TINTAKALTIM.COM-Musibah kebakaran di Gunung Polisi tepatnya dekat area Jalan Dahor, Kelurahan Baru Ilir, Balikpapan Barat, Rabu (15/12/2021) membuat elemen masyarakat merasa iba. Rasa solidaritas ditunjukkan dengan menyalurkan bantuan. Termasuk jajaran DPD Partai Golkar Kota Balikpapan.
Partai berwarna corak kuning yang dipimpin ketuanya H Rahmad Mas’ud SE ME, Walikota Balikpapan ini, langsung bergerak. Ada 8 gelombang distribusi bantuan yang disalurkan sejak dibukanya posko hingga hari-hari selanjutnya.
Jajaran DPD Partai Golkar, dipimpin Ketua Harian Andi Arif Agung (A3) dan sejumlah pengurus di antaranya Bendahara Ahmad Malollongan, Kepala Sekretaris Partai (KSP) Drs Junaidi Latief, dan sejumlah anggota fraksi di DPRD H Jhony Ng, Hj Suwarni, Hj Kasmah dan ketua-ketua Pengurus Tingkat Kecamatan (PTK) H Yusri (selatan), Aguslimin (tengah), H Alwi Alqadrie (barat), Andi Irfan (kota) dan lainnya ikut berbaur termasuk pengurus kelurahan.

“Alhamdulilillah, kita ikut prihatin atas kejadian musibah kebakaran itu. Jujur, ini partisipasi yang lahir dari partai bahkan ada yang donasi pribadi-pribadi,” kata Andi Arif Agung kepada wartawan di posko kawasan Jln Dahor belakang apartemen Pertamina.
Bantuan diserahkan di posko. Hujan rintik mewarnai penyerahan bantuan itu. Ada pakaian layak pakai, sembako, kebutuhan wanita seperti pembalut, pakaian anak-anak, selimut dan lainnya.
Suasana di posko yang digagas Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Baru Ilir, Kecamatan Balikpapan Barat dan kelurahan itu, padat. Sejak hari pertama petugas sibuk. Pakaian layak pakai ditempatkan sendiri di tenda-tenda dukungan Kementerian Sosial.

Sementara, bantuan sembako seperti beras, indomie dan jenis makanan lainnya diarahkan di tenda-tenda khusus dan dijaga oleh jajaran relawan dari organisasi massa (ormas). “Golkar memang membantu korban kebakaran tidak serempak. Inisiatifnya ada lahir dari fraksi, PTK, ormas sayap (AMPG, AMPI, KPPG, HWK, Al-Hidayah) juga Hasta Karya (Kosgoro, MKGR dan Soksi). Semua turun tanpa terkecuali. Tentu kita berterimakasih,” kata Andi Arif Agung.

Menurut Andi Arif, bantuan yang diberikan beragam. Tentu, koordinasinya dengan pihak posko. Karena, ada yang ludes rumahnya dan keluar hanya baju di badan. “Pemeerintah nanti melakukan inventarisasi kaitan warga yang jadi korban. Juga mencarikan solusi. Kami dari Partai Golkar ikut peduli dan merasa pilu atas kejadian tersebut,” kata Andi Arif Agung.
Sementara itu anggota Fraksi Golkar DPRD Balikpapan H Jhony NG yang juga Ketua Komisi I menegaskan, keterlibatan fraksi di DPRD sudah menjadi hal biasa setiap ada musibah. Sebab, diakuinya musibah itu tanggung jawab bersama. “Apalagi kebakaran. Tentu, semua pihak akan ikut prihatin. Dan, ini warga Balikpapan di mana anggota dewan merupakan representasi masyarakat harus ikut peduli,” kata Jhony NG yang dikenal punya sikap sosial tinggi ini.

Ia berdoa, agar musibah yang menimpa warga di Balikpapan Barat dapat dicarikan solusi dengan baik. Khususnya kelanjutan kehidupan ke depan. “Bantuan yang kita berikan setidaknya dapat meringankan beban mereka,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Hj Kasmah. Menurutnya, sebagai anggota DPRD dari daerah pemilihan (dapil) utara, ia melihat bahwa yang terbakar adalah warga Balikpapan. Sehingga, semua orang harus ikut peduli tanpa melihat posisi dan letak di mana ia tinggal. “Mereka semua saudara kita. Wajib dibantu,” ujarnya singkat yang dibenarkan koleganya di dewan, Hj Suwarni dari dapil selatan.
DONASI UANG
Sementara itu, petugas posko peduli kemanusiaan korban kebakaran RT44,45 dan 47 Kelurahan Baru Ilir yang tak lain istri Lurah Baru Ilir menjelaskan, untuk donasi dalam bentuk uang, seluruhnya tercatat termasuk barang.

“Uang langsung kita catat. Dan ada dicatat di dinding dengan uraian dan besarannya. Juga dari siapa,” kata istri lurah yang menjadi petugas posko dan sibuk melayani warga yang datang memberikan sumbangan
Sejauh ini, untuk data yang terbesar adalah Disdikbud sebesar Rp193.800.000. Tetapi, seberapa pun panitia menerimanya yang dikumpulkan lewat RT. “Ada hamba Allah Rp100 ribu pun kita terima. Nanti kita rekap,” ujar Amir yang juga petugas posko dan ikut memantau sumbangan itu.
Sementara untuk barang, yang sementara besar jumlah sumbangannya adalah Sat Brimob Polda Kaltim sebesar 2 ton. Beras itu diserahkan pada 17 Desember 2021 oleh AKBP Irwan Yuli Prastyo SIK yang tak lain adalah Wadansat Brimob. “Sebenarnya kita tidak melihat besar-kecilnya bantuan. Hanya data yang besar memang dari Brimob.,” ujar Amir. (gt)













