TINTAKALTIM.COM-Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengeluarkan aturan baru terkait hak partisipasi atau Participating Interest (PI) 10 persen yang menjadi hak daerah termasuk eksplorasi yang dilakukan raksasa migas Italia Eni yang akan memulai produksi gas dari Lapangan Merakes East di Cekungan Kutai lepas pantai Kaltim.
“Jadi Eni nanti wajib memberi kontribusi Kaltim sebesar 10 persen. Bukan lagi urusan pusat tetapi diserahkan ke daerah agar bisa memberikan kesejahteraan masyarakat Kaltim melalui tambahan APBD di tahun 2027 dari Dana Bagi Hasil (DBH),” kata Bahlil saat membuka Musda Partai Golkar Kaltim di Hotel Mercure Samarinda, Sabtu (19/07/2025)

Kehadiran Bahlil sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar yang bicara di hadapan ribuan kader Partai Golkar se-Kaltim. Ia juga memberi motivasi perjalanan partai berlambang pohon beringin ini. Ditegaskan, Provinsi Kaltim akan mendapatkan ‘kue’ tambahan finansial dari kegiatan ekplorasi Eni itu.
Dari data media ini, Eni akan melakukan ekplorasi di lapangan yang merupakan bagian dari Blok East Sepinggan yang dioperatori Eni dan memberikan kontribusi hingga 100 juta standar kaki kubik per hari gas atau sekitar 18.000 barel setara minyak per hari untuk produksi Eni.
Lapangan Eni terhubung melalui koneksi bawah laut yang setelah diproses akan ditransfer melalui jaringan pipa untuk memasok pasar domestik dan Kilang LNG Bontang untuk pasar domestik dan ekspor
Bahlil dalam Musda Golkar yang dihadiri jajaran fungsionaris DPP serta Ketua DPD Partai Golkar Kaltim H Rudy Mas’ud itu dan pengurus, pengurus Golkar kota-kabupaten, organisasi sayap memberi ilustrasi situasi ekonomi global tidak baik-baik saja. Karena, adanya perang tarif Amerika Serikat (AS) untuk impor yang dipatok 32 persen.

Tetapi kata Bahlil, Presiden Prabowo sebagai leader atau pimpinan negara berhasil melakukan negosiasi dengan Presiden AS Donald Trump yang ‘menekan’ presiden Adi Daya ini dengan tarif baru 19 persen, sehingga menjadikan Indonesia sebagai negara dengan beban tarif terendah di Asia.
“Luar biasa Pak Prabowo. Berhasil melakukan negosiasi. Ini harus kita apresiasi. Saya berkali-kali bertemu dalam rapat kabinet mendapatkan informasi yang valid ini. Tentu sebagai kabar baik bagi ekspor Indoensia dan penurunan tarif itu bisa memberi dorongan siginifikan bagi kinerja ekspor nasional,” jelas Bahlil yang disambut applaus hadirin yang hadir memenuhi ballroom Hotel Mercure
Bahlil mengatakan, investasi Eni di Kaltim dalam ekplorasi migas itu sebesar 10 miliar dolar AS atau setara dengan 100 triliun. Dan investasi ini bakal menghasilkan kontribusi PI di tahun 2027-2028
“Jadi jangan Jakarta yang mengelola dan menetapkan PI. Provinsi Kaltim atau daerah terkait eksplorasi Eni yang menghitung dan menetapkan. Sebab, ini keuntungan daerah,” jelas Bahlil.
Bahlil juga menyinggung hilirisasi di Kaltim. Nanti, akan dibangun pabrik etanol di tahun 2027. Ini bertujuan agar ekonomi berjalan maksimal. “Dan, dengan gubernurnya Rudy Mas’ud, maka Kaltim sejahtera, makmur dan menjadi provinsi setara dengan daerah lain serta menjadi tolok ukur (benchmark),” ungkap Bahlil.
Sekadar informasi, Participating Interest 10 persen adalah besaran maksimal 10 persen pada kontraktor kontrak kerja sama (KKSS) yang majib ditawarkan oleh kontraktor pada BUMD atau BUMN yang nilainya bisa untuk meningkatkan ekonomi, penambahan APBD Kaltim dan kepentingan masyarakat. (gt)













