TINTAKALTIM.COM-Jasa Raharja Kanwil Kaltim bekerjasama dengan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kaltim dan Rumah Sakit Bhayangkara Balikpapan, menggelar pemeriksaan Penyakit Tidak Menular (PTM) gratis. Komponen yang diperiksa hipertensi (tekanan darah), kadar gula darah, kolesterol dan asam urat di Terminal Batu Ampar, Jumat (25/4/2025)
Jasa Raharja dalam kegiatan ini menggandeng Rumah Sakit Bahayangkara milik polri yang melibatkan satuan kerja dari Bidokkes Polda Kaltim dan menghadirkan dua petugas yakni Novia dan dr Kartika.

“Ini kegiatan rutin kerjasama BPTD Kaltim-Jasa Raharja. Pemeriksaan kesehatan untuk supir bus, pengunjung terminal dan pegawai,” kata Pengawas Satuan Pelayanan (Wasatpel) Terminal Batu Ampar Heriyawan didampingi petugas Jasa Raharja, Dariono yang ikut melakukan pemantauan.
Satu per satu diperiksa. Untuk asam urat, banyak yang normal. Tetapi, hipertensi atau tekanan darah tinggi didiagnosis dr Kartika menggejala. Ada yang normal tetapi ada pula yang di atas 140/90 mmHG dan akan akut jika sudah menyentuh angka 180/120 mmHG.

“Mungkin kurang tidur atau banyak mengkonsumsi garam dan merokok. Jadi perlu dijaga karena ada yang tidak menunjukkan gejala. Tetapi, setelah dicek tensinya tinggi,” kata dr Kartika.
Ketika memeriksa asam urat, rata-rata kata dr Kartika normal. Karena menyentuh angka 3 mg/dl sampai 6 mg/dl. “Saya di angka 3 jadi asam uratku normal toh,” kata Putri, pegawai BPTD Kaltim seraya tersenyum.

Tetapi, untuk hipertensi, dr Kartika memberi saran untuk tetap berperilaku hidup sehat. Dijaga konsumsi makanan dan jangan dibiarkan. Sehingga, jika sudah terdeteksi segera mungkin melakukan antisipasi penyembuhan
“Tolong diminum obatnya. Agar, hipertensinya turun,” pinta dr Kartika kepada salahsatu pegawai yang menunjukkan hipertensinya tinggi seraya menyerahkan obat amlodipine besilate yang memang disiapkan gratis.
Pagi hingga siang itu, pemeriksaan lebih banyak kalangan wanita. Mereka rata-rata dari pegawai BPTD Kaltim dan penumpang. “Antre ya, tolong ladies first ini. Untuk laki-laki nanti,” ocehan Margaretha, istri Wasatpel Pelabuhan Kariangau Carlos Makin menggema.

Ladies first tentu mempersilakan kalangan ‘kaum hawa’ untuk diperiksa dulu. Apalagi, mereka antre di depan meja pemeriksa kesehatan Novie dan dr Kartika lebih awal. Sehingga, lelaki yang terlihat gentle harus menghargai wanita dan ngalah termasuk media ini.

Tetapi, ada pegawai BPTD Kaltim Alfian terlihat antre. Media ini melihat kursi kosong dan duduk. “Wah, antre pak. Saya sudah lama lho,” ujarnya. Meskipun tak ada istilah gentlemen first, tetapi tetap media ini mempersilakan Alfian diperiksa petugas.
“Wah, terimakasih saya mendapat keistimewaan periksa terlebih dahulu,” ujar Alfian kepada media ini sambil menunjukkan wajah sumringah.

Heriyawan yang memantau kegiatan itu menegaskan, program pemeriksaan kesehatan gratis akan terus dilakukan kerjasama dengan Jasa Raharja Kanwil Kaltim. Karena memang bermanfaat bagi masyarakat.
Sementara itu Dariono dari Jasa Raharja menambahkan, jika kebijakan pemeriksaan gratis ini digelar tak hanya di Terminal Batu Ampar. Ada pula tempat lain dan jadi kebijakan Kepala Jasa Raharja Kanwil Kaltim Wanda P Asmoro.

“Bapak pimpinan berharap kegiatan pemeriksaan gratis dari Jasa Raharja ini bermanfaat bagi masyarakat. Karena, untuk memastikan kondisi kesehatan warga agar dapat berkendara denga nyaman dan aman,” kata Dariono.

Pemeriksaan gratis ini kata Dariono, digelar pula di samsat. Dan, saat Idul Fitri 2025 Jasa Raharja juga bergabung dalam Posko Terpadu sehingga masyarakat dapat memanfaatkan pemeriksaan gratis.
“Ayo manfaatkan maksimal pemeriksaan gratis yang dilaksanakan Jasa Raharja. Karena tak hanya pengecekan tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat dan pemberian obat. Tetapi juga bisa konsultasi kesehatan secara langsung oleh dokter yang jadi petugas,” kata Dariono. (gt)













