• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Friday, October 30, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

LMP Nilai Isu HAM Papua Nodai Indonesia. Minta NGO Jangan Mengusik NKRI Lewat Opini dan Nada Provokatif

by admin
March 18, 2022
in Kanal
0 0
0
LMP Nilai Isu HAM Papua Nodai Indonesia. Minta NGO Jangan Mengusik NKRI Lewat Opini dan Nada Provokatif

INGATKAN NGO: Aksi pengurus LMP dari 3 daerah yang meminta agar NGO tidak membuat opini kaitan isu HAM Papua

0
SHARES
199
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Laskar Merah Putih (LMP) yang merupakan organisasi massa (ormas) dan gigih memperjuangkan dan mempersatukan seluruh elemen bangsa, menilai isu adanya pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang ditudingkan ke pemerintah dalam hal ini TNI dan Polri sangatlah tidak berdasar.

Isu itu sengaja dihembuskan  bahkan menggiring opini publik  oleh salah satu Non Government Organization (NGO) atau LSM yang menamakan dirinya Yayasan Amnesty International Indonesia berkedudukan di Jakarta. Isu itu dinilai sudah memecah-belah persatuan dan kesatuan yang dibangun dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ratusan massa LMP melakukan aksi damai dan tertib di Jakarta

“Pemerintah Indonesia sekarang ini sedang membangun Papua. Jangan persolan konflik kecil dibesar-besarkan seolah ada pelanggaran HAM. Sehingga, kami perintahkan jajaran pengurus untuk melakukan aksi damai menyuarakan dan meluruskan isu pelanggaran HAM itu,” kata Ketua Umum (Ketum) Markas Besar (Mabes) LMP H Arsyad Cannu melalui keterangan persnya.

Arsyad melibatkan 3 markas daerah LMP di DKI, Banten dan Jawa Barat untuk turun menyuarakan aspirasinya lewat demontrasi aksi damai di Jakarta. Aksi itu pun berjalan tertib dan penuh kekeluargaan yang dijaga ketat aparat kepolisian.

Menurut Arsyad, dalam hal isu HAM, LMP mengeluarkan maklumat yakni meminta pemerintah tegas terhadap separatis KKB atau Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang juga dikenal sebagai Tentara Pertahanan Nasional Organisasi Papua Merdeka (TPN-OPM). Sebab sejauh ini aksinya sudah menggunakan cara teror yang bertujuan menghancurkan kedaulatan NKRI.

Semangat demo pengurus LMP menjaga NKRI

“Kami juga meminta kepada Kementerian Hukum dan HAM mencabut pengesahan  badan hukum Yayasan Amensty Internasional Indonesia dan membubarkannya. Sebab sudah memainkan isu HAM yang diduga didanai oleh kepentingan asing,” ujar Arsyad.

Bukan itu saja, Arsyad atas nama LMP meminta khusus kepada kementerian luar negeri  untuk melakukan lobi-lobi politik luar negeri khususnya dengan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dan memberikan informasi yang faktual terhadap negara-negara sahabat terkait dengan kondisi Papua.

Ketum Mabes LMP H Arsyad Cannu yang selalu menggelorakan semangat mendukung kedaulatan Indonesia dan NKRI harga mati

LMP kata Asrsyad, mendukung TNI-Polri untuk lebih tegas lewat langkah-langkah strategis dalam upaya menangkap aktor-aktor separatis KKB yang dalam pergerakannya  melakukan cara-cara teror terhadap masyarakat Papua. “Ini jelas mengganggu kedaulatan NKRI. LMP punya kepedulian untuk ikut menjaganya,” tambah Arsyad.

Dalam konteks lain kata Arsyad, LMP juga meminta kepada kementerian kebudayaan untuk ikut membantu penyelesaian konflik kepentingan di Papua dengan pendekatan seni dan budaya melalui pembangunan fasilitas seni dan budaya agar masyarakat Papua bisa berkumpul untuk kegiatan positif bersama pemerintah juga menggali potensi budayanya.

Menurut Arsyad, peran LMP sekarang ini juga membantu pemerintah menyelesaikan konflik di Papua lewat pendekatan seni-budaya yang dilakukan kader-kader markas daerah (Mada) LMP Papua.

Konflik Papua ini kata Arsyad harus disikapi serius, dan LMP tegak lurus tetap menjaga kedaulatan NKRI bersama-sama TNI-Polri dan berharap  Presiden RI Joko Widodo yang didukung elemen bangsa lain termasuk LMP  agar menyelesaikan konflik Papua  sehingga tidak melebar. “Niat kita satu NKRI harga mati. Bersama-sama pemerintah, LMP berada di garda terdepan juga mendukung kebijakan Presiden Jokowi untuk menyelesaikan konflik Papua. Sebab, jangan sampai kasus lepasnya Timor-Timor  terulang kembali. Kita tetap menjaga NKRI harga mati,” jelas Arsyad.

Di bawah pimpinan Arsyad, demi mencari keadilan LMP juga melakukan aksi damai  di depan kantor Yayasan Amnesty International Indonesia, Gondangdia, Jakarta Pusat. Aksi itu diikuti 400 anggota LMP dari DKI, Banten dan Jawa Barat.

“Sejauh ini NGO tersebut  sering memberikan pernyataan provokatif terkait berbagai persoalan bangsa termasuk di Papua. Makanya, LMP mengingatkan jangan mengusik NKRI dengan membuat opini publik yang menyesatkan,” ujar Arsyad

Ketua Mada LMP DKI Jakarta H Agus Salim SE (kiri) bersama jajaran pengurus LMP saat melakukan orasi dan memberikan keterangan pers kaitan aksi damai di Jakarta

Sementara itu, aksi damai pengurus LMP berjalan penuh orasi yang mengecam NGO untuk tidak memperkeruh suasana dan memprovokasi keadaan Papua dengan isu-isu HAM.

Ketua Markas Daerah (Mada) LMP DKI Jakarta H Agus Salim SE juga  menyebut, bahwa NGO Amnesty International Indonesia terkesan memberikan opini  yang menuding konflik Papua lebih didominasi pelanggaran HAM.

“Kami melakukan aksi damai ini meminta kepada NGO   tidak terus-terusan membuat narasi bahkan opini ke publik bahwa ada pelanggaran HAM yang dilakukan TNI-Polri di Papua. Ini jelas bernada provokatif,” ujarnya saat berada di lokasi demo.

Pengurus LMP wanita pun ikut mendukung aksi damai

Sementara itu, media ini mencoba melakukan konfirmasi ke pihak Amnesty International Indonesia di Jakarta melalui email info@amnesty.id sekitar pukul 07.36 Wita. Email sudah diterima agar pihak NGO di Jakarta ini memberikan jawaban atas aksi damai yang dilakukan jajaran pengurus LMP dan orasi kaitan isu HAM yang selalu disuarakan Amnesty International Indonesia.

Hanya hingga berita ini diturunkan dan dibuat sampai pukul 16.13 Wita, tidak ada jawaban konfirmasi tersebut. Kabarnya, pertemuan jajaran pengurus LMP dan pihak NGO sedang dilakukan di Jakarta. (gt)

SendShareTweet

Related Posts

MUI Harus Isi Ruang Digital. Jelang Musda, Kaderisasi Ulama Dinilai Penting
Kanal

MUI Harus Isi Ruang Digital. Jelang Musda, Kaderisasi Ulama Dinilai Penting

October 29, 2026
10 November, Walikota Lepas ‘Pahlawan Olahraga’. Berlaga di Porprov,  Uang Saku Atlet Dibagi H-1
Kanal

10 November, Walikota Lepas ‘Pahlawan Olahraga’. Berlaga di Porprov, Uang Saku Atlet Dibagi H-1

October 29, 2026
Walikota Minta Atlet Porprov Paser ‘Dimanusiakan’. Gasali: Pengurus Jadi LO, Harus Kerja Maksimal
Kanal

Walikota Minta Atlet Porprov Paser ‘Dimanusiakan’. Gasali: Pengurus Jadi LO, Harus Kerja Maksimal

October 29, 2026
Urus Paspor Mudah, Bisa di Beranda Imigrasi. Datang ke MPP, Kuota Layanan 20 Pemohon Sehari
Kanal

Urus Paspor Mudah, Bisa di Beranda Imigrasi. Datang ke MPP, Kuota Layanan 20 Pemohon Sehari

October 29, 2026
Pimpasa Edukasi Kader Pos Yandu Manggar. Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural
Kanal

Pimpasa Edukasi Kader Pos Yandu Manggar. Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural

October 27, 2026
Dua WNA Afghanistan Dideportasi Imigrasi Balikpapan. Kakanim: WNA Langgar Hukum Pasti Ditindak
Kanal

Dua WNA Afghanistan Dideportasi Imigrasi Balikpapan. Kakanim: WNA Langgar Hukum Pasti Ditindak

October 27, 2026
Next Post
Cafe De Teras, Tempat Nongkrong Santuy Milenial. Segera Opening, Siapkan Snack hingga Lalapan dan Nobar

Cafe De Teras, Tempat Nongkrong Santuy Milenial. Segera Opening, Siapkan Snack hingga Lalapan dan Nobar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 317 Followers

Recommended

Pembangunan Jembatan Pulau Balang Rampung Awal 2021. Bupati AGM Dukung Terwujudnya Jembatan

Pembangunan Jembatan Pulau Balang Rampung Awal 2021. Bupati AGM Dukung Terwujudnya Jembatan

July 29, 2020
MTW MI Wisata Religi ke Makam Kelambu Kuning. Juga Ziarah ke Ponpes Al-Banjari dan Kunjungi Ladaya

MTW MI Wisata Religi ke Makam Kelambu Kuning. Juga Ziarah ke Ponpes Al-Banjari dan Kunjungi Ladaya

October 2, 2023
Pertamina Siapkan Dana dan  Dampingi Ribuan UMKM. Arya: UMKM Naik Kelas hingga Switch Bisnis saat Pandemi

Pertamina Siapkan Dana dan Dampingi Ribuan UMKM. Arya: UMKM Naik Kelas hingga Switch Bisnis saat Pandemi

March 18, 2021
Ide Rendi Ismail Calon Anggota DPD Kaltim: Berjuang IKN, Hilirisasi, SDM dan Dana Bagi Hasil (DBH)

Ide Rendi Ismail Calon Anggota DPD Kaltim: Berjuang IKN, Hilirisasi, SDM dan Dana Bagi Hasil (DBH)

August 1, 2023
Faskes Jalan Nasional Boleh Kebijakan Bupati-Walikota. Renhard: Bantek Sering soal Readines Criteria

Faskes Jalan Nasional Boleh Kebijakan Bupati-Walikota. Renhard: Bantek Sering soal Readines Criteria

December 2, 2025
Free Delivery Catering Box, Menu Nusantara. Program WFH di Blue Sky, Sajikan Sop Buntut Karantina dan Mantau Lockdown

Free Delivery Catering Box, Menu Nusantara. Program WFH di Blue Sky, Sajikan Sop Buntut Karantina dan Mantau Lockdown

April 15, 2020
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines