• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Tuesday, September 15, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

RJP Berkualitas Itu Siklus 30 Kali Kompres. dr Chindra: Pijat Jantung Menolong Korban

by admin
June 15, 2024
in Kanal
0 0
0
RJP Berkualitas Itu Siklus 30 Kali Kompres. dr Chindra: Pijat Jantung Menolong Korban

RJP: dr Chindra mempresentasikan kaitan BHD yang lebih pada teknis kegiatan RJP kepada peserta

0
SHARES
153
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Teknik Resusitasi Jantung Paru (RJP) atau kompresi jantung yang berkualitas dan biasa disebut CPR itu siklusnya 30 kali kompres ditambah dua kali napas buatan kepada korban, sehingga henti napas dan jantung bisa diatasi dengan cepat.

“Penyakit jantung itu pembunuh nomor 1 di dunia. Kapan dan di mana saja bisa menyerang korban. Ini harus ditangani dengan cepat. Jika tidak, korban bisa mengalami kematian,” kata dr Putu Chindra Prameswari dari Bidang Dokkes Polda Kaltim saat memberikan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) di Terminal Batu Ampar, Rabu (13/06/2024).

dr Gusti mempraktekkan bantuan nafas

Pelatihan itu bekerjasama dengan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kaltim Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dibuka Kapolda Kaltim Irjen Pol Nanang Avianto yang diwakili  Kasub Bid Dokpol Biddokkes Polda Kaltim AKBP dr I Gusti Gede Dharma  Arimbawa Sp FM sekaligus mewakili Kabiddokkes Kombes Pol dr B Djarot. Acara dihadiri Pengawas Terminal Batu Ampar Sulis Setyawan S Kom dengan peserta pengemudi angkutan umum, instansi/ormas dan pelajar.

Menurut dr Chindra, BHD itu serangkaian usaha awal untuk mengembalikan fungsi penafasan atau sirkulasi pada seseorang yang mengalami henti nafas dan jantung.

dr Chindra jelaskan langkah-langkah RJP

Kegiatan BHD itu melewati langkah RJP, menurut dr Chindra ada tahapan dan langkah-langkah. Misalnya dengan melakukan pijat jantung yang tahapannya adalah melihat apakah tak ada denyut nadi.

“Gunakan pangkal telapak tangan dengan dibantu tangan yang lain di atasnya dan tekan sedalam kira-kira 4-5 cm pada orang dewasa,” urai dr Chindra sambil meminta sejumlah peserta mempratekkan lewat alat peraga boneka panthom agar peserta mendapatkan edukasi maksimal.

Antusias peserta simak paparan dr Chindra

Langkah-langkah BHD kata dr Chindra, awalnya memeriksa keadaan korban. Lalu, cek repons korban setelah dilakukan RJP dengan rangsangan suara seperti dipanggil dan rangsangan nyeri dengan ditepuk-tepuk bahunya.

 “Kalau korban sadar maka petugas harus melakukan recovery tetapi  jika tidak sadar bisa melakukan nafas buatan atau kompresi dada (RJP) tadi,” urai dr Chindra.

dr Gusti dan Sulis ikuti pembukaan acara

Nafas buatan ujar dr Chindra, bisa dari mulut ke mulut (mouth to mouth) sebagai teknik membantu korban. Hanya sudah tidak direkomendasikan karena berisiko menularkan penyakit yang dapat menyebar.

“Biasanya jika tetap dilakukan harus menggunakan alat,” kata dr Chindra yang melakukan pelatihan BDH dirangkai dengan menyambut Hari Bhayangkari ke-78 Tahun 2024.

Relawan Banda ajukan pertanyaan

Dikatakan dr Chindra, RJP memberikan bantuan korban untuk mempertahankan aliran darah dan oksigen ke otak. Manfaatnya meningkatkan peluang korban untuk selamat dan kembali ke kondisi sehat.

Dalam  teknik RJP kata Chindra,  juga perlu memeriksa jalan nafas apakah dalam keadaan terbuka atau bersih seperti adanya cairan  berbentuk muntah dan lainnya tau benda asing seperti makanan, gigi palsu dan benda lainnya.

Pelajar pun bertanya kaitan RJP

Jika sudah aman katanya, perlu membebaskan jalan nafas yakni dengan mengangkat dagu dan kepala ditarik ke belakang. “Jadi teknik-tekniknya harus dipelajari. Dan harus dipraktekkan,” jelas Chindra sambil memberi contoh pada boneka panthom yang dipraktekkan peserta.

Chindra juga mengingatkan kepada peserta agar memperhatikan RJP yang kondisinya berhasil. Karena bila sukses maka ada denyut nadi, perubahan warna kulit agak pucat kemerahan, nafasnya terjadi spontan dan batuk atau korban sadar.

“Jika sudah demikian, maka perlu dukungan bantuan medik agar pertolongan pertama itu bisa dilakukan maksimal. Selanjutnya bisa dibawa ke rumah sakit terdekat,” pungkas Chindra. (gt)

SendShareTweet

Related Posts

Musda MUI Balikpapan, Aklamasi atau Voting? (Dakwah Program Digital dan Kolaborasi Pemerintah)
Kanal

Musda MUI Balikpapan, Aklamasi atau Voting? (Dakwah Program Digital dan Kolaborasi Pemerintah)

September 12, 2026
Kemarau, PTMB Gunakan IPA Mobile. Ramli: Mobil Tangki DLH, PDAM dan BPBD Layani Masyarakat
Kanal

Kemarau, PTMB Gunakan IPA Mobile. Ramli: Mobil Tangki DLH, PDAM dan BPBD Layani Masyarakat

September 10, 2026
BWS Instruksikan PTMB Kurangi Pengambilan Air Baku. Dirtek: 38 Ribu Pelanggan Berkurang  Aliran Airnya
Kanal

BWS Instruksikan PTMB Kurangi Pengambilan Air Baku. Dirtek: 38 Ribu Pelanggan Berkurang Aliran Airnya

September 10, 2026
Tiga Pilar Graha Indah, Ciptakan Solusi Indah. Urusan Tanah, KDRT sampai ‘Stop Karhutla’ Ditangani
Kanal

Tiga Pilar Graha Indah, Ciptakan Solusi Indah. Urusan Tanah, KDRT sampai ‘Stop Karhutla’ Ditangani

September 9, 2026
Baharkam Polri Supervisi BUJP Milik BMCI di Balikpapan.
Kanal

Baharkam Polri Supervisi BUJP Milik BMCI di Balikpapan.

September 6, 2026
Ustaz Das’ad Miris, Rayakan Maulid Dibilang Sesat. Disayangkan, Umat Islam Membully UAS & UAH
Kanal

Ustaz Das’ad Miris, Rayakan Maulid Dibilang Sesat. Disayangkan, Umat Islam Membully UAS & UAH

September 5, 2026
Next Post
Alat ‘Jegal Sapi’ di BTN Sudah Dipasang. H Suwadi: Harus Tertib, Daging Cukup

Alat 'Jegal Sapi' di BTN Sudah Dipasang. H Suwadi: Harus Tertib, Daging Cukup

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 317 Followers

Recommended

Dokumen Kelaiklautan Kapal Harus Clear & Clean. Pemda Tetapkan Trayek dan Pemetaan Jaringan

Dokumen Kelaiklautan Kapal Harus Clear & Clean. Pemda Tetapkan Trayek dan Pemetaan Jaringan

March 1, 2023
Kebijakan Sektor Transportasi Harus Adil. Cash Back BBM 50 Persen Pertamina, Semua Transportasi Harusnya Dapat

Kebijakan Sektor Transportasi Harus Adil. Cash Back BBM 50 Persen Pertamina, Semua Transportasi Harusnya Dapat

April 15, 2020
PITI Gelar Silaturahmi Mualaf se-Balikpapan. H Asfia: Kita Mendorong Agar Bisa Produktif

PITI Gelar Silaturahmi Mualaf se-Balikpapan. H Asfia: Kita Mendorong Agar Bisa Produktif

March 31, 2024
Ribuan Pokkar Dapat Sedekah dari Golkar. Rahmad: Kartu Kekaryaan Banyak Benefit dan Jadi Kader

Ribuan Pokkar Dapat Sedekah dari Golkar. Rahmad: Kartu Kekaryaan Banyak Benefit dan Jadi Kader

April 13, 2021
Biarkan Warga Sedekah, Tak Perlu Kepo dan Cerewet. Ali Umbri: Berseri dan Jimat, Izin Allah sampai Kiamat

Biarkan Warga Sedekah, Tak Perlu Kepo dan Cerewet. Ali Umbri: Berseri dan Jimat, Izin Allah sampai Kiamat

March 28, 2026
PDAM Lakukan Perbaikan Pipa di Sejumlah Lokasi

PDAM Lakukan Perbaikan Pipa di Sejumlah Lokasi

August 31, 2025
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines