah tangga dengan istri Evi Wardhana (35). Kariernya terus melejit dan itu dijadikannya lecutan dalam mengasah kemampuan berbhakti kepada masyarakat.

TRANSPARAN

Transparansi. Itu yang dilakukan Rasyid dalam mengemban amanah kades.  Termasuk penggunaan anggaran pembangunan khususnya dalam hal pengelolaan keuangan desa.  “Saya komitmen,  transparansi pengelolaan dana desa sebagai poin penting. Jangan sampai  salah kelola yang bisa berimbas sampai proses hukum khususnya terkait penggunaan keuangan,” ujar Rasyid.

Transparan anggaran desa, warga harus mengetahuinya

Transparan itu dicontohkannya  dengan terbuka menyusun penggunaan dana desa kepada masyarakat.  Dan itu harus  diinformasikan ke publik jika perlu terpampang di balai desa atau pola grafis yang dishare atau upload dalam bentuk digitalisasi.

“Keterbukaan informasi dan transparansi pengelolaan dana desa sangat penting bagi  pemerintah di desa supaya mencegah potensi penyimpangan dana.  Saya ingin dana yang diterima baik itu Alokasi Dana Desa (ADD) . Itu dana bukan untuk kepala desa tapi  untuk seluruh masyarakat desa,” tambahnya.

Sehingga, dana desa harus tetap sasaran.  Sasarannya untuk  membangun infrastruktur dan melakukan program peningkatan kesejahteraan  masyarakat yang bisa menurunkan angka kemiskinan dan membuka kesempatan kerja. 

“Ayo sama-sama transparan. Kades  dan perangkat desa harus  bekerja dengan baik. Apalagi ada bantuan dari CSR, warga harus tahu berapa dan untuk apa. Agar Desa Batuah berkembang pesat, warganya sejahtera  dan mendapat berkah,” pungkas Rasyid. (git)

SendShareTweet

Related Posts

LDII Balikpapan Kurban 232 Sapi dan  63 Kambing. Dibagi Merata, Ojek Online, Pemulung Wujud Peduli Sosial
Kanal

LDII Balikpapan Kurban 232 Sapi dan 63 Kambing. Dibagi Merata, Ojek Online, Pemulung Wujud Peduli Sosial

July 4, 2023
Rakorda Baznas se-Kaltim Bedah Empat Komisi Penting. Dibuka Wagub, ZIS Digital dan Standar Mustahik Juga Dibahas
tintaNEWS

Rakorda Baznas se-Kaltim Bedah Empat Komisi Penting. Dibuka Wagub, ZIS Digital dan Standar Mustahik Juga Dibahas

February 3, 2022
PDAM Balikpapan Sharing Service Excellent. Suryo: Boros, Bocor dan Lalai, Tanggungjawab Pelanggan
tintaNEWS

PDAM Balikpapan Sharing Service Excellent. Suryo: Boros, Bocor dan Lalai, Tanggungjawab Pelanggan

February 2, 2022
Ditemani Batman, Kapolda-Wakapolda Pantau Vaksinasi Anak. Imam: PTM 100 Persen Agar Segera Dilaksanakan
tintaNEWS

Ditemani Batman, Kapolda-Wakapolda Pantau Vaksinasi Anak. Imam: PTM 100 Persen Agar Segera Dilaksanakan

January 8, 2022
Intrusi Air Laut, Dirum Turun Tangan. Distribusi Air Bersih di Manggar
tintaNEWS

Intrusi Air Laut, Dirum Turun Tangan. Distribusi Air Bersih di Manggar

January 2, 2022
Walikota Sambut Tahun 2022 Lewat Doa, Salat Jamaah dan Sedekah.  Rahmad: Jadikan Rumah Adalah Surga bagi Keluarga
tintaNEWS

Walikota Sambut Tahun 2022 Lewat Doa, Salat Jamaah dan Sedekah. Rahmad: Jadikan Rumah Adalah Surga bagi Keluarga

January 2, 2022
Next Post
Eddy Salasa, Calon Ketua Kadin Pengalaman Internasional. Ingin Bawa Kadin Balikpapan Maju dan Sejahtera Bersama

Eddy Salasa, Calon Ketua Kadin Pengalaman Internasional. Ingin Bawa Kadin Balikpapan Maju dan Sejahtera Bersama

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 315 Followers

Recommended

Paguyuban SRC Ajak Berbelanja Dekat Rumah. Dukung UKM, Sampoerna Gelar Festival di Balikpapan

Paguyuban SRC Ajak Berbelanja Dekat Rumah. Dukung UKM, Sampoerna Gelar Festival di Balikpapan

November 21, 2019
Parah! Titipan SMAN 1 Mengemuka di Acara Polda. Pengawasan Disdikbud Kaltim Disoal karena Lemah

Parah! Titipan SMAN 1 Mengemuka di Acara Polda. Pengawasan Disdikbud Kaltim Disoal karena Lemah

July 20, 2025
Polda Kaltim Ingatkan, Gunakan Sosmed dengan “BAIK”. Kabid Humas: Polri Siap Amankan Nataru dan Pemilu 2024

Polda Kaltim Ingatkan, Gunakan Sosmed dengan “BAIK”. Kabid Humas: Polri Siap Amankan Nataru dan Pemilu 2024

November 30, 2023
Grand Ballroom Platinum, Tampung 3.000 Orang. Joko Budi: Acara Lebih Wah, Dilengkapi LED Videotron

Grand Ballroom Platinum, Tampung 3.000 Orang. Joko Budi: Acara Lebih Wah, Dilengkapi LED Videotron

October 3, 2025
1 Juni, Ratusan Pegawai BPTD Kaltim Digembleng Karakternya. Sudarmaji: Tak Mungkin Solid tanpa Chemistry

1 Juni, Ratusan Pegawai BPTD Kaltim Digembleng Karakternya. Sudarmaji: Tak Mungkin Solid tanpa Chemistry

May 30, 2024
Gerhana Bulan, Jangan Kaitkan Khurafat, Banyak Ingat Dosa. Wujud Kuasa Allah, Ingat 10 Penyakit Hati

Gerhana Bulan, Jangan Kaitkan Khurafat, Banyak Ingat Dosa. Wujud Kuasa Allah, Ingat 10 Penyakit Hati

May 26, 2021
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines