TINTAKALTIM.COM-Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Provinsi Kaltim ingin menguatkan posisi ‘4 Si’ dalam menjalankan roda organisasi dengan pemerintah. Karena, itu momentum strategis bagi kemajuan dunia usaha dan pekerja di Bumi Etam.

Penguatan ‘4 Si’ itu adalah Sinergi, Kolaborasi, Komunikasi dan Koordinasi dengan multi-stakeholders khususnya Pemprov Kaltim dan kota-kabupaten di daerah-daerah. Karena, hal itu sebagai perwujudan meningkatkan kesejahteraan pekerja dan suksesnya dunia usaha.
“Pengusaha dan tenaga kerja itu bagaikan dua sisi mata uang. Sehingga, keharmonisan antara pengusaha dan tenaga kerja dalam mendorong pembangunan ekonomi yang kokoh dan berkeadilan dapat dilaksanakan,” kata Ketua Umum DPP Apindo Kaltim Dr Abriantinus di acara Rapat Kerja dan Konsultasi Provinsi (Rakerekonprov) DPP Apindo Kaltim di Ballroom Hotel Platinum Balikpapan, 25-26 Juli 2025.

Acara itu dibuka Gubernur Kaltim Dr Rudy Mas’ud diwakili Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kaltim H Rohani Erwandi SH MSi yang ditandai pemukulan gong yang juga dihadiri Ketua Bidang Organisasi DPN Apindo Antoni Hilman, jajaran pengurus Apindo Kaltim dan undangan lainnya.
Persepsi pengusaha dan tenaga kerja ibarat dua sisi mata uang maksud Abriantinus adalah, keduanya saling menguatkan. Dunia usaha perlu pekerja dan sebaliknya pun demikian. Karena, keduanya harus dijaga demi mendukung pembangunan di Kaltim dan nasional.

“Untuk menjalankan operasionalnya, pekerja dibutuhkan dunia usaha. Sementara, pekerja bisa mendapatkan mata pencaharian dan peluang karir. Keduanya saling bergantung dan harus membentuk ekosistem yang dinamis,” jelas Abriantinus yang disambut applaus hadirin yang hadir.
Dunia usaha kata Abriantinus, menciptakan lapangan pekerjaan bagi individu dan memberikan mereka penghasilan dan kesempatan pengembangan diri. Dan yang paling penting, dapat tercipta kemandirian finansial untuk memenuhi kebutuhan hidup dan mencapai kesejahteraan.

“Dunia usaha itu khususnya melalui Apindo Kaltim mendorong inovasi dan kreativitas yang dapat menjadi inspirasi bagi pekerja untuk mengembangkan ide-ide baru dan berkontribusi pada kemajuan,” tegas Abriantinus.
Oleh karenanya kata Abriantinus, hubungan antara dunia usaha dan pekerja bersifat simbiosis mutualisme karena keduanya saling membutuhkan demi suksesnya pembangunan di suatu daerah.
PEMERINTAH
Dalam menjalankan simbiosis dunia usaha dan pekerja itu, maka kata Abriantinus peran pemerintah dibutuhkan dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif, memberikan bantuan permodalan, perlindungan usaha serta pengembangan kemitraan
“Apindo kerjasama dengan pemerintah itu misalnya, menyederhanakan perizinan, memberikan intensif serta menjaga keamanan dan ketertiban berusaha. Dan paling penting, memberikan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan pelaku usaha,” ungkap Abriantinus.
Mengapa Apindo perlu dukungan pemerintah, karena selama ini dunia usaha kata Abriantinus, telah memberikan berbagai kontribusi signifikan kepada pemerintah termasuk peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB), penyerapan tenaga kerja, penerimaan pajak, serta pengembangan ekonomi daerah.
“Kan di Kaltim kita semua tahu bahwa dunia usaha juga berperan dalam mendorong inovasi, kemajuan teknologi dan peningkatan daya saing. Makanya, peran pemerintah dan dunia usaha harus terjalin lewat 4 Si tadi,” kata Abriantinus
PERKUAT
Sementara itu Gubernur Kaltim melalui Kepala Kadisnakertrans H Rohani Erwandi SH MSi menegaskan, dunia usaha memiliki peran penting dalam memperkuat ekosistem investasi, meningkatkan kualitas tenaga kerja dan menciptakan lapangan kerja yang bijak, adil dan sejahtera

“Pemprov Kaltim berkomitmen mendukung pertumbuhan dunia usaha melalui berbagai kebijakan. Tenaga kerja yang terampil dan berpendidikan adalah kunci keberhasilan industry dan investasi, sehingga Rakerkonprov Apindo diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi strategis,” kata Gubernur.
Gubernur juga mengajak dunia usaha membangun komunikasi dan kemitraan yang kuat dengan pemerintah. “Apindo diharapkan terus mendukung program prioritas pemprov termasuk penguatan industry, penciptaan lapangan kerja dan pengembangan sektor usaha yang berpihak kepada masyarakat,” ujarnya
APRESIASI APINDO
Sementara itu DPN Apindo melalui Antoni Hilman memberi apresiasi khusus kepada Dr Abriantinus atas kiprahnya yang aktif di media sosial sekaligus komitmennya menggerakkan roda organisasi
“Saya memberi apresiasi semangat dan kinerja Dr Abriantinus dan jajaran pengurus Apindo Kaltim yang sesuai jadwal melaksanakan berbagai kegiatan seperti raker. Ini sangat progresif,” ujar Antoni Hilman. (gt)












