• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Saturday, October 31, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

Hasanuddin Mas’ud Jadi Ketua DPRD Clear & Clean. Abdulloh: Jangan Buat Isu Murahan dan Fitnah

by admin
October 22, 2024
in Kanal
0 0
0
Hasanuddin Mas’ud Jadi Ketua DPRD Clear & Clean. Abdulloh: Jangan Buat Isu Murahan dan Fitnah

IKHLAS: Abdulloh dan istri sangat ikhlas Ketua DPRD Kaltim dijabat H Hasanuddin Mas'ud dan selalu mendukung

0
SHARES
531
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Anggota DPRD Kaltim asal Fraksi Partai Golkar Abdulloh S Sos MM menegaskan, Hasanuddin Mas’ud  sudah clear & clean menjadi ketua DPRD Kaltim dan memenuhi regulasi partai. Sehingga, jika ada pihak-pihak yang mengaitkan dengan dirinya itu semua tidak benar.

“Jangan membuat isu murahan dalam politik. Dinamisasi politik itu biasa. Tetapi, sebagai kader Partai Golkar saya tunduk dan patuh atas semua keputusan yang telah ditetapkan dan tidak pernah ada upaya gugatan dan lainnya kaitan penetapan Ketua DPRD Kaltim,” kata Abdulloh mengklarifikasi berita di salah satu media online yang membawa-bawa nama dirinya dalam kancah perseteruan politik di partai berlambang pohon beringin ini.

Abdulloh, mantan ketua DPRD 2 periode

Dalam berita online itu, mantan Sekretaris Badan Pemenangan  Pemilu (Bappilu) Partai Golkar Balikpapan Romanus merasa kecewa. Ia menyebut ada kekuatan dinasti yang menutup  potensi kader muda Partai Golkar Abdulloh dan seolah dihambat menjadi ketua DPRD Kaltim.

Disebutkan Roman, Abdulloh diduga tak akan dipilih menjadi ketua DPRD Kaltim karena dampak dari dinamika politik dinasti itu. Bahkan, disebutkan ada kekutan dinasti dalam struktur partai yang merambah ke pemerintahan.

Justru Romanus yang diragukan membawa-bawa dan melebelisasi diri sebagai mantan sekretaris Bappilu  Partai Golkar Balikpapan itu khawatir dan kecewa karena Golkar Kaltim akan kehilangan kesempatan untuk berkembang jika menutup ruang gerak kader muda untuk beprestasi. Apalagi dalam pileg Abdulloh mengumpulkan 48.180 suara dan rekan satu partainya Hasanuddin Mas’ud meraih 42.885 suara.

Abdulloh, dukung Hassanuddin Mas’ud

Menurut Abdulloh, pernyataan yang disampaikan Romanus itu semua tidak benar. Bahkan, dinilai Romanus telah menodai dan mengacak-acak Partai Golkar dengan menyebut dinasti. Dan justru berbahaya, ini dikaitkan dengan momentum Pilkada 2024 khususnya kaitan pemilihan gubernur (pilgub).

“Hari gini mau menggelindingkan isu dinasti. Itu jelas upaya untuk mendeligitimasi Partai Golkar. Karena, di seluruh Indonesia kalau keluarga maju dalam partai politik apalagi bertarung dalam pileg maupun pilkada toh sah-sah saja,” jelas Abdulloh.

Dikatakan Abdulloh, politik dinasti yang disetujui sebagai politik keluarga itu tidak perlu dilarang. Karena, tidak ada standar hukum larangan dalam kaitan peraturan dan regulasi lainnya. Sebab, setiap warga negara itu diberi kebebasan memiliki akses berpolitik. Dan itu tertuang dalam UUD 1945 Pasal 28 berkenanan dengan hak asasi manusia untuk dipilih dan memilih.

“Makanya dalam Pemilu itu ada peribahasa yang menyebut  One Person, One Vote, One Value atau Satu Orang, Satu Pilihan dan Satu Nilai. Ini kaitan Hak Asasi Manusia (HAM). Tak ada kaitan keluarga atau tidak. Jadi clear toh. Kok diseret-seret ke dinasti. Gimana toh,” jelas Abdulloh.

Abdduloh kampanye untuk Rudi dan Rahmad

Dikatakan Abdulloh, isu dinasti yang digelindingkan itu jadi pertanyaannya. Jika ada anggota keluarga yang berpartisipasi dalam politik dan mendapat dukungan nyata dari pemilih dan terpilih berdasarkan  kemampuan dan rencana yang baik, tidak ada alasan hukum yang kuat untuk melarangnya

Ia mencontohkan, banyak keluarga politisi pun maju dalam politik dan pemerintahan. Seperti misalnya Megawati dan anaknya Puan Maharani, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan anaknya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan banyak keluarga politisi di Indonesia yang berkompetisi.

Abdulloh memberi istilah, pihak-pihak yang teriak-teriak dengan politik dinasti itu  karena  mereka tidak bisa melakukan  dan kebagian jatah politik saja. Sebab, dalam pilkada isu itu dianggap sangat sensitif dan bisa mempengaruhi voter atau pemilih.

Ditegaskan Abdulloh, tentang dirinya tidak menjadi ketua DPRD Kaltim itu sudah regulasi internal partai. Justru, ada pihak yang menyebut kalah dengan kekuatan dinasti itu sebenarnya ketakutan yang ditebar dan tidak benar.

“Kok akal sehat jadi hilang. Dan menggoreng dalam Pilkada Kaltim isu dinasti terus dijadikan bahan cercaan dan menjelekkan paslon lain. Ini sudah negative campaign dan mengarah pada black campaign. Ayo dong bicara program untuk kepentingan masyarakat Kaltim,” urai Abdulloh yang heran  dengan pihak-pihak yang menggoreng dirinya dengan jabatan ketua DPRD Kaltim.

Abdulloh sangat ikhlas dan tak terpengaruh dengan isu murahan dirinya akan merebut ketua DPRD Kaltim yang sudah ditetapkan H Hasanuddin Mas’ud.

“Suara saya memang lebih banyak. Tapi, nggak sampai 50 ribu lho. Ini internal Partai Golkar. Waktu itu, kalau suara saya mencapai 50 ribu, baru jadi ketua DPRD Kaltim. Kalau nggak jadi, memang Peraturan Organisasi (PO) ada klausul lainnya yang mengatur. Bukan hanya suara terbanyak,” kata Abdulloh.

Bagi Abdulloh, dirinya sekarang justru mendukung kepemimpinan Ketua DPRD Kaltim H Hasanuddin Mas’ud SE ME dalam menjalankan roda pemerintahan di lembaga legislatif.

“Saya enjoy saja. Dan, sangat patuh dengan keputusan Ketua DPD Partai Golkar Kaltim H Rudy Mas’ud yang sekarang calon Gubernur Kaltim,” kata Abdulloh.

Jangan lalu kata Abdulloh, seolah dirinya ‘retak’ atau tidak patuh dengan Rudy Mas’ud yang sekarang sedang berjuang untuk menjadi Gubernur Kaltim.

“Saya justru berjuang juga agar Rudy Mas’ud jadi Gubernur Kaltim lewat programnya Gratis Poll dan Joss Poll. Bahkan, bersama-sama kampanye untuk memenangkan pada 27 November 2024 mendatang,” tegas Abdulloh.

Demikian halnya di Kota Balikpapan, Abdulloh pun berjuang bagaimana pasangan Rahmad Mas’ud dan Bagus Susetyo kembali duduk dan menjabat sebagai walikota dan wakil walikota periode selanjutnya. “Partai Golkar adalah dapur politik saya. Jangan digoreng-goreng bahwa saya seolah melakukan setingan politik. Ini jelas murahan,” ujarnya berkali-kali.

Bahkan menurut Abdulloh, dirinya keberatan atas isu yang menyeret dirinya dan mengancam akan bertindak secara hukum karena merugikan dirinya.

“Tolong dijelaskan ke publik yang membuat isu itu. Jika tidak, saya pun bisa melakukan tindakan yuridis atau hukum,” pungkas Abdulloh yang sekarang konsentrasi untuk menjadi juru kampanye (jurkam) memenangkan pasangan Rudy Mas’ud-Seno Aji jadi Gubernur Kaltim dan wakilnya serta Rahmad Mas’ud-Bagus Susetyo untuk Walikota dan Wakil Walikota Balikpapan.

Sementara itu salahsatu pengurus Partai Golkar Balikpapan Andi Welly mempertanyakan kapasitas Romanus yang menyebut-nyebut sebagai mantan Sekretaris Bappilu Partai Golkar Balikpapan.

“Apa memang ada SK-nya. Jangan terus dulu mendukung Partai Golkar dan keluar  dari partai lalu mengacak-ngacak Partai yang dulu didukungnya. Ini jelas tidak fair dan justru saya menyebut ada setingan politik. Apalagi dikaitkan dengan Pilgub Kaltim,” ujar Andi Welly.

Menurut Andi Welly, pimpinan Partai Golkar di Kaltim sangat terbuka untuk melakukan diskusi dan koordinasi kaitan apa saja. “Bung Romanus itu sebenarnya ada apa ya. Ayo sampaikan saja, jangan goreng-goreng rumah politik Partai Golkar,” ujar Andi Welly. (gt)

SendShareTweet

Related Posts

Imigrasi Awasi TKA di Enam Perusahaan Paser. Operasi Gabungan Minta Proaktif Lapor Orang Asing
Kanal

Imigrasi Awasi TKA di Enam Perusahaan Paser. Operasi Gabungan Minta Proaktif Lapor Orang Asing

October 30, 2026
Advokasi Masyarakat Paser dari Jerat TPPO dan PMI-NP. Imigrasi Kukuhkan Desa Binaan dan PIMPASA
Kanal

Advokasi Masyarakat Paser dari Jerat TPPO dan PMI-NP. Imigrasi Kukuhkan Desa Binaan dan PIMPASA

October 30, 2026
Rakor TIMPORA Sinergi Pengawasan Lintas-Instansi. Kakanim: Kolaborasi di Paser, Deteksi Dini Pelanggaran
Kanal

Rakor TIMPORA Sinergi Pengawasan Lintas-Instansi. Kakanim: Kolaborasi di Paser, Deteksi Dini Pelanggaran

October 30, 2026
Harkamtibmas, Polisi bersama Masyarakat. Dirbinmas: Quick Wins Kapolri, Sambang Warga Digencarkan
Kanal

Harkamtibmas, Polisi bersama Masyarakat. Dirbinmas: Quick Wins Kapolri, Sambang Warga Digencarkan

October 30, 2026
MUI Harus Isi Ruang Digital. Jelang Musda, Kaderisasi Ulama Dinilai Penting
Kanal

MUI Harus Isi Ruang Digital. Jelang Musda, Kaderisasi Ulama Dinilai Penting

October 29, 2026
10 November, Walikota Lepas ‘Pahlawan Olahraga’. Berlaga di Porprov,  Uang Saku Atlet Dibagi H-1
Kanal

10 November, Walikota Lepas ‘Pahlawan Olahraga’. Berlaga di Porprov, Uang Saku Atlet Dibagi H-1

October 29, 2026
Next Post
OIKN Rekrut Ratusan Satpam Lokal Bersertifikat. Dr Conrita: Kerjasama BMCI, Polda dan Berkompetensi

OIKN Rekrut Ratusan Satpam Lokal Bersertifikat. Dr Conrita: Kerjasama BMCI, Polda dan Berkompetensi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 317 Followers

Recommended

Mau ke Tanah Suci, Walikota-Istri Berbagi. Haji Panggilan, Kisah Amer Jadi Cerita di Acara

Mau ke Tanah Suci, Walikota-Istri Berbagi. Haji Panggilan, Kisah Amer Jadi Cerita di Acara

May 30, 2025
Bank Kaltimtara Sponsor Utama Titel Indonesia Maju Marathon Road to IKN 2020. Yamin: Kita Dukung IKN untuk Ekonomi Kaltim-Kaltara

Bank Kaltimtara Sponsor Utama Titel Indonesia Maju Marathon Road to IKN 2020. Yamin: Kita Dukung IKN untuk Ekonomi Kaltim-Kaltara

December 27, 2019
Pertamina Akui Lemah Pengawasan, GM ‘Mangkir’. Adi: Ramadan, Pengawasan Harus Maksimal

Pertamina Akui Lemah Pengawasan, GM ‘Mangkir’. Adi: Ramadan, Pengawasan Harus Maksimal

February 14, 2025
Bandeng Tanpa Duri Bakar, Khas Kemangi Resto. Ikannya Segar, Buat Lidah Bergetar

Bandeng Tanpa Duri Bakar, Khas Kemangi Resto. Ikannya Segar, Buat Lidah Bergetar

October 12, 2024
Wedding Kocak, Bikin Ngakak

Wedding Kocak, Bikin Ngakak

July 8, 2024
Bayan Open 2026, Poles Atlet Muda Kaltim. Riza: Ekosistem Bulutangkis Wajib Dibentuk demi Prestasi

Bayan Open 2026, Poles Atlet Muda Kaltim. Riza: Ekosistem Bulutangkis Wajib Dibentuk demi Prestasi

August 25, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines