• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Sunday, August 16, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

Lupis Mbah Satinem, Legend di Jogja Langganan Alm Presiden Soeharto. Gunakan Nomor Antrean, Jualan Sejak 1963

by admin
May 29, 2023
in Kanal
0 0
0
Lupis Mbah Satinem, Legend di Jogja Langganan Alm Presiden Soeharto. Gunakan Nomor Antrean, Jualan Sejak 1963

LEGEND: Saat Tintakaltim.Com membeli lupis yang legenda di Jogja sekalian ngobrol dengan Mbah Satinem dan cucunya.

0
SHARES
360
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Saat di Jogjakarta, saya tak hanya makan makanan khas daerah istimewa itu yakni gudeg. Tetapi, ada jajanan pasar yang sangat  punya legenda (legend). Itu adalah lupis.

Namanya Lupis Mbah Satinem. Awalnya dari info rekan saya Direktur Eksekutif Kadin Balikpapan Drs Rikmo Kuswanto MSi. Ia mendapat pesan dari sang anak agar mampir makan lupis yang terkenal jika ke Jogjakarta. Anaknya Yuli, yang suaminya bertugas di Polda Kaltim dan jika ke Jogja kerap mencicipi lupis legend itu.

Sejak pagi, warga mulai antre

“Mas ada lupis terkenal di Jogjakarta. Bahkan sampai antre kalau beli. Bukanya mulai pukul 06.00 Wita. Anak saya beri informasi. Ayo kita coba,” kata Rikmo meyakinkan saya.

Sebenarnya kami bertiga ke Jogjakarta. Rekan satunya adalah H Jailani, komisioner Baznas Balikpapan. Ia juga melakukan orientasi ke sejumlah tokoh-tokoh agama di Jogjakarta, karena ia pun pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Balikpapan. Sekaligus, bertemu sang istri yang kepsek di sekolah negeri Balikpapan dan lagi bimbingan teknis (bimtek) di Jogjakarta.

Pembeli rela berdiri demi lupis legend

Esoknya, usai salat Subuh, kami bergegas untuk menghampiri tempat Mbah Satinem. Jalan kaki, sangat dekat dengan hotel tempat kami menginap. Benar, ternyata antre. Kami ke Jogjakarta karena ada pelatihan jurnalistik khusus menghadapi Pemilu 2024. Itu digelar pesertanya para owner media. Rikmo salahsatu direktur media online dan owner Bravo Manajemen yang handle aktivitas event organizer (EO).

Rikmo nunggu antrean lupis

Tempat jualan Mbah Satinem sederhana. Ia berjualan bersama cucunya Arif. Lokasinya di Jalan Bumijo Gowongan sekitar 500 meter sebelah barat dari Tugu Jogjakarta di sudut jalan.

Usia Mbah Satinem Sudah 78 Tahun

Sejak pukul 06.00 Wita, gelaran Mbah Satinem sudah dipenuhi pembeli. Sehingga, pembeli pun harus antre. Bahkan, mereka rata-rata memegang nomor antrean. Mbah Satinem asyik melayani pembeli,  jualannya beragam ada lupis, gatot, cenil dan tiwul. Beli boleh campur dan tidak. Harganya pun murah, hanya Rp10 ribu satu porsi.

Tidak ada semacam lapak khusus tempat berjualan Mbah Satinem. Juga plang nama jualan lupis. Ia menggelar jualan di deretan ruko yang belum buka. Tetapi, terlihat pembeli mulai berdatangan kendati Mbah Satinem yang berusia 78 tahun itu belum datang. Kalau agak siangan datang, tentu habis.

Saat itu, saya melihat Mbah Satinem melayani pembeli. Tangan keriputnya menunjukkan ia sudah sangat sepuh. Tetapi, ia begitu semangat duduk di kursi kayu kecil atau dingklik melayani pembeli. Sementara sang cucu membantu melipatkan daun sebagai wadah agar Mbah Satinem mudah melayani pembeli.

Di sisi lain, terlihat tumpukan nomor antrean yang disiapkan. Sementara lupis yang belum dipotong ditumpuk dalam jumlah banyak di suatu tempat. Itu dibawa dari rumah dalam bentuk ‘bundelan’. Nanti dipotong menggunakan benang.

