TINTAKALTIM.COM-Ngopi gratis, disuguhkan peserta dari Kota Balikpapan yang mengisi stand di pameran Indonesia City Expo (CIE)-19 yang digelar 12-14 Juli 2023 di Centre Point of Indonesia (CPI) Makassar. Stand Balikpapan juga didukung Dinas Koperasi UMKM Perindustrian (DK UMKMP) pimpinan Heru Ressandy
Suasana expo berlangsung meriah. Ratusan stand disiapkan untuk mendukung gelaran Rakernas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) XVI dari sekitar 98 kota di Indonesia.

Stand CIE Balikpapan banyak dihadiri pengunjung. Karena, mereka ingin menikmati seduhan kopi yang mengusung brand IKN (Ini Kopi Nusantara). Kopi ini racikan dari owner Warung Kopi Nusantara (WKN) H Didin yang cafenya ada di kawasan Balikpapan Baru dan dikenal juga sebagai barista.
“Kami mengusung brand kopi IKN karena sudah terdaftar. Dan, cup-nya pun berlogo IKN. Sehingga, tak ada produk kopi IKN lain selain milik kita,” kata Didin yang sibuk melayani pengunjung di stand ICE-19 Makassar.

Menurutnya, di pameran ICE-19, ia membawa kemasan kopi 200 gram seharga Rp50 ribu dan jika diracik maka menjadi 40 gelas kopi. Juga ada yang 1.000 gram. “Intinya kita menjual Kota Balikpapan lewat brand kopi IKN. Karena, ini juga dapat menarik wisatawan masuk Kota Balikpapan,” ujar H Didin.
Selain kopi IKN, Didin juga membawa dan mempromosikan kopi Hainan yang merupakan produk timnya. Sehingga, taste kopi itu sangat berbeda dengan kopi-kopi lainnya. Apalagi, Didin dikenal sebagai barista atau punya keahlian khusus membuat kopi yang disajikan berbasis espresso.

“Alhamdulillah, sejak ikut pameran ICE-19 di Makassar, pengunjung banyak yang datang. Sudah sekitar 600 gelas kopi dinikmati pengunjung. Ini luar biasa,” ujarnya optimistis kopi brand IKN bakal mengangkat produknya maupun Kota Balikpapan.
Di bagian lain, Elok yang menjaga stand Kota Balikpapan itu juga mengajak pengunjung menikmati kopi. “Ayo nikmati kopinya bapak-ibu. Mumpung gratis,” ajak Elok. Sontak, pengunjung yang hilir-mudik dari stand satu ke stand lainnya, mampir ke stand Balikpapan.

Mereka menikmati kopi IKN itu. Rata-rata menyebut, taste kopinya enak. Segelas kehangatan kopi tampaknya dijadikan ‘sahabat’ pengunjung untuk berkontemplasi menciptakan suasana ceria bersama sahabat.
Aroma khas kopi IKN diracik barista yang aromanya khas nan tradisional. Apalagi menggunakan alat penggilingan kopi (grinder) yang cepat dan praktis. Dan di stand Balikpapan juga menyiapkan coffee maker yang menghasilkan seduhan kopi sesuai keinginan pengunjung.
Sejumlah pengunjung terlihat menikmati kopi IKN itu. Bahkan ada yang tambah berkali-kali. “Karena gratis dan enak, kita minum terus,” kata Nasution, pengunjung asal Medan yang mampir di stand Balikpapan itu.
Sementara, Andi Welly pengurur Rahmad Mas’ud Centre (RMC) juga mampir di stand kopi IKN. Ia yang juga pecandu kopi ikut menikmati dan menyeduh kopi gratis itu. “Rasanya ingin berlama-lama nggak pulang kalau kopinya gratis begini,” kelakar Andi Welly.

Tak hanya kopi, Stand Balikpapan juga menampilkan produk makanan khas UMKM. Ada oleh-oleh khas produk Shifodji yang mengenalkan varian rasa kepiting, ikan bandeng, udang, rumput laut dan lainnya. Snack lainnya juga dari produk BDS
Tak hanya itu, batik klubut dan batik Balikpapan pun dikenalkan di stand Balikpapan. Itu juga jadi daya tarik pengunjung. “Baju batik dan kainnya bagus-bagus coraknya. Indah dan elegan,” kata Andi Sri Juliarty dan Rosdiana yang mengunjungi stand Balikpapan itu. (gt)












