• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Sunday, June 21, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home tintaNEWS

Sapi Sempat Berulah, Alat Perebah Nyaris Kalah. Warga Kompleks BTN Gn IV Sembelih 13 Ekor Kurban

by admin
July 20, 2021
in tintaNEWS
0 0
0
Sapi Sempat Berulah, Alat Perebah Nyaris Kalah. Warga Kompleks BTN Gn IV Sembelih 13 Ekor Kurban

PANTAU: Babinsa dan babhinkamtibmas ikut memantau pemotongan hewan kurban di Kompleks BTN Gn IV Kelurahan Margomulyo

0
SHARES
327
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Sapi kurban sempat berulah. Ini saat persiapan pemotongan dilakukan di Kompleks BTN Gunung IV Kelurahan Margomulyo Balikpapan Barat, Selasa (20/07/2021). Alat perebah sapi yang perdana tahun ini digunakan nyaris kalah. Tapi, Alhamdulillah secara keseluruhan proses pemotongan berjalan sangat indah.

Panitia kurban Masjid Asy-Syifa dipimpin H Rahmadi sejak pagi pukul 08.00 Wita sudah berada di  lokasi.  Di RT 38 dan RT 39 ini warganya  berkurban yang totalnya 13 ekor terdiri dari 10 ekor sapi dan 3 ekor kambing. Unsur ketua RT hadir, Neneng Julaiha dan Sihombing. Termasuk,  Saleh (babinsa) dan Yudhi (bambinkamtibmas) yang ikut memantau proses penyembelihan.

Tahun ini lebih terlihat ‘kompak’ karena panitianya gunakan seragam dan harus patuh protokol kesehatan (prokes) seperti menggunakan masker. Bahkan, ibu-ibu ada yang gunakan alat pelindung wajah (face shield).

“Karena anjuran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat kita tegakkan khususnya saat pemotongan hewan kurban,” kata Rahmadi singkat.

Pemotongan hewan kurban pertama lancar. Penjagal atau pemotong hewan kurban sapi perdana beraksi. Gema takbir, tahlil dan tahmid dan ucapan basmalah menandai pemotongan. Darah mengucur dan sapi itu tuntas disembelih.

Hanya, dari pemantauan media ini, ada sapi matanya masih melotot. Sapi masih hidup bahkan bisa bangkit lagi, meski leher sudah disembelih dan darah sudah mengucur di tanah. Saat akan dikuliti, sapinya meronta. “Wah belum putus itu,” ujar H Suwadi, warga RT 38.

Sapi sempat meronta tak mau direbahkan

Sapi itu  harus disembelih ulang karena terus menunjukkan gelagat meronta yang dikhawatirkan berdiri lalu lari. Dan akhirnya, petugas bagian pengulitan memotong ulang.

Proses pemotongan sapi yang sumbangan kurban satu keluarga dan ‘tabungan kurban’ nama-namanya disebutkan H Rugito melalui pengeras suara (clip on). Sehingga, secara  hukum   kurban yang anjurannya tertuang dalam Surah Al-Kautsar ayat kedua yang artinya: “Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu dan berkurbanlah” itu tuntas secara syariat dilakukan.

ALAT PEREBAH SAPI

Panitia tahun ini juga menyediakan alat perebah sapi. Dari rangka potongan pipa yang dipasang roda. Sapi awalnya dibawa masuk ke dalam alat perebah. Alat ini biasa dipakai di rumah potong hewan (RPH). Terlihat Dedy, H Ardiansyah, Bambang, Hendra ‘Ahok’ dan panitia sekitar 15 orang ‘berjibaku’ mengarahkan setiap sapi masuk ke alat perebah.

Om Dedy dan panitia lain berjibaku rebahkan sapi

Hanya ada sapi yang meronta: “Bisa jadi stress melihat temannya dipotong. Sehingga meronta-ronta,” kata Ali Akbar, menyaksikan penyembelihan dari jauh.  

Suwadi yang juga salah satu panitia menyebut, alat perebah sapi mengurangi perlakuan kurang manusiawi terhadap sapi sebelum disembelih. Lebih praktis dan efisien.

Sapi digiring masuk dengan tenang ke dalam  ‘rangka pipa’ itu. Hanya, karena simpul tali yang mengikat  badan, kaki dan muka sapi maka sapi meronta. Tapi, sebagian ‘penonton’  menyebut kalau suasana area terlalu ramai  termasuk melihat  temannya disembelih atau dikuliti. “Makanya sapinya ingin berontak dan lepas. Memang  harusnya sapi tidak diperkenankan melihat temannya disembelih, apalagi dikuliti. Tempat pengulitan harusnya tertutup,” ujar Ali Akbar.

KAMBING ETAWA

Dari total hewan kurban yang disembelih, ada hewan kurban kambing etawa. Ini adalah kurban keluarga H Yoni Supriyadi.  Kambing etawa beda dengan kambing lainnya. Bulunya belang.  Bobotnya pun besar berkisar 70-80 kg.

H Yoni dan kambing etawa yang dikurbankan

Kambing etawa ini menurut Yoni, proses  perawatannya memang berbeda. Sehingga, kambingnya berkualitas dan nilai jualnya tinggi. “Umurnya  2 tahun yang paling ideal. Untuk harga kambing dewasa Rp5 juta. Dan, ini kualitas baik. Karena, berkurban itu sesuai dengan anjuran Rasulullah kan harus kualitas terbaik,” ujar H Yoni.

IBU-IBU SIGAP

Setiap tahunnya, proses penyiangan daging sampai dimasukkan dalam tas kresek untuk dibagi dilakukan ibu-ibu BTN Gunung IV baik RT 38 dan RT 39. Mereka sigap untuk melakukan proses pemotongan dan menimbangnya per 1 kilogram untuk dibagi-bagikan ke warga karena kupon sehari sebelumnya sudah dibagikan.

Taat prokes menggunakan face shield

Selain yang  berkurban, warga lainnya ikut mendapatkannya. Fakir, miskin, kaya, kerabat, saudara dan lainnya. Bahkan, jumhur ulama membolehkan memberikan kurban juga kepada non-muslim.

Untuk yang berkurban (shohibul kurban) berhak mendapatkannya pula daging yang dikurbankan. Termasuk tetangga, teman dan kerabat sekitar. Tetapi, shohibul kurban boleh juga tidak menerima daging kurban dan diberikan kepada lainnya.

Proses penyiangan hewan kurban disaksikan Suwadi

Kurban sejatinya adalah nilai ketaqwaan.  “Jelas kurban itu bukan dagingnya. Allah menjelaskan  bahwa daging hewan kurban dan darahnya itu tidak sampai kepada Allah. Karena kurban bukan sesajen. Tapi yang sampai kepada Allah itu ketaqwaan dan keiklasan  dan mampu mendermakan hartanya,” kata Ali Akbar, jamaah Masjid Asy-Syifa.

Semoga kurban warga Kompleks BTN Gunung IV RT 38 dan 39 Kelurahan Margomulyo dan sekitarnya diridhai Allah. Dan semua sehat, terhindar dari bahaya:  Allahuma hadzihi mina wa ilaika, fataqabbal minni ya karim (Ya Allah, hewan kurban  yang dikurbankan adalah nikmat-Mu. Terimalah kurban tersebut ya Allah).  (git)

SendShareTweet

Related Posts

LDII Balikpapan Kurban 232 Sapi dan  63 Kambing. Dibagi Merata, Ojek Online, Pemulung Wujud Peduli Sosial
Kanal

LDII Balikpapan Kurban 232 Sapi dan 63 Kambing. Dibagi Merata, Ojek Online, Pemulung Wujud Peduli Sosial

July 4, 2023
Rakorda Baznas se-Kaltim Bedah Empat Komisi Penting. Dibuka Wagub, ZIS Digital dan Standar Mustahik Juga Dibahas
tintaNEWS

Rakorda Baznas se-Kaltim Bedah Empat Komisi Penting. Dibuka Wagub, ZIS Digital dan Standar Mustahik Juga Dibahas

February 3, 2022
PDAM Balikpapan Sharing Service Excellent. Suryo: Boros, Bocor dan Lalai, Tanggungjawab Pelanggan
tintaNEWS

PDAM Balikpapan Sharing Service Excellent. Suryo: Boros, Bocor dan Lalai, Tanggungjawab Pelanggan

February 2, 2022
Ditemani Batman, Kapolda-Wakapolda Pantau Vaksinasi Anak. Imam: PTM 100 Persen Agar Segera Dilaksanakan
tintaNEWS

Ditemani Batman, Kapolda-Wakapolda Pantau Vaksinasi Anak. Imam: PTM 100 Persen Agar Segera Dilaksanakan

January 8, 2022
Intrusi Air Laut, Dirum Turun Tangan. Distribusi Air Bersih di Manggar
tintaNEWS

Intrusi Air Laut, Dirum Turun Tangan. Distribusi Air Bersih di Manggar

January 2, 2022
Walikota Sambut Tahun 2022 Lewat Doa, Salat Jamaah dan Sedekah.  Rahmad: Jadikan Rumah Adalah Surga bagi Keluarga
tintaNEWS

Walikota Sambut Tahun 2022 Lewat Doa, Salat Jamaah dan Sedekah. Rahmad: Jadikan Rumah Adalah Surga bagi Keluarga

January 2, 2022
Next Post
RPH Kurban Islamic Centre Jadi Percontohan Semua Masjid. Sebanyak 17 Ekor Dipotong, Lantai Bersih dan Penyembelihan Cepat

RPH Kurban Islamic Centre Jadi Percontohan Semua Masjid. Sebanyak 17 Ekor Dipotong, Lantai Bersih dan Penyembelihan Cepat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 316 Followers

Recommended

Alwi: Dukungan ke PDAM Tentu Bicara Akses Universal. Kaitan Program Desanilasi dan Penyediaan Air Baku

Alwi: Dukungan ke PDAM Tentu Bicara Akses Universal. Kaitan Program Desanilasi dan Penyediaan Air Baku

September 1, 2024
Gaduh karena Ada Operator Tak Capai Target. Cashback Strategi Marketing, BPTD Tegas Awasi Pelabuhan

Gaduh karena Ada Operator Tak Capai Target. Cashback Strategi Marketing, BPTD Tegas Awasi Pelabuhan

July 23, 2021
Menhub Ingin Ada Inovasi Format Mobil Eksisting Sepaku. BPTD Kaltim Jadi Contoh, Nyanyi Diiringi Musik Sampe

Menhub Ingin Ada Inovasi Format Mobil Eksisting Sepaku. BPTD Kaltim Jadi Contoh, Nyanyi Diiringi Musik Sampe

July 15, 2024
PTMB Berharap Pembebasan Lahan Embung Aji Raden 2026

PTMB Berharap Pembebasan Lahan Embung Aji Raden 2026

December 13, 2025
Prediksi Rudi Mas’ud: 99,9 Persen Sistem Pemilu Proposional Terbuka. Minta Caleg Bekerja Totalitas dan Menangkan Golkar

Prediksi Rudi Mas’ud: 99,9 Persen Sistem Pemilu Proposional Terbuka. Minta Caleg Bekerja Totalitas dan Menangkan Golkar

May 4, 2023
BPTD Tak Akan Matikan Usaha Personet. Sinar Jaya Harus Ikuti Komitmen Operasional Transportasi IKN

BPTD Tak Akan Matikan Usaha Personet. Sinar Jaya Harus Ikuti Komitmen Operasional Transportasi IKN

August 24, 2023
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines