TINTAKALTIM.COM-Aliansi Pelaut Balikpapan, sepakat menyatakan sikap dalam Pilkada 9 Desember 2020 mendatang memberikan dukungan kepada calon walikota H Rahmad Mas’ud SE ME dan calon wakil walikota H Thohari Aziz SH.
“Kami dari Aliansi Pelaut yang berdomisili di Kota Balikpapan, menyatakan sikap secara sukarela untuk bersatu dan mendukung penuh Rahmad-Thohari. Dan pernyataan sikap ini, kami sampaikan sebenarnya dari hati yang tulus dan murni tanpa adanya paksaan dari siapapun,” kata Ketua Aliansi Pelaut Balikpapan Yosman AMD, membacakan pernyataan sikap di hadapan warga dan undangan yang hadir, Kamis (26/11/2020) malam.
Hadir juga dalam acara yang disatukan dengan jadwal kampanye dialogis itu, calon Walikota H Rahmad Mas’ud SE dan Sekretaris Partai Golkar Abdulloh S Sos yang juga Ketua DPRD Balikpapan, anggota DPRD asal Fraksi Partai Golkar Nelly Turu Allo SE, Wk Ketua Bidang Komunikasi, Media dan Penggalangan Opini Partai Golkar H Sugito SH, Ketua AMPG Andi Welly, unsur partai koalisi seperti PKB, Demokrat dan lainnya serta tokoh masyarakat serta warga di RT 29 dan RT 37 Gunung Sari Ulu (GSU) Balikpapan Tengah.

Menurut Yosman, sebagai wujud keseriusan dukungan Rahmad-Thohari. Selain memberikan hak suara saat mencoblos pada 9 Desember 2020 mendatang, anggota aliansi pelaut yang sebelumnya mengenakan masker bertuliskan kolom kosong, harus melepaskannya dan mengganti dengan masker yang ada gambar Rahmad-Thohari.
“Ayo kita sudah sepakat dukung Rahmad-Thohari. Tolong lepas maskernya, ganti yang ada gambar paslonnya,” pinta Yosman yang disambut tepuk-tangan riuh hadirin yang hadir.
AJUKAN 3 PERMOHONAN
Dalam pernyataan sikap Aliansi Pelaut Balikpapan, Yosman juga mengajukan 3 permohonan yakni, meminta kepada H Rahmad Mas’ud SE ME yang saat ini sebagai ketua INSA (Indonesiaan National Shipowners Association) atau Persatuan Pengusaha Pelayaran Niaga Nasional Indonesia Cabang Balikpapan, untuk menjadi panasehat dalam organisasi yang legalitasnya masih proses di Kesbangpol dan pihak terkait.
Permohonan lainnya, meminta kepada Rahmad Mas’ud agar dapat membantu dalam penyediaan fasilitas sekretariat guna sebagai pusat kegiatan nantinya.
“Kami juga memohon kepada Pak Rahmad Mas’ud agar memprioritaskan kami sebagai putra Balikpapan agar dapat berpartisipasi dalam bidang ketenagakerjaan di kapal perusahaan di Kota Balikpapan sesuai kemampuan (skill) kami,” kata Yosman.
EDY SALASA PENASEHAT
Sementara itu, selain pernyataan sikap dukungan ke Rahmad-Thohari, juga disampaikan susunan pengurus Aliansi Pelaut Balikpapan. Edy Salasa yang juga Ketua Tim Pemenangan Partai Koalisi Rahmad-Thohari dijadikan panasehat.

Secara lengkap susunan kepengurusan itu adalah H Rahmad Mas’ud SE ME (pembina), H Edy Salasa SH MH, Capt Masdar Pante M MAR, Marthen Lobo, Tinus Boro (penasehat), Yosman AMD (ketua), Yuli Pakombong (wk ketua), Yunus Mamma (sekretaris), Tato (wk sekretaris), Imanel Yusva S (bendahara) dan Luther L (humas).
SPIRIT KEMENANGAN
Sementara itu, Rahmad dan Abdulloh S Sos memberikan spirit kemenangan. “Saya juga pernah jadi pelaut di sekolah politeknik Ilmu Pelayaran Makassar yang di Jln Yos Sudarso, tapi tidak tuntas. Karena, ibu saya meninggal. Hanya, itu jadi inspirasi positif. Akhirnya saya mempekerjakan pelaut. Ada ribuan karyawan saya,” cerita Rahmad kepada undangan yang hadir.
Rahmad dan pelaut seperti ‘setali tiga uang’ atau sama dan sehati. Sebab, ia juga pengusaha yang lebih banyak aktivitasnya di laut. Tapi, ia juga mengabdikan dirinya di pemerintahan sebagai wakil walikota.

