TINTAKALTIM.COM-Sebagai wujud ungkapan terimakasih, Pemkot Balikpapan secara rutin setiap tahun menjaring warga untuk dicari yang punya prestasi dan sebagai pelopor yang akan diberi penghargaan dan diserahkan saat memperingati HUT ke-128 Kota Balikpapan Tahun 2025 mendatang.

Ketua Panitia HUT ke-128 Balikpapan dr Andi Sri Juliarty atau biasa disapa dr Deo didampingi Ketua Panitia Seleksi Warga Beprestasi dan Pelopor Neny Dwi Winahyu mengatakan, warga silakan mengusulkan sesuai dengan ketentuan umum dan syarat yang sudah ditetapkan timsel.

“Silakan saja diunduh (download) dengan scan barcode yang sudah dirilis panitia. Tapi, dokumennya harus lengkap sebagai pendukung untuk penilaian dan verifikasi,” kata dr Deo yang dibenarkan Neny.
Dikatakan Deo, ada syarat wajib untuk mereka yang diusulkan yakni warga Balikpapan dibuktikan dengan Kartu Keluarga (KK) dan KT elektronik. Serta, usulannya instansi atau organisasi masyarakat maupun mandiri.

Kaitan prestasi, tentu kata Deo, sifatnya perorangan (bukan beregu atau kelompok minimal tingkat provinsi 2 tahun terakhir periode 2023-2024) dan dibuktikan dengan piagam/sertifikat/piala yang diselenggarakan oleh lembaga kredibel. “Jadi tidak boleh kalau sudah pernah mendapat penghargaan diusulkan di bidang yang sama dari pemerintah kota,” jelas Deo.

Secara teknis kata Deo dan Neny, pengusul boleh mengunduh link https://bit.ly/PengajuanWargaPrestasidanPelopor dan waktu pengiriman usulan dilaksanakan sejak tanggal 27 Desember 2024.
“Kita batas terakhir hingga 17 Januari 2025 pukul 23.59 Wita dan usulan hanya bisa di-upload sekali serta jika terpilih bersedia hadir secara mandiri pada saat pemberian penghargaan (tidak diwakilkan),” kata Deo.

Disinggung kaitan warga pelopor, apa syarat mutlaknya. Deo yang juga Asisten III Sekkot Balikpapan ini, menyebut bahwa warga Balikpapan atau luar Balikpapan secara perorangan yang peduli dan berkontribusi dalam pembangunan Kota Balikpapan boleh diusulkan.
“Harus menjadi inspirator, inisiator, motivator yang berkelanjutan untuk warga lainnya dan memberikan nilai tambah di bidang yang ditekuninya. Selain itu, menjadi brand atau icon bagi Kota Balikpapan,” jelas Deo yang mempersilakan pengusul membaca persyaratan yang sudah di-share panitia seleksi.

Mengapa warga luar Balikpapan, terkadang kata Deo, ada secara individu orang yang memiliki dedikasi dan kontribusi kemajuan pembangunan Balikpapan di berbagai bidang. Tetapi, ia tidak menetap di Balikpapan.
“Yang kita hargai kan karyanya. Apalagi sifatnya berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat. Maka, pansel berhak mengakomodir orang begini jadi pelopor. Tetapi, penilaian tetap nanti akan diajukan ke user (Walikota Balikpapan),” tambah Deo dan Neny.
Sementara itu mengenai jadwal, pansel juga sudah menetapkan. Untuk seleksi berkas diperkirakan pada 20 Januari – 24 Januari 2025 dan penetapan nominasi calon warga prestasi dan pelopor pada 27 Januari 2025.

“Ada rentang waktu, nanti bersama tim pansel sudah dijadwalkan sekitar 28-31 Januari 2025 akan ada penyampaian hasil seleksi kepada walikota. Insya Allah penyerahan penghargaan bersamaan Sidang Paripurna Istimewa DPRD Balikpapan tentang HUT ke-128 Kota Balikpapan dan biasanya H-2 menjelang 10 Februari 2025 tepat HUT Balikpapan,” kata Deo yang menambahkan kira-kira 25 orang akan dipilih tetapi menunggu hasil rapat berikutnya.
Untuk timsel warga berprestasi dan pelopor Tahun 2025 ini adalah Staf Ahli Bidang Perekonomian & Pembangunan Neny Dwi Winahyu (ketua), Kabag Kerjasama & Perkotaan Fachrul Razji (sekretaris), ani Mufaidah (Kepala Disnaker), Elyzabeth L Toruan (Kabag Hukum), H Sugito (media) dan Nuryanti (akademisi/Poltekba). (gt)













