TINTAKALTIM.COM-Siswa-siswi SMK Cendekia Al-Izzah patut diacungin jempol karena mencatatkan rekor kelulusan 100 persen. Seluruh siswanya diterima di Institut Teknologi Kalimantan (ITK) dan Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba)
Prestasi ini sangat membanggakan pihak Pondok Pesantren Cendekia Al-Izzah, karena persaingan sangat ketat dengan pendaftarnya ribuan peserta, sementara daya tampung terbatas

“Saya sangat memberi apresiasi siswa-siswi yang lolos itu. Karena, perjuangan menembus SNBT sangat kompetitif dan ketat. Tapi, Alhamdulillah mereka memiliki semangat juang tinggi,” kata Pengasuh Ponpes Al-Izzah KH Muhammad Muhlasin menjelaskan keberhasilan anak didiknya itu
SMK Cendekia Al-Izzah berbasis asrama, seluruh siswanya wajib tinggal di dalam lingkungan pesantren sehingga pembinaan akademik dan karakter berlangsung 24 jam
“Kurikulum yang diajarkan menggabungkan pendidikan vokasi (kejuruan) dengan pendidikan agama Islam. Sehingga, selain dibekali ilmu pengetahuan juga akhlak dan pembinaan karakter berkelanjutan,” kata Muhlasin

Menurut Muhlasin, siswa yang lulus perguruan tinggi negeri (PTN) ITK dan Poltekba itu adalah Ain Jatayu diterima di ITK untuk program studi S1 Teknik Informatika, Rifqi Jauhar Armanda, diterima di ITK, program studi S1 Teknik Fisika, Wahyu Ramadhani, diterima di Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba), program studi D3 Teknik Alat Berat, Miranda Anjari AlFatiha, diterima di Poltekba program studi D4 Pengelolaan Perhotelan, Raymond Faisal Amir diterima di Poltekba program studi D3 Teknik Elektronika dan Nisrina Fitri Aulia diterima di Poltekba program studi D4 Pengelolalan Perhotelan
Disebutkan Muhlasin, yang diterima itu angkatan pertama berjumlah 6 siswa seluruhnya diterima di PTN. Dan ini kebanggaan bagi Ponpes Al-Izzah.
“Letak SMK Cendekia Al-Izzah memang di Sie Wain, tapi proses pendidikan yang diajarkan sangat profesional sebab pengajar mereka memiliki kualifikasi sesuai kejuruannya. Bahkan, proses belajarnya pun bisa mendatangkan guru tamu dari berbagai perusahaan,” kata Muhlasin
Kemitraan strategis antara sekolah dengan industri untuk menyelaraskan kurikulum demi kompetensi anak dilakukan maksimal. Dan, profesional dari perusahaan terjun langsung ke kelas mengajarkan keahlian praktis sesuai standar industri
“Jadi pola mengajarnya link & match (memadukan kurikulum sekolah dengan dunia usaha) atau kebutuhan dunia kerja. Sehingga, ketika lulus siswa-siswi memiliki kompetensi dan skill maksimal. Makanya, di PTN lulus 100 persen,” kata Muhlasin bersyukur dan bangga
Ponpes Al-Izzah kata Muhlasin, merupakan lembaga pendidikan Islam yang berlokasi di Jln Sei Wain Km 15 Kelurahan Karang Joang Balikpapan Utara. Ponpes ini memadukan pendidikan kepesantrenan dengan pendidikan formal seperti jenjang SMK.
Dalam proses belajar katanya, mengajarkan ilmu agama, tahfidz Alquran, kitab kuning dan akhlak Islam. Lingkungannya asri, asrama santri, masjid, laboratorium komputer, fasilitas olahraga
SPMB
SMK Cendekia Al-Izzah kata Muhlasin, juga telah membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk tahun ajaran 2026-2027. Dengan program keahlian otomatisasi tata kelola perkantoran (OTKP), akuntansi Keuangan Lembaga (AKL)

“Fasilitasnya asri dan bebas polusi. Ada juga laboratorium komputer dan multimedia dan kita punya lahan pertanian untuk pendidikan lingkungan hidup,” jelas Muhlasin
Pendaftaran dimulai 20 April-30 Juni 2026. Sehingga, mereka yang berminat bisa langsung melakukan pendaftaran dengan hotline yang telah tersedia atau datang langsung ke Ponpes Al-Izzah. (gt)











