• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Sunday, May 3, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home tintaNEWS

Gus Muwafiq: Saya yang Usul ke Presiden IKN di Kaltim. Ulas Trilogi NU, Gemma Sharing Balikpapan Masa Depan

by admin
October 25, 2019
in tintaNEWS
0 0
0
Gus Muwafiq: Saya yang Usul ke Presiden IKN di Kaltim. Ulas Trilogi NU, Gemma Sharing Balikpapan Masa Depan

BERSATU: Gus Muwafiq foto bersama jajaran pengurus Gemma dan Wakil Walikota Balikpapan H Rahmad Mas'ud

0
SHARES
571
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Tokoh Nahdlatul Ulama KH Ahmad Muwafiq atau populer disapa  Gus Muwafiq menegaskan, jika dirinya salah satu ulama yang usul ke Presiden Jokowi agar Ibu Kota Negara (IKN) tepatnya di Provinsi Kaltim. Sebab, ia menilai Kaltim  mengukir sejarah peradaban bangsa

Menurutnya, di Indonesia kerajaan Hindu  tertua yakni di Kutai Kartanegara, ketika ada sejumlah usulan IKN seperti di Kalteng, dirinya tetap bersikukuh memberikan masukan ke Jokowi tetap di Kaltim. “Kaltim paling tepat dengan raja pertamanya bernama Kudungga. Jadi dari Kaltim  maka Indonesia punya catatan sejarah,” ujar Gus Muwafiq kepada Jokowi saat itu pada  suatu acara santai di Istana yang usul  itu disambut manggut-manggut (menganggukkan kepalanya).

Gus Muwafiq paham betul, jika Jokowi bersikap dengan gestur tubuh semacam itu, pertanda  berpikir dan lebih setuju. Akhirnya IKN benar diputuskan di Kaltim tepatnya di Penajam Paser Utara (PPU) dan sebagian Kutai Kartanegara (Kukar). Yang nanti Istana Negara ada di Sepaku.

Putusan itu tepat ujar gus Muwafiq, jika melihat sejarah Kukar, anak Raja Kudungga saat itu bernama Mulawarman yang kemudian melanjutkan perjalanannya dan  tiba di Pulau Borneo dan terdampar di sebuah sudut  muara Sungai  Mahakam, yang dikenal dengan nama Muara Kaman. “Daerah penyangganya Kota Balikpapan. Seolah dapat diasumsikan  ada kata Balik dan Papan. Itu artinya, Indonesia  kembali atau balik untuk memikirkan papan atau sandang rakyatnya. Jadi Balikpapan akan maju sebagai kota pendukung,” analogi Gus Muwafiq.

Rahmad dan Sudjatmiko serius menyimak Gus Muwafiq

Gus Muwafiq bercerita itu di hadapan Wakil Walikota Balikpapan H Rahmad Mas’ud dan jajaran pengurus Gerakan Masyarakat Madani (Gemma) yang dipimpin  ketuanya  Ir Sudjatmiko dan pengurus lainnya seperti Rendra Rachman, Sukadi dan tokoh Jawa Rudi Prabowo. “Gus Muwafiq transit dari acara memberi ceramah di Sulawesi Barat (Sulbar). Kalau ke Balikpapan pasti mampir rumah,” kata Rahmad Mas’ud.

Ulama besar yang pernah jadi  asisten pribadi mantan Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur ini,  asli Sleman Jogyakarta yang  dikenal sebagai salah satu orator NU zaman sekarang karena kedalaman ilmu dan kemampuan orasi dengan paham ilmu agama.

TRILOGI NAHDLATUL ULAMA

Bincang di meja makan kediaman Rahmad itu, Gus Muwafiq juga cerita bagaimana  Gus Dur  memberikan pemikirannya tentang demokrasi yang strateginya khusus yakni  diramu dengan kebebasan yang bertanggungjawab. Sehingga, perlakuan ke masyarakat diwujudkan sama  di mata undang-undang.

 “Jadi  pemikiran Gus Dur itu  sangat cerdas dan visi kepemimpinannya  yang unik  dan disebut manusia multidimensional,” jelas Gus Muwafiq yang sesekali membuat joke-joke hingga membuat  seluruh tamu di meja makan  tertawa.

Gus Muwafiq justru sharing bagaimana prinsip Gus Dur yang berkaitan dengan relasi  antara Islam dan kebangsaan. Keduanya tak harus didudukkan di dalam posisi yang saling bertentangan. “Gus Dur itu selalu menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) demi menyelamatkan Pancasila,” jelas Gus Muwafiq.

Kaakraban di meja makan bersama Rahmad dan Gus Muwafiq

Dalam penjelasan Gus Muwafiq, Gus Dur  mempunyai pandangan dalam komitmen kemanusiaan atau ukhuwah basyariyah yang dapat dijadikan dasar untuk menyelesaikan tuntutan persoalan utama kiprah politik umat Islam dalam masyarakat modern dan  majemuk di Indonesia. “Coba lihat bagaimana Gus Dur berpikir  menghargai sikap toleransi dan memiliki kepedulian kuat terhadap keharmonisan sosial.  Itu implikasinya  pada tatatan politik nasional,” urai Gus Muwafiq.

Cerita Gus Muwafiq juga mengarah pada platform kehidupan umat Islam seharusnya diletakkan  pada sejumlah prinsip persaudaraan. “Harus ada persaudaraan sesama umat  Islam (ukhuwah Islamiyah), persaudaraan kaitan kebangsaan (ukhuwah wathoniyah) dan  persaudaraan  sesama umat manusia (ukhuwah  basyariyah). Itu prinsip dari trilogi NU,” beber Gus Muwafiq.

Dalam kaitan NU, Gus Muwafiq juga cerita  bahwa prototipe Islam di Indonesia banyak dicontohkan organisasi Islam terbesar ini. Sehingga, warga NU diimbau untuk terus menjaga dan menjadi penyejuk dalam mewarnai Indonesia dengan  tetap menjaga NKRI, tidak terpancing dengan hal-hal yang bisa memecah belah  persatuan umat dan bangsa. “Untuk itu warga NU yang ada di Kaltim harus bisa memberi kontribusi terhadap pembangunan. Apalagi di Kota Balikpapan  dan daerah lainnya akan ada Pilkada 2020,” ujarnya.

Bagaimana dengan kepemimpinan di Kota Balikpapan di mata Gus Muwafiq,  tanya Tintakaltim.Com seketika. Ia menjawab santai dan berkelakar. “Supaya ada rahmat dari Allah. Ini sudah cocok ada Mas Rahmad. Nah di ibukota yang baru ada yang diberi pengampunan Mas Ghofur, jadi cocok sudah,”  kata Gus Muwafiq sambil menunjuk ke arah Rahmad Mas’ud.

CERITA ISTANA NEGARA

Gus Muwafiq yang punya nama lengkap Ahmad Muwafiq ini sempat menyinggung  ketika dirinya ‘menghipnotis’ Presiden Jokowi dan sejumlah ulama hingga menteri saat memberi ceramah di Istana Negara. Dalam ceramahnya saat itu, ia sengaja bercerita panjang lebar  bagaimana Islam masuk ke Indonesia.

Ia lalu bercerita di hadapan Rahmad Mas’ud dan tamu lainnya mengulang ceramahnya. 

“Betul toh saya sampaikan ke Pak Jokowi dan undangan yang hadir saat itu bahwa  orang kalau tahu modifikasi Alquran pasti tahu, masuk ke setiap negara pasti berbeda. Al-fatihah jadi ‘Alfatekah’,  ya hayyu ya qayyum jadi ya kayuku ya kayumu. Rabbil  ‘alamin karena nggak punya huruf ‘ain, maka keluar jadi  Robbil ngalamin,” contoh Gus Muwafiq yang menyebut itulah indahnya Indonesia karena perbedaan. Hanya,  dirinya meyakini Alquran tidak dapat direvisi seperti Undang-Undang, karena ciptaan Allah dan tidak boleh diubah-ubah.

GEMMA SHARING BALIKPAPAN

Di sela-sela acara tersebut, jajaran pengurus Gerakan Masyarakat Madani (Gemma),  mendapat sharing ilmu dari Gus Muwafiq. Padahal, kehadiran ke rumah Rahmad Mas’ud untuk bersilaturahmi. “Saya senang dengan Gemma, punya komitmen untuk tetap memajukan kota ini,” kata Rahmad.

Lalu Rahmad Mas’ud bercerita bagaimana pola pikir (mindset) dirinya ingin membawa   Balikpapan ke depan lebih baik dengan merangkul semua elemen.  “Ada NU, Muhammadiyah dan agama lainnya serta semua ormas yang berdiam di kota ini termasuk seluruh etnis, mereka itu yang membesarkan Kota Balikpapan. Saya ingin Balikpapan ini maju dan jadi basis ekonomi, apalagi nanti jadi daerah penyangga,” ulas Rahmad di hadapan pengurus Gemma.

Untuk itu, kehadiran Gemma sangat tepat. Sehingga mengetahui konsep pembangunan Kota Balikpapan yang diarahkan Pemkot Balikpapan.  “Jujur kalau ditanya apa yang sudah dihasilkan selama ini. Tentu, masih ada kekurangan. Hanya kelebihannya juga banyak toh. Dalam kepemimpinan saya bersama Pak Rizal (Walikota Balikpapan). Intinya saya ngin rakyat sejahtera. Apalagi daerah penyangga nanti banyak mendapat  multiplier effect  atau pengaruh dari ibukota,” kata Rahmad yang sudah punya desain ke depan dalam membawa Balikpapan lebih baik.

Di sela-sela itu, Ir Sudjatmiko yang biasa disapa ‘Pakde Miko’ dan Rendra memberikan  masukan bagaimana Balikpapan yang sudah maju harus dikelola dengan manajemen birokrasi yang benar. “Pinisepuh kita seperti Pak Syarifuddin Yoes, Pak Tjutjup Suparna dan Pak Imdaad sudah memberi contoh. Jadi, kita-kita ini meneruskan perjuangan bapak-bapak itu yang disebut sebagai peletak dasar pembangunan,” sharing Sudjatmiko dan Rendra Rachman.

Sontak Rachmad sangat setuju. Gagasan yang disampaikan jajaran Gemma sangat sejalan dengan pola pikirnya demi membawa Kota Balikpapan ke depan lebih baik. “Gemma harus percaya saya. Tentu saya perlu dukungan semua pihak.  Sekarang ini, jajaran pegawai Pemkot Balikpapan sudah on the track. Yang kurang diperbaiki, yang baik ditingkatkan. Intinya ayo membangun Balikpapan bersama-sama,” ujar Rahmad yang disebut maju menjadi bakal calon walikota  semuanya lahir dari  restu keluarga.

Lalu apa sudah  pasti? “Insya Allah, sudah meminta kepada Allah juga saat umroh bersama keluarga. Doa saya, Ya Allah, jika saya  dalam memimpin penuh mudharat, maka jangan Kau restui diriku ya Allah. Tapi kalau amanah, maka berikanlah petunjuk-Mu demi kesejahteraan Kota dan warga Balikpapan,” itu bapak-bapak doa saya, terlihat mata Wakil Walikota ini berkaca-kaca dan memerah.

Jadi Pak Rahmad Mas’ud pasangannya siapa tanya Tintakaltim.Com. “Sudah ada sejumlah nama, tapi survei kita lakukan juga. Pokoknya sejalan dengan gagasan Gemma,” tutup Rahmad Mas’ud dalam silaturahmi itu karena  waktu sudah menunjukkan pukul 22.30  Wita. (git)

SendShareTweet

Related Posts

LDII Balikpapan Kurban 232 Sapi dan  63 Kambing. Dibagi Merata, Ojek Online, Pemulung Wujud Peduli Sosial
Kanal

LDII Balikpapan Kurban 232 Sapi dan 63 Kambing. Dibagi Merata, Ojek Online, Pemulung Wujud Peduli Sosial

July 4, 2023
Rakorda Baznas se-Kaltim Bedah Empat Komisi Penting. Dibuka Wagub, ZIS Digital dan Standar Mustahik Juga Dibahas
tintaNEWS

Rakorda Baznas se-Kaltim Bedah Empat Komisi Penting. Dibuka Wagub, ZIS Digital dan Standar Mustahik Juga Dibahas

February 3, 2022
PDAM Balikpapan Sharing Service Excellent. Suryo: Boros, Bocor dan Lalai, Tanggungjawab Pelanggan
tintaNEWS

PDAM Balikpapan Sharing Service Excellent. Suryo: Boros, Bocor dan Lalai, Tanggungjawab Pelanggan

February 2, 2022
Ditemani Batman, Kapolda-Wakapolda Pantau Vaksinasi Anak. Imam: PTM 100 Persen Agar Segera Dilaksanakan
tintaNEWS

Ditemani Batman, Kapolda-Wakapolda Pantau Vaksinasi Anak. Imam: PTM 100 Persen Agar Segera Dilaksanakan

January 8, 2022
Intrusi Air Laut, Dirum Turun Tangan. Distribusi Air Bersih di Manggar
tintaNEWS

Intrusi Air Laut, Dirum Turun Tangan. Distribusi Air Bersih di Manggar

January 2, 2022
Walikota Sambut Tahun 2022 Lewat Doa, Salat Jamaah dan Sedekah.  Rahmad: Jadikan Rumah Adalah Surga bagi Keluarga
tintaNEWS

Walikota Sambut Tahun 2022 Lewat Doa, Salat Jamaah dan Sedekah. Rahmad: Jadikan Rumah Adalah Surga bagi Keluarga

January 2, 2022
Next Post
Bertemu Penderita Kanker, Ekspatriat Merasa Sedih

Bertemu Penderita Kanker, Ekspatriat Merasa Sedih

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 315 Followers

Recommended

RM Berzakat di Hari Jumat. Dari Tukang Parkir, Anak Yatim sampai Ibu-ibu.

RM Berzakat di Hari Jumat. Dari Tukang Parkir, Anak Yatim sampai Ibu-ibu.

November 29, 2019
Alwi Alqadri Peraih Suara Tertinggi di Kaltim. Jadi Kado Ultahnya, Ingatkan Timses Jaga Keamanan

Alwi Alqadri Peraih Suara Tertinggi di Kaltim. Jadi Kado Ultahnya, Ingatkan Timses Jaga Keamanan

March 3, 2024
Boom Sale di ACE Hardware, Harga Happy Hemat 70 %. Produk Kitchen dan Living Room hingga 50 %

Boom Sale di ACE Hardware, Harga Happy Hemat 70 %. Produk Kitchen dan Living Room hingga 50 %

July 2, 2023
Di Tahun Baru 2020, PDAM Mati Air. Ada Pipa Bocor, Perbaikan Selesai Sehari

Di Tahun Baru 2020, PDAM Mati Air. Ada Pipa Bocor, Perbaikan Selesai Sehari

January 2, 2020
Langgar Jam Operasional, THM SevenSix Ditegur. Satpol PP Akui Lemah Pengawasan, Jika Berulang Dicabut Izin

Langgar Jam Operasional, THM SevenSix Ditegur. Satpol PP Akui Lemah Pengawasan, Jika Berulang Dicabut Izin

July 7, 2022
Flyover Rapak Bukan Solusi. Ribuan Pedagang Plaza Rapak Terpengaruh, Lahan Pertamina Bisa Jadi Alternatif Jalan

Flyover Rapak Bukan Solusi. Ribuan Pedagang Plaza Rapak Terpengaruh, Lahan Pertamina Bisa Jadi Alternatif Jalan

March 17, 2022
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines