• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Thursday, April 16, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

Kemenhub Tawarkan Skema BTS ke Balikpapan dan Samarinda. Suharto: Pemkot Bisa Dukung Juga Lewat APBD

by admin
August 31, 2023
in Kanal
0 0
0
Kemenhub Tawarkan Skema BTS ke Balikpapan dan Samarinda. Suharto: Pemkot Bisa Dukung Juga Lewat APBD

SOLUSI: Rapat dilakukan Direktur Angkutan Jalan Kemenhub bersama BPTD Kaltim dan multi-stakeholder di Balikpapan mencari ragam solusi

0
SHARES
193
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Darat (Hubdat) menawarkan skema sarana transportasi umum perkotaan buy the service (BTS) ke dua daerah Kota Balikpapan dan Samarinda.

Alasannya, ke depan kedua daerah ini masuk dalam wilayah ‘aglomerasi’ (pengumpulan daerah) dan daerah penyangga Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Hanya, secara teknis  dua daerah dapat mendukung lewat Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) masing-masing.

Suharto (baju putih) sharing di forum rapat

Buy The Service atau BTS dilakukan dengan membeli layanan dari operator dengan standar pelayanan minimal (SPM) yang ditetapkan. Sinergi pemerintah  pusat dan pemerintah kota dalam hal operasional bisa dilakukan untuk mengubah kultur atau budaya  beralihnya masyarakat dari kendaraan pribadi ke transportasi umum perkotaan.

“Kemenhub sudah mengucurkan sekitar Rp700 miliar untuk alokasi BTS. Dan, itu Rp500 miliar digunakan yang sekarang kurang Rp200 miliar. Karena 11 kota operasional BTS sudah didukung Kemenhub. Dan, tujuan Kemenhub adalah menjamin angkutan umum yang sesuai dengan harapan masyarakat seperti waktu atau jarak tempuh (headway) jangan lama dan biaya murah, aman serta nyaman,” kata Direktur Angkutan Jalan Kemenhub Suharto ATM MM saat memimpin rapat di Balikpapan, Senin (30/08/2023).

Suharto dan Susanty Pertiwi

Makanya kata Suharto, alternatif pertama adalah bagaimana Pemkot Balikpapan dan Samarinda melalui kebijakan walikota bisa mendukung APBD-nya untuk penyelenggaraan BTS. Kemudian, Kemenhub nanti sinergi dan melengkapi.

Rapat itu dihadiri pula Plt Direktur Prasarana Transportasi Jalan Susanty Pertiwi, Kasubdit Angkutan Multimoda dan Antarmoda Iman Sukandar, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kaltim Dr Muiz Thohir ST MT, Kepala Dishub Provinsi Kaltim diwakili Kepala Bidang Lalin dan Angkutan Jalan Endang, Kadishub Samarinda Hotmarilitua Manalu, Kadishub Balikpapan Adwar Skenda Putra S Sos MM, Kasi Lalu Lintas Jalan, Sungai, Danau, Penyeberangan dan Pengawasan BPTD Kaltim, Bagus Panuntun S SiT MAP, Kasubbag Tata Usaha BPTD Kaltim, Dailamianus S Sos MAP, Pengawas Terminal Tipe A Batu Ampar Sulis Setyawan S Kom dan undangan lainnya.

Dijelaskan Suharto, skema BTS itu menyangkut 4 instrumen yakni biaya operasional, biaya sumber daya manusia (SDM), maintenance dan pengawasan bidang IT yang seluruhnya memerlukan anggaran  besar.

Muiz, Endang, Edo dan Manalu

“Konsepnya bisa dilakukan dengan pola working level agreement atau service level agreement seperti di Jawa Barat dan Medan. Nah, jika di Kota Balikpapan dan Samarinda ada anggaran dari APBD sangatlah baik. Ini juga membantu  kekurangan dana Rp200 miliar itu,” kata Suharto.

Jika pemkot siap dana kata Suharto, Kemenhub siap dengan armadanya yang nanti dapat di-branding dengan konsep kearifan lokal. Jika bisanya hanya biaya operasional, Kemenhub bisa melakukan integrasi membicarakan tarif, teknis dan lainnya.

Alternatif lainnya kata Suharto, diminta pimpinan daerah yakni Walikota Balikpapan H Rahmad Mas’ud SE ME dan Walikota Samarinda H Andi Harun, bersurat ke Menteri Perhubungan (Menhub), sehingga surat itu bisa jadi bahasan.

Suharto saran dua walikota surati Menhub

Karena, pembahasan BTS bisa dilakukan lewat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi V DPR-RI. “Cepat saja bersurat, karena RDP itu dijadwalkan tanggal 6 September 2023. Sehingga, proses mengubah kebijakan itu ada pada Menhub,” tambah Suharto.

Surat itu kata Suharto, jangan ke direktur atau dirjen, karena ‘lompat terlalu jauh’. Sehingga, jika bersurat ke Menhub upaya shortcut kebijakan yang nanti bisa dibahas masuk penyusunan renstra baru. Karena, pola top down itu sangat cepat dibandingkan buttom up yang harus memutar kajian ke  bagian hukum dan lainnya.

Suasana rapat penuh persaudaraan

“Kalau dana dari Balikpapan dan Samarinda siap, Kemenhub siap operasikan BTS. Itu nanti tinggal menghitung tarifnya. Kaitan kajian Willingness to Pay WTP dan Availability to Pay (ATP) tinggal mengusulkan nanti sesuai SK Menkeu setelah survei. Jika belum ada konsep tarifnya, bisa menggunakan skema usulan pemkot seperti apa nantinya,” kata Suharto.

Dalam  kajian BTS ini kata Suharto, kehadiran pemerintah dalam memberikan subsidi pelayanan transportasi publik yang dilakukan bekerjasama dengan operator. Dan, skema BTS sudah diterapkan di 11 kota dengan sejumlah koridor dan ratusan unit bus serta ratusan pula  angkutan pengumpan (feeder).

Dari data Kemenhub 11 kota yang menerapkan skema transportasi BTS itu adalah Medan, Solo, Denpasar, Yogyakarta, Palembang, Bandung, Surabaya, Makassar, Banjarmasin, Banyumas dan Tangerang.

“Jika Kota Balikpapan dan Samarinda siap, maka bisa segera direalisasikan. Dan mengenai tarifnya, silakan dikaji yang bisa mendapatkan tolok ukur (benchmark) dari daerah lain yang sudah operasional BTS-nya,” pungkas Suharto yang menambahkan, untuk Palembang ada subsidi dari  pemkotnya sekitar Rp5 miliar untuk membiayai feeder. Apalagi usulan dari Balikpapan dan Samarinda justifikasinya karena IKN, sangat mudah.

Menanggapi kaitan skema BTS itu, Kadishub Samarinda sangat siap. Bahkan, walikotanya sangat mendukung dengan kebijakan mobil listrik. Demikian pula Kadishub Balikpapan yang akan melakukan diskusi dengan walikota kaitan BTS tersebut. Sehingga, nantinya bisa diatur bagaimana operator melakukan kerjasama dengan angkutan kota yang sudah eksisting. (gt)

SendShareTweet

Related Posts

Walikota Gabung Bikers, Salat Subuh di Asrama Haji. Bikers Subuhan Borneo Gelar Silatda dan Halalbihalal
Kanal

Walikota Gabung Bikers, Salat Subuh di Asrama Haji. Bikers Subuhan Borneo Gelar Silatda dan Halalbihalal

April 12, 2026
‘Palu Godam’ Prabowo di Hutan Kaltim
Kanal

‘Palu Godam’ Prabowo di Hutan Kaltim

April 10, 2026
Sharing Session Kadin Tiap Bulan Jalur Solutif. Bambang: TPID Penting, Semua Bidang Bergerak
Kanal

Sharing Session Kadin Tiap Bulan Jalur Solutif. Bambang: TPID Penting, Semua Bidang Bergerak

April 8, 2026
Terpilih Aklamasi, Noval Punya 4 Misi. Pengusaha Luar Masuk Balikpapan Wajib Gandeng Kadin
Kanal

Terpilih Aklamasi, Noval Punya 4 Misi. Pengusaha Luar Masuk Balikpapan Wajib Gandeng Kadin

April 8, 2026
Muskot Kadin, Percayakan 5 Formatur Pilih Pengurus. Ali Amin: Jadi Pengurus, Sambangilah Kantor
Kanal

Muskot Kadin, Percayakan 5 Formatur Pilih Pengurus. Ali Amin: Jadi Pengurus, Sambangilah Kantor

April 8, 2026
Muktamar NU ke-35 Layak di Balikpapan. Rosyidi: Gedung PBNU Dibangun di IKN & Isyarah Mbah Moen
Kanal

Muktamar NU ke-35 Layak di Balikpapan. Rosyidi: Gedung PBNU Dibangun di IKN & Isyarah Mbah Moen

April 5, 2026
Next Post
Dishub Kaltim Diminta Kaji Revitalisasi Angkutan Eksisting. Suharto: Gradien Balikpapan 5 Persen, Cocok Mobil Listrik

Dishub Kaltim Diminta Kaji Revitalisasi Angkutan Eksisting. Suharto: Gradien Balikpapan 5 Persen, Cocok Mobil Listrik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 315 Followers

Recommended

Sambo, Essex dan Obstruction Justice

Sambo, Essex dan Obstruction Justice

August 25, 2022
H Haris: Selama Ramadan Distribusi Air Jangan Ngadat. Komisi II Apresiasi PDAM, Pelayanan ke Pelanggan Minta Ditingkatkan

H Haris: Selama Ramadan Distribusi Air Jangan Ngadat. Komisi II Apresiasi PDAM, Pelayanan ke Pelanggan Minta Ditingkatkan

April 12, 2021

Google Pixel 3 camera bug brings back Nexus 5 nightmares

November 5, 2021
Menaker Beri Penghargaan K3 Perumda Tirta Manuntung. Nunu: Ini Komitmen Perusahaan Menjaga SMK3

Menaker Beri Penghargaan K3 Perumda Tirta Manuntung. Nunu: Ini Komitmen Perusahaan Menjaga SMK3

May 26, 2022
Kunci Bicara Depan Umum Kuasai Materi dan Jangan Ada Rasa Takut. Suryo Bagi  Tips dan Trik Public Speaking di Workshop PLN

Kunci Bicara Depan Umum Kuasai Materi dan Jangan Ada Rasa Takut. Suryo Bagi Tips dan Trik Public Speaking di Workshop PLN

June 2, 2022
Workshop Jepen Mahligai, Kenalkan Tari Melayu di Anak Muda. 27 Group Rebana Terdaftar di Festival DMDI Kaltim

Workshop Jepen Mahligai, Kenalkan Tari Melayu di Anak Muda. 27 Group Rebana Terdaftar di Festival DMDI Kaltim

August 3, 2024
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines