• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Friday, May 1, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home tintaNEWS

Gelar Salat Idul Adha, Islamic Centre Diperketat. Syaiful: BIC Paling Konsisten Terapkan Prokes Covid-19

by admin
July 4, 2021
in tintaNEWS
0 0
0
Gelar Salat Idul Adha, Islamic Centre Diperketat. Syaiful: BIC Paling Konsisten Terapkan Prokes Covid-19

JAGA JARAK: Sejak merebaknya wabah covid-19, Masjid Islamic Centre hingga sekarang masih menerapkan konsep jaga jarak (phisical distancing) dalam aktivitas salat seperti tampak pada jamaah.

0
SHARES
157
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Masjid Balikpapan Islamic Centre (BIC),  Idul Adha 1442 H tahun ini menggelar salat ied. Hanya, seluruh jamaah yang masuk diperketat dengan pemeriksaan  oleh petugas. Ada 10 titik pemeriksaan suhu ditempatkan yang jadi pintu masuk jamaah.

“Untuk jamaah yang sakit atau suhunya tinggi, ditolak masuk masjid. Wajib memakai masker dan bawa sajadah,” kata  Ketua Umum Panitia Idul Kurban Masjid Islamic Centre, Drs H Syaiful Bahri  di sela memimpin rapat  panitia  kurban dan salat Idul Adha di ruang rapat Islamic Centre, Sabtu (3/07/2021).

Rapat dibuka sekretaris I panitia, H Sogianto SE yang dihadiri jajaran pengurus seperti Novrianda (bendahara), sejumlah koordinator, Kepala Sekretariat H Damuri SH, HM Saleh SAg, H Bambang Setio Utomo, H Hadi Suwito SPd, Edy Saputra (Dinas PUPR), H Sugito SH dan panitia lainnya.

Syaiful (tengah) pemimpin rapat didampingi H Damuri SH (kiri) dan Novrianda (bendahara) di ruang rapat Masjid Islamic Centre

Dalam salat ied di Islamic Centre kata Syaiful, dijadwalkan Walikota Balikpapan H Rahmad Mas’ud SE ME hadir dan memberi sambutan. “Kemungkinan ada rangkaian acara seremonial peresmian pembangunan rumah imam masjid,” tambah Syaiful.

Pelaksanaan salat Idul Adha, panitia  akan lebih ketat untuk menerapkan protokol kesehatan (prokes). Pengukuran suhu badan dengan menggunakan thermo gun  juga ada di masing-masing pintu. Dan, dalam masjid juga jarak antarjamaah  1 meter.

“Jadi di Masjid Islamic Centre shaf jamaah tidak rapat-rapat. Tempat shaf salat sudah tertulis, sehingga memudahkan jamaah. Konsep physical distancing dari dulu. Dan Islamic Centre adalah masjid di Balikpapan yang sangat konsisten terapkan prokes,” kata Syaiful.

SURAT EDARAN

Dalam rapat itu, Koordinator Seksi Ibadah Idul Adha HM Saleh SAg menjelaskan  Surat Edaran (SE) Menteri Agama  Nomor 16 Tahun 2021 kaitan petunjuk teknis (juknis) salat ied dan pelaksanaan kurban.

H Saleh (kanan) meminta agar panitia penegakkan SE Menag Nomor 16 kaitan petunjuk teknis (juknis) pelaksaan Idul Adha 1442 H yang seluruhnya patuh terhadap prokes covid-19

“Sebelumnya nomor 15. Karena adanya  Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat, maka  yang nomor 16 lebih rinci. Tujuannya memutus mata rantai penyebaran  covid-19. Ini untuk melindungi masyarakat,” kata Saleh yang juga pegawai Kemenag Kota Balikpapan ini.

Disebutkan Saleh, Masjid Islamic Centre sudah menerapkan seluruh prokes. Hanya penekanannya pada jamaah  khususnya anak-anak dan  manula. “Sebaiknya salat di rumah.  Apalagi space masjid juga terbatas,” urai Saleh.

Menurut Saleh,  pelaksanaan salat ied wajib semua jamaah patuhi prokes. Jangan sampai melanggar SE Menag yang  meminta agar panitia patuh terhadap implementasi prokes mencegah covid-19 di lapangan. “Kita tak ingin muncul  klaster baru. Intinya, di Islamic Centre sudah disiapkan secara teknis,” kata Saleh.

Sementara itu, Koordinator Publikasi dan Media H Sugito SH memberi saran, agar khatib  juga diingatkan untuk tidak sampai berpanjang-panjang dalam berkutbah. “Dalam SE Menag juga diatur, kira-kira 15 menit. Ini harus dipatuhi agar tidak terlalu lama,” kata Sugito.

Ditambahkan Sugito, pelaksanaan salat Idul Adha di Islamic Centre space di dalam sangat mengatur tentang physical distancing. Hanya, dikhawatirkan jamaah membeludak sehingga harus dipersiapkan bagian luar. “Karena,  jamaah akan lebih senang datang ke Islamic Centre sebab selain masih patuh prokes juga setiap salat fardhu ada doa qunut nazilah (qunut sesuai anjuran Rasulullah yang dibaca ketika ada wabah termasuk covid-19),” tambah Sugito.

Menanggapi hal itu, Syaiful Bahri mengatakan bahwa secara teknis penegakan SE Menag wajib dilakukan. “Kita punya pengalaman Idul Fitri saat itu. Sehingga,  akan lebih mudah mengurainya secara teknis. Hanya, jamaah terus diingatkan agar jangan abai terhadap prokes,” ungkap Syaiful.

Dalam kaitan penggunaan masker, di Islamic Centre pun kata Syaiful sangat ketat. Sehingga,  panitia mengimbau agar jamaah menggunakannya dari rumah saat ingin masuk masjid. “Kecuali ditemukan  ada yang tak pakai masker, maka kita siapkan masker. Tapi ini  yang kelupaan menggunakan masker,” ujarnya.

Pengumuman ini selalu dipasang sebagai wujud patuh prokes

Ketatnya prokes di Masjid Islamic Centre kata Syaiful sejak wabah covid-19 melanda. Hingga sekarang masih terus  memiliki komitmen tinggi. Ada petugas pengukur, wajib menggunakan masker sampai muazin setiap hari mengingatkan 10 hal penting kaitan aturan berada di dalam masjid Islamic Centre berkaitan pencegahan covid-19.

Pemberitahuan ini juga konsisten terhadap prokes

Di sejumlah tempat dipasang pemberitahuan bahwa  masuk zona atau area wajib menggunakan masker. Demikian juga, wastafel untuk cuci tangan menggunakan sabun disiapkan.  “Kita terus mengedukasi jamaah. Jujur, jika diamati  Masjid Islamic Centre sampai saat ini masih terus  mematuhi prokes dibanding masjid yang lain dan bahkan ada yang abai,” jelas Syaiful.

Untuk itu, dalam kegiatan salat Idul Adha nanti, wajar jika banyak jamaah datang ke Islamic Centre. Karena,  ketatnya prokes itu menjadi alasan utama.  “Tentu bagian sekretariat akan terus memantau jika ada pelanggaran prokes. Islamic Centre ini masjid pemerintah, sehingga harus menjadi tolok ukur (benchmark) bagi masjid-masjid lainnya dalam ketatnya menerapkan prokes covid-19,” pungkas Syaiful. (gt)

SendShareTweet

Related Posts

LDII Balikpapan Kurban 232 Sapi dan  63 Kambing. Dibagi Merata, Ojek Online, Pemulung Wujud Peduli Sosial
Kanal

LDII Balikpapan Kurban 232 Sapi dan 63 Kambing. Dibagi Merata, Ojek Online, Pemulung Wujud Peduli Sosial

July 4, 2023
Rakorda Baznas se-Kaltim Bedah Empat Komisi Penting. Dibuka Wagub, ZIS Digital dan Standar Mustahik Juga Dibahas
tintaNEWS

Rakorda Baznas se-Kaltim Bedah Empat Komisi Penting. Dibuka Wagub, ZIS Digital dan Standar Mustahik Juga Dibahas

February 3, 2022
PDAM Balikpapan Sharing Service Excellent. Suryo: Boros, Bocor dan Lalai, Tanggungjawab Pelanggan
tintaNEWS

PDAM Balikpapan Sharing Service Excellent. Suryo: Boros, Bocor dan Lalai, Tanggungjawab Pelanggan

February 2, 2022
Ditemani Batman, Kapolda-Wakapolda Pantau Vaksinasi Anak. Imam: PTM 100 Persen Agar Segera Dilaksanakan
tintaNEWS

Ditemani Batman, Kapolda-Wakapolda Pantau Vaksinasi Anak. Imam: PTM 100 Persen Agar Segera Dilaksanakan

January 8, 2022
Intrusi Air Laut, Dirum Turun Tangan. Distribusi Air Bersih di Manggar
tintaNEWS

Intrusi Air Laut, Dirum Turun Tangan. Distribusi Air Bersih di Manggar

January 2, 2022
Walikota Sambut Tahun 2022 Lewat Doa, Salat Jamaah dan Sedekah.  Rahmad: Jadikan Rumah Adalah Surga bagi Keluarga
tintaNEWS

Walikota Sambut Tahun 2022 Lewat Doa, Salat Jamaah dan Sedekah. Rahmad: Jadikan Rumah Adalah Surga bagi Keluarga

January 2, 2022
Next Post
Islamic Centre Siapkan Area 10×20 Meter untuk Kurban. Ada Alat Perebah Sapi, Penyembelihan Ketat Prokes

Islamic Centre Siapkan Area 10x20 Meter untuk Kurban. Ada Alat Perebah Sapi, Penyembelihan Ketat Prokes

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 315 Followers

Recommended

FKUB Dorong Kembangkan Pendidikan Khonghucu di Kota Balikpapan

FKUB Dorong Kembangkan Pendidikan Khonghucu di Kota Balikpapan

July 31, 2022
Erlina: Jika Syarat Lengkap, SPIONAM Layani Izin 3 Hari

Erlina: Jika Syarat Lengkap, SPIONAM Layani Izin 3 Hari

July 29, 2019
‘Medot Janji’ Kapolresta Buat Walikota-Istri Berjoget. Klandasan On Food Street Diramu Mendung Tanpo Udan, Ditutup Kemesraan

‘Medot Janji’ Kapolresta Buat Walikota-Istri Berjoget. Klandasan On Food Street Diramu Mendung Tanpo Udan, Ditutup Kemesraan

November 8, 2021
Ultah ke-41, HWK Balikpapan Gelar Baksos dan Konsolidasi. Dewi: Pandemi Covid, Kita Perlu Gotong-Royong

Ultah ke-41, HWK Balikpapan Gelar Baksos dan Konsolidasi. Dewi: Pandemi Covid, Kita Perlu Gotong-Royong

March 1, 2022
Rahmad: “Kalau Difitnah Ingat Bola Ping-Pong, Doakan Saja Panjang Umur”

Rahmad: “Kalau Difitnah Ingat Bola Ping-Pong, Doakan Saja Panjang Umur”

November 9, 2020
BPTD Kaltim Monev Kinerja Seluruh Satker. Renhard: Ukurannya SAKIP, Daya Serap Anggaran 80 Persen Diapresiasi

BPTD Kaltim Monev Kinerja Seluruh Satker. Renhard: Ukurannya SAKIP, Daya Serap Anggaran 80 Persen Diapresiasi

October 28, 2024
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines