TINTAKALTIM.COM-Walikota Balikpapan H Rahmad Mas’ud SE ME mengajak umat muslim memakmurkan masjid dan melipatgandakan amalan serta memperbanyak ibadah. Bahkan, ia menyiapkan hadiah umrah kepada jamaah yang rutin melakukan salat tarawih di Masjid Balikpapan Islamic Centre (BIC)

Stimulus itu diberikan, agar masyarakat ramai-ramai salat tarawih di Masjid Islamic Centre, tetapi tetap polanya kompetisi lewat pengundian di akhir Ramadan 2025. Catatannya, jamaah akan didata dan terverifikasi kehadiran untuk salat tarawih di Masjid Balikpapan Islamic Centre (BIC).

“Kalau rajin tarawih. Minimal 20 kali selama Ramadan, maka berpeluang dapat hadiah umrah ke Tanah Suci. Insya Allah saya siapkan 4 hadiah umrah,” kata Walikota di sela-sela silaturahmi usai salat Subuh berjamaah di Masjid Islamic Centre, Senin (3/3)

Salat Subuh berjamaah itu diikuti juga Asisten I Sekkot Drs Zulkifli yang juga Plt Ketua Harian Masjid Islamic Centre Balikpapan, H Sarbini (Intelkam Polda Kaltim), H Damuri (Kepala Sekretariat Masjid), Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelolaan dan Perawatan Gedung Pemerintah (PPGP) BKAD Balikpapan, Djogeh Hermana S STP M TrIP, jajaran think-thank Walikota yang tergabung dalam komunitas NATO, Mustaqim, H Achmad Kamaluddin, Syarifuddin, Andi Welly, Junaidi Latif, Bambang Saputra dan jamaah masjid.

Menurut Walikota, jamaah yang hadir nanti diabsen bisa secara manual atau digital (finger print). Sehingga, sampai akhir Ramadan dapat diketahui benar datang ke masjid salat tarawih atau tidak berdasarkan data yang ada
“Kalau di bawah 20 kali, tentu tak masuk nominasi. Sekarang sudah 4 Ramadan. Jadi, tinggal 26 hari lagi untuk berlomba-lomba berbuat kebajikan lewat salat tarawih,” ujar Walikota sambil meminta secara teknis Asisten I untuk mempersiapkannya.

Tujuan hadiah umrah itu kata Walikota, diharapkan bisa memberi semangat. Salatnya di Islamic Centre tetapi bisa sampai ke Tanah Suci jika beruntung. “Dua untuk jamaah pria dan 2 lagi untuk jamaah wanita. Usianya dewasa atau baligh,” kata Walikota.
FORMAT
Sementara itu Zulkifli menegaskan, jamaah nanti harus mengisi absen. Bisa pola finger print, manual atau bisa pula dengan pendataan absen google form atau layanan berbasis daring yang bisa digunakan untuk mengumpulkan data termasuk absen jamaah.
“Nanti dipersiapkan Pak Damuri (sekretariat masjid), sehingga jamaah tinggal mengisi saja. Kalau google form kan semua punya ponsel dan formatnya dikirim ke WhatsApp (WA). Nanti tutorialnya bisa diajarkan sekretariat dan dibantu jamaah lainnya,” kata Zulkifli.

Ditambahkannya, jamaah harus berterimakasih kepada Walikota atas program Ramadan 2025 ini. Dan, program ini bernama Tarawih Berkah, Berhadiah Umrah. Tentu, namanya kompetisi, maka rezeki dari Allah. “Kalau rezeki kan tidak tertukar. Intinya silakan saja salat tarawih berjamaah di Islamic Centre,” kata Zulkifli
Menurut Zulkifli, tentu niatnya untuk datang ke Islamic Centre demi memakmurkan masjid. Kalaupun ada orientasi mendapatkan hadiah yang disiapkan walikota, itu wajar. “Pak Wali ingin masjid ramai dan jamaah memakmurkannya. Apalagi ini bulan Ramadan yang penuh ampunan (maghfirah),” jelas Zulkifli. (gt)













