• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Thursday, July 30, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

Irfan Taufiq Ubah Cara Belajar Konvensional Jadi Digital. Bisa Belajar di Cafe, Siswa Gunakan Chromebook

by admin
January 10, 2026
in Kanal
0 0
0
Irfan Taufiq Ubah Cara Belajar Konvensional Jadi Digital. Bisa Belajar di Cafe, Siswa Gunakan Chromebook

PILOT PROJECT: Irfan Taufiq saat meninjau SDN 009 Balikpapan Utara yang dijadikan pilot project Sekolah Rujukan Google (SRG)

0
SHARES
188
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Teknologi mengubah segalanya. Ruang kelas dulu identik dengan papan tulis, kapur, mejanya kayu dan buku cetak. Tapi, kini sudah bertransformasi jadi ekosistem belajar digital yang lebih dinamis, fleksibel dan basisnya konektivitas global atau dunia

Berdiskusi dengan Kepsek SDN 009

Visi belajar digital itu menjadi gagasan Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan (Disdikbud) Balikpapan Irfan Taufiq. Ia terinspirasi dengan desain kota digital apalagi  kotanya sudah jadi Balikpapan Smart City. Tentu, itu bukan sekadar narasi tetapi ada bukti dan implementasi

Silaturahmi dengan dewan guru SDN 009

Terlebih, Walikota Balikpapan Dr H Rahmad Mas’ud SE ME sudah bergelar doktor (S-3) yang impian masa depannya Kota Balikpapan didesain jadi smart city yang dituangkan lewat desertasi berjudul Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perwujudan Pembangunan  Kota Cerdas (Smart City)

Superteam SDN 009 bersama Irfan Taufiq

“Visi Pak Walikota itu saya kembangkan bukan sekadar digitalisasi tetapi  menyentuh isu fundamental dan melibatkan warga secara umum dan khusus di sekolah. Sehingga, implementasinya orang-orang semua menjadi cerdas (smart people),” kata Irfan Taufiq yang terus berupaya Kota Balikpapan jadi kota yang cerdas.

Diskusi penggunaan chromebook

Pandangan visioner Irfan Taufiq itu, diyakini dengan memanfaatkan anggaran bisa berdayaguna sehingga fungsi kecerdasan dapat dicapai lewat dukungan sarana dan prasarana

Ninjau kelas bersama Kepsek IIn Ratmayati

“Ternyata   visi dan misinya cerdas. Mendesain konsep digital di sekolah-sekolah dengan memanfaatkan program Google for Education. Sekolah, belajarnya menggunakan basis digital,” kata Ganung Praktino, eks sekretaris Disdikbud yang juga Ketua Dewan Pendidikan Kota (DPK) Balikpapan menceritakan sisi visioner Irfan Taufiq itu.

Irfan bersama Suyitna PIC KSRG

Ganung saat itu sempat membahas anggaran. APBD menyiapkan Rp10 miliar bagaimana mendesain agar sekolah tidak konvensional lagi belajarnya. Tapi, dana itu dianggap relatif kecil dan tak dapat mengubah transformasi manual ke digital

Diskusi masif dilakukan dengan Irfan Taufik. Alhasil, kucuran dana Rp50 miliar  selama dua tahun hingga Juli 2024 untuk pengadaan sarana Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) dicetuskan

Diskusi santai dengan kepsek dan dewan guru

“Sekolah didesain. Disiapkan tenaga pengajarnya yang expert bidang IT bahkan rujukannya google tadi. Maka, tahap awal sejumlah sekolah jadi Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRJ). Rinciannya, perlu Rp500 juta tiap sekolah dan  sarana laptop, papan interaktif digital (PID) serta chromebook menjadi penopang Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sejumlah sekolah,” cerita Ganung

Disdikbud ungkap Ganung, terus mendesain konsep itu sampai pengembangan Sekolah Rujukan Google (SRG) dan SDN 009 di Balikpapan Utara  ditarget menjadi sekolah pertama yang melakukan implementasi

Irfan beri semangat siswa

Upaya itu ternyata jadi program Pemkot Balikpapan meningkatkan mutu pendidikan melalui pemanfaatan sarana dan prasarana TIK.

“Di SDN 009 inilah pengembangan proses belajar merujuk pada Google for Education  untuk pilot project dan se-Balikpapan sudah dibagikan sekitar 4.000 laptop berbasis chromebook,” jelas Irfan

CHROMEBOOK

Saat bercerita chromebook, Irfan Taufik sempat berkelakar. “Ini tak ada kaitannya dengan Pak Nadiem itu lho. Ini sarana untuk proses KBM siswa. Anak didik menjadikan sarana  individu chromebook yang terintegrasi penuh dengan ekosistem Google,” urai Irfan Taufiq di hadapan pengurus DPK saat audiensi di ruang kerjanya, belum lama ini

Irfan jelaskan ke Dewan Pendidikan Kota

Irfan ingin, program yang digulirkan dan dikelola guru-guru di sekolah dengan bekerjasama lewat Google for Education berjalan masif. Sebab, ada fitur-fitur untuk belajar  seperti Classroom, Workspace  yang jadi perangkat pembelajaran dan mendukung pembelajaran jarak jauh, hybrid dan tatap muka sekalipun

Diskusi outdoor di SDN 009

“Bayangkan, di SDN 009 Balikpapan Utara itu sudah jadi pilot project. Siswanya belajar mengakses  mudah ke aplikasi edukasi. Lalu berkolaborasi serta memanfaatkan fitur aksebilitas chromebook dan jadi efektif belajarnya. Bahkan, belajar di café, taman atau gazebo bisa dilakukan,” kata Irfan Taufiq yang mantan Sekretaris Dewan (Sekwan) Kota Balikpapan ini

