TINTAKALTIM.COM-Ketua Tim Penggerak PKK Kota Balikpapan Hj Nurlena Rahmad Mas’ud hadir dalam gelaran Ladies Program yang dirangkai Musyawarah Nasional (Munas) VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) 2025 di Surabaya, Kamis (8/5/2025)

Hj Nurlena didampingi Asisten III Sekkot Balikpapan dr Andi Sri Juliarty (dr Dio) dan ibu-ibu lainnya. Menurut dr Dio, kegiatan ladies program jadi forum strategis yang melibatkan para istri kepala daerah dari 89 kota se-Indonesia.
“Bu Hj Nurlena ikut dalam bahasan agenda unggulan yang mencakup peran strategis perempuan dalam pembangunan daerah. Tentu, ini sebagai wujud spirit perempuan Balikpapan yang harus ikut bangkit dan membangun kotanya,” kata Andi Sri Juliarty.

Program tersebut digagas kata dr Dio, sebagai upaya mendorong kota-kota di Indonesia termasuk Balikpapan menjadi lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya perempuan dan anak
Ditambahkannya, keikutsertaan istri walikota dan istri wawali bagian dari komitmen sekaligus menjaring ilmu yang bisa menginspirasi untuk diterapkan di daerah.

“Tentu istri walikota dan wawali yang ikut ladies program termasuk para perempuan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bisa memberikan dampak langsung kepada masyarakat nantinya di Balikpapan,” jelas dr Dio.
Sementara itu, Hj Nurlena menegaskan bahwa ladies program merupakan kegiatan positif untuk pengembangan PKK dan Dekranasda. Karena, perempuan harus dapat jadi motor penggerak perubahan sosial dan ekonomi dari tingkat keluarga hingga masyarakat luas.
FASHION SHOW
Dalam ladies program itu, seluruh istri walikota harus tampil di atas cat walk untuk fashion show mengenalkan budaya daerah masing-masing. Istri Walikota Hj Nurlena tampil anggun dengan balutan wastra batik Balikpapan.
Wastra adalah istilah untuk kain tradisional Indonesia yang memiliki makna dan simbol tersendiri serta dibuat dengan teknik dan alat tradisional.

“Yang jelas Bu Walikota terlihat Anggun dan cantik. Tentu, bukan sekadar tampil tetapi mengenalkan batik Balikpapan kepada daerah lain. Apalagi warnanya jreng kuning,” cerita dr Dio.

Kendati harus dag-dig-dug di atas cat walk, Hj Nurlena merasa gembira dan terharu karena sang suami tercinta Walikota Balikpapan H Rahmad Mas’ud ikut menyaksikan dan memberi surprise bunga tangan (hand bouquet) kepada sang istri yang memang dirahasikan.
“Dialah walikota satu-satunya yang memberi apresiasi kepada istri usai tampil fashion show. Wah romantis pokoknya. Apalagi kehadiran penyanyi Budi Doremi yang menghibur di acara ladies program yang mengusung tagline Dari Perempuan untuk Negeri itu,” pungkas dr Dio yang super sibuk digelaran Apeksi 2025 di Surabaya ini. (gt)













