• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Saturday, October 3, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

Modal UMKM Tanpa Jaminan Dibahas Masuk Perda. A3: Kita Mudahkan Berusaha tapi Ada ‘Self Declare’

by admin
September 9, 2023
in Kanal
0 0
0
Modal UMKM Tanpa Jaminan Dibahas Masuk Perda. A3: Kita Mudahkan Berusaha tapi Ada ‘Self Declare’

MODAL: Ketua Bapemperda DPRD Balikpapan Andi Arif Agung jelaskan mekanisme Perda Kemudahan Berusaha

0
SHARES
181
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Jajaran anggota DPRD dan Pemkot Balikpapan kini sedang mencari mekanisme bagaimana agar pelaku usaha khususnya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) diberikan kemudahan akses permodalan tanpa agunan atau jaminan. Dan itu akan dibahas dalam raperda menjadi perda.

“Dulu pernah ada, namanya bank penjamin kredit. Uang pemkot sekitar Rp10 miliar diletakkan di situ dan pelaku UMKM tanpa jaminan boleh menjadikan modal. Tapi, kan banyak yang tak komitmen. Ini lagi kita bahas mekanismenya,” kata Anggota Komisi I DPRD Balikpapan H Andi Arif Agung SH saat berbicara di acara sosialisasi Kemudahan Berusaha garapan Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Balikpapan di Hotel Novotel, Kamis (7/09/2023)

A3 (baju putih), M Najib dan Hasbullah Helmi

Acara yang dibuka Walikota Balikpapan H Rahmad Mas’ud SE ME yang diwakili Kepala DPMPTSP Hasbullah Helmi itu, dihadiri komunitas pengusaha dari UMKM, asosiasi pengusaha yakni Kadin, Hipmi dan juga menghadirkan sejumlah narasumber Triana Indra Erlangga (Kemenpar Ekraf), Ani Rachmawati (Kementerian Investasi/BKPM), Indra Kurniansyah (Kementerian Investasi/BKPM) dan Hj Astri Rezeki ST (DPMPTSP Balikpapan)

Andi yang tampil bersama rekan satu komisinya Muhammad Najib (F-PDIP) menegaskan, pembahasan raperda menjadi perda masih terus dilakukan dengan mendengar masukan dari pelaku usaha. Karena, perdanya pemberian insentif dan kemudahan berusaha. Sehingga, kaitan permodalan yang sering jadi kendala berusaha pun akan dibahas.

Andi Arif bersama moderator Sugito

“Ada keinginan kuat kami bersama kawan-kawan anggota komisi lainnya, bagaimana memasukkan di dalam pasal-pasal kaitan pemberian permodalan lewat bank penjamin kredit. Hanya, nanti dituangkan juga komitmen pelaku usaha,” ungkap Andi Arif Agung.

Sebab kata Andi, kemudahan berusaha itu juga harus ditopang bagaimana kemudahan permodalan. Mekanismenya masih dalam diskusi internal DPRD. Apakah nanti pengusaha bekerjasama dengan perbankan yang ditetapkan di mana modal itu disiapkan dilengkapi dengan mempertegas komitmen pengusaha.

“Dana yang digunakan nanti kan APBD. Itu harus dipertanggungjawabkan. Jangan sampai gagal lagi karena proses pengembalian tidak berjalan sesuai komitmen. Sehingga, bisa jadi nanti ada semacam pakta integritas atau self declare dari pelaku usaha. Supaya nggak ‘lari’ setelah diberi modal,” ungkap Andi sambil tersenyum.

Perda Kemudahan Berusaha nanti kata Andi, menitikberatkan bagaimana regulasi itu prosesnya sederhana, mudah dan cepat untuk mendorong investasi. Sekaligus di dalamnya ada upaya pemberdayaan usaha mikro, kecil dan menengah.

“Kalau investasi masuk ke Balikpapan karena ada kelonggaran regulasi lewat perda, maka minat pengusaha berusaha juga tinggi. Implikasinya, tentu pada penyediaan tenaga kerja seluas-luasnya. Ini semangat UU Cipta Kerja itu yang kita turunkan lewat perda,” urai Andi Arif Agung yang juga Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) dan anggota F-Partai Golkar ini.

MENTAL

Andi  yang juga lahir dari ‘anak pengusaha’ ini menyebutkan, menjadi pengusaha itu gampang-gampang susah. Kuncinya, fokus dan memiliki jiwa petarung atau fighting spirit yang tinggi. Diawali dari yang kecil-kecil dulu baru nanti berjalan jadi besar.

Foto bersama sebelum acara dimulai

“Tapi yang paling utama dalam berusaha itu mental atau karakter. Kegagalan pengusaha itu pada karakter. Ya itu tadi, pinjam modal tapi tidak dibalikin. Atau, sudah usaha punya revenue atau penghasilan besar tetapi out of focus pada usaha karena dananya dipakai untuk kepentingan lain. Sehingga gagal,” ujarnya.

Terus katanya, sudah punya uang sedikit berani terjun ke politik untuk coba-coba. “Hak setiap orang untuk berpolitik tetapi jangan berani berpolitik kalau capital atau modal tidak punya. Sudahlah, ambruk. Itu sudah saya lalui semua dan fokus saja pada usaha khususnya pelaku usaha UMKM. Spirit perda kita buat untuk mendukung pengusaha untuk fokus,” ungkapnya.

Dalam konteks lainnya, DPRD pun kata Andi, sedang berjuang maksimal untuk memperjuangkan proteksi agar perusahaan yang berinvestasi di Balikpapan harus mengakomodir 75 persen tenaga lokal.

“Raperdanya sedang kita bahas juga. Kemungkinan 2 bulan lagi bisa rampung karena harus memerlukan tinjauan yuridis, sosiologis dan filosofis agar maksimal,” ungkapnya.

Andi dan salah satu asosiasi pengusaha

Tetapi katanya, ia juga meminta DPMPTSP harus memberikan kepastian perizinan. Jika perlu, respons time atau menjawab usulan perizinan pengusaha dengan cepat. “Sekarang ini kan sudah via perizinan satu pintu atau Online Single Submission (OSS) dan ada Kualifikasi Baku Lapangan Indonesia (KBLI), justru jangan menghambat UMKM untuk menjalankan kegiatan usaha. Coba dicari solusi yang bisa cepat dan mudah jika ada kendala,” pinta Andi Arif.

Sementara itu Muhammad Nadjib mengatakan, perda Kemudahan Berusaha itu nanti memberikan kemudahan investasi yang didorong oleh Pemkot Balikpapan. “Kami dari DPRD selalu mendengar usulan masyarakat. Intinya bagaimana sama-sama mencarikan solusi agar pengusaha khususnya UMKM bisa berusaha tanpa harus ribet mengurus perizinan,” ungkap Muhammad Nadjib

Nadjib juga sempat menjawab pertanyaan kaitan usaha seseorang yang mengganggu misalnya kaitan usaha Bahan Berbahaya dan Beracun (BBB) yang katanya, juga disiapkan perdanya. “Tapi kalau ketertiban umum itu bisa segera dilakukan Satpol PP untuk menegakkan perda. Prinsipnya, ada laporan dari masyarakat dan identifikasi petugas pengawasan di lapangan,” ujar Muhammad Najib dari Fraksi PDIP ini. (gt)

SendShareTweet

Related Posts

‘Mata Elang’ Charles Family, Hospitality dan Hati (11th Platinum Balikpapan, Jadi Second Home Tamu)
Kanal

‘Mata Elang’ Charles Family, Hospitality dan Hati (11th Platinum Balikpapan, Jadi Second Home Tamu)

October 3, 2026
Jelang Zero ODOL 2027, BPTD Kaltim Sosialisasi ke Dealer. Cek Lapangan, Ingatkan SKRB dan Normalisasi
Kanal

Jelang Zero ODOL 2027, BPTD Kaltim Sosialisasi ke Dealer. Cek Lapangan, Ingatkan SKRB dan Normalisasi

October 2, 2026
Sekum MUI Balikpapan Mundur dan Fokus di NU? Jelang Musda, Nama Jailani, Muhlasin dan Rosyidi Menguat
Kanal

Sekum MUI Balikpapan Mundur dan Fokus di NU? Jelang Musda, Nama Jailani, Muhlasin dan Rosyidi Menguat

September 26, 2026
Pemilik Sertifikat Tanah Transad Tempuh Jalur Hukum. Tanahnya Diklaim Segel, Sudah Ada Tersangka
Kanal

Pemilik Sertifikat Tanah Transad Tempuh Jalur Hukum. Tanahnya Diklaim Segel, Sudah Ada Tersangka

September 24, 2026
Fishing Charter KM Raisa, Salurkan Hobi Tengah Laut. Tarif Murah, Juga untuk Wisata Bahari ke Pulau Gusung
Kanal

Fishing Charter KM Raisa, Salurkan Hobi Tengah Laut. Tarif Murah, Juga untuk Wisata Bahari ke Pulau Gusung

September 24, 2026
Mesin Waktu: Reuni Alumni SMPN 3 Angkatan 83 (Kenangan 43 Tahun, Dicap Amnesia tapi Bersaudara)
Kanal

Mesin Waktu: Reuni Alumni SMPN 3 Angkatan 83 (Kenangan 43 Tahun, Dicap Amnesia tapi Bersaudara)

September 23, 2026
Next Post
Pemkot Permudah Usaha, Insentif Diberikan. Helmi: Layanan Dibenahi, Izin Usaha Ada Basis Risikonya

Pemkot Permudah Usaha, Insentif Diberikan. Helmi: Layanan Dibenahi, Izin Usaha Ada Basis Risikonya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 317 Followers

Recommended

5 Juni, Pola Operasi Kapal dari Kariangau Diubah. Karlos: Perbaikan Dermaga ASDP, Port Time 20 Menit

5 Juni, Pola Operasi Kapal dari Kariangau Diubah. Karlos: Perbaikan Dermaga ASDP, Port Time 20 Menit

June 4, 2026
Masih Dibuka hingga 31 Desember. Sudah 73 Pendaftar Warga Berprestasi-Pelopor 2026

Masih Dibuka hingga 31 Desember. Sudah 73 Pendaftar Warga Berprestasi-Pelopor 2026

December 29, 2025
Kepuasan Pelanggan Lebihi Target KPI. Dirut: Hasil SKP Jadi Bahan Evaluasi dan Memacu Kinerja

Kepuasan Pelanggan Lebihi Target KPI. Dirut: Hasil SKP Jadi Bahan Evaluasi dan Memacu Kinerja

May 6, 2025
PTMB Turunkan 28,48 Persen NRW. Ali Rachman: Perang Lawan Kebocoran

PTMB Turunkan 28,48 Persen NRW. Ali Rachman: Perang Lawan Kebocoran

March 15, 2026
Kapolda Apresiasi Gubernur dan Ditlantas. Korlantas Polri Beri Penghargaan Bapenda Kaltim

Kapolda Apresiasi Gubernur dan Ditlantas. Korlantas Polri Beri Penghargaan Bapenda Kaltim

May 18, 2023
AKD, Serunya Berebut ‘Komisi Basah’ di DPRD

AKD, Serunya Berebut ‘Komisi Basah’ di DPRD

September 8, 2019
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines