TINTAKALTIM.COM-Walikota Balikpapan Dr Rahmad Mas’ud SE ME menerima dua penghargaan sekaligus dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kemenhub melalui Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kaltim yakni implemantasi ODOL dan mewujudkan layanan transportasi perkotaan di simpul-simpul transportasi
ODOL adalah over dimension over loading angkutan barang. Di mana, kendaraannya melebihi dimensi dan kelebihan muatan. Sehingga, harus dinormalisasi. Dan kota Balikpapan melalui Dishub intens untuk melakukan sosialisasi dan implementasi

Penghargaan diserahkan Dirjen Hubdat Kemenhub Irjen Pol (purn) Aan Suhanan MSi saat launching zona pick up zone & drop off Bacitra serta layanan antarmoda Balikpapan-IKN di Plaza Balikpapand dan Pelabuhan Semayang di Plaza Balikpapan, Kamis (27/8/2026)
Penghargaan diterima Pj Sekda Agus Budi Prasetyo yang mewakili Walikota Balikpapan Dr H Rahmad Mas’ud SE ME (RM) karena sedang melaksanakan tugas ke luar daerah. Dan, selain walikota, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud juga menerima penghargaan diterima Kadishub Kaltim Yusliando atas dukungan dan pembinaan serta implementasi program ODOL tahun 2026 di Kaltim

Sebelumnya, Aan menyebutkan, Kota Balikpapan mengelola Bacitra dengan baik. Bahkan, siap melakukan serahterima pekerjaan (hand over) pada Juni 2027 mendatang lewat pendanaan APBD.
“Banyak daerah atau pemda yang enggan untuk melakukan investasi pada transportasi massal perkotaan ini, apalagi daerah yang 3-T (tertinggal, terdepan dan terluar). Sebab, break event point (BEP)-nya tidak bisa 3 tahun sesuai jangka waktu stimulus yang diberikan Kemenhub,” jelas Aan

Atas upaya Kota Balikpapan dan sinergi dengan instansi lainnya seperti Kemenhub Hubdat dan BPTD Kaltim, Aan memberi apresiasi karena transportasi umum sangat membantu masyarakat dari sisi konektivitas.
Sementara itu Pj Sekda Agus Budi Prasetyo mengatakan, hand over Bacitra dari Ditjen Hubdat Kemenhub pada 2027 mendatang, Balikpapan sangat siap. “Kalau tidak salah, kita sudah cadangkan anggaran berkisar Rp17 miliar untuk mengelola Bacitra nanti,” ujar Agus Budi

Komitmen hand over itu kata Agus, sebagai wujud Walikota Balikpapan memiliki keinginan agar tetap menggunakan Bacitra. “Pak Walikota merespons positif, sebab itu transportasi yang sangat membantu masyarakat. Tapi setelah hand over akan ada tarif yang kajiannya berkisar Rp3.000 sampai Rp5.000,” ujarnya
Penerima penghargaan lainnya yakni, Walikota Samarinda kaitan percepatan ODOL, GM Mall & Pandega Citra Kelola, GM PT Pelabuhan Indonesia Regional IV Balikpapan, GM PT Angkasapura Indonesia Cabang Balikpapan, PT Aldi Mitra Sejahtera, PT Perdana Semesta Perkasa, PT Expedisi Menara Samarinda dan PT Pundi Satria Nusantara. (gt)













