TINTAKALTIM.COM-Walikota Balikpapan H Rahmad Mas’ud SE ME dan istri Hj Nurlena Rahmad, punya cara sendiri mengemas nuansa Idul Fitri 2025. Itu disimbolisasi lewat desain stage di rumah jabatan menggunakan dominan warna merah maroon dan sedikit sentuhan gold.

Nuansanya berbeda dari Idul Fitri 2024. Ada lambang beraroma cinta-kasih dan romantik disertai lampu-lampu khas Timur Tengah. Dan itulah, keinginan Hj Nurlena yang memang memperhatikan cara berpakaian dan sangat fashionable.

“Berganti suasana saja. Kurang bagus ya. Tapi, merah maroon ini memberi nuansa perhatian. Jadi, Pak Walikota itu sangat perhatian dengan warganya,” cerita Hj Nurlena kepada media ini ditemui di sela-sela open house bersama warga di aula rumah jabatan, Selasa (1/4).
Tamu berdatangan silih berganti. Rahmad-istri membuka rumah jabatannya lebar-lebar untuk warga. Ia tak membatasi siapa yang datang. Sebab, ia dan sang istri tercinta sangat memuliakan tamunya. Kecuali, waktu sudah ‘tinggi malam’.

“Kalau tamu mau datang, kita wajib memuliakan dan tak boleh berkeluh kesah karena kedatangannya. Karena, rumah yang banyak dikunjungi tamu adalah rumah yang dicintai Allah,” kata Walikota mensitir hadist Rasulullah.
Ia yakin, tamu yang datang ke rumahnya bisa juga menghilangkan bencana dan musibah dalam rumah. Sehingga, harus diperlaukannya dengan baik.

“Sebenarnya, jadwal open house masyarakat itu sudah dibagi. Ada yang di Dome. Tetapi, tak masalah kalau mau datang ke rujab. Agar rujab dicintai Allah tadi,” cerita Walikota.
Walikota-istri serasi. Mengenakan setelan busana pink yang sangat padu-padan dengan merah maroon. Apalagi, dihiasi dengan lampu nan indah yang bisa muncul ketika suasana agak gelap menjadi background light.
KAMBING GULING
Tamu terus berdatangan. Itu sekitar pukul 20.30 Wita. Jajaran humas dan protokol sigap termasuk satpol PP di bagian depan. MC Reval memandu acara dan tamu berbagai elemen pun rata-rata menyiapkan ponselnya untuk berpose dengan walikota-istri.

“Cepat kita foto sama Pak wali dan ibu. Nanti foto dibingkai dan dipasang di rumah,” kata seorang tamu, suami-istri bergegas menghampiri walikota di bagian depan.
Tetapi, yang menarik. Walikota memang benar-benar menjamu tamunya. Tak terkecuali tamu siapapun ditempatkan di table yang sudah didesain sangat cantik bak meja tamu VVIP. Bukan itu saja, anak-anak pun dipersilakan untuk menyantap hidangan kambing guling

Biasanya, kambing guling untuk tamu spesial dan sangat digemari. Terbiasa, live cooking menyajikan, tetapi saat itu kambing sudah ada di tempat. Otomatis, anak-anak langsung mengambilnya.

“Pak Walikota memang the best. Kita bisa makan kambing guling Idul Fitri. Jarang yang begini,” kata anak-anak yang datang dari Teritip Balikpapan Timur dan Kampung Baru.
Walikota dan warga saling menyampaikan ucapan maaf lahir batin. Terlihat tak ada sekat antara walikota-istri serta masyarakat. Terlihat juga hadir politisi PPP mantan anggota DPR-RI Hj Kasriyah dan sang anak Iwan Wahyudi yang anggota DPRD Balikpapan. Termasuk, H Saufan dan Arbain Side yang dipercaya jadi tenaga ahli walikota, Ketua Komisi IV DPRD Gasali dan Subari.

Suasana ber-pose warga dengan walikota-istri tak henti. Termasuk ADC alias ajudan Aan dan istri serta sang anak sempat mengabadikan berpose dengan walikota-istri. “Desain warnanya bagus dan keren untuk difoto,” ujar Aan.

Walikota sangat menikmati. Termasuk nuansa desain merah marron. “Suasananya dibuat seperti desain wedding, supaya terlihat walikota dan istri bulan madu terus dan resepsi terus,” kelakar walikota. Bahkan ketika sahabatnya pengurus Rahmad Mas’ud Centre (RMC) Andi Welly bertanya, sampai kapan open house. “Open house terus-terusan. Kalau ada tamu ya wajib diterima,” ujar walikota.
ROMANTIS
Walikota-istri juga didaulat bernyanyi oleh group band personel 2 wanita alias ‘Dua Lengket’. Walikota-istri terlihat romantis melantunkan lagu lawas yang dibawakan A Rafiq berjudul Milikku.

Jangan-jangan samakan Nurlena dengan yang lain. Bibirnya yang merah dan senyumnya menawan. Bahkan, walikota membawakan lagunya dengan ‘manja’.
Lagu berikutnya, Mutiara Hidupku dari H Rhoma Irama. Indahnya Bulan Tak Seindah Wajahmu. Hitamnya Arang Tak Sehitam Rambutmu. Engkaulah Sayang Mutiara Hidupku, Engkaulah Sayang Permatanya Hatiku

Besarnya Gunung Tak sebesar Cintaku Padamu. Kau tempat berhibur dalam kesedihan, kau tempat berteduh dalam keletihan. Kau tempat berhibur dalam kesedihan, kau tempat berteduh dalam keletihan. Begitu Gberartinya Dirimu Nurlena. Harusnya Bagiku.

Kebiasaan walikota, harus melakukan sawer. Selain kepada tamu yang datang juga kepada penyanyi yang membuat suasana heboh. Dia adalah Andre dan Si Ngerik yang terus menggoda agar walikota memberikan sawer. Sepertinya, walikota menikmati guyonan itu sehingga harus berkali-kali nyawer bahkan uang dolar. Maaf Lahir Batin Pak Walikota dan istri yang super baik. (gt)