Bagi Irfan Taufiq, digital sudah jadi kebutuhan bukan trend dan gaya-gayaan saja. Terutama dalam dunia akademik yang dituntut adaptif dan visioner. Itu pun bisa jadi solusi tiap tahun di mana jumlah lulusan sekolah dengan sarana ruang kelas sangat berbanding jauh

Irfan menerima input kepsek

Sehingga, ia ingin agar program Walikota Balikpapan Dr H Rahmad Mas’ud,  kota cerdas (smart city) terintegrasi  dan bisa diakses masyarakat dari sisi akdemik yang lebih menjadikan sekolah sebagai pusat inovasi digital.

“Program saya bagaimana memanfaatkan platfom seperti Google Education dan melatih guru memiliki skill dan mencetak SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045 mendatang dalam menghadapi bonus demografi,” kata Irfan Taufiq yang menambahkan, ke depan siswa-siswi di Balikpapan tampil berkualitas melalui digitalisasi pendidikan Kota Balikpapan yang berkelanjutan. (gt)

SendShareTweet

Related Posts

Pengurus FKPB Dilantik 8 Agustus di Pemkot. Walikota: Harus Jadi Think-Tank Kota dan Jaga Keamanan
Kanal

Pengurus FKPB Dilantik 8 Agustus di Pemkot. Walikota: Harus Jadi Think-Tank Kota dan Jaga Keamanan

July 28, 2026
Dicari 100 Calon Satpam Dilatih Diksar Baznas Balikpapan. Pendaftaran Ditutup 20 September
Kanal

Dicari 100 Calon Satpam Dilatih Diksar Baznas Balikpapan. Pendaftaran Ditutup 20 September

July 27, 2026
Sudah 305 Warga Kukar Dilatih Kompetensi. Syarifah: 75 Persen BMCI Ikut Salurkan Tenaga Kerja
Kanal

Sudah 305 Warga Kukar Dilatih Kompetensi. Syarifah: 75 Persen BMCI Ikut Salurkan Tenaga Kerja

July 23, 2026
55 Satpam Dilatih BMCI-Distransnaker Kukar. Syarifah: Jangan Jadi Pengangguran Bersertifikat
Kanal

55 Satpam Dilatih BMCI-Distransnaker Kukar. Syarifah: Jangan Jadi Pengangguran Bersertifikat

July 23, 2026
Periksa PTM tapi Ada yang Tanya Implan. Petugas Puskesmas Batu Ampar Sasar Pegawai dan Driver
Kanal

Periksa PTM tapi Ada yang Tanya Implan. Petugas Puskesmas Batu Ampar Sasar Pegawai dan Driver

July 21, 2026
Pasokan Air Baku ke IPA Kampung Damai Lebih Andal. Ali: Interkoneksi Pipa Dilakukan PTMB
Kanal

Pasokan Air Baku ke IPA Kampung Damai Lebih Andal. Ali: Interkoneksi Pipa Dilakukan PTMB

July 20, 2026
Next Post
SDN 009 Jadi Pemicu Balikpapan Smart City. Sekolah Rujukan Google, Implementasi 100 Persen

SDN 009 Jadi Pemicu Balikpapan Smart City. Sekolah Rujukan Google, Implementasi 100 Persen

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 317 Followers

Recommended

UAS Kuliah Umum di Kampus Uniba. Sugianto: Resmikan Masjid Sekaligus Salat Ashar Berjamaah

UAS Kuliah Umum di Kampus Uniba. Sugianto: Resmikan Masjid Sekaligus Salat Ashar Berjamaah

July 20, 2022
Atasi Air Bersih, Bangun Sumur Bor untuk Warga. Safaruddin: Jangka Panjang Pemipaan dari Mahakam

Atasi Air Bersih, Bangun Sumur Bor untuk Warga. Safaruddin: Jangka Panjang Pemipaan dari Mahakam

December 1, 2019
Asosiasi Pengusaha Protes Kepesertaan Muskot Kadin. Makkalau: Ini Hajatan 5 Tahunan, Ayo Jalankan Sesuai Aturan

Asosiasi Pengusaha Protes Kepesertaan Muskot Kadin. Makkalau: Ini Hajatan 5 Tahunan, Ayo Jalankan Sesuai Aturan

January 29, 2021
Golkar Utara Kerja Keras Menangkan Rahmad-Thohari. Abdulloh Jadi Motor, Semua Kader Kelurahan All Out

Golkar Utara Kerja Keras Menangkan Rahmad-Thohari. Abdulloh Jadi Motor, Semua Kader Kelurahan All Out

October 3, 2020
Forum CSR Jadikan PT PJB ‘Benchmarking’. Andi Sangkuru: Kita Mengenalkan Balikpapan Bekawan

Forum CSR Jadikan PT PJB ‘Benchmarking’. Andi Sangkuru: Kita Mengenalkan Balikpapan Bekawan

February 26, 2020
Bisakah Ramadan, Idul Fitri Harga Diatasi? Dulu Harmoko Umumkan  Sembako, Sekarang Ada UU KIP   Justru Tertutup?

Bisakah Ramadan, Idul Fitri Harga Diatasi? Dulu Harmoko Umumkan Sembako, Sekarang Ada UU KIP Justru Tertutup?

May 12, 2020
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines