• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Monday, September 14, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

Flyover Rapak Bukan Solusi. Ribuan Pedagang Plaza Rapak Terpengaruh, Lahan Pertamina Bisa Jadi Alternatif Jalan

by admin
March 17, 2022
in Kanal
0 0
0
Flyover Rapak Bukan Solusi. Ribuan Pedagang Plaza Rapak Terpengaruh, Lahan Pertamina Bisa Jadi Alternatif Jalan

PENGARUH: Selain mengganggu estetika, Plaza Rapak akan berpengaruh besar khususnya terhadap ribuan pedagang yang cari nafkah jika flyover dibangun

0
SHARES
669
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Rencana pembangunan flyover yang melintas bentang Muara Rapak dinilai  bukan solusi untuk terjadinya kecelakaan di ‘turunan Rapak’. Justru, flyover itu berpengaruh besar terhadap ribuan pedagang yang mencari nafkah di Plaza Rapak.

Alasannya sederhana, ketika flyover itu dibangun, maka rancang bangunnya dan desainnya sangat mengganggu karena ada pelebaran jalan existing Soekarno Hatta yang menghubungkan ke halaman parkir Plaza Rapak.

“Ini jelas akan menutup jalan pintu masuk ke Rapak Plaza. Jangan asal bangun, jelas pintu masuk Rapak Plaza tertutup. Ribuan pedagang terganggu aktivitasnya,” kata Kerukunan Persatuan Pedagang Tradisional Rapak Plaza Balikpapan  Hj Fatmawati Kadir didampingi Sekretaris Amir Wello saat menyampaikan aspirasi protes rencana pembangunan flyover Muara Rapak itu.

Protes pedagang Plaza Rapak yang menolak pembangunan flyover harus disikapi maksimal, karena dianggap flyover bukan solusi kecelakaan turunan Rapak. Justru harus ada alternatif jalan lain

Disebutkan Hj Fatmawati dalam surat itu, rencana pembangunan flyover belum ada  proses sosialisasi ke pedagang  Rapak Plaza yang terkena dampak langsung. Bahkan, rencana dari pihak terkait untuk melakukan sosialisasi belum juga terealisasi.

“Kami mewakili ribuan pedagang tidak menyetujui pembangunan flyover. Sebab, efeknya sangat besar bagi pedagang,” ujar Hj Fatmawati.

Dirincikan dalam surat itu, jika flyover dibangun maka akan ada pelebaran jalan, baik sisi kiri dan kanan sehingga jalan akan rapat dengan gedung Plaza Rapak dan akhirnya dinding jalanan lebih ke dalam dan tidak dapat akses jalan keluar masuk.

“Flyover itu akan terbentang di depan gedung Rapak Plaza yang terkesan tertutup terhadap gedung Rapak Plaza yang akan pasti  mengurangi minat pengunjung ke Rapak Plaza,” urainya.

Di beberapa daerah setiap ada flyover dibangun dekat mal, pembeli berkurang dan pedagang yang mencari nafkah akhirnya sulit berjualan

Bukan itu saja, pedagang tradisional ada 946 unit kios dan 165 unit toko dan 62 unit ruko akan terdampak negatif jangka panjang, baik jual beli barang dagangan maupun nilai investasi unit  usaha itu sendiri.  

“Praktis flyover itu menambah efek sosial lainnya seperti contoh di kota-kota lainnya, aspek bisnis ekonomi tidak berkembang,”  ujar  Fatmawati dalam suratnya yang diajukan ke Pemkot Balikpapan.

SOLUSI

Pedagang dalam suratnya mengajukan solusi yakni  harus dibuat perda mobil roda 6 lebih melintas pada pukul 00.00 – 05.00 pagi. Perda itu dibuat agar mempunyai kekuatan hukumnya sehingga jika ada yang melanggar akan terkena sanksi.

Selain itu, juga adanya larangan kendaraan berat masuk ke dalam Kota Balikpapan harus  mendapatkan izin dan  pengawalan dari Satlantas  dan Dishub Balikpapan. “Jalanan turunan Rapak dibuat 3 jalur, jalur 1 dan 2 mengikuti isyarat traffic light dan jalur ke sebelah kiri arah ke jalan Ahmad Yani tidak mengikuti isyarat traffic light,” kata Fatmawati.

TAK ADA GUNANYA

Sementara itu berbagai pihak, bahkan  praktisi transportasi dan unsur dari Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kaltim-Kaltara, Ditlantas, Dishub juga menilai bahwa pembangunan flyover tak ada gunanya.

Dari informasi yang  diterima media ini, sebaiknya ada pelebaran jalan yang dilakukan PT Pertamina RU V. Caranya, ada pembebasan lahan dan membangun jalan alternatif, sehingga ada semacam ‘buangan’ kendaraan dan tidak langsung menurun ke turunan Rapak.

Pedagang menilai, buat apa dibangun flyover jika di kemudian hari justru menimbulkan dampak sosial dan ekonomi

Usulan lain juga mengemuka  ke Ditlantas dan Dishub untuk membuat pembatas beton di tengah-tengah Jalan Soekarno Hatta dari lampu merah sampai di atas Polsek Balikpapan Utara. Pembatasan beton itu diusulkan ditanam ke dalam jalan dengan tinggi 60-80 cm di atas jalan.

Pembatas beton itu sebagai fungsi untuk rem darurat apabila ada kendaraan berat yang tiba-tiba remnya blong. Sang sopir bisa  menabrakkan kendaraan ke pembatas beton itu. “Jadi kalau flyover tidak berguna sama sekali. Sebab, akan menimbulkan dampak sosial di kemudian hari. Tolong dipikir matang-matang,” kata sejumlah pedagang Plaza Rapak.

Bukan itu saja sejumlah pihak menilai, konsep rencana pembangunan flyover hanya berorientasi pada proyek. Bahkan, lebih menitikberatkan uang mengikuti program (money follow program) bukan uang mengikuti fungsi (money follow function). “Coba lihat, gedung parkir Klandasan, itu diprogramkan tapi tidak berorientasi fungsi. Makanya tidak berfungsi sebagai tempat parkir sekarang,” ujar sejumlah pihak.  (gt)

SendShareTweet

Related Posts

Musda MUI Balikpapan, Aklamasi atau Voting? (Dakwah Program Digital dan Kolaborasi Pemerintah)
Kanal

Musda MUI Balikpapan, Aklamasi atau Voting? (Dakwah Program Digital dan Kolaborasi Pemerintah)

September 12, 2026
Kemarau, PTMB Gunakan IPA Mobile. Ramli: Mobil Tangki DLH, PDAM dan BPBD Layani Masyarakat
Kanal

Kemarau, PTMB Gunakan IPA Mobile. Ramli: Mobil Tangki DLH, PDAM dan BPBD Layani Masyarakat

September 10, 2026
BWS Instruksikan PTMB Kurangi Pengambilan Air Baku. Dirtek: 38 Ribu Pelanggan Berkurang  Aliran Airnya
Kanal

BWS Instruksikan PTMB Kurangi Pengambilan Air Baku. Dirtek: 38 Ribu Pelanggan Berkurang Aliran Airnya

September 10, 2026
Tiga Pilar Graha Indah, Ciptakan Solusi Indah. Urusan Tanah, KDRT sampai ‘Stop Karhutla’ Ditangani
Kanal

Tiga Pilar Graha Indah, Ciptakan Solusi Indah. Urusan Tanah, KDRT sampai ‘Stop Karhutla’ Ditangani

September 9, 2026
Baharkam Polri Supervisi BUJP Milik BMCI di Balikpapan.
Kanal

Baharkam Polri Supervisi BUJP Milik BMCI di Balikpapan.

September 6, 2026
Ustaz Das’ad Miris, Rayakan Maulid Dibilang Sesat. Disayangkan, Umat Islam Membully UAS & UAH
Kanal

Ustaz Das’ad Miris, Rayakan Maulid Dibilang Sesat. Disayangkan, Umat Islam Membully UAS & UAH

September 5, 2026
Next Post
LMP Nilai Isu HAM Papua Nodai Indonesia. Minta NGO Jangan Mengusik NKRI Lewat Opini dan Nada Provokatif

LMP Nilai Isu HAM Papua Nodai Indonesia. Minta NGO Jangan Mengusik NKRI Lewat Opini dan Nada Provokatif

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 317 Followers

Recommended

Walikota Sebut ‘Kontengan’ dan Launching BGS Diskon Up 70 %. BPPDB Minta Tenant Lain Mendukung, Superjet Terbang 25 Februari ke Balikpapan

Walikota Sebut ‘Kontengan’ dan Launching BGS Diskon Up 70 %. BPPDB Minta Tenant Lain Mendukung, Superjet Terbang 25 Februari ke Balikpapan

February 11, 2022
Gulai Kepala Ikan Cak Tris, Favorit dan Langganan Pejabat. Bisa Take Away, Ada Sop Buntut dan Ayam Lodho

Gulai Kepala Ikan Cak Tris, Favorit dan Langganan Pejabat. Bisa Take Away, Ada Sop Buntut dan Ayam Lodho

May 25, 2024
Posyandu Tempat Deteksi Pertumbuhan dan Perkembangan Balita

Posyandu Tempat Deteksi Pertumbuhan dan Perkembangan Balita

August 11, 2020
Posko BPTD Kaltim Bekerja Full Time dan Realtime. Timeline Disiapkan hingga 18 April, Laporan ke Posko Pusat Tiap Hari

Posko BPTD Kaltim Bekerja Full Time dan Realtime. Timeline Disiapkan hingga 18 April, Laporan ke Posko Pusat Tiap Hari

April 5, 2024
Wajah Ramadan 2026 di BIC (Empati OPD, Edukatif, Digital Native dan Iktikaf)

Wajah Ramadan 2026 di BIC (Empati OPD, Edukatif, Digital Native dan Iktikaf)

March 12, 2026
Pertamina Dinilai Gagal Pertahankan Zero Accident. Eddy:  Ini Objek Vital, Mengapa Program TA Terlambat

Pertamina Dinilai Gagal Pertahankan Zero Accident. Eddy: Ini Objek Vital, Mengapa Program TA Terlambat

May 25, 2022
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines