TINTAKALTIM.COM-Penghargaan (reward) yang diberikan Pemkot Balikpapan melalui Walikota Dr H Rahmad Mas’ud SE ME untuk warga berprestasi dan pelopor tiap tahunnya sangat memperhatikan rakyat kecil. Terbukti, mereka yang bekerja di ‘level bawah’ saja dan punya nilai perjuangan di berbagai bidang dihargai.
“Secara pribadi saya tak pernah mengetahui. Bekerja saja untuk kemajuan kota. Tiba-tiba diusulkan dan dinilai oleh panitia. Alhamdulillah, terpilih jadi warga pelopor di Balikpapan Timur,” kata Mariyono, Ketua RT 50 Manggar yang memperoleh penghargaan warga Pelopor bidang Lingkungan 2025.

Menurut Mariyono, dirinya bekerja untuk kepentingan warga kota dan ingin agar sisi lingkungan bisa baik dan mengikuti regulasi Pemkot Balikpapan. Termasuk memelopori Pasar Malam di kawasan Manggar sudah hampir 10 tahun.
“Intinya dengan menghargai warga Balikpapan yang berprestasi dan pelopor, Pemkot Balikpapan peduli serta ikut melakukan pembinaan. Karena, itu memberi spirit warga untuk meningkatkan aktivitas menjadi lebih baik,” jelas Mariyono

Ia sangat berterimakasih dengan Pemkot Balikpapan khususnya Walikota H Rahmad Mas’ud SE ME dan Wawali H Bagus Susetyo serta Ketum HUT ke-128 Kota Balikpapan saat itu dr Andi Sri Juliarty dan Ketua Pansel Warga Berprestasi 2025 Bu Neny.
“Saya dengar Bu Andi dan Bu Neny dipilih kembali masing-masing jadi Ketua HUT ke-129 dan ketua pansel ya. Wah selamat dan semoga sukses acaranya. Sebab, di HUT ke-128 saat itu berjalan sukses termasuk penyerahan penghargaan warga berprestasi dan pelopor,” kata Mariyono
DEDIKASI
Sementara itu Ketua Umum HUT ke-129 Kota Balikpapan dr Andi Sri Juliarty (Dio) menegaskan, Pemkot Balikpapan memberi reward sebagai bentuk apresiasi dan dedikasi warga yang telah berbuat positif dan mendukung kemajuan kotanya.
“Pak Walikota sangat peduli juga dengan mereka yang berprestasi dan menjadi pelopor berbagai bidang serta berbuat untuk kotanya. Kendati kondisi APBD kita menurun akibat berkurangnya dana transfer ke daerah (TKD), tetapi tidak menghapuskan reward terhadap warga berprestasi dan pelopor,” ungkap dr Dio
Dirinya pun berterimakasih telah dipercaya kembali menjadi ketua umum HUT ke-129 Kota Balikpapan. Tetapi, sukses HUT ke-128 lalu, berkat dukungan seluruh panitia di berbagai bidang.

“Saya ingin mengucapkan terimakasih. Panitia bekerja sangat kompak. Dan, itu harus dibuktikan kembali di HUT ke-129 Kota Balikpapan. Kendati, suasana acaranya berbeda dengan ultah ke-128, tetapi nilai-nilai kekompakan dan kerjasama harus terus dibangun dan ditingkatkan,” ujar dr Dio
Ditambahkannya, untuk HUT ke-129, fokus kegiatannya tidak ada pesta akbar seperti tahun lalu yang dipusatkan di Dome dengan menampilkan artis. Tetapi, kegiatannya digelar di 6 kecamatan. Bisa olahraga, senam bersama, jalan santai atau kreativitas kecamatan kmasing-masing.
“Kami mohon maaf kepada warga jika di HUT ke-129 tidak ada pagelaran akbar. Semua karena kondisi fiskal yang tak memungkinkan,” jelas dr Dio
Hanya tambahnya, partisipasi pihak swasta masih sangat dimungkinkan untuk memeriahkan HUT ke-129 Kota Balikpapan tersebut. (gt)













