• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Friday, October 30, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

Indahnya Berbagi Warga BTN Lewat ‘Tabungan Kurban’. Alat Perebah, Sapi Tak Stress, Ibu-Ibu Sigap dan Tertib Packaging

by admin
July 10, 2022
in Kanal
0 0
0
Indahnya Berbagi Warga BTN Lewat ‘Tabungan Kurban’. Alat Perebah, Sapi Tak Stress, Ibu-Ibu Sigap dan Tertib Packaging

KOMPAK: H Ardian (baju putih) bersama panitia qurban dan H Samud saat proses penyembelihan segera dilakukan

0
SHARES
815
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Kompak, indah berbagi dan meraih ridha Illahi. Itu yang ingin dicapai shohibul qurban (orang yang berkurban) di kompleks perumahan BTN Gunung IV Kelurahan Margomulyo Balikpapan Barat.

Warga BTN ini, berkurban lewat proses tabungan kurban.  Dari 7 ekor sapi yang disembelih, 6 di antaranya berkat ‘gotong-royong’ warga lewat patungan atau tabungan kurban.  “Alhamdulillah, tahun ini kita memotong 7 ekor sapi. Tentu, ini kontribusi warga untuk berkurban saat Idul Adha,” kata Ketua Masjid Asy-Syifa H Rahmadi, menjelaskan aktivitas kurban di lingkungannya.

Proses manfaatkan rebahan sapi yang lebih efektif dan efisien

Media ini mengambil istilah Gus Baha atau  KH Baharuddin Nursalim. Katanya, dalam Islam ketika seseorang berkurban, terdapat kepercayaan, hewan itu bisa mengantarkan ke surga. Jika seekor sapi yang dari tabungan kurban, maka bisa ‘menggendong’ 7 orang ke surga.

“Kuncinya iklhas, karena segala amal dan urusan masuk surga itu hanya Allah yang punya kehendak,” kata Gus Baha dalam suatu ceramahnya.

Hendra Ahok, Rudi, Haidir, Herry dan Dedy in action

Sejak pukul 08.00 Wita, warga yang tergabung dalam panitia kurban sudah berdatangan. Seragam warga merah lengan panjang membuat suasana makin ‘berani’, kendati belakangnya tertulis ASPAL tapi bukan asli tapi palsu.

Sedang hewan kurban terikat di keliling lapangan. Panitia bekerja maksimal, bagian pemotongan, pengulitan, pecincangan daging hingga pembungkusan atau kemasan (packaging) dilakukan dengan cepat.

Jika ibu-ibu sudah bertindak, kelar deh semua urusan

Ibu-ibu dari RT 38 dan RT 39 begitu sigap membantu. Mereka berada di pelataran masjid depan Pendopo Asy-Syifa. Ada yang menimbang, memotong daging sampai memasukkan daging ke tas kresek.

Dari pemantauan media ini, semua proses terbilang cepat. Berbeda dengan proses pemotongan hewan kurban pada umumnya yang membutuhkan waktu lama. Alat perebah sapi memang membuat sapi tidak stress dan mengamuk.

“Alat perebahnya sangat membantu. Lebih efisien dan efektif,” kata Dedy, yang ikut terlibat dari pemotongan sapi pertama hingga tujuh.

CEPAT DISEMBELIH

Supono, ‘perancang’ alat perebah sapi juga menyebut bahwa perbandingan waktu penyembelihan dengan konvensional atau manual berkisar 30 menit. Sekarang hanya 15 menit. Kelebihan lain, sapi tidak meronta karena langsung terjepit dengan alat perebah

Ini ‘model kurban dan alat perebah sapi’ yang cetar

“Alhamdulillah sekarang sapinya tidak stress. Tinggal dipotong dan dikuliti oleh petugas. Semoga di tahun-tahun mendatang jumlah pengurban (shohibul qurban) lebih banyak lagi,” kata Supono.

IBU-IBU CEKATAN

Sementara itu, proses pemotongan hewan kurban di Masjid Asy-Syifa didukung ibu-ibu yang terlihat sejak pagi hingga siang terus berupaya agar daging-daging itu selesai dibungkus.

Partisipasi ibu-ibu dahsyat, cepat tuntung kata orang Banjar

“Wah ibu-ibu cekatan sekali. Inilah kalau ibu-ibu sudah kerja, semua jadi beres dan cepat,” kata H Suwadi, warga RT 38 dan jamaah Masjid Asy-syifa  yang terlibat di panitia dan ikut juga berkurban.

Hasil akhir memuaskan, makanya foto session

Gatot penjagal yang memang memiliki skill terus melakukan pekerjaan. Sapi yang disembelih setelah itu ‘dilempar’ ke bagian pengulitan. Di sana petugas menguliti hingga membongkar jeroan dan penanganan daging secara higienis dilakukan karena didukung air  yang bersih dan terus mengalir.

Saat menguliti sapi rajin sekali, entah di rumah Mas Pras ini

“Semua berjalan lancar. Ini pemotongan yang menerapkan konsep ‘ASUH’ (Aman, Sehat, Utuh dan Halal). Sebab, sapi sejak dibeli sudah sehat karena tidak terkena penyakit kuku dan mulut (PKM),” kata H Sukamto

Kelompok lain melakukan pengulitan dan ‘bongkar jeroan’

Terlihat juga H Ardian yang ikut membantu bahkan membawa pisau jagal berupa mandau yang berumur ratusan tahun dan sekaligus jadi jagal,  termasuk sejumlah panitia yakni Rudy, Yanto, Hendra ‘Ahok’ , Ali Akbar, Prayitno, Abi, Haidir, H Samud, Hery, Herlambang dan lainnya.

Dari ketujuh sapi yang disembelih, ada kurban keluarga H Jamaluddin dan Sarifah. Ia warga yang tinggal di RT ‘luar BTN’ tetapi sebagai jamaah Masjid Asyifa. “Alhamdulillah saya bisa berkurban di BTN. Semoga jadi berkah,” ungkap H Jamaluddin.

Secara keseluruhan, proses penyembelihan berjalan lancar. Hingga Koordinator Distribusi Daging Irvan dan Iwan pun harus bekerja maksimal sampai pukul 16.00 Wita.

“Saya menunggu warga yang belum mengambil daging. Ini ada 4 kantong belum diambil,” pungkas Iwan dan Irvan yang terlihat lelah tetapi tetap semangat. (gt)

SendShareTweet

Related Posts

MUI Harus Isi Ruang Digital. Jelang Musda, Kaderisasi Ulama Dinilai Penting
Kanal

MUI Harus Isi Ruang Digital. Jelang Musda, Kaderisasi Ulama Dinilai Penting

October 29, 2026
10 November, Walikota Lepas ‘Pahlawan Olahraga’. Berlaga di Porprov,  Uang Saku Atlet Dibagi H-1
Kanal

10 November, Walikota Lepas ‘Pahlawan Olahraga’. Berlaga di Porprov, Uang Saku Atlet Dibagi H-1

October 29, 2026
Walikota Minta Atlet Porprov Paser ‘Dimanusiakan’. Gasali: Pengurus Jadi LO, Harus Kerja Maksimal
Kanal

Walikota Minta Atlet Porprov Paser ‘Dimanusiakan’. Gasali: Pengurus Jadi LO, Harus Kerja Maksimal

October 29, 2026
Urus Paspor Mudah, Bisa di Beranda Imigrasi. Datang ke MPP, Kuota Layanan 20 Pemohon Sehari
Kanal

Urus Paspor Mudah, Bisa di Beranda Imigrasi. Datang ke MPP, Kuota Layanan 20 Pemohon Sehari

October 29, 2026
Pimpasa Edukasi Kader Pos Yandu Manggar. Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural
Kanal

Pimpasa Edukasi Kader Pos Yandu Manggar. Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural

October 27, 2026
Dua WNA Afghanistan Dideportasi Imigrasi Balikpapan. Kakanim: WNA Langgar Hukum Pasti Ditindak
Kanal

Dua WNA Afghanistan Dideportasi Imigrasi Balikpapan. Kakanim: WNA Langgar Hukum Pasti Ditindak

October 27, 2026
Next Post
Walikota Bantu Gratis Masakan Daging Warga. Menong: Ini Keprihatinan Pak Wali karena Bahan Dapur Naik

Walikota Bantu Gratis Masakan Daging Warga. Menong: Ini Keprihatinan Pak Wali karena Bahan Dapur Naik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 317 Followers

Recommended

Jamaah Harus Perhatikan Batas Shaf di BIC. KH Jailani: Jangan Buat Shaf Sendiri, Tak Sah

Jamaah Harus Perhatikan Batas Shaf di BIC. KH Jailani: Jangan Buat Shaf Sendiri, Tak Sah

May 26, 2026
Ultah Ke-56 Partai Golkar: Momentum Pilkada Menang, Kekuatan Kader untuk ‘Perang’ di Lapangan

Ultah Ke-56 Partai Golkar: Momentum Pilkada Menang, Kekuatan Kader untuk ‘Perang’ di Lapangan

October 21, 2020
Kemenag Abaikan Surat Walikota soal ZIS ke Baznas. Johan Sebut Mis Komunikasi, Bustomi Menghindar

Kemenag Abaikan Surat Walikota soal ZIS ke Baznas. Johan Sebut Mis Komunikasi, Bustomi Menghindar

April 29, 2023
Penyakit Pelayanan Publik: Birokrasi Berbelit, Pengusaha Menjerit

Penyakit Pelayanan Publik: Birokrasi Berbelit, Pengusaha Menjerit

July 27, 2019
Relawan Covid-19, Edukasi dan Sosialisasi Lawan Corona. Warga Diminta Patuhi Aturan Pemerintah

Relawan Covid-19, Edukasi dan Sosialisasi Lawan Corona. Warga Diminta Patuhi Aturan Pemerintah

April 11, 2020
Hj Fitri: Ayo Balikpapan Barat, Rahmad-Thohari Menang 90 Persen. Konsep 4M dan 4S Diperkenalkan

Hj Fitri: Ayo Balikpapan Barat, Rahmad-Thohari Menang 90 Persen. Konsep 4M dan 4S Diperkenalkan

November 1, 2020
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines