• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Sunday, September 20, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

‘Pecah Seribu’ Bikin Pecah Ibu-ibu. Istri Walikota Silaturahmi Ajak Naik Kapal Pinisi

by admin
August 17, 2022
in Kanal
0 0
0
‘Pecah Seribu’ Bikin Pecah Ibu-ibu. Istri Walikota Silaturahmi Ajak Naik Kapal Pinisi

PECAH: Ibu-ibu bergaya saat berada di Kapal Pinisi dengan view air laut yang indah

0
SHARES
933
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Kelar deh hidup loe! Atau ada semacam idiom, jika ibu-ibu berkumpul lebih dari 5 orang, susah deh dilawan. Heboh, eksentrik dan penuh dengan gaya-gaya kocak. Itulah yang dipertontonkan ibu-ibu Kota Balikpapan. Mereka pada pecah gara-gara lantunan lagu Pecah Seribu.

Vokalisnya istri Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh S Sos, Hj Yulianti. Bak artis, mampu membuat suasana jadi happy. Dan para wanita enerjik lainnya saat mendengar lagu itu, saling bersuka-ria, gembira dan goyang di waktu siang.

Gaya Hj Yulianti berbanyi yang diikuti goyang Hj Nurlena dan ibu-ibu lainnya menikmati Kapal Pinisi

Itulah sekelumit aktivitas ibu-ibu saat berlayar menggunakan Kapal Pinisi yang sudah beberapa hari melintas mengenalkan wisata bahari untuk susur Teluk Balikpapan pada Selasa (16/08/2022) pagi  hingga siang hari.

Hj Suharti, Hj Nurlena dan Hj Yulianti

Ny Yulianti Abdulloh ternyata mampu membius suasana dengan suaranya yang khas.  Lagu Pecah Seribu yang dipopulerkan dan dinyayikan  Ratu Dangdut Elvy Sukaesih kembali hit setelah penyanyi muda Happy Asmara membawakannya kembali.

Serasa ‘terbang’ bersama Pinisi

Rombongan ibu-ibu ini bisa naik Kapal Pinisi karena inisiasi atau ide dari istri Walikota Balikpapan H Rahmad Mas’ud SE ME, Hj Nurlena SE yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Kota Balikpapan.

Kebersamaan yang indah dari ibu-ibu

“Tujuan kita bersilaturahmi. Kumpul-kumpul sambil cerita dan menghilangkan penat setelah disibukkan dengan pekerjaan kantor atau rumah tangga,” begitulah yang terekam dari niat Hj Nurlena membawa ibu-ibu itu.

Makan di Pinisi penuh sensasi

Ibu-ibu  yang turut serta adalah jajaran pengurus  Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) Kota Balikpapan yang ketuanya juga istri walikota. Walikotanya sendiri Ketua DPD Partai Golkar Balikpapan.

Jika sudah bergagya, pecah juga

Hanya silaturahmi itu tidak terbatas pada IIPG, Hj Nurlena Rahmad, juga memboyong ibu-ibu dari tim pemenangan atau partai pengusung walikota dan wakil walikota waktu lalu.   Terlihat istri almarhum Thohari Aziz (mantan wawali) pun ikut memeriahkan acara.

Usia bukan halangan untuk berjoget

Juga para ibu-ibu senior kota Balikpapan di antaranya Hj Mami Zainal Abidin, Hj Suharti (Ketua KPPG), Hj Mas’ad Ali larut menikmati pelayaran Pinisi selama 2,5 jam yang start mulai pukul 08.30 Wita dari Pelabuhan Semayang.

Ragam gaya penuh cerita

Gaya hidup modern pun mulai dipertontonkan ibu-ibu. Biasa selfie atau swafoto menggunakan smartphone. Aksi narsis via foto selfie menjadi sarana aktualisasi diri yang sangat digandrungi tak hanya ibu-ibu sebenarnya bahkan semua kalangan. Sebab, ibu-ibu ingin mencari foto untuk diposting di media sosial (medsos) dengan tipikal gaya selfie yang khas.

Kacamata hitam melawan ‘badai’

Yang banyak media ini amati, jika ibu-ibu bergaya di mana pun event adalah mengambil angle foto lebih tinggi, menampilkan bagian badan ke atas dengan fokus utama pada sisi wajah paling menarik dengan beragam ekspresi. Apalagi di Kapal Pinisi, tentu latar belakang (background) atau view air laut sangatlah menarik.

Wujud persaudaraan lewat foto

Itulah ibu-ibu jika bertemu objek. Termasuk di Kapal Pinisi yang berlayar. Hanya, terlihat di sini sifat kekeluargaannya. Istri walikota pun tak membuat jarak. Berbaur bersama, makan bersama, joget bareng serta selfie dan foto bareng.

Menikmati makan yang dipandu pelayan wanita (waitress) dan seluruh tim pengelola Pinisi Pusaka, ibu-ibu semakin merasakan kenikmatan.  Joget bersama tak bisa dihindarkan ketika  lagu demi lagu dilantunkan.

DANGDUTAN

Intinya selama di Kapal Pinisi mengitari Teluk Balikpapan, seluruh penumpang merasa asyik. Apalagi selain penyanyi Pinisi yang mengandalkan akuistik musik, juga  ‘artis-artis’ dadakan pun muncul.

Lagunya pun dangdutan. Ada dangdut klasik seperti Terajana, iramanya bernuansa India. Dengan lagu ini dipastikan ibu-ibu berjoget. Seru dan penuh enerjik.

Joget heboh yang penting happy

Suasana gembira makin terlihat, ketika Kapal Pinisi akan merapat. Joget heboh anak-anak dari tim Kapal Pinisi mengikuti irama lagu yang kembali dilantunkan Ny Abdulloh. Lagu yang didendangkan Nasar Seperti Mati Lampu ternyata menggugah seluruh ibu-ibu di bagian palka kapal ikut bergoyang.

Seperti mati lampu sayang, sepereti mati lampu. Cintaku tanpamu ya sayang bagai malam tiada berlalu. Pecah banget lagu ini dan ibu-ibu mengitari meja makan sambil bergoyang.

Sementara ibu-ibu lainnya banyak memanfaatkan moment untuk foto-foto di Pinisi Pusaka Indonesia. Kapal ini memang dibangun di Makassar untuk merefleksi tradisi masyarakat Sulsel dan kebudayaan maritim.

Perjalanan dengan kapal ibu-ibu itu dilakukan pagi hari hingga siang, sehingga tidak dapat melihat matahari terbenam (sunset). Selama perjalanan yang mengasyikkan itu, ibu-ibu  bisa melihat berbagai hal seperti kapal tanker dan suasana Kilang Balikpapan dari tengah laut. Intinya, ketika sandar semua ibu-ibu dipimpin Hj Nurlena merasakan kebahagiaan. Pecah gara-gara ‘Pecah Seribu’ (gt)

SendShareTweet

Related Posts

Doa (Salat Istisqa) Agar Hujan Turun di Waduk. PTMB-Warga Ikhtiar Bersama
Kanal

Doa (Salat Istisqa) Agar Hujan Turun di Waduk. PTMB-Warga Ikhtiar Bersama

September 18, 2026
Berjuang THT: Ngadu ke Wakil Rakyat Senayan (Pensiunan ASDP, Gaji Dipotong hingga Suratin Presiden)
Kanal

Berjuang THT: Ngadu ke Wakil Rakyat Senayan (Pensiunan ASDP, Gaji Dipotong hingga Suratin Presiden)

September 19, 2026
Klarifikasi, PTMB Atur Air untuk Wilayah Tertentu. Ali: Jangan Panik, Flyer Bukan Informasi Resmi
Kanal

Klarifikasi, PTMB Atur Air untuk Wilayah Tertentu. Ali: Jangan Panik, Flyer Bukan Informasi Resmi

September 15, 2026
Musda MUI Balikpapan, Aklamasi atau Voting? (Dakwah Program Digital dan Kolaborasi Pemerintah)
Kanal

Musda MUI Balikpapan, Aklamasi atau Voting? (Dakwah Program Digital dan Kolaborasi Pemerintah)

September 12, 2026
Kemarau, PTMB Gunakan IPA Mobile. Ramli: Mobil Tangki DLH, PDAM dan BPBD Layani Masyarakat
Kanal

Kemarau, PTMB Gunakan IPA Mobile. Ramli: Mobil Tangki DLH, PDAM dan BPBD Layani Masyarakat

September 10, 2026
BWS Instruksikan PTMB Kurangi Pengambilan Air Baku. Dirtek: 38 Ribu Pelanggan Berkurang  Aliran Airnya
Kanal

BWS Instruksikan PTMB Kurangi Pengambilan Air Baku. Dirtek: 38 Ribu Pelanggan Berkurang Aliran Airnya

September 10, 2026
Next Post
Kapolda Kaltim Bertahan 3 Jam Ikut FGD Lintas Agama. Apresiasi Tokoh Lintas Agama, Minta IKN Harus Didukung Keamanannya

Kapolda Kaltim Bertahan 3 Jam Ikut FGD Lintas Agama. Apresiasi Tokoh Lintas Agama, Minta IKN Harus Didukung Keamanannya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 317 Followers

Recommended

Warga NU Diimbau Berkurban di Lazisnu. Sembelih Kurban di Graha NU, Tahun Depan Digencarkan Tabungan Kurban

Warga NU Diimbau Berkurban di Lazisnu. Sembelih Kurban di Graha NU, Tahun Depan Digencarkan Tabungan Kurban

August 7, 2020
Sering Bocor, Pipa PDAM Dipasang di Permukaan. Juga Antisipasi Terjadinya NRW Tinggi

Sering Bocor, Pipa PDAM Dipasang di Permukaan. Juga Antisipasi Terjadinya NRW Tinggi

March 15, 2026
Pernikahan Usia Dini Dilarang tapi Izin Orangtua Boleh. Sarbini: Tugas Polisi Bisa Dibantu Lewat PAM Swakarsa

Pernikahan Usia Dini Dilarang tapi Izin Orangtua Boleh. Sarbini: Tugas Polisi Bisa Dibantu Lewat PAM Swakarsa

June 11, 2023
BPTD Kaltim Berkontribusi Pecahkan Rekor MURI Donor Darah. Digelar di Terminal Batu Ampar, Sinergi Jasa Raharja, BSI dan PMI

BPTD Kaltim Berkontribusi Pecahkan Rekor MURI Donor Darah. Digelar di Terminal Batu Ampar, Sinergi Jasa Raharja, BSI dan PMI

September 12, 2024
Kapal Ribuan Telur Meriahkan Maulid Al-Ula. H Aswad: Ukhuwah Utama, Anak-anak Diajarkan Memakmurkan Masjid

Kapal Ribuan Telur Meriahkan Maulid Al-Ula. H Aswad: Ukhuwah Utama, Anak-anak Diajarkan Memakmurkan Masjid

November 1, 2021
Pipa Usang dan Keropos Jadi Sering Mati Air. Plt Dirut: PDAM Lakukan Revitalisasi Pipa untuk Penurunan NRW

Pipa Usang dan Keropos Jadi Sering Mati Air. Plt Dirut: PDAM Lakukan Revitalisasi Pipa untuk Penurunan NRW

December 2, 2023
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines