• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Thursday, April 30, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

Aset Kariangau Masih Opsi Hibah atau Dikelola Pihak Lain. Renhard: Kesmanpel Kewenangan Ditjen Hubdat Kemenhub

by admin
October 30, 2024
in Kanal
0 0
0
Aset Kariangau Masih Opsi Hibah atau Dikelola Pihak Lain. Renhard: Kesmanpel Kewenangan Ditjen Hubdat Kemenhub

ASET: Kepala BPTD Kaltim dan Plt Kadishub Kaltim serta undangan lainnya membahas kaitan aset Pelabuhan Kariangau yang masih perlu diskusi dan bahasan lanjutan kembali

0
SHARES
127
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Keberadaan aset Pelabuhan Penyeberangan Kariangau Balikpapan yang ada rencana dikembangkan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kaltim Ditjen Hubdat Kemenhub masih terkendala kepastiannya.

Renhard memimpin rapat bahasan aset

Karena, aset itu masih muncul opsi apakah hibah penuh atau ada pihak lain yang mengelola sebab asetnya masih belum dimiliki sepenuhnya Ditjen Hubdat Kemenhub via BPTD Kaltim.

Diupayakan ada titik temu

Rekomendasi sementara itu muncul saat digelarnya rapat pembahasan barang milik negara (BMN) yang ada di Pelabuhan Kariangau melibatkan Dishub Provinsi, Dishub Kota Balikpapan, Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Kaltim di ruang rapat  lantai II BPTD Kaltim, Selasa (29/10)

Rapat yang diinisiasi BPTD Kaltim itu dipimpin kepalanya Renhard Ronald dihadiri Plt Kadishub Kaltim Ir Hj Lisa Hasliana MSi, Kepala Seksi Prasarana Jalan, Sungai, Danau dan Penyeberangan BPTD Kaltim Agung Wibowo SH, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Elba Iskandar S Sos MSi, Marlina Hendriaty (BPKAD Kaltim), Freddy W (Dishub Balikpapan) dan undangan lainnya.

Rapat diinisiasi BPTD untuk cari solusi

Dikatakan Renhard, rapat itu sebagai tindaklanjut surat Irjen Kemenhub tentang penyampaian hasil audit Irjen terkait penatausahaan hibah antara Kemenhub dengan pemerintah daerah. Dan, BPTD Kaltim punya keinginan jika hibah itu selesai, maka Ditjen Hubdat Kemenhub dapat melakukan upaya pengembangan.

“Kami ingin mengembangkan Pelabuhan Kariangau yang representatif dan menuju pelayanan maksimal tentu saat ini tidak mungkin. Sebab, aset belum milik kita dan masih milik pihak lain khususnya tanah dan bangunan,” kata Renhard.

Basic desain yang dibuat BPTD sejak 2018

Sebenarnya kata Renhard, sejak tahun 2018 BPTD Kaltim sudah membuat basic desain yang masuk dalam analisa Highest & Best Use (HBU) atau penggunaan aset secara optimal termasuk lahan dan bangunan yang diarahkan 19  pekerjaan untuk pengembangan.

Ke depan, secara legenda desain akan ada bahari galeri, bahari rest area, masjid, menara pandang, bahari hotel, ruang utilitas, parkir kendaraan penyeberangan golongan bus/truk (area Penajam)

Diskusi aset Dishub Kaltim-BPKAD Kaltim

“Ekspekstasi kita ke depan juga membangun parkir kendaraan penyeberangan golongan mobil/motor penumpang ke arah Penajam. Bahkan, sampai jembatan timbang, rumah dinas dan  gerbang masuk kawasan,” urai Renhard yang semua itu belum masuk dalam Detail Engineering Design (DED).

Renhard di forum itu memimpin secara fleksibel. Ia banyak mendengar masukan dari sejumlah pihak.  Tetapi, menegaskan pula bahwa tugas-tugas dan fungsi  Keselamatan dan Keamanan Pelayaran (Kesmanpel) tanggungjawabnya tetap pada BPTD Kaltim Ditjen Hubdat Kemenhub.

Renhard optimistis bahasan aset tuntas

“Ini  karena fungsi Kesmanpel untuk Transporati Sungai Danau dan Penyeberangan (TSDP) itu mulai 1 Juni 2021 yang sebelumnya tanggung jawab Ditjen Perhubungan Laut (Hubla) dialihkan kewenangannya ke Ditjen Hubdat dan di Kaltim oleh BPTD,” jelas Renhard.

Renhard memaparkan di rapat itu menggunakan  view gambar 3D seluruh pengembangan termasuk masjid, Bahari Hotel yang pernah dibuat sejak tahun 2018 lalu. Tentu, pola pengembangan masih ekspektasi ke depan lebih kompetitif demi optimalisasi aset.

Unsur Dishub Balikpapan pun hadir

“Ini mimpi kita ke depan. Apalagi Provinsi Kaltim sudah ditetapkan jadi Ibu Kota Nusantara (IKN), sehingga BPTD Kaltim harus berbenah lebih baik dan jadi etalase penyeberangan terbaik,” kata Renhard.

Menurut Renhard, silakan pihak lain untuk mengelola bagaimana Penyeberangan Kariangau itu. Hanya, jika demikian maka BPTD Kaltim sebagai kepanjangan tangan Ditjen Hubdat Kemenhub tidak bisa lagi mengalokasikan anggaran.

Staf BPTD Kaltim dilibatkan ikut rapat

“Kita hanya pada sisi Kesmanpel saja. Tetapi, perbaikan jalan dan pengembangan lainnya tak mungkin terjadi duplikasi anggaran. Karena, itu riskan ada temuan,” jelas Renhard pada forum rapat.

Misalnya contoh Renhard, sejauh ini jalan menanjak di pintu masuk Pelabuhan Kariangau kondisinya sangat membahayakan. Jalannya curam dan rusak, sehingga mengganggu pelayanan dan selalu jadi persepsi pengguna jalan bahwa itu domain BPTD Kaltim.

Masih ada sejumlah opsi dalam pengelolaan

“Itu jalan provinsi, sehingga tak mungkin kita perbaiki. Sehingga, inilah mengapa BPTD Kaltim Ditjen Hubdat membahas kejelasan aset tersebut,” jelas Renhard

Dalam forum rapat itu, tim BPKAD Provinsi Kaltim melalui Marlina Hendriaty menyebutkan jika memungkinkan Dishub Kaltim dapat mengelola aset miliknya sehingga nanti bisa dilakukan dengan bekerjasama  via Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) atau perusda.

“Tapi ini masih opsi dan kita akan laporkan kepada kuasa pengelola modal tentu atas persetujuan gubernur dan sekprov,” jelasnya.

Renhard jelaskan tugas Kesmanpel

Demikian halnya untuk Pemkot Balikpapan, perwakilan dishub intinya mau menghibahkan aset berupa lahan yang terdaftar di BPKAD.

“Kami sudah koordinasi dengan kawan-kawan BPKAD. Intinya siap dihibahkan tetapi perlu adanya legalitas berupa berita acara penyerahan aset. Tentu opsi lainnya juga  apakah nanti akan tukar guling (ruislagh) yakni penukaran aset seperti tanah atau bangunan,” ujar Fredy dari Dishub Balikpapan.

Dalam rapat itu pun diurai kaitan sejarah bagaimana Pelabuhan Kariangau. Abdul Rahim dari Dishub Provinsi menyebutkan, di tahun 1996 saat itu masih ditangani ASDP dan masuk dalam lingkungan perhubungan laut (hubla).

“Dan itu aset antarkota antar provinsi yang dulu bernama Pelabuhan Somber. Tetapi digugat pihak lain dan menang. Akhirnya, pindah ke Kariangau dan akan dikelola  kaitan hibah aset bersama Pemkot Balikpapan tetapi batal karena DPRD tidak setuju,” jelas Abdul Rachim.

Kaitan aset ini, sejumlah sumber menyebutkan jika itu ditangani BUMD (Perusda Kaltim), maka untuk alokasi anggaran harus mendapat persetujuan DPRD Kaltim khususnya dalam pengembangan Pelabuhan Kariangau.

Abdul Rahim jelaskan sejarah Kariangau

“Kalau dikelola BPTD Kaltim Ditjen Hubdat Kemenhub akan mudah pola anggarannya karena langsung dari kementerian. Tetapi, semuanya harus clear & clean dulu kaitan aset,” ujar sumber yang enggan disebutkan jati dirinya.

Kaitan aset ini, Renhard Ronald dan Agung Wibowo pada Kamis (30/10) hingga Jumat (1/10) akan membahasnya di Hotel Orchard Industri Jakarta. Dan akan ada pembahasan tindaklanjut hasil audit Irjen yang melibatkan pula sekda provinsi dan kota-kabupaten termasuk BPKAD. “Semoga ada titik terang dalam kaitan hibah ini. Sehingga semuanya bisa berjalan pada sisi pengembangan demi optimalisasi aset,”  pungkas Renhard. (gt)

SendShareTweet

Related Posts

Musik Sunda, Beri Semangat Gotong-Royong. ‘Pamit’ Broery Marantika Mengaduk Emosi Hati
Kanal

Musik Sunda, Beri Semangat Gotong-Royong. ‘Pamit’ Broery Marantika Mengaduk Emosi Hati

April 26, 2026
Warga Sepakat ‘Jagal’ dan Menjaga ‘Kang Ramli’. Lurah Pantau Kerja Bakti, Ingatkan Musim Kemarau
Kanal

Warga Sepakat ‘Jagal’ dan Menjaga ‘Kang Ramli’. Lurah Pantau Kerja Bakti, Ingatkan Musim Kemarau

April 26, 2026
Walikota Gabung Bikers, Salat Subuh di Asrama Haji. Bikers Subuhan Borneo Gelar Silatda dan Halalbihalal
Kanal

Walikota Gabung Bikers, Salat Subuh di Asrama Haji. Bikers Subuhan Borneo Gelar Silatda dan Halalbihalal

April 12, 2026
‘Palu Godam’ Prabowo di Hutan Kaltim
Kanal

‘Palu Godam’ Prabowo di Hutan Kaltim

April 10, 2026
Sharing Session Kadin Tiap Bulan Jalur Solutif. Bambang: TPID Penting, Semua Bidang Bergerak
Kanal

Sharing Session Kadin Tiap Bulan Jalur Solutif. Bambang: TPID Penting, Semua Bidang Bergerak

April 8, 2026
Terpilih Aklamasi, Noval Punya 4 Misi. Pengusaha Luar Masuk Balikpapan Wajib Gandeng Kadin
Kanal

Terpilih Aklamasi, Noval Punya 4 Misi. Pengusaha Luar Masuk Balikpapan Wajib Gandeng Kadin

April 8, 2026
Next Post
ASDP Inginkan Antrean Tak Panjang saat Nataru 2025. Kepala BPTD: Kita Atur demi Pelayanan Bersama

ASDP Inginkan Antrean Tak Panjang saat Nataru 2025. Kepala BPTD: Kita Atur demi Pelayanan Bersama

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 315 Followers

Recommended

Walikota Bawa Keluarga Qiyamul Lail di Masjid BIC. Bersama Ratusan Warga Salat Tasbih dan Hajat

Walikota Bawa Keluarga Qiyamul Lail di Masjid BIC. Bersama Ratusan Warga Salat Tasbih dan Hajat

March 19, 2026
Srikandi PP Berbagi Rezeki saat Pandemi. Yuli: Bersama Kajari Bagi Masker dan Face Shield

Srikandi PP Berbagi Rezeki saat Pandemi. Yuli: Bersama Kajari Bagi Masker dan Face Shield

July 17, 2020
Kalijodo Coffee Hadir di Balikpapan Baru. Nongkrong Santuy Milenial, Full Wifi dan Bisa Sambil Kerja

Kalijodo Coffee Hadir di Balikpapan Baru. Nongkrong Santuy Milenial, Full Wifi dan Bisa Sambil Kerja

March 5, 2022
Ketua Caretaker Akui Ada 2 Blok di DMI Balikpapan. Habib Agus: Banyak Kader, Mengapa Mantan Jamaah LDII Diakomodir?

Ketua Caretaker Akui Ada 2 Blok di DMI Balikpapan. Habib Agus: Banyak Kader, Mengapa Mantan Jamaah LDII Diakomodir?

October 13, 2022
Danlanud: Media Jadi Mitra Strategis TNI-AU. Pengurus MOI Kaltim Roadshow dan Audiensi

Danlanud: Media Jadi Mitra Strategis TNI-AU. Pengurus MOI Kaltim Roadshow dan Audiensi

October 23, 2020
16 Anggota DPRD Golkar, Diminta Kerja Serius untuk Rakyat. Rahmad: Family Gathering Meneguhkan Nilai Perjuangan

16 Anggota DPRD Golkar, Diminta Kerja Serius untuk Rakyat. Rahmad: Family Gathering Meneguhkan Nilai Perjuangan

May 5, 2024
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines