• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Thursday, October 8, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

Gerak dan Stabil Minta Sanksi Pidana Perusak Mangrove. DLH Provinsi Segera Bersikap, DLH Balikpapan Hentikan Pembabatan Mangrove PT EAM

by admin
August 2, 2022
in Kanal
0 0
0
Gerak dan Stabil Minta Sanksi Pidana Perusak Mangrove. DLH Provinsi Segera Bersikap, DLH Balikpapan Hentikan Pembabatan Mangrove PT EAM

RUSAK: Pembatatan mangrove di DAS Wain yang diduga dilakukan PT EAM

0
SHARES
546
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Dua lembaga swadaya masyarakat (LSM) yakni penggiat anti korupsi Gerakan Rakyat Anti Korupsi (Gerak) Provinsi Kaltim dan Stabil mendesak penegak hukum untuk melakukan sanksi tindak pidana atas dugaan pembabatan mangrove yang dilakukan PT Edika Agung Mandiri (EAM) di DAS Wain.

Menurut Ketua Gerak Kaltim Edy Suwardi menilai perusakan mangrove tanpa izin tidak dapat ditoleransi. Sebab sudah merusak ekosistem alam dan merugikan masyarakat dalam kaitan DAS.

“Fungsi pengawasan di kawasan teluk itu perlu maksimal. DLH Provinsi harusnya juga tegas. Sebab, kawasan itu bisa saja masuk Kawasan Strategis Provinsi (KSP). Sehingga, jika ada tindakan perusakan harus ada sanksi pidana,” kata Edy Suwardi menanggapi dugaan perusakan mengrove  yang dilakukan PT EAM

Edy Suwardi membahas isu lingkungan di DLH Kaltim

Menurut Edy, sejauh ini selalu sanksi administrasi yang diberikan. Harusnya penegakan hukum pidana sehingga ada efek jera. Sebab, perusakan lingkungan seperti pembabatan mangrove sangat merugikan eksosistem baik lingkungan dan masyarakat.

“Gerak Kaltim akan terus kawal dugaan kasus pembabatan mangrove ini. Sebab, jangan sampai ini selalu jadi preseden buruk dalam kasus-kasus lingkungan,” ujar Edy.

Menurutnya, jika ingin melakukan investasi di Kaltim tak masalah. Asalkan regulasi ditegakkan. Jangan belum punya izin lingkungan atau Amdal lalu melakukan aktivitas, apalagi perusakan.

Sementara itu Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kaltim segera menyikapi adanya dugaan perusakan dan penebangan mangrove (bakau) di DAS Wain yang dilakukan oleh PT Edika Agung Mandiri (EAM) yang tidak memiliki izin berusaha terkait persetujuan lingkungan.

“Kalau ada perusakan lingkungan, tentu kita sikapi seperti lainnya. Hanya koordinasinya kami segera lakukan. Sebab, informasi itu belum kami terima. Nanti kita turun ke lapangan bersama instansi terkait,” kata Kabid Tata Lingkungan DLH Provinsi Kaltim Fahmi Himawan ST MT saat diminta komentar kaitan adanya dugaan penebangan mangrove di DAS Wain itu, di kantor DLH Jln Danau Semayang Samarinda.

Menurut Fahmi, lintas koordinasinya tentu dengan penegakan hukum (gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). “Saya mendapat informasi DLH Balikpapan juga sudah bersikap. Tetapi, kami tetap monitor informasi ini. Dan jika terbukti dengan fakta-fakta yang jelas, tentu ada sanksi,” kata Fahmi.

Proses penyegelan oleh DLH Balikpapan

Dari informasi yang diterima media ini, DLH Kota Balikpapan telah melaksanakan pemasangan papan penghentian kegiatan pada tanggal 21 Juni 2022 di lokasi PT Edika Agung Mandiri.  Bahkan, DLH telah menyampaikan surat nomor 503/0719/DLH tanggal 29 Juni 2022 perihal penghentian sementara proses perizinan PT Edika Agung Mandiri  kepada Dwi Cahya Sudrajat selaku kuasa PT Edika Agung Mandiri.

Data-data empirik DLH Kota Balikpapan yang dirilis kepalanya Sudirman Djayaleksana, bahwa sesuai Perda Nomor 12 Tahun 2012 tentang RTRW Kota Balikpapan tahun 2012-2032, lokasi kegiatan jalan pendekat pulau baling Kelurahan Kariangau Balipapan Barat berada pada kawasan industri besar dan kawasan hutan bakau.

Penebangan mangrove itu dilakukan sejak bulan Juli tahun 2021 dan hasil pengambilan foto drone di lapangan oleh DPPR dan DLH bahwa lokasi yang diambil pada tanggal 23 Desember 2019 atas nama PT Edika Agung Mandiri

Ternyata, lokasi penebangan mangrove sesuai dengan lokasi pengajuan izin prinsip tahun 2020 yang diajukan oleh PT  Edika Agung Mandiri dan tidak memiliki perizinan berusaha terkait  persetujuan lingkungan.

PT Edika Agung Mandiri pernah menyampaikan permohonan pembahasan site plan tanggal 24 Mei 2022 perihal pembahasan site plan kegiatan pembangunan balai latihan kerja, kantor, workshop dan pergudangan oleh PT Edika Agung Mandiri dengan luas yang diajukan kurang lebih 588.476 meter persegi.

Dari hasil overlay lokasi penebangan mangrove dan lokasi PT Edika Agung Mandiri oleh DPPR Kota Balikpapan, terdapat mangrove yang  ditebang berada di luar area yang diajukan dalam permohonan site plan. Dan penebangan mangrove itu berkisar 18,96 hektare.

STABIL MENGECAM

Sementara itu Ketua Stabil Jufriansyah mengecam tindakan perusakan mangrove  oleh PT EAM itu. Jufri menginginkan aparat penegak hukum di Balikpapan tegas terhadap perusak lingkungan hidup khususnya mangrove di Teluk Balikpapan, sehingga sanksi pidana layak diberikan apabila  tidak mengindahkan ketentuan yang berlaku.

Menurut Jufri, apabila aparat penegak hukum dan Pemkot Balikpapan tegas dalam menyuarakan perlindungan terhadap lingkungan hidup di Balikpapan, maka pihak luar investor tidak akan semena-mena dalam melakukan kegiatan berinvestasi di Kota Balikpapan.

Jufriansyah, Ketua Stabil

“Mereka akan taat aturan, memulainya dengan proses izin prinsip, izin lokasi, izin lingkungan dan lainnya secara benar sesuai tahapan. Tidak akan membuka lahan bila belum memiliki izin yang berlaku,” ujar Jufriansyah.

Jufri juga mengingatkan, Pemkot Balikpapan tidak sekadar memberikan sanksi lunak misalnya hanya sanksi administrasi, padahal memang itu kewajiban yang harus dilakukan para perusak lingkungan hidup. Tapi, sanksi administrasi itu seolah sudah maksimal.

“Itu salah, harusnya sanksi pidana berupa perbuatan melawan hukum yang diberikan  kepada perusak lingkungan tersebut. Jangan sampai ketika ada kerusakan lingkungan yang diakibatkan pembukaan lahan mangrove misalnya ternyata hanya mengganti dengan penanaman mangrove di kawasan lain,” contoh Jufri.

Menurut Jufri, cara itu  disebutnya washing of sins atau pencucian dosa. Maksudnya seolah menunjukkan kebaikan dengan menanam padahal yang sudah dirusaknya pohon-pohon mangrove sudah berukuran tinggi 10.15 meter. “Sanksi pidana, biar ada efek jera,” kata Jufri. (gt)

SendShareTweet

Related Posts

Akomodasi Atlet Porprov Dipesan Lebih Awal. Gasali: Dicarikan yang Dekat dengan Venue
Kanal

Akomodasi Atlet Porprov Dipesan Lebih Awal. Gasali: Dicarikan yang Dekat dengan Venue

October 7, 2026
KONI-Disparpora Cek Venue dan Fasilitas Lain. Minta Akses Pulau Balang Dibuka untuk Atlet
Kanal

KONI-Disparpora Cek Venue dan Fasilitas Lain. Minta Akses Pulau Balang Dibuka untuk Atlet

October 7, 2026
THB  Dibahas di Meeting CdM  Jumat, Sinkronisasi Data demi Kepastian Atlet Bertanding
Kanal

THB Dibahas di Meeting CdM Jumat, Sinkronisasi Data demi Kepastian Atlet Bertanding

October 7, 2026
KONI Balikpapan Verifikasi Data Digital Atlet untuk Porprov 2026. Ratusan Atlet Dicek Keabsahannya
Kanal

KONI Balikpapan Verifikasi Data Digital Atlet untuk Porprov 2026. Ratusan Atlet Dicek Keabsahannya

October 5, 2026
Diskon 50 %, 28 Coffee Dibuka di RS Restu Ibu. Milenial, Ayo FOMO Sambil Nongkrong Asyik
Kanal

Diskon 50 %, 28 Coffee Dibuka di RS Restu Ibu. Milenial, Ayo FOMO Sambil Nongkrong Asyik

October 5, 2026
Ratusan Peserta Berlaga di Turnamen Domino Golkar. 16 Besar Sudah Dapat Hadiah, Bendum Ingatkan Sportivitas
Kanal

Ratusan Peserta Berlaga di Turnamen Domino Golkar. 16 Besar Sudah Dapat Hadiah, Bendum Ingatkan Sportivitas

October 4, 2026
Next Post
Walikota Imbau Pasang Bendera Merah Putih sampai 31 Agustus 2022. Rahmad: Kita Tak Berperang, Ayo Hargai Pejuang

Walikota Imbau Pasang Bendera Merah Putih sampai 31 Agustus 2022. Rahmad: Kita Tak Berperang, Ayo Hargai Pejuang

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 317 Followers

Recommended

Kebijakan Sektor Transportasi Harus Adil. Cash Back BBM 50 Persen Pertamina, Semua Transportasi Harusnya Dapat

Kebijakan Sektor Transportasi Harus Adil. Cash Back BBM 50 Persen Pertamina, Semua Transportasi Harusnya Dapat

April 15, 2020
Isman: Cermati Hadist, Tidak Mudah Dinyatakan Dhaif

Isman: Cermati Hadist, Tidak Mudah Dinyatakan Dhaif

August 20, 2019
Semoga Amanah dan Berkah untuk Balikpapan. Rahmad-Bagus: Ayo Bersama Membangun Kota

Semoga Amanah dan Berkah untuk Balikpapan. Rahmad-Bagus: Ayo Bersama Membangun Kota

February 23, 2025
Ayo Hadir, Jalan Sehat Puncak PKJ 2024 di Agatis. Ary Goliath Meriahkan Acara, Semua Jadi ‘Pahlawan Keselamatan’

Ayo Hadir, Jalan Sehat Puncak PKJ 2024 di Agatis. Ary Goliath Meriahkan Acara, Semua Jadi ‘Pahlawan Keselamatan’

September 24, 2024
Social Distancing=Social Care. Balikpapan, ‘Virus Dermawan’, Bersatu Lawan Covid-19

Social Distancing=Social Care. Balikpapan, ‘Virus Dermawan’, Bersatu Lawan Covid-19

April 22, 2020
Posko Nataru 2024/2025 Ada di 4 Lokasi. BPTD Pastikan Bus dan Kapal Kondisi Aman

Posko Nataru 2024/2025 Ada di 4 Lokasi. BPTD Pastikan Bus dan Kapal Kondisi Aman

December 18, 2024
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines