• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Sunday, September 13, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

Irfan Taufiq Ubah Cara Belajar Konvensional Jadi Digital. Bisa Belajar di Cafe, Siswa Gunakan Chromebook

by admin
January 10, 2026
in Kanal
0 0
0
Irfan Taufiq Ubah Cara Belajar Konvensional Jadi Digital. Bisa Belajar di Cafe, Siswa Gunakan Chromebook

PILOT PROJECT: Irfan Taufiq saat meninjau SDN 009 Balikpapan Utara yang dijadikan pilot project Sekolah Rujukan Google (SRG)

0
SHARES
190
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Teknologi mengubah segalanya. Ruang kelas dulu identik dengan papan tulis, kapur, mejanya kayu dan buku cetak. Tapi, kini sudah bertransformasi jadi ekosistem belajar digital yang lebih dinamis, fleksibel dan basisnya konektivitas global atau dunia

Berdiskusi dengan Kepsek SDN 009

Visi belajar digital itu menjadi gagasan Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan (Disdikbud) Balikpapan Irfan Taufiq. Ia terinspirasi dengan desain kota digital apalagi  kotanya sudah jadi Balikpapan Smart City. Tentu, itu bukan sekadar narasi tetapi ada bukti dan implementasi

Silaturahmi dengan dewan guru SDN 009

Terlebih, Walikota Balikpapan Dr H Rahmad Mas’ud SE ME sudah bergelar doktor (S-3) yang impian masa depannya Kota Balikpapan didesain jadi smart city yang dituangkan lewat desertasi berjudul Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perwujudan Pembangunan  Kota Cerdas (Smart City)

Superteam SDN 009 bersama Irfan Taufiq

“Visi Pak Walikota itu saya kembangkan bukan sekadar digitalisasi tetapi  menyentuh isu fundamental dan melibatkan warga secara umum dan khusus di sekolah. Sehingga, implementasinya orang-orang semua menjadi cerdas (smart people),” kata Irfan Taufiq yang terus berupaya Kota Balikpapan jadi kota yang cerdas.

Diskusi penggunaan chromebook

Pandangan visioner Irfan Taufiq itu, diyakini dengan memanfaatkan anggaran bisa berdayaguna sehingga fungsi kecerdasan dapat dicapai lewat dukungan sarana dan prasarana

Ninjau kelas bersama Kepsek IIn Ratmayati

“Ternyata   visi dan misinya cerdas. Mendesain konsep digital di sekolah-sekolah dengan memanfaatkan program Google for Education. Sekolah, belajarnya menggunakan basis digital,” kata Ganung Praktino, eks sekretaris Disdikbud yang juga Ketua Dewan Pendidikan Kota (DPK) Balikpapan menceritakan sisi visioner Irfan Taufiq itu.

Irfan bersama Suyitna PIC KSRG

Ganung saat itu sempat membahas anggaran. APBD menyiapkan Rp10 miliar bagaimana mendesain agar sekolah tidak konvensional lagi belajarnya. Tapi, dana itu dianggap relatif kecil dan tak dapat mengubah transformasi manual ke digital

Diskusi masif dilakukan dengan Irfan Taufik. Alhasil, kucuran dana Rp50 miliar  selama dua tahun hingga Juli 2024 untuk pengadaan sarana Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) dicetuskan

Diskusi santai dengan kepsek dan dewan guru

“Sekolah didesain. Disiapkan tenaga pengajarnya yang expert bidang IT bahkan rujukannya google tadi. Maka, tahap awal sejumlah sekolah jadi Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRJ). Rinciannya, perlu Rp500 juta tiap sekolah dan  sarana laptop, papan interaktif digital (PID) serta chromebook menjadi penopang Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sejumlah sekolah,” cerita Ganung

Disdikbud ungkap Ganung, terus mendesain konsep itu sampai pengembangan Sekolah Rujukan Google (SRG) dan SDN 009 di Balikpapan Utara  ditarget menjadi sekolah pertama yang melakukan implementasi

Irfan beri semangat siswa

Upaya itu ternyata jadi program Pemkot Balikpapan meningkatkan mutu pendidikan melalui pemanfaatan sarana dan prasarana TIK.

“Di SDN 009 inilah pengembangan proses belajar merujuk pada Google for Education  untuk pilot project dan se-Balikpapan sudah dibagikan sekitar 4.000 laptop berbasis chromebook,” jelas Irfan

CHROMEBOOK

Saat bercerita chromebook, Irfan Taufik sempat berkelakar. “Ini tak ada kaitannya dengan Pak Nadiem itu lho. Ini sarana untuk proses KBM siswa. Anak didik menjadikan sarana  individu chromebook yang terintegrasi penuh dengan ekosistem Google,” urai Irfan Taufiq di hadapan pengurus DPK saat audiensi di ruang kerjanya, belum lama ini

Irfan jelaskan ke Dewan Pendidikan Kota

Irfan ingin, program yang digulirkan dan dikelola guru-guru di sekolah dengan bekerjasama lewat Google for Education berjalan masif. Sebab, ada fitur-fitur untuk belajar  seperti Classroom, Workspace  yang jadi perangkat pembelajaran dan mendukung pembelajaran jarak jauh, hybrid dan tatap muka sekalipun

Diskusi outdoor di SDN 009

“Bayangkan, di SDN 009 Balikpapan Utara itu sudah jadi pilot project. Siswanya belajar mengakses  mudah ke aplikasi edukasi. Lalu berkolaborasi serta memanfaatkan fitur aksebilitas chromebook dan jadi efektif belajarnya. Bahkan, belajar di café, taman atau gazebo bisa dilakukan,” kata Irfan Taufiq yang mantan Sekretaris Dewan (Sekwan) Kota Balikpapan ini

Bagi Irfan Taufiq, digital sudah jadi kebutuhan bukan trend dan gaya-gayaan saja. Terutama dalam dunia akademik yang dituntut adaptif dan visioner. Itu pun bisa jadi solusi tiap tahun di mana jumlah lulusan sekolah dengan sarana ruang kelas sangat berbanding jauh

Irfan menerima input kepsek

Sehingga, ia ingin agar program Walikota Balikpapan Dr H Rahmad Mas’ud,  kota cerdas (smart city) terintegrasi  dan bisa diakses masyarakat dari sisi akdemik yang lebih menjadikan sekolah sebagai pusat inovasi digital.

“Program saya bagaimana memanfaatkan platfom seperti Google Education dan melatih guru memiliki skill dan mencetak SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045 mendatang dalam menghadapi bonus demografi,” kata Irfan Taufiq yang menambahkan, ke depan siswa-siswi di Balikpapan tampil berkualitas melalui digitalisasi pendidikan Kota Balikpapan yang berkelanjutan. (gt)

SendShareTweet

Related Posts

Musda MUI Balikpapan, Aklamasi atau Voting? (Dakwah Program Digital dan Kolaborasi Pemerintah)
Kanal

Musda MUI Balikpapan, Aklamasi atau Voting? (Dakwah Program Digital dan Kolaborasi Pemerintah)

September 12, 2026
Kemarau, PTMB Gunakan IPA Mobile. Ramli: Mobil Tangki DLH, PDAM dan BPBD Layani Masyarakat
Kanal

Kemarau, PTMB Gunakan IPA Mobile. Ramli: Mobil Tangki DLH, PDAM dan BPBD Layani Masyarakat

September 10, 2026
BWS Instruksikan PTMB Kurangi Pengambilan Air Baku. Dirtek: 38 Ribu Pelanggan Berkurang  Aliran Airnya
Kanal

BWS Instruksikan PTMB Kurangi Pengambilan Air Baku. Dirtek: 38 Ribu Pelanggan Berkurang Aliran Airnya

September 10, 2026
Tiga Pilar Graha Indah, Ciptakan Solusi Indah. Urusan Tanah, KDRT sampai ‘Stop Karhutla’ Ditangani
Kanal

Tiga Pilar Graha Indah, Ciptakan Solusi Indah. Urusan Tanah, KDRT sampai ‘Stop Karhutla’ Ditangani

September 9, 2026
Baharkam Polri Supervisi BUJP Milik BMCI di Balikpapan.
Kanal

Baharkam Polri Supervisi BUJP Milik BMCI di Balikpapan.

September 6, 2026
Ustaz Das’ad Miris, Rayakan Maulid Dibilang Sesat. Disayangkan, Umat Islam Membully UAS & UAH
Kanal

Ustaz Das’ad Miris, Rayakan Maulid Dibilang Sesat. Disayangkan, Umat Islam Membully UAS & UAH

September 5, 2026
Next Post
SDN 009 Jadi Pemicu Balikpapan Smart City. Sekolah Rujukan Google, Implementasi 100 Persen

SDN 009 Jadi Pemicu Balikpapan Smart City. Sekolah Rujukan Google, Implementasi 100 Persen

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 317 Followers

Recommended

Bebek Pecking Pangeran Dimsum Buat ‘Goyang Lidah’. Eka: Halal, Makanan Legenda dan Ragam Menu

Bebek Pecking Pangeran Dimsum Buat ‘Goyang Lidah’. Eka: Halal, Makanan Legenda dan Ragam Menu

October 31, 2021
CSR PDAM Wujud Taat GCG Perusahaan. Ketua Forum: Langkah PTMB Sesuai Perda TJSLP

CSR PDAM Wujud Taat GCG Perusahaan. Ketua Forum: Langkah PTMB Sesuai Perda TJSLP

January 15, 2025
Walikota Serahkan Santunan Ketua RT Senilai Rp169,3 Juta. Rahmad: Ini Proteksi Kehidupan Kerjasama BPJS Ketenagakerjaan Secara Gratis

Walikota Serahkan Santunan Ketua RT Senilai Rp169,3 Juta. Rahmad: Ini Proteksi Kehidupan Kerjasama BPJS Ketenagakerjaan Secara Gratis

August 17, 2022
BPTD Kaltim Tampung Usulan Dishub-Bappeda se-Kaltim. Dibahas dalam Rakornis, Muiz Sebut Desember 2025 Sudah Terbit DIPA

BPTD Kaltim Tampung Usulan Dishub-Bappeda se-Kaltim. Dibahas dalam Rakornis, Muiz Sebut Desember 2025 Sudah Terbit DIPA

March 10, 2024
Koalisi PDIP-Partai Golkar Tinggal Tunggu DPP. Pasangan RM, Diputuskan Rapat Finalisasi Pusat

Koalisi PDIP-Partai Golkar Tinggal Tunggu DPP. Pasangan RM, Diputuskan Rapat Finalisasi Pusat

February 7, 2020
Wagub: Covid-19 Jangan Takut Gelar Event Wirausaha, Asal Prokes Dijaga. Kaltim Fair 2021 di Big Mall sampai Jumat

Wagub: Covid-19 Jangan Takut Gelar Event Wirausaha, Asal Prokes Dijaga. Kaltim Fair 2021 di Big Mall sampai Jumat

March 18, 2021
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines