Catatan: Sugito)*
TINTAKALTIM.COM-Resepsi pernikahan anak Walikota Balikpapan H Rahmad Mas’ud SE ME disebut-sebut paling dahsyat dan heboh di akhir tahun 2024. Bahkan, sebagian menyebut dengan Royal Wedding.

Melansir berbagai arti, royal wedding bisa tersedia makanan-minum gratis yang bervariasi. Atau, perkawinan yang dibuat keluarga terpandang (pejabat). Apalagi jika dirunut, Rahmad Mas’ud juga masih berdarah keturunan Sultan Hamid II Pontianak. Bahkan, ia pernah mendapat gelar kebangsawanan Datu Sri Amar Maharaja dari Kesultanan Kadriah Pontianak

Itu fakta. Pasangan pengantin Cindara binti Rahmad Mas’ud dan Ir Abdurrahman bin Muhammad Al Habsyi memang menyedot perhatian ribuan warga. Di sela resepsi Sabtu (14/12) di Dome, kedua mempelai langsung menerima identitas Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK), otomatis keduanya resmi dan sah jadi warga Balikpapan.

Secara simbolis, Sekretaris Kota (Sekkot) Pemkot Balikpapan Ir Muhaimin bersama kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menyerahkan KTP dan KK itu. Suasana membuat surprise RM-Hj Nurlena dan besannya H Muhammad bin Edrus Al Habsyi dan Hj Ifa Farida binti Umar Al Hamid.

Abdu menerima KTP dan KK. Sekaligus rombongan OPD ikut foto bareng. Inilah group sesi foto paling heboh dan banyak. Karena, nyaris seluruh kepala dinas, kepala bagian OPD hadir ditambah direksi perumda dan melebur jadi panitia. Mereka menggunakan dress code bervariasi. Camat-lurah dan kepala OPD berbeda.

Rangkaian puncak mantu anak walikota diawali siraman, pengajian hingga pembersihan hati (mappaci), upacara mappasikarawa atau batal wudhu, sampai pernikahan di Hotel Grand Senyiur dengan mahar 1.212 riyal yang menandakan tanggal cantik 12 bulan 12, dilanjutkan akad nikah pada Kamis (12/12).

Saat itu, RM jadi wali nasab dan hadir Kepala KUA Balikpapan Kota H Murtafiin dan hikmah walimatul ursy atau hikmah perkawinan disampaikan ustaz kondang asal Makassar Dr H Das’ad Latif. Hanya, Gus Muwafiq dan Habib Husein bin Taufik Al Habsyi pun hadir.
DISULAP
Dome disulap maksimal. Dekorasinya bervariasi dan sepertinya RM-istri ingin mewujudkan resepsi yang mewah dan menjadikan Cindara-Abdu jadi ratu dan raja sehari.

Wedding Organizer (WO) dari luar Kaltim. Dekorasinya terlihat teduh warna gray, hijau dan putih. Juga make up artist (MUA) dan busana pun pilihan. Saat itu, Cindara-Abdu gunakan rancangan gaun pengantin Igun alias Ivan Gunawan. Baik Cindara dan Ivan bersahabat lama dan saling posting di akun sosmed.

Igun turun tangan langsung saat finishing pemasangan busana Cindara-Abdu. Karena, ia ingin Cindara-Abdu tampil berkesan dan terlihat ganteng dan cantik.
“Saya mendesain gaun Cindara itu sesuai dengan paras wajahnya yang cantik. But, this dress symbolize the harmony of the beautiful. Design Cindara clothers according to the face and must be harmony and beautiful (tetapi ini pakaian sebagai simbol harmoni dan kecantikan. Apalagi desain busana Cindara sesuai dengan wajah dan harmonis serta cantik),” kata Igun sang artis yang presenter, desainer kondang yang kala itu ikut bernyanyi.
Balutan busana Cindara-Abdu memang membuat daya tarik. Maklumlah, insting ibunya Hj Nurlena Rahmad sangat fashionable dan berkelas. Karena, nama Cindara itu dari putri salah satu kerajaan/bangsawan dari tanah Mandar (Sulbar)
DEKORASI
Dekorasi Dome jadi berubah. Backdrop, standing flower di stage area dan hall area, mini garden, red carpet semakin padu dengan tampilnya MC ‘papan atas’ Melani, Riris, Dani. Tak heran, undangan yang hadir memanfaatkan momen untuk selfie, share FB, Tiktok dan platform digital lainnya.

“Wah keren dekorasinya, Dome benar-benar disulap Pak RM dan istri,” kata H Kamal yang tak henti memanfaatkan foto selfie dengan siapapun yang dilihatnya menarik termasuk dengan MC Ririn dan Melani.
PASSOLO
Sejak undangan disebar, ada tertera pesan. Bahwa, sesuai keinginan sang shohibul hajat (RM-istri), tamu undangan tak perlu membawa bingkisan apapun seperti amplop, kado dan lainnya.

Begitu mereka masuk, satu per satu antre untuk memberi ucapan selamat kepada kedua mempelai. Tak ada tamu menulis nama di meja pagar ayu serupa undangan masyarakat pada umumnya.
Jika orang Sulawesi menyebutnya dengan passolo atau tradisi alias adat pemberian sumbangan berupa barang atau uang kepada pemilik hajatan yang tujuannya solidaritas. Tetapi, RM dan istri sepakat tidak menerima.
Penulis juga bertanya, darimana asal passolo ini. Tetapi, biasanya sudah lazim setiap undangan ke acara resepsi bawa amplop. Dulu, tamu itu bawa kado seperti gelas, kompor karena lebih berguna. Sebab, kalau passolo cenderung ada kejadian ‘rebutan antar keluarga’ usai bubaran resepsi.
Tentu, RM-istri sudah memikirkan jauh-jauh hari. Dia adalah keluarga berada. Tak mungkin menerima ada kejadian misalnya ketika buka uang passolo isinya hanya Rp2.000 bahkan ada yang amplop kosong. Karena, ini kerap terjadi.

“Ini yang buat hajatan bukan kaleng-kaleng. Orang Ikhlas dan tak hitung-hitungan. Justru berbagi kepada masyarakat. Jadi sudah benar tanpa passolo,” kata sahabat RM, Syarifuddin yang Ketua Barru Balikpapan rumpun Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) ini.
Lagian, sebagai penyelenggara negara atau pejabat ada peraturan KPK nilai maksimal yang harus dilaporkan, jika tidak dianggap gratifikasi. RM patuh regulasi ini.
MENTERI
Di pagi hingga siang, tamu undangan bervariasi berdatangan. Ada pejabat, tokoh masyarakat, pengusaha dan sahabat golfer RM. Terlihat Mendagri Tito Karnavian, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri ATR-BPN Nusron Wahid, Gubernur Kaltara terpilih H Zainal A Paliwang, Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, keluarga besar Bani Mas’ud seperti Rudy Mas’ud, Hasanuddin Mas’ud, H Edi Salassa dan istri Yuli Mas’ud dan lainnya.
Sementara, siangnya artis legend Titi DJ, Elvy Sukaesih, Nassar dan malamnya Reza Zakarya (Reza DA) artis jebolan D’Academy. Dilanjut malam Pesta Rakyat Tasyakuran Pernikahan tampil band papan atas Dewa plus Rizky Febrian, Elo dan Virzha

Cindara-Abdu naik kereta kencana. Di bagian depan kelompok paguyuban dengan berbagai etnis seperti Jawa Timur, Jawa Barat, Sumatera, KKSS, Dayak, Banjar, Batak mengiringi sampai pintu masuk Dome.
Di dalam gedung Dome, Walikota RM tak henti menerima ucapan selamat. Nyaris berdiri berjam-jam. Sehingga, Cindara sempat harus duduk karena lelah. Dan, resepsi perkawinan itu disiapkan memang untuk masyarakat.
RM menyebut bahwa, sebagai mahluk yang punya kekurangan maka atas nama keluarga ia meminta maaf. Resepsi disiapkan untuk masyarakat. Termasuk Pesta Rakyat yang menghadirkan group Dewa.
“Kami berterimakasih kepada seluruh pihak se-Kaltim khususnya masyarakat Balikpapan. Ayo kita jaga keamanan dan kekompakan untuk membangun Kaltim dan khususnya Balikpapan,” kata Rahmad.
Ia mengatakan, Pesta Rakyat sengaja disuguhkan untuk masyarakat. Dan dirinya berterimakasih atas proses Pilkada 2024 masyarakat sudah menjaga rasa aman.
“Terimakasih yang telah memberi amanah kepada diri saya. Sehingga, terpilih untuk memimpin Balikpapan di periode kedua. Termasuk terpilihnya Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud,” kata Rahmad disambut applaus undangan yang hadir di Dome.
PREWEDDING
Di big screen, undangan saat itu juga menyaksikan bagaimana kemasan prewedding ala Bollywood dari pasangan Cindara-Abdu. Cindara yang kala itu menempuh pendidikan di United Kingdom (UK) London, membuat dua sejoli ini harus menjalani masa long distance relationship (LDR). Tak menyerah, Abdu menunggu sang kekasih dari studi hingga menikmati perjalanan istimewa dan penuh makna.

Gemilau corak dan alunan detail begitu apik berpadu manis dengan balutan warna merah kesan menawan. Gambaran Bollywood lekat dengan kain yang dikenakan Cindara dengan sorotan negeri India lewat cahaya mentari.
Selaras dengan warna busana Cindara warna pink begitu indah menambah kecantikan wajah anak sulung Walikota Balikpapan ini. Seakan melengkapi perjalanan Cindara-Abdu yang menggambarkan artistik dan estetika elegan dari Bollywood. Demikian juga prewedding di Italia Roma yang sangat berkesan dengan speed boat mewah.
BALADEWA
Di sela-sela RM-istri dan besannya menerima rombongan sekitar 1.700 ketua RT, di luar sudah penuh sesak dan membeludak masyarakat memenuhi pelataran Dome. RM pun sampai kewalan harus menyambut ucapan selamat dari seluruh yang hadir resepsi.

Panitia yang didukung Wedding Organizer (WO) sempat kalang kabut. Kendati akses masuk sudah diatur maksimal, tetapi warga ‘tumpah ruah’ untuk masuk ke dalam Dome. Memang, harusnya bergantian, tetapi karena resepsi ini makanan disiapkan bervariasi, tak bisa menghalangi warga untuk menikmati suguhan menu yang ada.
“Ini resepsi di luar ekspektasi. Kendati sudah diatur maksimal, tetap saja membeludak. Tentu, karena mereka datang sekaligus ingin menikmati Pesta Rakyat. Justru, tamu banyak datang jadi berkah,” kata Andy Welly yang ikut mengatur perputaran undangan yang datang bersama media ini.

Usai resepsi, RM dan istri serta Gubernur Kaltim terpilih H Rudy Mas’ud dan istri menuju panggung. Malam itu, kedua tokoh hebat Balikpapan dan Kaltim ini berbaur menjadi ‘Baladewa’.
Dewa 19 memiliki panggilan tersendiri untuk para penggemarnya disebut ‘Baladewa’ yang lahir dari nama jalan dan dijadikan fans dari group yang pentolannya Ahmad Dhani ini. Tetapi, untuk fans wanitanya disebut Baladewi.
Kakak-beradik Rahmad dan Rudy Mas’ud berhasil membuat suasana berbeda saat Pesta Rakyat itu. Mereka naik ke atas stage dan melantunkan lagu Separuh Nafas lagu ciptaan Ahmad Dhani. Lagu ini paling sering dinyanyikan di banyak acara. Unik, demi cinta rakyatnya RM yang pengurus fans of Rhoma and Soneta (Forsa), malam itu berubah jadi Baladewa.

Rahmad-Rudy menikmati lagu itu bak vokalis Dewa. Sebagian menilai, itulah kegembiraan Rahmad Mas’ud yang lelah berdiri berjam-jam untuk menyambut ucapan selamat saat resepsi Cindara-Abdu. Sehingga, bersama sang adik Rudy Mas’ud duet maut bersama vokalis Ello.

“Kelas pokoknya Pak Rahmad-Rudy. Benar-benar melampiaskan kegembiraan dan kebahagiaannya. Dahsyat Pesta Rakyat yang jadi ikon Pak Walikota dan Bani Mas’ud benar-benar membahagiakan masyarakat. Keren habis dan luar biasa,” kata Yudi Saharuddin yang juga sahabat RM ini.

Separuh Nafas, bukan berarti Rahmad-Rudy dan Bani Mas’ud serta panitia dan seluruhnya ‘kehabisan nafas’ karena kelelahan. Tetapi, cermin sebagai wujud hembusan nafasnya untuk kebahagiaan Cindara-Abdu dan untuk kegembiraan masyarakat.

Mustaqim, sekretaris LPTQ Balikpapan juga menyebut, Pesta Rakyat adalah cara Rahmad-Rudy Mas’ud menggembirakan rakyatnya. Sehingga, semua masyarakat tak terkecuali rivalitas politiknya pun ikut menikmati. “Itulah Pak RM, dia adalah orang yang rendah hati. Menghadirkan group Dewa tak mudah tetapi demi rakyatnya dilakukan Bos RM,” urai Mustaqim.

Ternyata, menurut RM ia mengundang semua paslon. Kalupun tak datang dianggapnya mungkin ada kesibukan lain. “Pesta Rakyat dan resepsi itu kan untuk rakyat. Saya tak membedakan. Bahkan, resepsi pun mereka saya undang kok,” kata Rahmad Mas’ud.
Happy Wedding Cindara-Abdu. Hidup bersama adalah perjalanan yang panjang semoga setiap detik membawa keceriaan dan penuh cinta serta kasih sayang sepanjang masa hingga merajut rumah tangga sakinah, mawaddah, warohmah.
Dan, terimakasih Bani Mas’ud khususnya Rahmad Mas’ud dan istri serta family yang sudah menggelar Pesta Rakyat. Kali ini group band Dewa. Ditunggu group band lainnya seperti Slank, Noah, Ungu atau Armada.**
*) Wartawan senior, Direktur Tintakaltim.Com












