TINTAKALTIM.COM-Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro mendapat kesempatan berpasangan dengan atlet nasional ganda putra yang pernah meraih medali emas Olimpiade Beijing Hendra Setiawan.
Kapolda bermain pada laga persahabatan (friendly match) tapi mampu mengungguli lawannya pebulutangkis ranking 1 dunia versi World Badminton Federation (WBF), Jonatan Christie (Jojo) berpasangan dengan Bupati PPU Mudyat Noor yang juga Ketua Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kaltim

Laga have fun itu berjalan seru dan jadi momen menarik karena disaksikan atlet yang mayoritas usia dini berlaga di Bayan Open 2026. Kapolda dan Bupati PPU tampil untuk mengisi acara usai opening ceremony turnamen bulutangkis Bayan Open 2026 di Balikpapan Sport & Convention Centre (Dome), Selasa (25/8/2026)
Panitia merancang agar suasananya rileks dan enjoy. Kapolda terlihat bermain asyik. Pukulan lob dan smash-nya masih akurat. Juga mengarahkan shuttlecock pada titik-titik tertentu.

Pertandingan yang penting ‘berkeringat’ itu, disaksikan full penonton yang memadati kiri-kanan lapangan, yang dari atas panggung pun turun melihat dari dekat. Memang, bulutangkis olahraga yang masih digemari banyak orang, kendati bersaing dengan olahraga raket lainnya yakni padel dan tenis
Bulutangkis atau badminton itu memang membutuhkan ketangkasan, kecepatan dan strategi yang baik. Juga kondisi fisik dan kebugaran optima dan refleks yang cepat. Tapi, Kapolda dan Bupati PPU masih menunjukkan permainan apik

Kapolda mendapat pertahanan kuat bagian belakang karena keterampilan Hendra Setiawan mampu mengembalikan bola lawan dengan mudah, khususnya pukulan Jonatan Christie
Terlihat sesekali bola Jonatan Christie berada di bibir net dan lebih pada dropshoot, sehingga Kapolda dan Hendra pun lambat mengantisipasi bola, karena refleksnya lambat

Pukulan Bupati PPU pun masih terlihat akurat. Karena, have fun, sang referee pun bicara pada regulasi ‘kesepakatan’ seperti servis bebas dan santai asalkan bola nyeberang dan permainan berjalan.
Walaupun pada kelas ganda ada rotasi pemain, tapi ini fleksibel dan tidak terlalu menghitung posisi genap atau ganjil yang rumit, walaupun sesekali Hendra Setiawan mengarahkan posisi Kapolda

Jojo dan Hendra terlihat agak sungkan. Mungkin karena bermain dengan pejabat. Sehingga, tidak mengeluarkan gerak-gerik humoris.
“Mainnya dengan Pak Kapolda jadi agak serius sedikit. Padahal, Pak Kapolda itu orangnya humble,” celetuk Abdul Ramli yang menghadiri opening mewakili Dirut PDAM Balikpapan Yudhi Saharuddin

Usai laga pasangan Kapolda dan Bupati PPU berakhir, laga dilanjutkan dan jadi tontonan menarik. Karena, Jonatan Christie-Hendra Setiawan harus melawan ganda putra peraih medali emas SEA Games Sabar-Reza yang masuk ranking 10 BWF
Jonatan Christie, pasti jika bermain ada aksi kocaknya. Saa itu, ia yang berpasangan dengan Hendra Setiawan, harus menerima pukulan Sabar dengan posisi duduk. Bola berkali-kali mampu dikembalikan, hingga applaus penonton membahana
Bukan itu saja, Hendra Setiawan pun sempat keluar lapangan dan membiarkan Jojo bermain sendiri. Jadilah permainan have fun itu penuh canda-tawa penonton. (gt)











