TINTAKALTIM.COM-Ramadan 2025 dimanfaatkan maksimal H Muhammad Arsyad Cannu, tokoh pemuda asal Balikpapan untuk mendermakan sebagian hartanya dengan berbagi ratusan takjil di 3 masjid Balikpapan.

Tokoh asal Balikpapan yang dipercaya memimpin ormas nasional Laskar Merah Putih (LMP) ini, tak lupa dengan ‘kampung halamnnya’ sehingga walaupun di Jakarta, ia selalu merajut kebersamaan dengan berbagi. Apalagi, masjid yang dibantunya itu pernah dikunjungi untuk melaksanakan salat berjamaah termasuk salat Jumat.
Seperti Masjid Al-Anshar di kawasan Gunung Guntur tepat di tepi jalan, ada sekitar ratusan takjil di masjid ini secara berturut-turut Arsyad Cannu melakukan sedekah.

“Salam hormat untuk Pak Arsyad Cannu, baru saja salat berjamaah tadi bareng kita. Semoga selalu diberi kesehatan dan limpah rezeki,” kata pengurus Masjid Al-Anshar ketika takjil bantuan Arsyad itu diterima.

Hati Arsyad selalu di Balikpapan. Kendati, di Jakarta pun ia selalu berbagi dan ingat warganya di Kota Beriman. Ia yakin, Ramadan adalah ajang untuk memperbanyak amal ibadah. “Kita bersyukur saja pada Allah, karena diberi kesehatan dan masih bisa berbagi sesama,” kata Arsyad yang yakin atas keikhlasannya bersedekah di bulan Ramadan, Allah melipatgandakan pahalanya.

Bagi Arsyad, Ramadan dijadikannya tempat untuk mendapatkan pahala sebanyak-banyaknya. Karena, ia yakin bahwa sedekah yang paling utama itu di bulan Ramadan.
“Niat saya bersama keluarga sedekah itu juga satu cara buat menghapuskan dosa. Karena, sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api,” kata Arsyad menyampaikan niat tulusnya berbagi itu.

Bagi Arsyad, sedekah itu membuat hatinya tenang dan lebih banyak bersyukur. Karena, masih banyak orang yang kurang beruntung dan hidupnya susah dari dirinya.

“Sejumlah guru saya dan para ustaz sering menyampaikan kalau sedekah itu bisa membuat harta makin berkah. Kan yang sampai di akhirat itu yang disedekahkan. Yang ada di dunia tak mungkin di bawa ke alam barzah,” kata Arsyad yang bincang via komunikasi WhatsApp (WA) dengan media ini mengapa ia rajin bersedekah.
NAMIRAH
Selain Al-Anshar, masjid yang dibantu sedekah takjil Arsyad Cannu adalah Namirah di kompleks Balikpapan Baru. Masjid ini tiap hari dipenuhi warga yang berbuka puasa. Ada sekitar 250-an warga yang buka bersama di masjid yang juga menjadi tempat Arsyad memberikan donasinya.

“Setiap hari kita berbuka dan terimakasih bantuan sedekah takjil dari Pak H Arsyad Cannu,” kata panitia Ramadan Masjid Namirah ketika menerima ratusan takjil berupa lumpia dari rumah produksi ‘Alderiz’ Balikpapan ini.
Di Namirah, warga yang berbuka dan datang pukul 17.00 Wita, ada regulasi mendapatkan kupon untuk makan usai berbuka dan salat Magrib. Kupon itu ditukarkan nasi kotak. Sehingga, jika tak dapat kupon makan harus menunggu. Tetapi, panitia Ramadan sigap dan semua dapat makan.

Takjil yang disedekahkan Arsyad di Masjid Namirah, langsung hari itu juga dinikmati ratusan jamaah untuk berbuka yang datang dari berbagai penjuru.
“Semoga berkah dan bertambah rezeki Pak Arsyad Cannu. Memang orang baik dan dermawan itu,” kata H Edy Assaniar, mantan ketua Asita (asosiasi travel) Balikpapan ini.
AL-MUNAWAR
Tak hanya Namirah, Arsyad membagi-bagikan takjil juga di masjid kawasan Muara Rapak yakni Masjid Al-Munawar. Takjil diterima petugas masjid. “Alhamdulillah, salam untuk Pak Arsyad Cannu. Itu bos saya,” kata seseorang yang menerima takjil itu.

Itulah Arsyad Cannu, setiap Ramadan tiba, ia selalu bersedekah. Tak hanya dirinya, itu juga dilakukan sang istri tercinta Hj Citra Dewi Kumalasari ketika Ramadan. Bahkan, saat open house di kediamannya Balikpapan biasanya keduanya bagi-bagi angpau.
“Memang H Arsyad Cannu itu orangnya dermawan dan lebih banyak memperpanjang silaturahmi. Makanya, rezekinya mengalir terus. Salam hormat untuk Pak Arsyad dan keluarga,” kata H Djanie, sahabatnya di Balikpapan. (gt)












