TINTAKALTIM.COM-Ruang publik dirasa menjadi penting untuk masyarakat. Karena, keberadaannya sebagai sarana media komuniasi antar-warga. Sehingga, harus diimplementasikan serasi dengan bangunan kota. Termasuk juga dukungan infrastruktur.
“Kebijakan pemerintah melalui lurah, LPM sebelumnya almarhum Riri dan ketua-ketua RT harus dilanjutkan. Juga menggali potensi-potensi baru di Kelurahan Sumber Rejo. Jujur, kelurahan ini secara dominan banyak permukiman penduduk,” kata Drs Ahmad Mallolongan, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Sumber Rejo, Balikpapan Tengah usai dirinya terpilih dalam proses pemilihan yang demokratis, Minggu (23/05/2021) di Kantor Kelurahan Sumber Rejo.
Pemilihan ketua LPM itu diikuti dua kandidat yakni Ahmad Mallolongan dan Wiranata Oey yang tak lain anggota DPRD Balikpapan. Keduanya harus berkompetisi meraih sebanyak-banyaknya suara dari 59 RT yang punya hak suara. Aara itu juga dihadiri Camat Balikpapan Tengah Edy Gunawan SH MH, Ketua LPM Kota Balikpapan H Damanhuri, Lurah Sumber Rejo Umar Hadi SE, tokoh-tokoh masyarakat dan undangan lainnya.

Proses pemilihan berlangsung ‘sengit’. Karena kejar-mengajar perolehan suara terjadi. Tetapi, Ahmad Malolongan memimpin dengan perolehan 35 suara sementara rivalnya Wiranata Oey 24 suara.
“Inilah kompetisi. Tetapi, kerja tim kami sudah lama. Sehingga, bisa meyakinkan pemilih yang tak lain ketua-ketau RT di Sumber Rejo,” kata Roman Silalahi, timses Ahmad Mallolongan yang ikut memantau proses pemilihan itu.
Menurut Ahmad Mallolongan, ketua LPM bukan jabatan ‘kewenangan tunggal’ tetapi harus superteam yang didukung ketua-ketua RT dan harus mendukung kebijakan pemerintah melalui kelurahan.
“Saya bersama teman-teman lainnya diberi waktu seminggu ini untuk menyusun komposisi kepengurusan LPM Sumber Rejo. Insya Allah, akan akomodatif dan melihat kepentingan pembangunan Sumber Rejo ke depan lebih baik,” ungkapnya.
Sosok Ahmad Mallolongan di dunia pemerintahan, bukan hal baru. Ia banyak mengetahui seluk-beluk pemerintahan karena dipercaya selama ini menjadi ‘tim ahli’ Wakil Walikota Balikpapan H Rahmad Mas’ud SE ME yang sekarang menjadi walikota terpilih. Bidang teknik sipil hingga akuntansi dikuasainya. Sehingga, akan memperkaya kerja-kerja LPM Sumber Rejo mendatang.

Disebutkan Ahmad Mallolongan, secara fungsi ke depan dirinya akan melaksanakan koordinasi dengan bidang-bidang yang ada di LPM. Termasuk juga secara intens melakukan sinergi dan kolaborasi dengan babinsa dan bhabinkamtibmas.
“Biasanya ada yang disebut tugas-tugas kwartet yakni lurah, LPM, babinsa dan bhabinkamtibmas. Ini harus sejalan dalam program pemerintah yang secara khusus juga berkomunikasi dengan ketua-ketua RT,” ungkapnya.
MITRA PEMERINTAH
Secara khusus, Ahmad Mallolongan memberi penekanan bahwa keberadaan LPM harus bermitra dengan pemerintah. Sebab, ke depan harus meningkatkan aspirasi dan pelayanan masyarakat guna penyelenggaraan dan pembangunan berlangsung lancar.

“Jadi jangan sampai terjadi kontra dengan pemerintah. Sehingga, fungsi LPM yang juga menanamkan dan memupuk rasa persatuan dan kesatuan harus dijaga. Karena, kita pun diberi kewenangan untuk ikut merencanakan pembangunan secara partisipatif,” ujar Ahmad Mallolongan yang juga dipercaya sebagai bendahara di DPD Partai Golkar Balikpapan ini.
WISATA KANG BEJO
Sementara itu dalam konteks wisata edukasi, Ahmad Mallolongan akan terus mendorong keberadaan ‘Kang Bejo’ atau kangkung Sumber Rejo. Karena, keberadaannya sebagai upaya pemberdayaan masyarakat.
“Ini kan sudah ada pengurus kelompok sadar wisata (pokdarwis). Tentu, energinya akan lebih baik. Jika perlu kita kembangkan apa yang diinginkan ke depan,” urai Ahmad Mallolongan.

Ahmad Mallolongan tentu men-support maksimal Kang Bejo ini , karena lahannya juga cukup luas berkisar 1,07 hektare . “LPM harus berpikir kreatif, Sumber Rejo ini juga terangkat karena ada wisata edukasi Kang Bejo. Nah, ke depan harus terus dikembangkan, makanya saya concern dengan ruang publik tadi,” ujarnya.
Ruang publik itu katanya, ada yang tertutup dan ada yang terbuka atau istilahnya ruang terbuka hijau (RTH). “LPM harus ikut berpikir. Insya Allah dengan kerjasama warga di Sumber Rejo yang ikut mendukung pembangunan, ruang publik ini dapat terwujud di masa mendatang,” ungkap Ahmad Mallolongan yang mengusung tagline untuk Kelurahan Sumber Rejo dengan Sumber Rejo The Heart of Balikpapan atau Sumber Rejo Hatinya Kota Balikpapan.
Dalam kaitan pembangunan infrastruktur, Ahmad Mallolongan meminta kepada seluruh ketua RT harus lebih koordinatif, sehingga hal-hal yang dapat dikoordinasikan dengan LPM dapat segera dilaksanakan. “Tentu semua tergantung anggaran. Tetapi, kalau kerja tim dalam kaitan infrastruktur, rasanya semua dapat diatasi dengan bersama-sama,” pungkas Ahmad Mallolongan. (gt)













