TINTAKALTIM.COM-Eddy Salasa (42), pengusaha yang sukses mengantarkan H Rahmad Mas’ud SE menjadi walikota terpilih, kini ikut meramaikan bursa calon ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Balikpapan. Ia dikenal sebagai pengusaha yang berpengalaman dan memiliki jaringan kerja (network) internasional
Bisnisnya di bidang migas dan tanker, kini mencatatkan aktivitas di sejumlah negara seperti Rusia, Singapura, China dan Nigeria. Apalagi ia juga didukung Bupati Penajam Paser Utara (PPU) H Abdul Gafur Mas’ud (AGM) dan Ketua DPRD Balikpapan, H Abdulloh S Sos.
“Ia baru saja jadi tim pemenangan walikota dan wawali Balikpapan dan sukses. Dan dikenal sebagai pengusaha yang sudah mengetahui seluk-beluk dunia usaha bahkan organisasi usaha,” kata Gunawan, tim Eddy Salasa menjelaskan kandidat unggulannya dalam bursa Kadin mendatang.
Dijadwalkan, musyawarah kota (muskot) Kadin Balikpapan akan ditetapkan pada rapat pleno dewan pengurus dan dilaksanakan 25 Februari 2021 mendatang. Sebelumnya, akan digelar 27 Februari 2021, karena adanya instruksi Gubernur Kaltim Israan Noor, kaitan covid-19 bahwa Sabtu dan Minggu tak boleh ada kegiatan, maka dimajukan.
Sebelumnya, Edi berkunjung ke kantor Apindo Kaltim dan diterima ketuanya Slamet Brotosiswoyo untuk sharing dan bertanya kaitan program kerja Kadin ke depan. Dan, Slamet menyambut baik road show yang dilakukan Eddy serta berharap muskot dijalankan sesuai regulasi AD/ART.

Eddy Salasa menyebutkan, maju jadi balon ketua Kadin semangatnya ingin membesarkan nama Kadin dan membawa ke arah yang lebih baik. Juga mempersatukan pengusaha yang bernaung di bawah Kadin.
“Kadin itu kan sesuai UU Nomor 1 Tahun 1987 amanatnya jelas sebagai wadah para pengusaha juga sebagai tempat advokasi atau perlindungan pengusaha. Jadi seluruh asosiasi tak terkecuali harus diakomodir. Supaya mereka punya tempat berhimpun memikirkan perekonomian kota,” ujar Eddy, Direktur PT Cindara Pratama Lines ini.
Menurut Eddy, Kadin itu sebagai organisasi elite pengusaha yang sangat strategis dan ‘mitra sejajar’ dengan pemerintah. Sehingga, harus mampu menumbuhkan semangat pertumbuhan dan mendongkrak ekonomi. Termasuk, merangkul usaha kecil dan menengah (UMK) dan industri-industri kecil dan memiliki visi global.
“Saya tak akan mencari penghidupan di Kadin. Sebab, bisnis saya sebagai pengusaha berbeda. Tentu, saya ingin membawa bagaimana anggota Kadin secara keseluruhan sejahtera bersama dan Kadin maju sebagai wadah pengusaha elegan,” ungkap Eddy Salasa.
PERAN STRATEGIS
Sementara itu, Gunawan menyebutkan, Kadin memiliki peranan yang strategis bersama pemerintah untuk memajukan pembangunan ekonomi.
“Kadin itu kan induk dari semua organisasi pengusaha. Jadi strategis sekali dan harus sinergi serta kolaborasi dengan pemerintah,” kata Gunawan.
Untuk itu, sosok atau figur Eddy Salasa dianggapnya tepat untuk memimpin Kadin Balikpapan. Sarat akan pengalaman dan biasa di organisasi sebab sejauh ini sudah bergelit di asosiasi yakni Indonesian National Shipowner Asssociantion (INSA) atau asosiasi pengusaha pelayaran niaga nasional.
“Jadi Eddy Salasa kita majukan sebagai balon ketua Kadin itu bukan kaleng-kaleng. Insya Allah seluruh asosiasi dirangkul,” ujar Gunawan.

Sementara itu secara terpisah, mantan pengurus Kadin Balikpapan, H Makalau menyebutkan, kepengurusan Kadin harus dapat menjalin hubungan komunikasi serta koordinasi dengan pemerintah dan pengurus yang dipilih nanti dapat menjalankan tugas dan fungsi sesuai perannya masing-masing.
“Jadi pengurus bisa berpikir bagaimana menggali ide-ide. Itu kita rumuskan. Seperti yang pernah saya bilang di momentum event Kadin seperti coffee morning. Itu kan wadah pengusaha untuk sharing,” ungkap Makalau.
Disebutkan Makalau, peluang usaha bidang ekonomi sudah terbuka, apalagi Kota Balikpapan terjadi kemajuan bidang ekonomi adanya proyek PT Pertamina atau RDMP (Refinery Development Masterplan Project).
“Triliunan rupiah berputar di Kota Balikpapan. Ini harus jadi momentum Kadin ikut menghidupkan asosiasi,” tambah Makalau.
Dari informasi media ini, Muskot Kadin ke depan ada sejumlah bursa ketua. Selain Eddy Salasa, dikabarkan Ketua Kadin incumbent Yaser Arafat juga akan ikut meramaikan kompetisi. Selain juga ada sejumlah nama seperti Ketua Ikatan Wanita Pengusaha (Iwapi) Balikpapan, Hj Ernawati Gafar.
“Kompetisi yang sehat dan mengikuti regulasi AD/ART serta peraturan organisasi. Jadi muskotnya fair dan menghasilkan ketua yang demokratis dan mendapat legitimasi floor,” pungkas Makalau. (tig)













