TINTAKALTIM.COM-Noval Asfihani, dipastikan ditetapkan menjadi ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Balikpapan pada 8 April 2026 mendatang lewat gelaran musyawarah kota (muskot) di Driving Range Royal Mahligai (RM) kawasan Grand City Balikpapan
Noval –-sapaan akrabnya—yang sekarang jadi penjabat (Pj) Ketua Kadin Balikpapan menggantikan kepemimpinan mendiang Alm Yaser Arafat, sudah dapat ‘tidur tenang’ karena tak ada rival yang menghadangnya dan mulus menjadi ketua Kadin periode mendatang

Prediksi mulusnya calon tunggal Noval yang tak lain putra H Asfiah Achmad, owner Karunia Group ini, sudah muncul dari sejumlah pengurus Kadin. Sebab, dialah yang paling siap dan memenuhi persyaratan. Apalagi, panitia memberi syarat yang mencalonkan diri sebagai Ketua Kadin harus menyetor uang partisipasi sebesar Rp300 juta.
“Ini bukan organisasi ecek-ecek. Jadi, dana partisipasi Rp300 juta itu sudah lazim. Bahkan, untuk jadi Ketua Kadin Kaltim saja Rp500 juta. Apalagi, peraturan organisasi (PO) tak melarangnya,” kata Ketua Sterring Committee (SC) atau panitia pengarah Muskot Kadin Balikpapan Andi Welly di Kantor Kadin, Senin (30/3/2026)

Selain kontribusi, calon ketua juga wajib memenuhi syarat normatif seperti memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) Kadin yang masih berlaku. Hanya, sejumlah pihak menilai kontribusi Rp300 juta itu membuat calon lain ngeper alias nggak berani maju
“Kan dana itu juga untuk menyukseskan acara muskot. Dan, SC sudah menetapkan syarat itu, jadi kalau mau maju calon ketua ya harus memenuhi syarat tersebut,” kata Andi Welly
Sekitar pukul 15.00 Wita, jajaran pengurus Kadin berdatangan di kantor Kadin. Mereka ingin menghadiri pendaftaran terakhir yang dipatok panitia pukul 16.00 Wita. Karena, panitia sudah sangat transparan membuka kesempatan pendaftar sejak 22 Maret 2026 lalu.
Ma’ruf, sejak awal sudah memprediksi kalau Noval bakal menjadi calon tunggal. Sebab, hingga pukul 15.20 Wita, tak ada satu pun calon mendaftar. Bahkan, di luar kantor setiap ada kendaraan yang parkir, ada pikiran ‘paranoid’ seolah itu pendaftar

“Mungkin mau daftar itu. Bagus kalau ada calon lain, terlihat demokratis. Tapi, kerja lebih keras untuk Noval,” kata Ma’ruf bersama Rizal yang sepertinya pendukung full Noval.
Selang beberapa lama, kendaraan itu meninggalkan tempat. Ternyata, hanya parkir sesaat. Dan, di dalam ruang sudah lebih awal terlihat Andi Welly, Direktur Eksekutif Rikmo Kuswanto dan M Ali yang membicarakan rencana muskot

“Muskot harus berjalan enjoy dan ini organisasi pengusaha yang lebih banyak mikir bagaimana ekonomi tumbuh dan berkembang di Balikpapan,” kata M Ali Amin yang meneriakkan yel-yel sebagai pendukung Noval.
Tepat pukul 15.45 Wita, timses Noval, Kevin Adrian tiba melakukan pendaftaran dan diterima Ketua SC Andi Welly serta jajaran panitia lainnya. Semua syarat Noval lengkap sehingga melaju dengan calon tunggal
“Degaga lawang (tidak ada lawan atau tak ada jalan lagi) Noval pasti tinggal terpilih aklamasi dan ketuk palu,” kata H Jani, pengusaha advertising yang nanti juga jadi peserta muskot mengucap frasa bahasa Bugis itu, padahal ia Jawa.
Ketua Organizing Committee (OC) atau Panitia Pelaksana H Soegianto SE pun hadir di pendaftaran terakhir itu. Ia menyebut, 8 April 2026 mendatang persiapan sudah dikoordinasikan dan akan berjalan maksimal sebab secara keseluruhan sudah mempersiapkan bahkan on the spot ke Royal Mahligai.

“Kita tinggal setting saja lokasi nanti. Menyesuaikan keinginan panitia lainnya,” kata Soegianto optimistis muskot berjalan mulus dan lancar
Saat itu, Noval datang terlambat. Sebab, baru tiba dari Bali. Tetapi, ia berterimakasih kepada seluruh panitia OC dan SC yang mempersiapkan pendaftaran dan hadir saat dirinya melakukan pendaftaran
“Kadin itu mitra pemerintah. Harus seiring sejalan di dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan ekonomi Kota Balikpapan,” kata Noval yang menyebut saat mendaftar dan diverifikasi seluruh persyaratan lengkap. (gt)













