TINTAKALTIM.COM-Noval Asfihani terpilih aklamasi Ketua Kadin Balikpapan periode 2026-2031. Tugas pengurus ke depan semakin berat. Diperlukan langkah-langkah nyata lewat berbagai diskusi. Sehingga, sharing session Kadin dengan pemerintah dan multistakeholders tiap bulan wajib dilakukan
“Paling penting, Kadin Balikpapan harus dilibatkan di Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) karena perannya strategis menjaga stabilitas harga dan ketahanan ekonomi khususnya di tantangan era global,” kata Bambang Saputra, pengurus Kadin (demisioner) yang juga dosen ekonomi universitas swasta Balikpapan di sela Musyawarah Kota (Muskot) XII di Driving Range Club Royal Mahligai, Rabu (8/4/2026)

Sharing Sesion itu kata Bambang, kegiatan interaktif dan Kadin bisa saling berbagi pengalaman, menyampaikan gagasan dalam bentuk santai, formal maupun informal.
“Semua diputuskan di rapat pengurus harian Kadin Balikpapan setelah pengurusnya ditetapkan tim formatur dan dilantik. Tapi, forum ini penting yang bisa dimanfaatkan semua bidang di Kadin,” kata Bambang yang juga Sekretaris Masjid Balikpapan Islamic Centre (BIC) ini

TPID katanya, pemantauan harga dan distribusi pergerakan komoditas pangan strategis untuk mencegah gejolak harga yang dipicu faktor musiman. Termasuk gangguan rantai pasok global.
“Kadin harus bisa ikut memberi kontribusi di TPID melihat perkembangan gejolak ekonomi di Balikpapan. Menekan biaya produksi lokal yang korelasinya ikut menekan inflasi,” jelas Bambang.

Menurutnya, Kadin Balikpapan juga harus berkolaborasi dalam Tim Percepatan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD). Sebab, ini untuk mempercepat adopsi keuangan digital yang meningkatkan efisiensi dan transparansi ekonomi lokal dan nasional
Bagaimana dengan pengaruh geo politik global yang mengakibatkan kenaikan harga BBM seperti avtur? Disebutkan Bambang, itulah sulitnya. Sebab, perang Iran-AS dan Israel ini belum jelas kapan gencatan senjatanya.
“Tapi, Kadin Balikpapan harus memastikan pelaku usaha tetap kompetitif dan menyuarakan kepentingan industri dalam forum-forum ekonomi di sharing session atau business council atau apapun,” kata Bambang di acara diskusi itu bisa menghadirkan asosiasi pengusaha dan stakeholders lainnya untuk mencari solusi atau jadi forum solutif

Sementara itu, Ketua Organizing Committee (OC) H Soegianto SE mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak khususnya pengurus yang sudah dimesioner atas kegiatan Muskot ke-XII Kadin Balikpapan berjalan lancar dan menghasilkan pengurus sangat demokratis
“Terimakasih kepada seluruh pihak termasuk Pemerintah Kota Balikpapan Pak Walikota, Wawali unsur forum komunikasi pimpinan daerah (forkompimda) asosiasi profesi serta seluruh pihak yang telah bekerja membuat sukses acara,” kata Soegianto
Ke depan katanya, pemilihan pengurus oleh tim formatur tentu saja akan lebih demokratis dan melihat perkembangan serta memantau aktivitas ekonomi Kota Balikpapan dan Kaltim pada umumnya. “Terimakasih untuk semuanya atas kerja-kerja kolaboratifnya,” kata Soegianto yang juga anggota tim formatur pasca muskot Kadin Balikpapan ini. (gt)