Menurutnya, pelaut yang punya skill harus diakomodir dengan melihat pormasi kebutuhan. Termasuk usaha kecil mikro dan menengah (UMKM). Sehingga, mereka semua harus mendapatkan bagian terserap di lapangan kerja.
“Kita harus jadi pengusaha dan pekerja di rumah sendiri. Jangan jadi penonton. Itu bagian dari tugas saya dan teman-teman pendukung partai koalisi di DPRD. Jadi, semuanya harus diwujudkan dengan melihat regulasi yang ada,” ujar Rahmad.
Rahmad juga memberi spirit agar tanggal 9 Desember 2020 untuk datang ke tempat pemungutan suara (TPS) dan menggunakan hak pilih serta memilih yang ada gambarnya. “Tapi saya ingatkan bapak-ibu sekalian. Tetap jaga kesehatan dan patuhi protokol kesehatan ya 3 M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak). Agar kita semua sehat,” pinta Rahmad.
Sementara itu Abdulloh menyebutkan, jika Rahmad Mas’ud disebut ‘orang pemberani’. Analoginya, Rahmad maju sendiri berpasangan dengan Thohari Aziz. “Tidak ada lawannya kan. Berarti pemberani,” kelakar Abdulloh yang disambut tawa hadirin.

Tetapi kata Abdulloh, pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang adalah penentuan. Dan semua warga yang hadir diminta memberikan hak pilihnya di surat suara yang ada gambarnya Rahmad-Thohari. “Jangan melihat ke kiri. Tolong lihat kanan, ada gambar Rahmad-Thohari dan coblos. Lalu masukkan kotak selesai,” pinta Abdulloh.
Ia pun menyinggung bagaimana makanisme di dalam memberikan peluang lapangan pekerjaan. Di DPRD hal itu sering didiskusikan. Bahkan, aspirasi banyak berkembang. Tetapi, masing-masing perusahaan biasanya memiliki porsi kualifikasi atau keahlian.
“Apa itu istilahnnya the right man on the right place. Orang yang benar ditempatkan sesui kapasitasnya di tempat yang sesuai. Jadi persoalan skill atau keahlian juga penting,” urai Abdulloh.
Hanya menurut Abdulloh, membuka lapangan pekerjaan juga sudah jadi misi dan strategi pasangan Rahmad-Thohari. Selain mengembangkan balai latihan kerja (BLK) juga memberikan regulasi setiap investor yang masuk ke Balikpapan harus merekrut tenaga kerja lokal.
“Jadi itu bapak-ibu sekalian. Kuncinya dukung Rahmad-Thohari dan tetap jaga kekompakan dan keamanan Kota Balikpapan,” ujar Abdulloh.

Sementara itu, Nelly Turru Allo yang memandu acara itu, mengawali dengan ungkapan berbahasa Toraja: Salam-salam itu selalu dilakukan jika keluarga besar warga Toraja bertemu; melo, apa kareba, manasumoraka. Lalu dijawab warga: kareba melo, manasumo. Lalu teriak lagi Nelly: meoli mo komi dan dijawab warga: aha hihi.
Menurut Nelly, ungkapan itu secara berurutan adalah: selamat malam, apa kabar, sudah masakkah. Ayo panggil semua, kumpul kita makan bersama. “Kami semua sepakat. Itulah kekeluargaan warga Toraja dan siap memenangkan Rahmad-Thohari,” ujar Nelly.
Di penghujung acara, sosialisasi kaitan Rahmad-Thohari juga disampaikan jurkam dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Chusnul Khatimah. Dan ditutup dengan yel-yel: Rahmad-Thohari: Solid, Menang-Menang-Menang, Itu Sudah, Wis Wayahe. (git)













