• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Tuesday, September 22, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

Helikopter Dandim Ditembak OPM (Cerita saat 2 Tahun Tugas di Puncak Jaya Papua)

by admin
March 16, 2026
in Kanal
0 0
0
Helikopter Dandim Ditembak OPM (Cerita saat 2 Tahun Tugas di Puncak Jaya Papua)

ASYIK: Dandim cerita asyik dengan Renhard dan Bagus serta pose semangat dengan tim BPTD Kaltim dan Tintakaltim.Com

0
SHARES
50
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Catatan: Sugito )*

TINTAKALTIM.COM-Dandim 0905/Balikpapan Kolonel Inf Denny Salurerung  S Sos ternyata punya cerita tersendiri saat dirinya bertugas jadi dandim 2 tahun di Puncak Jaya Papua Tengah. Helikopter yang ditumpanginya sempat ditembak Organisasi Papua Merdeka (OPM)

Denny –-begitu biasa disapa— baru menjabat Dandim Balikpapan menggantikan pejabat sebelumnya Kolonel Kav Muhammad Darwis. Ia boleh disebut  punya ‘mental baja’ karena bertugas di satu wilayah masuk dalam peta kerawanan gangguan keamanan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Apalagi lokasi itu sering jadi titik konflik

Renhard enjoy cerita dengan Dandim

“Dinikmati saja, demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Inilah TNI dan Puncak Jaya itu aksi separatisme tempatnya,” cerita Dandim kepada tamunya, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kaltim Renhard Ronald.

Renhard silaturahmi untuk kenalan dengan Dandim. Sekaligus menyampaikan permohonan maaf, karena saat rapat koordinasi (rakor) membahas angkutan lebaran (Angleb) 2026, Dandim  telat diundang. “Kita harus minta maaf sekaligus silaturahmi,” kata Renhard kepada media ini sekaligus mengajak bertemu Dandim

Dandim Denny sosok pejabat yang low profile. Tanpa protokoler dan orangnya blak-blakan juga enak ditemui. Saat ingin bertemu, saya hanya berkirim pesan WhatsApp (WA), bahwa rombongan dari Ditjen Hubdat Kemenhub akan silaturahmi.

Ia menjawab santai. Silakan, jika berkenan bisa bertemu pukul 09.00 Wita. Renhard Ronald dan tim akhirnya bertemu. Sapaannya pun friendly. Langsung diterima di ruang kerjanya dan ngobrol seolah sudah kenal lama tanpa sekat

Gaya fotonya ngikutin Pak Dandim

“Saya atas nama Kepala BPTD Kaltim minta maaf ya Pak Dandim. Undangan telat di acara rakor angleb,” kata Renhard membuka percakapan dengan Dandim yang juga mengenalkan Kepala Seksi (Kasi) Lalu-Lintas Bagus Panuntun Kuncoro Edy dan stafnya Raka dan Rizal

Dandim merasa bisa bernafas lega setelah 2 tahun bertugas di Puncak Jaya. Kendati, tugas di daerah mana saja dinikmatinya. Usai dari Papua, pimpinan menempatkannya ‘rehat’ dan tugas di Jakarta sebelum jadi Dandim Balikpapan. Tetapi, itulah tugas dan dialah dandim terlama menjabat di Puncak Jaya Papua.

Ia asyik-asyik saja sebenarnya saat tugas di Puncak Jaya. Kendati, diakui  bicara infrastruktur dan fasilitas agak kurang. Sebagai abdi negara, justru dirinya membawa sang istri bertugas.

Istrinya, menemaninya selama di Puncak Jaya. Sehingga, ‘kebal’ ketika mendengar suara tembakan. “Sering bertanya, ada lagi penembakan itu. Tapi, saya selalu meredakan, itu latihan saja,” kelakar Dandim yang disambut tawa Renhard Ronald dan stafnya

Dandim cerita, OPM itu melakukan pemberontakan fisik maupun non-fisik. Mereka terkadang menyerang pos TNI. Ada juga yang melakukan penculikan. Katanya, menuntut kesataraan sosial dan keadilan

Dandim rileks dengan Renhard dan Bagus

Konflik kata Dandim muncul. Biasanya dari identitas etnis, budaya dan agama. Separatisme itu biasa sering muncul. Karena, anggapan mereka merasa tak dihargai dan tak puas terhadap kebijakan pemerintah

Lucunya, gerakan OPM itu seolah mendapat propaganda cerita yang semua informasinya ‘surga’. Contoh, jika merdeka maka makan enak ditanggung, menggunakan alat komunikasi gratis. Dan, semua cerita yang enak-enak.

Seolah cerita enak itu, menjadi brand wash bagi orang-orang OPM agar mendorong tetap merdeka. Padahal, itu hanya provokasi yang sifatnya agar mereka bisa terus melakukan perlawanan

Dandim tetap berinteraksi dengan masyarakat lokal. Memang, ada faktor kesulitan untuk mengenali anggota OPM. Itu tantangannya terutama dalam membedakan dari penduduk lokal. Ada yang menyamar, berbaur dengan warga sipil di kampung-kampung, bahkan ikut dalam acara adat

Silaturahmi merajut persaudaraan

“Kan sulit membedakan, mana dan siapa yang warga sipil dengan warga kelompok bersenjata OPM itu. Wajahnya serupa semua. Tapi, pola pengawasan dan ketajaman intuisi tetap diperlukan,” kata Dandim yang bercerita sangat rileks

Skill OPM atau KKB itu, sangat menguasai medan dan memiliki taktik. Medan pegunungan yang sulit ditembus, sehingga pergerakan mereka seringkali tidak terdeteksi.

Apalagi, medan geofrafis Papua yang ekstrem, seperti hutan belantara dan pegunungan tinggi, menyulitkan aparat untuk melakukan pengawasan visual secara konstan terhadap individu mereka

Keherana Dandim, mereka dapat membeli senjata. Ada pemasok senjata. Padahal, mereka tinggal di hutan dan makan apa saja yang bisa dimakan. Tapi, bisa membeli senjata dan amunisi sangat mahal

Salam spirit Dandim-Renhard dan tim

“Mereka itu kalau disuruh berjalan senang. Ratusan kilo ditempuh jalan kaki. Di perjalanan ada daun-daunan atau tanaman apa saja dimakan,” cerita Dandim

Obrolan Dandim semakin menarik. Renhard menyelinginya dengan mimik serius tekadang juga tertawa. TNI itu sudah berbagai upaya dalam menangani gerakan separatisme itu, tapi identifikasinya sulit

Justru, hati mereka tak terpikat dengan ajakan ‘berdamai’ dengan pemerintah. Mungkin dinilai belum menyentuh inti pada persoalan yang selalu mereka gaung-gaungkan ibarat ‘kenikmatan surgawi’ tadi

Dandim semakin akrab dengan Renhard. Ia paham, logat Renhard dari Sumatera Utara alias Batak. Dan, Dandim dari etnis Toraja, mungkin karena terlalu lama di Papua, logatnya sudah seperti orang Papua

Cerita kaitan helikopter yang ditembaki itu, terasa saat dirinya masih di atas udara. Karena, suaranya letusannya menyentuh body. Dandim khawatir, tetapi dia meminta agar pilot segera landing. Sebab, jika tidak melakukan manuver bisa fatal

Dandim selamat. Dan setelah dicek, body helikopter itu ternyata penuh dengan tembakan. Biasanya itu, jenis senjata laras panjang. Kejadian tersebut, peristawa yang  akan selalu dikenang Dandim saat menjabat di Puncak Jaya

Hanya, Dandim  harus pandai berinteraksi dengan warga lokal. Karena, persepsinya sering membenci TNI. Suatu saat, ia hadir di acara adat. Ada suguhan ayam panggang dan babi panggang. Orang Papua menyebutnya makan wam (daging babi)

Itu tradisi sangat dihormati dan sakral kata Dandim dalam kebudayaan masyarakat Papua. Wam bukan sekadar makanan, melainkan simbol kebersamaan, persaudaraan, dan penghormatan.

“Ketika disuguhi ayam, saya memilih babi atau wam itu. Sontak, seluruh warga Papua yang hadir di acara pesta memberi applaus. Katanya, Dandim adalah keluarga besar orang Papua. Itulah cara saya bertugas mengamankan NKRI dan berbaur sambil mengawasi OPM,” cerita Dandim.

Nah, semangat Pak Dandim. Karena, sudah mencapai titik tertinggi di Indonesia dengan rasa dan jiwa raga bergejolak dari Puncak Jaya dan sekarang berdedikasi  untuk tugas pembinaan teritorial di Kota Balikpapan dalam komando utama Kodam VI/Mulawarman.**

*) Ketua Bidang Advokasi dan Regulasi Serikat Perusahaan Pers (SPS) Kaltim dan Direktur Tintakaltim.Com

SendShareTweet

Related Posts

PKDN Karhutla, Sespimti-36  Mitigasi untuk Legacy (Berbasis Problem Solving, Menuju ‘Pecah Bintang’)
Kanal

PKDN Karhutla, Sespimti-36 Mitigasi untuk Legacy (Berbasis Problem Solving, Menuju ‘Pecah Bintang’)

September 21, 2026
Doa (Salat Istisqa) Agar Hujan Turun di Waduk. PTMB-Warga Ikhtiar Bersama
Kanal

Doa (Salat Istisqa) Agar Hujan Turun di Waduk. PTMB-Warga Ikhtiar Bersama

September 18, 2026
Berjuang THT: Ngadu ke Wakil Rakyat Senayan (Pensiunan ASDP, Gaji Dipotong hingga Suratin Presiden)
Kanal

Berjuang THT: Ngadu ke Wakil Rakyat Senayan (Pensiunan ASDP, Gaji Dipotong hingga Suratin Presiden)

September 19, 2026
Klarifikasi, PTMB Atur Air untuk Wilayah Tertentu. Ali: Jangan Panik, Flyer Bukan Informasi Resmi
Kanal

Klarifikasi, PTMB Atur Air untuk Wilayah Tertentu. Ali: Jangan Panik, Flyer Bukan Informasi Resmi

September 15, 2026
Musda MUI Balikpapan, Aklamasi atau Voting? (Dakwah Program Digital dan Kolaborasi Pemerintah)
Kanal

Musda MUI Balikpapan, Aklamasi atau Voting? (Dakwah Program Digital dan Kolaborasi Pemerintah)

September 12, 2026
Kemarau, PTMB Gunakan IPA Mobile. Ramli: Mobil Tangki DLH, PDAM dan BPBD Layani Masyarakat
Kanal

Kemarau, PTMB Gunakan IPA Mobile. Ramli: Mobil Tangki DLH, PDAM dan BPBD Layani Masyarakat

September 10, 2026
Next Post
BPTD Kaltim Sediakan Dua Rest Area untuk Pemudik. Angkutan Barang Boleh Operasi Pukul 22.00 Wita

BPTD Kaltim Sediakan Dua Rest Area untuk Pemudik. Angkutan Barang Boleh Operasi Pukul 22.00 Wita

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 317 Followers

Recommended

Rahmad Mas’ud Yakin, Harta Bertambah dan Berkah. Tahun Ini Salurkan Zakat untuk 40.000 Warga

Rahmad Mas’ud Yakin, Harta Bertambah dan Berkah. Tahun Ini Salurkan Zakat untuk 40.000 Warga

May 10, 2020
Baznas Wajib Gandeng MUI untuk Membangun Trust. Prof M Nadratuzzaman: Zakat Lahir dari Al Amin Rasulullah

Baznas Wajib Gandeng MUI untuk Membangun Trust. Prof M Nadratuzzaman: Zakat Lahir dari Al Amin Rasulullah

February 5, 2022
PLN Kerja Full 24 Jam untuk Normalkan Listrik Nunukan-Sebatik

PLN Kerja Full 24 Jam untuk Normalkan Listrik Nunukan-Sebatik

October 9, 2019
Ketum Gapasdap Nilai Tarif Naik Hanya ‘Pepesan Kosong’. Khoiri: Jika Tak Sanggup, Serahkan Asosiasi

Ketum Gapasdap Nilai Tarif Naik Hanya ‘Pepesan Kosong’. Khoiri: Jika Tak Sanggup, Serahkan Asosiasi

September 28, 2022
Publik ‘Nitip’ Kepercayaan dan Integritas, Nelly dari Bankir ke Trading. Aspirasi Pokir Terealisasi, Bantu Warga Jadi Legacy

Publik ‘Nitip’ Kepercayaan dan Integritas, Nelly dari Bankir ke Trading. Aspirasi Pokir Terealisasi, Bantu Warga Jadi Legacy

May 24, 2023
Distribusi Air PDAM Terkendala Pelebaran Drainase. Sukono: Sebulan 4 Kali Terkena Kegiatan Gorong-gorong

Distribusi Air PDAM Terkendala Pelebaran Drainase. Sukono: Sebulan 4 Kali Terkena Kegiatan Gorong-gorong

November 27, 2019
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines