TINTAKALTIM.COM-Walikota Balikpapan terpilih H Rahmad Mas’ud SE ME yang juga Ketua DPD Partai Golkar Balikpapan membagikan sedekah. Itu diberikan kepada kelompok kerja dan kader partai atau Pokkar. Ada ribuan atau 3.100 orang yang menerima dan tersebar di 6 kecamatan Kota Balikpapan.
“Semoga yang sedikit ini jadi sedekah dan berkah di bulan Ramadan. Ke depan aktivitas Pokkar juga akan bisa kita libatkan maksimal dan lebih produktif,” kata Rahmad yang secara simbolis menyerahkan bingkisan berupa beras kepada Pokkar Balikpapan Kota di Kantor DPD Partai Golkar kawasan Markoni, Selasa (13/04/2021).
Saat penyerahan, Rahmad didampingi bendahara partai Ahmad Mallolongan, Koordinator Bappilu Drs Mustaqim Lc MM, Kepala Sekretariat Partai (KSP) Drs Junaidi Latief, Ketua Pengurus Tingkat Kecamatan (PTK) Balikpapan Kota Andi Irfan SE. Hadir pula, Ketua AMPG Andi Welly dan sejumlah pengurus dari Bappilu yakni Ir Fatman Parakkasi, H Sugito SH, Rosman Abdullah SAg, Michael, Syarifuddin SPd dan lainnya.

Menurut Rahmad, Pokkar akan selalu membantu aktivitas partai yang dikoordinir secara operasional oleh PTK dan kelurahan di bawah Bappilu partai. Hanya, kerja-kerja sinergi tetap dilakukan bersama.
“Seperti pembagian beras kali ini. Tentu juga berkat dukungan PTK, kelurahan dan Bappilu. Semua harus kompak demi kejayaan Partai Golkar,” pinta Rahmad Mas’ud.
Disebutkan Rahmad, dalam aktivitas partai perlu kesabaran. Sebab, itu bagian tantangan jadi kader. Partai juga memikirkan bagaimana keberadan Pokkar agar dapat eksis ke depannya sebab banyak program yang nanti dibuat jajaran pengurus dan Bappilu ke depan.
Oleh karenanya pinta Rahmad, harus bergabung menjadi anggota Pokkar dan penuh semangat untuk mengikuti kebijakan partai. Sebab, tidak hanya sekadar jadi saksi pada proses demokrasi seperti pilkada, pilgub dan lainnya, tetapi juga sejumlah aktivitas positif yang dapat membantu Pokkar.

Menurut walikota Balikpapan terpilih yang dijadwalkan dilantik akhir Mei 2021 ini, kader yang masuk Pokkar harus solid. Sebab, soliditas itu kekuatan dari partai. Dan jajaran pengurus baik itu Bappilu, PTK dan kelurahan akan berpikir bagaimana Pokkar lebih energik. “Nanti ada pelatihan yang bisa memberi benefit atau manfaat Pokkar serta aktivitas lain yang didesain Bappilu,” ujar Rahmad.
Ragam aktivitas itu kata Rahmad, ada yang sifatnya sosial-masyarakat. Sebab, Pokkar juga terjun di masyarakat. “Pokkar itu sahabat dari pengurus Partai Golkar di semua lapisan. Sebab berada di tingkat RT dan kelurahan. Makanya harus kompak,” ujarnya.
BENEFIT LEWAT KARTU
Dalam kaitan integritas kekaderan Pokkar, Rahmad juga menyinggung adanya id card atau kartu yang akan dibagikan ke depan. Kartunya bernama ‘Kartu Karya Kekaryaan’ (K3). Artinya, jika memiliki kartu berarti bergabung jadi kader dan bisa dilatih, dikaryakan dan lainnya.
“Jadi kalau nggak dapat kartu, berarti mereka belum tergabung di Pokkar. Sebab, itu ada di tingkat rukun tetangga (RT). Kedepan banyak benefit seperti proses penghidupan usaha kecil dan menegah (UKM) dan lainnya,” kata Rahmad.

Rahmad menyinggung, peran-peran komunitas anak muda atau organisasi sayap seperti Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) dan Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) akan jadi semacam engagement atau membangun komunikasi dua arah dengan partai yang mendorong produktivitas Pokkar.
“Partai Golkar itu punya organisasi sayap yang potensinya bisa digerakkan dan sinergi dengan Pokkar. Tentu, saya juga berterimakasih atas kerja-kerja anggta Pokkar di 6 kecamatan selama ini. Ayo terus membangun Kota Balikpapan dalam bingkai madinatul iman,” pinta Rahmad.
Sementara itu tim Bappilu DPD Partai Golkar yang dikomandani H Mustaqim Lc MM, terus melakukan konsolidasi internal untuk membantu bagaimana Pokkar berada di garda terdepan ikut berjuang demi program partai.

Menurut Mustaqim, beras yang sebenarnya dibiayai dari ‘kocek pribadi’ Rahmad Mas’ud SE ME, harus disyukuri. Sebab, seluruh Pokkar dapat tanpa terkecuali. Hanya catatannya, yang pernah mengikuti pelatihan atau tidak dan terdaftar dalam aktivitas Pokkar oleh tim Bappilu.
“Bappilu punya data kaitan Pokkar di 6 kecamatan yang sudah terkonfirmasi oleh seluruh pengurus kelurahan. Sehingga, yang mendapatkannya ini data yang sudah terbukukan. Bukan Pokkar baru,” ujar Mustaqim.
Mekanisme penyerahan sedekah beras dari Rahmad Mas’ud itu kata Mustaqim, dibagi tiap-tiap kecamatan dan didistrubusikan ke kelurahan dan dibagi ke Pokkar
Mustaqim perlu menjelaskan ke depan program-program Pokkar yang digagas Bappilu ada yang bersifat produktif. “Kita akan launching jika sudah pasti. Karena, ini masih terus didiskusikan. Prinsipnya untuk kepentingan Pokkar dan kebesaran partai yang lebih produktif,” pungkas Ustaz Mustaqimyang dalam acara penyerahan simbolis beras dipercaya untuk memanjatkan doa. (gt)











