TINTAKALTIM.COM-Karena calon tunggal, Noval Asfihani BBA ditetapkan secara aklamasi lewat gelaran musyawarah kota (muskot) ke-XII Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Balikpapan di Driving Range Club Royal Mahligai (RM), Rabu (8/4/2026)

Muskot yang dibuka Wakil Walikota (Wawali) Balikpapan Dr Bagus Susetyo mewakili Walikota Dr H Rahmad Mas’ud yang sedang melaksanakan tugas, dihadiri Ketua DPRD diwakili Yono Suherman, Ketua Kadin Kaltim Putri amanda Nurrahmadhani, dewan pertimbangan H Syahril H Taher, H Achmad Asfiah, H Adam Sinte, Ketua SC Andi Welly, Ketua OC Soegianto, Ketua KONI Gasali, H Djarot Widianto, mantan Ketua Apindo Kaltim H Slamet Broto Siswoyo, Ketua Hipmi Adam Dustin

Selain itu terlihat, Ketua Gerakan Organisasi Wanita (GOW) Hj Suharti, Direktur Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) Dr Yudhi Saharuddin, Dirut Perumda Manuntung Sukses (MS) Andi Sangkuru dan undangan lainnya

Bagus dalam sambutannya menyebut, Kadin Balikpapan harus bermitra dengan pemerintah. Sebaliknya pun demikian. Dan, pemerintah mengakomodir masukan agar pengusaha dilibatkan dalam kegiatan membangun kota, dan jangan sampai menjadi penonton di rumahnya sendiri

“Investasi yang masuk ke Ibukota Negara Nusantara (IKN) itu banyak. Hanya yang ground breaking pun tidak banyak. Tetapi, lebih banyak kontraktor luar. Tentu, selain kapabilitas juga SDM harus dipersiapkan,” kata Bagus.
Ia menyinggung, sekarang Kadin bisa bergerak untuk membantu UMKM karena sejumlah perbankan himpunan bank negara (himbara) memberlakukan kredit tanpa collateral (jaminan/agunan) untuk nilai tertentu
“Kadin Balikpapan harus maju. Sebab, sekarang ini banyak yang menghendaki agar ekonomi pulih. Apapun alasannya, sekarang Kadin jadi mitra pemerintah,” kata Bagus

Sebelumnya Ketua Kadin Kaltim Putri Amanda menegaskan, Kadin dengan kepengurusan baru diharapkan mampu membawa dampak positif bagi dunia usaha
“Kami berharap hasil muskot memberi manfaat bagi pelaku usaha di Balikpapan dan Kadin menjadi think-thank pemerintah demi penguatan ekonomi masyarakat,” jelas Putri
EMPAT MISI
Sementara itu, usai terpilih aklamasi, Noval menyampaikan visi-misi di hadapan peserta muskot yang hadir. Ia mengatakan, visi ke depan yakni Mentransformasi Kadin Kota Balikpapan sebagai ‘Economic Command Center’ yang Mandiri, Berwibawa serta Jadi Mitra Pemerintah untuk Mewujudkan Balikpapan sebagai Pusat Logistik Global

Untuk mewujudkan semua itu kata Noval, ditopang empat misi besar sebagai pilar strategis yakni kebijakan Kadin harus jadi think-thank bagi Pemkot Balikpapan.
“Saya akan membentuk Balikpapan Business Council. Kita tidak akan datang ke pemerintah hanya untuk meminta izin dan keluhan. Tapi membawa data dan solusi. Saya akan memastikan setiap regulasi daerah yang terkait perekonomian telah mendapatkan pertimbangan dari Kadin agar tercipta iklim investasi yang sehat dan bebas pungli,” katanya

Selain itu kata Noval, optimalisasi beranda Ibu Kota Nusantara (IKN) diperlukan untuk menjadi local champion. Dan Kadin harus mengakui persaingan dengan pengusaha nasional serta global semakin ketat.

“Maka proteksi dan kolaborasi. Saya akan memperjuangkan kebijakan local wisdom atau kearifan lokal dengan tegas. Pengusaha luar boleh masuk Balikpapan tapi wajib menggandeng anggota Kadin Balikpapan sebagai mitra strategis. Intinya kita tak butuh janji tapi porsi dan kerja nyata,” kata Noval
Tak kalah penting kata Noval, modernisasi pelabuhan dan hub logistik sebab Balikpapan kota jasa dan industry. “Saya akan mendorong sinergi antara Kadin Balikpapan dengan pengelola Pelabuhan Semayang dan Bandara SAMS Sepinggan untuk menciptakan efisiensi jalur logistik. Kita akan membangun Digital Trade Hub, sebuah platform integrasi yang mempertemukan permintaan (demand) dari IKN dengan pasokan (supply) dari anggota Kadin Balikpapan secara real-time,” kata Noval

Berikut misi Kadin ke depan kata Noval, anggota Kadin tak boleh ada lagi yang kesulitan modal atau teknologi. “Saya akan menginisiasi Kadin Balikpapan menjembatani perusahaan besar sebagai ‘bapak angkat’ bagi UMKM, serta membuka jalur khusus dengan perbankan melalui program Kadin Balikpapan untuk kemudahan kredit usaha,” jelas Noval
Tetapi itu semua katanya, tidak akan berjalan tanpa dukungan seluruh pengurus Kadin serta dukungan mitra strategis pemerintah
Sementara itu sejumlah pihak melihat optimistis Noval memimpin Kadin 5 tahun ke depan dapat maju. Asalkan, komposisi kepengurusan yang betul-betul berpikir dan inovatif

H Jani, pengusaha advertising menyebut Noval sangat demokratis dan fleksibel dalam memimpin Kadin. Itu terlihat saat menjadi penjabat (Pj).
“Semoga Noval dapat mewakili seluruh pengusaha di Balikpapan untuk mengembangkan usaha. Termasuk membuka jaringan bisnis nasional, internasional dan menjadi mitra pemerintah membangun Balikpapan,” ungkapnya
Tak kalah penting kata H Jani, seluruh jajaran pengurus harus membantu lebih inovatif dan mengeluarkan ide-ide kreatif bidang pengembangan ekonomi, sehingga Kadin Balikpapan menjadi pendorong dalam aktivitas pembangunan di Kota Beriman
“Paling penting, fokus pada pengembangan UMKM dan pemberdayaan ekonomi kreatif serta menarik investasi,” jelas H Jani

Hal senada juga disampaikan Juli Shinta. Ia berharap ke depan Kadin yang sudah memiliki warisan (legacy) dari ketua Kadin sebelumnya mendiang alm Yaser Arafat, dapat lebih berdayaguna.
“Kadin harus dapat merangkul asosiasi pengusaha. Sehingga, terlihat membumi dan kolaboratif. Termasuk, menyatukan pelaku usaha, baik BUMN, BUMD, koperasi maupun swasta untuk menciptakan komunitas bisnis yang dinamis,” kata Juli Shinta Novianti yang juga Ketua Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI) Balikpapan dan Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Balikpapan ini. (gt)