Penulis dengan latar belakang Mbah Satinem

Mbah Satinem dibantu cucunya Arif harus menggunakan nomor antrean jika antrean panjang. Dari 1-50 dan jika sudah urutan 50, urutannya kembali ke nomor satu. Saya mendapat nomor urut 50. Mbah Satinem melayani satu per satu sesuai antrean.

Mengapa jadi daya tarik lupisnya? Itu  karena Mbah Satinem menggunakan gula aren yang asli tanpa pengawet atau campuran. Di situlah khasiat utamanya untuk menarik pembeli yang turun-menurun dari orangtuanya.

“Kami tidak boleh mengubah adonan bumbu lupis. Harus asli gulanya. Karena itu yang membuat rasa lupisnya enak dan lezat,” kata Arif kepada media ini sembari melayani satu per satu pembeli.

Makanya cita rasa lupis Mbah Satinem tak berubah dari puluhan tahun lalu. Apalagi kata Arif, masaknya gunakan kompor kayu. Cara memasaknya pun harus sabar dan ini sudah dilakukan sekitar 60 tahun silam.

Secara cita rasa, lupis itu rasanya merata. Termasuk di Kota Balikpapan kawasan Gunung Malang. Tapi lupis Mbah Satinem selain punya brand dan legend, juga dibantu lewat pola pemasaran dari mulut ke mulut (word of mouth). Sehingga, ketika mendengar cerita Lupis Mbah Satinem siapapun akan penasaran termasuk saya dan Rikmo. “Rasanya sebenarnya hampir sama, manis dan lezat. Tapi, karena ini legend kita buru,” kata Rikmo.

Lupis Mbah Satinem bukan hanya warga biasa pembelinya. Ternyata, juga jadi langganan mantan Presiden Alm Soeharto. Ia kerap membeli lewat sang ajudan. Demikian pula Sultan Jogjakarta, senang lupis Mbah Satinem yang memesan pun lewat ajudan.

Anda pemburu kuliner alias foodies dan sudah menikmati kuliner di Jogjakarta? Belum klop jika tak mencicipi Lupis Mbah Satinem. Ayo buruan.

MASJID GEDHE

Selain menikmati kuliner khas Jogja, saya, Rikmo dan Jailani pun menikmati public space Jogjakarta di Malioboro. Sebenarnya bagi Jailani, bukan hal baru. Karena, ia bolak-balik Jogjakarta lantaran istri dan anak-anaknya kuliah di Kota Gudeg itu.

H Jailani (kanan) di Masjid Gedhe Kauman

Sehingga, Balikpapan-Jogjakarta itu jadi semacam traveler bagi Jailani dan istri. Tapi, karena kita  ingin memanfaatkan Jogjakarta lewat style berbeda, maka sejumlah tempat dikunjungi termasuk kawasan Malioboro sembari menikmati angkringan dan kopi joss.

H Jailani bersama H Rikmo di Malioboro

Kita sempat juga salat jama-qasar di Masjid Gedhe Kauman dekat keraton. Ini masjid dibangun sejak 250 tahun lalu. Masjidnya dingin kendati tanpa AC. Gaya arsitektur masjidnya pun seolah mewarisi Masjid Demak, di luar ada 4 pilar dan kita mengabadikan foto-foto di masjid ini.

Saat salat  jama-qasar Zuhur-Ashar, M Jailani bertemu pengunjung dari Sumatera Barat. Kebetulan juga bapak itu menghadiri wisuda sang anak di Undip Semarang tapi mampir Jogja. Obrolan terjadi, ternyata jamaah dari Padang itu bekerja di Kanwil Kemenag, dan obrolan pun berlangsung hingga kita pamit pulang.

 “Kita foto dulu, supaya  ada dokumentasi. Mumpung di Jogja,” ajak H Jailani. Ayo cari momen tepat di depan Masjid Gedhe,” ajak Jailani. Sesi foto dilakukan. Dan, silaturahmi sesaat itu pun berjalan. “Assalamualaikum,” kata Jailani, ucapan salam itu memisahkan kita dengan tamu dari Padang tadi. (gt)

SendShareTweet

Related Posts

BKPM-Kadin, 19 Agustus Validasi PTSP ke Balikpapan. Helmi: Nilainya 60 Persen, Uji Petik di MPP
Kanal

BKPM-Kadin, 19 Agustus Validasi PTSP ke Balikpapan. Helmi: Nilainya 60 Persen, Uji Petik di MPP

August 16, 2026
Cinta NKRI Lewat Kerja Bakti (Spirit Pegawai BPTD Kaltim Ingin ‘MBG’)
Kanal

Cinta NKRI Lewat Kerja Bakti (Spirit Pegawai BPTD Kaltim Ingin ‘MBG’)

August 14, 2026
Ketika ‘3 Kepastian’ Berbuah WBK di Perizinan (Mengurai Waktu dan Perbaikan Dokumen)
Kanal

Ketika ‘3 Kepastian’ Berbuah WBK di Perizinan (Mengurai Waktu dan Perbaikan Dokumen)

August 13, 2026
Menepis Monopoli Bisnis, Perumda Defisit. Andi: Empat Direksi Dicopot Murni Kinerja Perusahaan
Kanal

Menepis Monopoli Bisnis, Perumda Defisit. Andi: Empat Direksi Dicopot Murni Kinerja Perusahaan

August 13, 2026
Otban-DPRD Kaltim Dorong Akselerasi Bandara Rantau Panjang. Ferdinan: Bisa Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
Kanal

Otban-DPRD Kaltim Dorong Akselerasi Bandara Rantau Panjang. Ferdinan: Bisa Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

August 7, 2026
Hj Nurlena-Yono Suherman, Duet Ideal ‘Keterwakilan Bermakna’ (Wacana Calon Walikota-Wawali)
Kanal

Hj Nurlena-Yono Suherman, Duet Ideal ‘Keterwakilan Bermakna’ (Wacana Calon Walikota-Wawali)

August 5, 2026
Next Post
Sahmal, Terpilih Jadi Ketua BPD PHRI Kaltim. Bersama Pemerintah Ingin Majukan Pariwisata

Sahmal, Terpilih Jadi Ketua BPD PHRI Kaltim. Bersama Pemerintah Ingin Majukan Pariwisata

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 317 Followers

Recommended

Arus Mudik-Balik 2024 di Terminal dan Penyeberangan Lancar. Sudarmaji: Apresiasi untuk Tim Kerja dan Posko

Arus Mudik-Balik 2024 di Terminal dan Penyeberangan Lancar. Sudarmaji: Apresiasi untuk Tim Kerja dan Posko

April 17, 2024
Rakorda Baznas se-Kaltim Bedah Empat Komisi Penting. Dibuka Wagub, ZIS Digital dan Standar Mustahik Juga Dibahas

Rakorda Baznas se-Kaltim Bedah Empat Komisi Penting. Dibuka Wagub, ZIS Digital dan Standar Mustahik Juga Dibahas

February 3, 2022
Gakkum ODOL di Paser Jaring 121 Kendaraan. Bagus: BPTD Kaltim Regulatif, Zero ODOL Multisektor

Gakkum ODOL di Paser Jaring 121 Kendaraan. Bagus: BPTD Kaltim Regulatif, Zero ODOL Multisektor

March 14, 2024
Habib Mustafa: Syuhada Terbunuh dalam Perang, Ruhnya Hidup. Istighosah Kubra di Polsek Selatan, Doakan Pahlawan dan Kaltim

Habib Mustafa: Syuhada Terbunuh dalam Perang, Ruhnya Hidup. Istighosah Kubra di Polsek Selatan, Doakan Pahlawan dan Kaltim

November 14, 2022
Investor BSB Bangun Nusantara Superblock di IKN. Yudhi: Ada Mal dan Hotel, Serap 2.500 Tenaga Kerja

Investor BSB Bangun Nusantara Superblock di IKN. Yudhi: Ada Mal dan Hotel, Serap 2.500 Tenaga Kerja

December 21, 2023
Ayo Salat Idul Fitri 2024 di Halaman The New Benakutai. Khatib KH Muhlasin, Dimulai Pukul 07.00 Wita

Ayo Salat Idul Fitri 2024 di Halaman The New Benakutai. Khatib KH Muhlasin, Dimulai Pukul 07.00 Wita

April 6, 2024
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines