• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Sunday, May 3, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home tintaPENDIDIKAN

Dahlan: Lulusan UM, Usia 28 Tahun Punya Jalan Hidup. Sebanyak 253 Mahasiswa Diwisuda. Dilantunkan Lagu tentang Ayah, Seisi Gedung Menangis Haru

by admin
November 10, 2019
in tintaPENDIDIKAN
0 0
0
Dahlan: Lulusan UM, Usia 28 Tahun Punya Jalan Hidup. Sebanyak 253 Mahasiswa Diwisuda. Dilantunkan Lagu tentang Ayah, Seisi Gedung Menangis Haru

ORASI: Dahlan Iskan menerima cinderamata dari Rektor Universitas Mulia Agung Sakti Pribadi usai memberikan orasi ilmiah

0
SHARES
333
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Dahlan Iskan, dikenal sosok yang sering berpikir out of the box atau berpikir yang keluar dari kebiasaan. Sehingga, ada sebagian orang sulit untuk menerimanya. Itu juga  yang disampaikan di hadapan ratusan wisudawan Universitas Mulia (UM). Ia menyebut, kalau sekarang saat lulus usia 21 atau 22 tahun, maka  kesuksesan  itu dapat diraih kira-kira usia 28 tahun.

Justru  Dahlan menyebut, banyak orang sukses keluar dari pakem atau pada saatnya nanti tidak sesuai dengan pendidikan formal yang dimiliki. Kendati, Dahlan tidak menyarankan menjadi autodidak atau tidak mendapat gelar.

“Gelar penting tapi jangan terpaku pada program studi (prodi). Bisa jadi beberapa tahun kemudian, suksesnya bukan dari prodi itu,” kata Dahlan di hadapan ratusan  wisudawan dan undangan saat  memberikan orasi ilmiah: Implementasi Industri 4.0 di Korporasi  pada Dies Natalis, Wisuda ke-1 Universitas Mulia,Sabtu (9/11/2019)di Hotel Novotel Balikpapan.

Wisudawan peraih IP tinggi saat menerima reward dari Universitas Mulia diserahkan Rektor Agung Sakti Pribadi SH MH

Ada sebanyak 253 mahasiswa Universitas Mulia diwisuda. Mereka terdiri dari lulusan S-1 dan D3. Untuk S-1 yakni sistem informasi dan informatika. Sedang  D3, administrasi perkantoran, manajemen informasi dan manajemen industri.

Dahlan  menyebut usia 28 tahun seluruh mahasiswa sudah menemukan jatidirinya atau jalan hidupnya salah satunya terbentuk di pasar kerja. “Prodi jangan dipikir dulu, juga Indeks Prestasi Komulatif (IPK) yang rendah atau tinggi. Semua akan terjawab nantinya,” jelas Dahlan yang sekarang menjadi owner PT Cahaya Fajar Kaltim (CFK)  dengan proyek raksasanya power plant berdaya 2×25 mega watt dan 2×100 mega watt di Embalut Tenggarong dengan investasi berkisar Rp4 triliun.

Dahlan foto bersama senat dan pendiri Yayasan Airlangga Group Hasyim Mahmud, Satria Dharma dan Ketua Yayasan Mulia Hayati Devianti

Mantan Menteri BUMN  era Presiden SBY ini, punya alasan mengapa usia 28 tahun, mahasiswa sudah punya tujuan hidup. Itu karena mereka memiliki tiga  hal sejak diwisuda yakni  kapasitas berpikir besar, logika berpikir bagus dan metodologi serta  sistematikanya  baik.

Lalu Dahlan menyebut, kaitan kapasitas.  Orang yang baru diwisuda itu, sekarang  dalam pikirannya punya kapasitas yang dapat dikembangkan. Sangat besar sehingga  mereka dapat menerima perubahan  dan tidak menolak. “Sekarang ini eranya pengembangan kapasitas. Nanti, akan terbentuk. Makanya melihatnya dalam rentang waktu 5 tahun ke depan,” jelasnya.

Orangtua dan undangan yang memenuhi gedung ballroom Hotel Novotel tempat wisuda dilaksanakan

Dan yang paling menentukan adalah, logika berpikir bagus. Dahlan, menyebut cara berpikir seperti itu, cenderung  menggunakan nalar yang berdasar pada realitas bukan perasaan. Sehingga, banyak orang yang sukses.  “Sukses itu kuncinya dari anak-anak yang punya ketiga hal tadi. Orangtua tidak perlu khawatir. Biarkan anak-anak berkreasi dengan kapasitasnya. Kalau pindah-pindah pekerjaan pun nggak masalah, itu mencari identitas untuk sukses ke depan,”   kata Dahlan beranalogi.

Lulus dari universitas itu katanya, membanggakan. Itu berbeda dari tingkatan lainnya. Sehingga, suksesnya akan terlihat dalam perjalanan. “Hanya jika di usia 28 tahun, tujuan hidup itu belum terlihat, perlu ada semacam evaluasi diri. Itu pasti ada yang salah dalam diri seseorang tadi,” pinta Dahlan yang berharap juga seluruh orangtua optimistis menghadapi masa depan anak-anaknya.

Dahlan dan istri bersama Ketua Yayasan Airlangga Group Mulia Hayati Devianti dan jajaran manajemen Universitas Mulia

Dahlan juga menyampaikan, lulusan Universitas Mulia harus menjadi generasi yang punya karakter yang kuat untuk membangun.  Kesempatan maju besar. Mau maju  cepat atau lambat. Jika ingin cepat harus kerja keras. Sebab, anak muda itu didukung dengan fisik prima. “Kalian punya fisik masih muda, sehingga bisa tidak tidur sampai 3 hari. Kalau saya sudah tidak mungkin, jam 10 malam sudah nggak kuat mata,” ujar Dahlan disambut tawa hadirin.

Moment spesial, foto bareng dengan Dahlan Iskan

Sepertinya Dahlan ingin memotivasi lulusan UM. Sebab, ia pun  pernah punya catatan tersendiri yang sempat viral dengan  ungkapan: Orang hebat tidak diciptakan dari kemudahan, kesenangan dan kenyamanan. Melainkan  mereka yang dibentuk melalui kesukaran, tantangan dan air mata.

TEKNOLOGI DAN PERUBAHAN

Dahlan dan istri sempat berkunjung ke kampus UM

Dalam orasi kaitan teknologi, Dahlan mengisahkan perjalanannya yang baru pulang dari Amerika, Inggris dan China.  Justru, Kaltim sekarang ini sangat maju. Sehingga, jika ada yang menyatakan tertinggal, tentu tidak relevan.  Sebab teknologi dan perubahan dunia itu punya korelasi.

Dahlan cerita bagaimana  saat berada di Inggris. Di daerah ini, justru Dahlan melihat bagaimana proyek pembangkit listrik (power plant) dikerjakan Tiongkok. Negara bagian Eropa tapi adopsi  cara-cara kemajuan Asia.

Cerita Dahlan kaitan Kota Xianjiang berbatasan dengan daerah otonomi Tibet yang berada di sebelah utara Kazakhstan. Kotanya tandus  tapi energi batu-bara kuotanya besar. Kalau diangkut transportasinya biaya tinggi. Sehingga, dibangunlah power plant di Xianjiang atau di atas batu bara yang ada. Tinggal transfer listriknya  yang sangat jauh sehingga tidak efektif. “Akhirnya ada solusi  bagaimana melakukan konversi  listrik dari AC ke DC dan itu  berhasil. Itulah teknologi yang  bisa mendapatkan solusi,”  ungkap Dahlan.

Bukan itu saja, kaitan teknologi Dahlan juga bercerita bagaimana pengalamannya ketika harus membayar kontan atau cash saat naik taksi. Itu tidak ada kembaliannya, sebab seluruh sopir di daerah Guangzhou tak pernah membawa uang. Sehingga, tak ada kembalian.  Itulah teknologi kata Dahlan, semua transaksi  sudah elektronik. “Transaksiknya sudah menggunakan smartphone,” jelas Dahlan.

Kisah Dahlan sangat inspiratif, kaitan teknologi transportasi justru di Jepang masih banyak yang manual termasuk di Inggris. “Jadi teknologi itu masih  terus menggeliat dan tidak menentu. Negara mana pun saling mengadopsi termasuk Indonesia yang punya peluang sama untuk  leading dalam sisi teknologi,” ujarnya.

Yang menarik, justru Dahlan yang sempat berkunjung ke kampus UM itu, menyinggung keberadaan Universitas Mulia. Ia menyebut, proses penyatuan visi teknologi di universitas ini sangat visioner. “Tepat sudah menyatukan tiga institusi bisnis pendidikan jadi satu. Sehingga tidak ada rasa egois dan majunya sejalan,” ungkap Dahlan.

Karena penyatuan  banyak bisnis jadi satu itu, sudah menjadi   konsep bisnis  modern yang disebut sharing economy di bidang pendidikan dan memberikan akses kepada sumber daya yang dimiliki untuk dimanfaatkan dan dikembangkan bersama dalam satu model.

WISUDAWAN TERBAIK

Wisudawan menangis haru

Dalam sidang senat terbuka yang dipimpin Rektor UM Agung Sakti Pribadi SH MH itu juga dihadiri Wakil Rektor I Yusuf Wibisono SE MTI, Wakil Rektor II  Ir Sigit Sigalayan MP, Wakil Rektor III Mundzir S Kom MT, Wakil Rektor IV Ir Mohamad Adriyanto MSc, sejumlah dekan dan dosen termasuk pendiri Yayasan Airlangga Group  H Hasyim Machmud dan istri, Drs Satria Dharma, Ketua Yayasan Dra Mulia H Deviyantie juga Walikota Balikpapan H Rizal Effendi SE dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ir Muhaimin ST serta undangan lainnya.

Saat itu juga dinobatkan  wisudawan-wisudawati terbaik yakni  Vrily Ramayani Usman  dengan  IPK 3,53 (program D3 administrasi perkantoran) anak pasangan Muhamad Usman Ainie dan Aminah Usman, Achmad Zacky Fathoni Haaque  dengan IPK 4, (progam studi S-1 informatika) anak pasangan  Abdul Halim Haq dan Asih Among Siwi,  Arini Lathifah Muchtar dengan IPK 3,84 (program  studi D3 sistem informasi) anak dari Muchtar.

Meski mengenakan kursi roda tapi semangatnya patut diacungi jempol untuk belajar hingga lulus dari Universitas Mulia

Selanjutnya, Ari Prasetiani dengan IPK 3,74 (program studi D3 manajemen industri) pasangan Nyamut dan Paijem, Ardiyanti dengan IPK 3,58 (program studi S-1 sistem informasi PSDKU atau Program Studi di Luar Kampus Utama) anak dari  Sabaruddin dan Suhartini dan Aisyiyah Maulisa Nuur dengan IPK 3,55 (program studi S-1 sistem informasi PSDKU) anak dari pasangan  Imam Sudarsono dan Murtini. Mereka semua mendapat reward dari uang pembinaan sampai voucher menginap di  Novotel Hotel.

MENANGIS HARU

Sejak awal suasana haru dan bahagia menyelimuti prosesi wisuda. Karena, ada dua wisudawan yang semangat hingga lulus kendati dia menggunakan kursi roda. Bahkan, Dahlan pun memujinya.

Puncak dari acara, sudah tak dapat dibendung air mata wisudawan dan wisudawati terus menetes. Itu ketika mereka didaulat  untuk menyerahkan bunga kepada orangtua dengan cara mencari di mana posisi sang orangtua itu duduk.

Pertemuan mereka pun haru, apalagi  bagi wisudawan yang orangtuanya tidak hadir. Tangis haru serta peluk cium menghiasi seisi ruangan dan suasana pecah ketika lagu yang berjudul  Titip Rindu Buat Ayah dari Ebit G Ade dilantunkan serta back sound lagu Bunda dari Melly Goeslaw. Selamat. (git)

SendShareTweet

Related Posts

Uniba Perpanjang Libur hingga 31 Maret. Rendi: Kampus-Kantor Disemprot Disinfektan
tintaPENDIDIKAN

Uniba Perpanjang Libur hingga 31 Maret. Rendi: Kampus-Kantor Disemprot Disinfektan

March 24, 2020
Uniba Didesain Jadi ‘Cyber University’. Siapkan Perangkat Dukung Fakultas Teknik Informatika
tintaPENDIDIKAN

Uniba Didesain Jadi ‘Cyber University’. Siapkan Perangkat Dukung Fakultas Teknik Informatika

March 12, 2020
Agung: Universitas Mulia Optimistis di Jerman Mampu Bersaing. ICSINTESA Jadi Brand Image Kampus Global
tintaPENDIDIKAN

Agung: Universitas Mulia Optimistis di Jerman Mampu Bersaing. ICSINTESA Jadi Brand Image Kampus Global

October 20, 2019
Paper 13 Dosen Universitas Mulia Lolos di Jurnal Internaisonal. Subur Anugerah Terbaik di SEMINASTIKA.
tintaPENDIDIKAN

Paper 13 Dosen Universitas Mulia Lolos di Jurnal Internaisonal. Subur Anugerah Terbaik di SEMINASTIKA.

October 19, 2019
Hasjim Mahmud, Mendidik Lewat Keteladanan Karakter
tintaPENDIDIKAN

Hasjim Mahmud, Mendidik Lewat Keteladanan Karakter

September 19, 2019
S-1 Hukum Uniba Menuju Akreditasi A, Mahasiswa S-2 Ikut Orientasi Kampus
tintaPENDIDIKAN

S-1 Hukum Uniba Menuju Akreditasi A, Mahasiswa S-2 Ikut Orientasi Kampus

September 15, 2019
Next Post
Mars Universitas Mulia: Dorong Karakter dan SDM

Mars Universitas Mulia: Dorong Karakter dan SDM

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 315 Followers

Recommended

Hindari Kerumunan, Dibuat 2 Gelombang. Ribuan Kader Golkar Divaksin di Dome

Hindari Kerumunan, Dibuat 2 Gelombang. Ribuan Kader Golkar Divaksin di Dome

September 25, 2021
Nataru, Rampcheck Kapal 4-8 November 2024. Renhard: Semua Harus Cepat, Aman dan Selamat

Nataru, Rampcheck Kapal 4-8 November 2024. Renhard: Semua Harus Cepat, Aman dan Selamat

October 30, 2024
Rahmad: Warga Balikpapan Dewasa, FKUB Ikut Andil. Kerukunan Umat Beragama Tugas Gotong-Royong

Rahmad: Warga Balikpapan Dewasa, FKUB Ikut Andil. Kerukunan Umat Beragama Tugas Gotong-Royong

September 18, 2020
Felix Usul Jalur Balikpapan-PPU Ada  Cruise Dinner. Kembangkan Pariwisata Kapal, RM Sudah Desain Kapal Wisata

Felix Usul Jalur Balikpapan-PPU Ada Cruise Dinner. Kembangkan Pariwisata Kapal, RM Sudah Desain Kapal Wisata

January 1, 2020
Nyetir Sendiri, Walikota Jamaah Subuh di Islamic. Sarbini: Jadikan Syaban Training Centre Ramadan

Nyetir Sendiri, Walikota Jamaah Subuh di Islamic. Sarbini: Jadikan Syaban Training Centre Ramadan

February 9, 2025
Felix Siapkan SDM Unggul yang Melayani Publik. Pegawainya Dilatih: ‘The Power of Collaboration’

Felix Siapkan SDM Unggul yang Melayani Publik. Pegawainya Dilatih: ‘The Power of Collaboration’

September 30, 2019
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines