• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Sunday, June 21, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

Abdul Rais: Jangan Sampai Rakyat Kaltim Ditinggal. Proyek IKN yang Bakal Serap 200 Ribu Tenaga Kerja

by admin
June 7, 2022
in Kanal
0 0
0
Abdul Rais: Jangan Sampai Rakyat Kaltim Ditinggal. Proyek IKN yang Bakal Serap 200 Ribu Tenaga Kerja

PRIORITAS: Abdul Rais meminta agar porsi rakyat Kaltim untuk jadi tenaga kerja di IKN harus prioritas

0
SHARES
497
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Komando Adat Suku Kalimantan Bersatu DR Abdul Rais SH MH menegaskan, proyek Ibu Kota Negara (IKN) di Kaltim yang bakal menyerap ratusan tenaga kerja jangan sampai meninggalkan rakyat Kaltim. Karena di tahun 2023 nanti  pekerja yang dibutuhkan untuk membangun IKN sangat banyak.

“Kuncinya sumber daya manusia (SDM) Kaltim juga mampu. Sehingga, pelibatan rakyat sekitar IKN harus besar. Kita percaya skema pelibatan itu akan dilakukan Badan Otorita IKN, hanya persentasenya jangan kecil,” kata Abdul Rais menanggapi rencana daya serap tenaga kerja untuk pembangunan IKN itu, kemarin.

Informasi mengenai sekitar 200 ribu tenaga kerja  untuk pembangunan IKN itu sebelumnya disampaikan Kepala Badan Otorita IKN Nusantara Bambang Susantono usai rapat di Istana Negara, Jumat (3/06/2022). Bambang memastikan masyarakat sekitar proyek IKN bakal  dilibatkan dalam pembangunan IKN yang skemanya sedang dipikirkan.

Abdul Rais bersama mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan

Menurut Rais, skema pelibatan yang dibuat nanti setidaknya melibatkan tokoh Kaltim dan pemerintah. Sehingga bisa diurai apa saja jenis pekerjaan. Belum lagi material yang digunakan  juga banyak. Sehingga, wajar jika rakyat Kaltim ikut pula dilibatkan untuk membangun IKN pengganti Jakarta itu.

Dalam kaitan spesikasi pendidikan dan skill kata Rais, SDM Kaltim tidak kalah. Apalagi nanti di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) juga tenaga honorer sangat banyak ada ribuan orang. Sehingga, skala prioritas pekerjaan harus diberikan.

“Sekali lagi, rakyat Kaltim jangan jadi penonton. Bisa saja di atas kertas skema pelibatan warga lokal dibuat. Tetapi, dalam prakteknya tidak sesuai kenyataan,” kata Rais.

Titik NOl IKN yang akan dikembangkan infrastrukturnya

Dikatakan Rais, proses  kegiatan sekarang pun sebenarnya sudah dapat dilakukan pelibatan rakyat Kaltim. Misalnya dalam hal pematangan tanah (land clearing)  sampai pengembangan lahan (land development) dan akses logistik untuk menuju jalur infrastruktur.

“Disnakertrans Kaltim jika perlu membedah kebutuhan tenaga kerja Kaltim. Rapat bersama dengan Badan Otorita IKN, sehingga data dan fakta di lapangan tersertap maksimal tenaga kerjanya,” tambah Rais yang juga lawyer ini.

Berdasarkan data kata Rais, pemerintah akan menyiapkan sekitar Rp30 triliun  di tahun depan dan itu untuk membangun infrastruktur dasar dan fasilitas pemerintahan yang vital.

Abdul Rais yang juga lawyer asal Kaltim ini

“Libatkan pekerjaan yang tidak menggunakan skill khusus orang Kaltim. Jangan sampai droping dari luar Kaltim yang akhirnya menimbulkan kesenjangan,” kata Rais.

Ditambahkan Rais, jika memang 200 ribu tenaga kerja dibutuhkan, seharusnya pemerintah pusat dan daerah sudah bergandengan tangan untuk membuka rekrutmen khususnya untuk tenaga kerja lapangan.

“Tenaga kerja di Kaltim yang mengganggur sangat banyak. Kalau hanya untuk pematangan lahan sangatlah mungkin. Termasuk tenaga skill yang bisa pula diandalkan. Intinya juga harus koordinasi dengan akademisi, ormas, tokoh masyarakat, pemerintah dan pihak terkait, sehingga serapan tenaga kerja lokal bisa lebih besar dan terarah,” pungkas Abdul Rais. (gt)

SendShareTweet

Related Posts

Sengketa Medis Bayangi Paramedis. Dibahas di Webinar, Hadirkan 4 Narasumber
Kanal

Sengketa Medis Bayangi Paramedis. Dibahas di Webinar, Hadirkan 4 Narasumber

June 19, 2026
BPTD Kaltim Sosialisasi Cashless untuk Seluruh PO. Renhard: Transparan dan Ukur Load Factor
Kanal

BPTD Kaltim Sosialisasi Cashless untuk Seluruh PO. Renhard: Transparan dan Ukur Load Factor

June 19, 2026
BI Dorong Transaksi Bus di Kaltim Pakai QRIS. Wahyu: Fitur Lengkap, Bangun Ekosistem Cashless
Kanal

BI Dorong Transaksi Bus di Kaltim Pakai QRIS. Wahyu: Fitur Lengkap, Bangun Ekosistem Cashless

June 18, 2026
Perjuangan KH Muhlasin Merintis Ponpes Al-Izzah (Modal ‘Bis & Alphard’ demi Karakter Umat)
Kanal

Perjuangan KH Muhlasin Merintis Ponpes Al-Izzah (Modal ‘Bis & Alphard’ demi Karakter Umat)

June 14, 2026
Oktober, Porpamnas IX Digelar di Balikpapan. Walikota: Tamu Wajib Dilayani, Budaya dan Kuliner Varian
Kanal

Oktober, Porpamnas IX Digelar di Balikpapan. Walikota: Tamu Wajib Dilayani, Budaya dan Kuliner Varian

June 13, 2026
UU Air Minum-Sanitasi Diperlukan PDAM Se-Indonesia. Teddy: Demi Transformasi, Sudah Masuk Prolegnas
Kanal

UU Air Minum-Sanitasi Diperlukan PDAM Se-Indonesia. Teddy: Demi Transformasi, Sudah Masuk Prolegnas

June 13, 2026
Next Post
Jangan Sampai Tukang dan CS Didatangkan dari Luar Daerah. GERAK Minta Warga Kaltim Diprioritaskan  Kerja di IKN

Jangan Sampai Tukang dan CS Didatangkan dari Luar Daerah. GERAK Minta Warga Kaltim Diprioritaskan Kerja di IKN

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 316 Followers

Recommended

Wamen ATR Minta Bupati PPU Benahi Lokasi IKN. AGM: Pemerintah Pusat Jangan Mau Beres Saja

Wamen ATR Minta Bupati PPU Benahi Lokasi IKN. AGM: Pemerintah Pusat Jangan Mau Beres Saja

August 23, 2020
Ditandai Touchscreen, LDII Ontime Disosialisasi. Herry: Dimulai dari Masjid dan Kegiatan Lainnya

Ditandai Touchscreen, LDII Ontime Disosialisasi. Herry: Dimulai dari Masjid dan Kegiatan Lainnya

January 15, 2024
Gapasdap Tolak Keputusan Menhub soal Tarif Penyeberangan. Khoiri: Kami Dijebak, Ini Abaikan Keselamatan, Semoga Presiden Buat Pembenahan

Gapasdap Tolak Keputusan Menhub soal Tarif Penyeberangan. Khoiri: Kami Dijebak, Ini Abaikan Keselamatan, Semoga Presiden Buat Pembenahan

October 2, 2022
PPU Tuan Rumah Peringatan Hari Nusantara  Tahun 2020

PPU Tuan Rumah Peringatan Hari Nusantara Tahun 2020

November 30, 2020
Personet Ikuti Regulasi Revitalisasi Kendaraan. Muiz: Peremajaan Hak Kemenhub dan Berbadan Hukum

Personet Ikuti Regulasi Revitalisasi Kendaraan. Muiz: Peremajaan Hak Kemenhub dan Berbadan Hukum

August 24, 2023
Arus Puncak Mudik di Pelabuhan Kariangau 5 April. Muiz: Mamuju dan Palu Toleransi pada ILR, Keselamatan Utama

Arus Puncak Mudik di Pelabuhan Kariangau 5 April. Muiz: Mamuju dan Palu Toleransi pada ILR, Keselamatan Utama

April 5, 2024
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines