TINTAKALTIM.COM-Bersedekah Seribu Sehari (Berseri) dan Jimpitan Amal Terindah (Jimat) adalah bentuk sedekah rutin yang baik. Pengurus tidak memberi target, karena menekankan pada konsistensi (istiqomah). Kendati terlihat kecil, kebiasaan ini memiliki dampak besar jika dilakukan rutin. Dan, warga konsisten mengisi celengan

Program pengurus (takmir) Masjid Asy-Syifa Kompleks BTN diketuai Nur Ali ini, sudah berjalan beberapa bulan. Baik nominal uang kertas dan logam maupun beras terus disedekahkan warga RT 38 dan 39 Kelurahan Margomulyo Balikpapan Barat

Di bulan April 2026 ini, diambil door to door 2 Mei 2026. Awalnya setiap akhir bulan tanggal 28. “Petugasnya sibuk bekerja. Mohon maaf. Nanti, pengurus evaluasi kembali. Karena, pengurus sendiri yang turun,” kata Sekretaris Masjid Asy-Syifa H Ali Umbri didampingi bendahara Hendra Winardi yang turun mengambil program Berseri dan Jimat itu, Sabtu (2/5/2026)

Mulai pukul 08.30 Wita, Hendra dan Ali Umbri menyisir satu per satu rumah. Jika tutup, ungkapan salam dilakukan. “Assalamualaikum, Berseri dan Jimat,” sapa Hendra saat berada di depan rumah tertutup. Terkadang, warga menggantungkan celengan yang sudah berisi walau penghuninya tak di tempat

Tiap bulan, semangat ibu-ibu mendukung kedua program ini pun patut diapresiasi. Mereka dijuluki ‘Trio Ikhlas’ yang terdiri dari Ny Nani Siswanto, Hj Yatty Prayitno dan Ny Ida Narta. Tak kenal lelah, mereka berputar dari bagian belakang rumah warga RT 39 mengambil isi celengan dan bertemu langsung warga

Cuacanya terik, karena mulai masuk musim kemarau. Syukur dan kekuatan ibu-ibu lewat aktivitas fisik seolah jadi konsep ‘sedekah kaki’, karena setiap langkahnya dihitung sebagai pahala. Pun demikian Hendra dan Ali Umbri

“Saya dan ibu lainnya memutar saja. Intinya semangat sebab harus dilakukan ikhlas. Alhamdulillah, warga antusias bersedekah baik beras dan uang,” jelas Ny Nani Siswanto yang berkeliling alias ngider door to door setiap bulannya

Bahkan, ibu-ibu ini selain ‘sedekah kaki’ juga bersilaturahmi dengan warga. Saat itu mendatangi kediaman dr Achyar berjumpa istrinya. “Bu Achyar rapel membayar 3 bulanan. Tak masalah, intinya niat tulus sedekahnya,” kata Hj Yatti dan Ny Nani Siswanto.

Secara keseluruhan, warga RT 38 dan RT 39 sangat mendukung program Berseri dan Jimat ini. Bahkan, ada yang lupa isi celengan harus menggunakan non-tunai alias chasless lewat transfer aplikasi QRIS.

Memang, uang receh di tangan yang ikhlas dapat berubah jadi kekuatan besar untuk membantu sesama. Dan sedekah tak harus menunggu kaya dulu.
“Ini program dahsyat, doa pengurus untuk mereka yang bersedekah, sehat, panjang umur, limpah rezeki dan dijauhkan dari musibah,” doa Nur Ali diaminkan Ali Umbri dan Hendra sembari mencatat satu per satu nomor rumah warga
ANAK USIL
Program Berseri dan Jimat ini, ada saja yang usil dilakukan anak-anak. Mengetahui ada celengan digantung depan rumah. Mereka ‘kreatif nilep’ isi celengan. Uang diambil dan celengannya dibuang. Itu celengan yang terlihat jelas depan rumah. Dalam pagar, mereka pikir-pikir mengambilnya

Rumah yang ‘disatroni anak-anak’ itu milik Mas Anto Gas Elpiji. Akhirnya, dia harus menggunakan cara, celengan dikeluarkan jika sudah ada pengumuman petugas mengambil.

Program Berseri dan Jimat ini, sekali lagi tak ada paksaan dan diperlukan kerelaan. Terbukti, Bibi Sayur yang mangkal di gazebo dekat masjid, pun bersedekah. Tanpa kepo dan cerewet ia spontan bersedekah.

“Wah terimakasih ya Bibi Sayur. Semoga rezekinya terus bertambah, sehat dan dagangannya laris,” kata Hendra menerima sedekah Bibi Sayur.

Kedua program yang sudah terkumpul itu, langsung dihitung oleh pengurus dipimpin Nur Ali dibantu Ali Umbri dan Ketua RT 39 Neneng Zuleha, Hendra winardi di pelataran masjid. Terkumpul, untuk uang baik kertas maupun logam (kartal) totalnya Rp3.316.000 (uang kertas) dan uang logam estimasi Rp100 ribu dan beras seberat 8 kilogram.

“Jazakallahu khairan jaza (semoga Allah membalas kebaikan orang yang bersedekah dengan yang banyak). Juga disucikan hartanya dan diganti dengan yang lebih baik. Jangan lupa, bulan depan lagi celengannya diisi,” kata Nur Ali, diaminkan Ali Umbri, Hendra dan Bu RT Neneng Zuleha yang berharap semoga bulan depan ada tambahan petugas dari pengurus yang mengambil door to door. (gt)












