• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Wednesday, June 17, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

Ada Paku dan Pupu di Makanan Khas Mandar. Walikota-Istri Lesehan, Jarang Ada Sambal

by admin
October 6, 2024
in Kanal
0 0
0
Ada Paku dan Pupu di Makanan Khas Mandar. Walikota-Istri Lesehan, Jarang Ada Sambal

KUE PUPU: Walikota lesehan menikmati makan malam. Dan H Kamal membawa kue pupu serta komunitas sarapan pagi hari warga Malunda

0
SHARES
215
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Malam itu usai salat jama Magrib-Isya. Makanan sudah tersedia dihampar di bagian ruang tamu. Tetapi, rombongan baru merapat dari Polewali Mandar. Seketika, Walikota Balikpapan H Rahmad Mas’ud SE ME meminta untuk salat jamaah.

Sajadah digelar. Ustaz Muslimin mengumandangkan iqomah di rumah luas kawasan  Malunda di Sulbar yang ditempati orangtua Hajar Nuhung, keluarga Rahmad Mas’ud itu.

Walikota saat jamaah bersama rombongan

“Tahafdhol (silakan) Pak Walikota, ayo jadi imam,” pinta Ustaz Muslimin. Hanya, dorong-mendorong terjadi  dan akhirnya Ustaz Muslimin jadi imam.

Usai salat, pandangan tertuju pada makanan yang sudah terhampar. Di bagian ujung terlihat Hj Nurlena Rahmad yang ngobrol dengan keluarga di Malunda. Di sana ada Umi Bintang dan keluarga lainnya.

Driver berbaur nikmati makan malam

Ragam jenis makanan itu tinggal dimakan. Ada yang mengejutkan, namanya paku. Makanan itu dibungkus dengan daun. “Itu namanya paso atau paku. Ini enak dan selalu ada jika orang Mandar gelar acara,” kata Drs Junaidi Latif yang juga pengurus Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (KKMSB) Balikpapan.

Suasana makan malam saat itu diseting dengan gaya lesehan termasuk walikota dan istri. Walikota pun yang awalnya berada di rombongan keluarga, tiba-tiba pindah lokasi.

Suasana makan malam

“Saya ke ujung dulu, kasihan istri makan tak ditemani,” ujarnya singkat. Itulah walikota, selalu menunjukkan sisi harmonis jika bersama sang istri.

Kue paso atau paku tambah Junaidi, dibuat dari gula aren cair, santan dan tepung beras yang dicampurkan dalam cetakan berbahan daun pisang. Wujudnya, ada yang lonjong seperti paku.

PUPU

Khas makanan lainnya ada yang unik. Namanya pupu. Bentuknya segitiga. Saat Walikota Rahmad Mas’ud akan makan malam, jenis makanan itu tepat ada di depannya.

“Ayo dimakan, ini namanya pupu. Makanan khas Mandar yang enak.  Silakan dinikmati,” pinta walikota kepada media ini sambil menyodorkan pupu yang ada di piring.

Istri walikota lesehan dan telur bercangkang

Pupu makanan berbentuk segitiga. Ragam cerita berkembang dari yang  hanya sekadar makanan khas sampai dikait-kaitkan dengan cerita bernuansa  pornografi.

“Ah itu cuma joke-joke segar saja,” kelakar Ustaz Muslimin yang  membaca doa  sebelum gelaran makan bareng itu dilaksanakan.

Menurut Muslimin, pupu adalah makanan enak dari tepung berisi ikan. Enak dinikmati ketika sedang santai atau makan siang maupun makan malam sampai sarapan pagi.

“Sebenarnya sama dengan sambusa, jenis makanan yang  terbuat dari kulit tepung berisi daging ikan yang dihaluskan,” cerita Muslimin.

SARAPAN

Pagi itu pukul 06.00 Wita, warga santai di pelataran. Usai salat Subuh berkumpul membentuk kelompok yang di atas meja tersedia ragam jenis makanan. Ada pisang goreng, apem dan lainnya tentu ditambah kopi dan teh panas.

Abah Hajar bentuk sarapan di pelataran

Cerita berbau serius, politik sampai yang humoris pun terjadi dalam bincang pagi sambil sarapan. Lalu media ini melampar pertanyaan: “Mengapa orang Mandar itu jarang ada sambal kalau makan. Sukanya yang manis,”

Padahal, sambal jika tak ada, makanan terasa belum lengkap. Beberapa orang bahkan rela tidak makan sebelum mendapatkan sambal, seolah tak bisa hidup tanpa sambal. Karena cita rasanya beda

Kalau di luar negeri mungkin keju atau mayonnaise di Indonesia tentu sambal. Kalau di Korea Selatan namanya kimchi sebagai penyedap yaitu makanan yang dipermentasi. Karena, ada kebiasaan orang makan itu pelengkapnya adalah kecap, sambal atau kerupuk.

Suasana sarapan bapak-bapak usai Subuhan

Abah Hajar Nuhung yang ada di ‘komunitas sarapan pagi’ itu mengatakan, sebenarnya sambal terkadang ada dan tidak. Tetapi, pantang bagi warga Mandar jika makanan sudah tersedia di meja, justru yang dicari yang tidak ada.

“Apa yang ada di meja yang disediakan oleh pemasak, itu yang dimakan. Itulah karakter orang Mandar, tidak neko-neko,” cerita Abah Hajar seraya tersenyum.

Tetapi bagi Junaidi Latif, tak adanya sambal dan cenderung makanan Mandar itu manis, karena orang-orang Mandar di Sulbar itu kalau bicara diupayakan narasi dan diksinya harus manis. “Itu karakter, meski ada kalimat yang pedas tetapi, hatinya manis,” kata Junaidi mengistilahkan sambil tersenyum.

Lainnya, saat sarapan pagi media ini menemukan ada telur rebus yang sudah dikupas tetapi cangkang atau kulitnya separo masih menempel. Itu disajikan ke tamu saat waktu makan.

“Mungkin itu ada filosofinya, agar kita kalau mendapatkan rezeki itu tidak mudah. Perlu ikhtiar dan kerja keras. Sepertu telur itu, mau dimakan dikupas dulu,” cerita Andi Welly yang siap-siap sarapan pagi.

Tetapi, itulah kelaurga besar Mandar. Keluarga besar Walikota H Rahmad Mas’ud SE dan istri Hj Nurlena yang ada di Malunda. Mereka dikenal orang-orang yang humanis dan selalu merajut silaturahmi.

Terimakasih atas suguhan makanannya, khususnya para juru masak. Semoga, jadi amal jariyah dan tetap sehat. Tapi, jangan lupa sambal yo. (gt)

SendShareTweet

Related Posts

Perjuangan KH Muhlasin Merintis Ponpes Al-Izzah (Modal ‘Bis & Alphard’ demi Karakter Umat)
Kanal

Perjuangan KH Muhlasin Merintis Ponpes Al-Izzah (Modal ‘Bis & Alphard’ demi Karakter Umat)

June 14, 2026
Oktober, Porpamnas IX Digelar di Balikpapan. Walikota: Tamu Wajib Dilayani, Budaya dan Kuliner Varian
Kanal

Oktober, Porpamnas IX Digelar di Balikpapan. Walikota: Tamu Wajib Dilayani, Budaya dan Kuliner Varian

June 13, 2026
UU Air Minum-Sanitasi Diperlukan PDAM Se-Indonesia. Teddy: Demi Transformasi, Sudah Masuk Prolegnas
Kanal

UU Air Minum-Sanitasi Diperlukan PDAM Se-Indonesia. Teddy: Demi Transformasi, Sudah Masuk Prolegnas

June 13, 2026
Ramli: Sampai Jumpa di Porpamnas IX Oktober 2026. Launching Wujud Komitmen, Dilanjutkan Tinjau Venue
Kanal

Ramli: Sampai Jumpa di Porpamnas IX Oktober 2026. Launching Wujud Komitmen, Dilanjutkan Tinjau Venue

June 13, 2026
Dirut PTMB ‘Jualan’ Balikpapan Rebut Porpamnas IX. Yudhi: IKN Daya Tarik dan PDAM Kriteria Sehat
Kanal

Dirut PTMB ‘Jualan’ Balikpapan Rebut Porpamnas IX. Yudhi: IKN Daya Tarik dan PDAM Kriteria Sehat

June 13, 2026
Kadin Nilai Porpamnas IX Jadi Penguat MICE dan Ekonomi. Soegianto: Memicu Potensi Pariwisata
Kanal

Kadin Nilai Porpamnas IX Jadi Penguat MICE dan Ekonomi. Soegianto: Memicu Potensi Pariwisata

June 12, 2026
Next Post
Walikota-Istri Ziarah di Makam Cindara. Sedekah dan Kunjungi 3 Lokasi Makam

Walikota-Istri Ziarah di Makam Cindara. Sedekah dan Kunjungi 3 Lokasi Makam

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 316 Followers

Recommended

Dirjen Hubdat: Mobilisasi Bus Jangan Ada Kendala. Cek Bus di Titik Kumpul Stadion Batakan dan Islamic Centre

Dirjen Hubdat: Mobilisasi Bus Jangan Ada Kendala. Cek Bus di Titik Kumpul Stadion Batakan dan Islamic Centre

August 12, 2024
Bangun ‘Keluarga Pejuang’ di Rumah Tangga. Pakai Masker Mujahadah, Ayo Ulurkan Tangan ke Palestina

Bangun ‘Keluarga Pejuang’ di Rumah Tangga. Pakai Masker Mujahadah, Ayo Ulurkan Tangan ke Palestina

May 14, 2021
Salat Tarawih di BIC, Berpeluang Dapat Umrah. Walikota: Makmurkan Masjid Selama Ramadan

Salat Tarawih di BIC, Berpeluang Dapat Umrah. Walikota: Makmurkan Masjid Selama Ramadan

March 3, 2025
Salat Dulu, RM Lalu Orasi dan Joget di Panggung. Yakin Menang, Ribuan Pendukung RM-Bagus dan Rudi-Seno

Salat Dulu, RM Lalu Orasi dan Joget di Panggung. Yakin Menang, Ribuan Pendukung RM-Bagus dan Rudi-Seno

November 24, 2024
Ngurus Pasar, Faktor Ekonomi-Politik Penting. Syarifuddin: Bongkar Muat Jangan Biaya Tinggi

Ngurus Pasar, Faktor Ekonomi-Politik Penting. Syarifuddin: Bongkar Muat Jangan Biaya Tinggi

August 17, 2021
Mitos Ketua LPM Itu ‘Jembatan’ ke DPRD Jadi Fakta. H Yusri Lolos ke Gedung DPRD Didukung Tim Solid

Mitos Ketua LPM Itu ‘Jembatan’ ke DPRD Jadi Fakta. H Yusri Lolos ke Gedung DPRD Didukung Tim Solid

February 20, 2024
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines