• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Monday, October 19, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

NU Nilai Kisruh DMI Balikpapan Ada Muatan ‘Kubu-Kubuan’. KH Muhlasin: Kader NU yang Skill Banyak tapi Seolah Ditinggal

by admin
October 11, 2022
in Kanal
0 0
0
NU Nilai Kisruh DMI Balikpapan Ada Muatan ‘Kubu-Kubuan’. KH Muhlasin: Kader NU yang Skill Banyak tapi Seolah Ditinggal

UMMAT: Ketua NU Balikpapan KH Muhlasin menilai kisruh DMI Balikpapan tidak mengindahkan orientasi ukhuwah umat

0
SHARES
340
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Kisruh  DMI Kota Balikpapan yang diawali retaknya pejabat caretaker (sementara) pimpinan DR H Sugianto MM mendapat kritik pedas dari Nahdlatul Ulama (NU). Ormas Islam terbesar di Indonesia ini menilai, seharusnya organisasi DMI mampu mengakomodir orang-orang skill dan punya kapasitas baik dan tidak dibuat ‘kubu-kubuan’

“Saya sudah mengamati sejak lama. Mengapa seolah pihak lain di tinggal. Coba demokratis saja,  seolah ini kan tidak ada kader. Saya dengar mantan jamaah LDII diakomodir,” kata  Ketua Tanfizdiyah PCNU Kota Balikpapan KH Muhammad Muhlasin saat memberi pandangannya kaitan  kisruh di kepengurusan DMI Kota Balikpapan.

Kisruh DMI Balikpapan diawali adanya dua mantan jamaah Lembaga Dakwah Islamiyah Indonesia (LDII) masuk dalam kepengurusan caretaker sisa masa bhakti 2019-2023. Mereka adalah Ruslan Affandi dan Achmad Dasuki yang namanya diusulkan Ketua Caretaker DMI Balikpapan DR H Sugianto MM yang masing-masing posisinya Wakil Ketua mendampingi Sugianto dan  wakil sekretaris mendampingi H Nur Arifin SPdI

DR Sugianto, Ketua Carateker DMI Balikpapan

Tentu keputusan itu membuat reaksi tiga anggota tim konsolidasi yakni Drs H Muhammad Jailani MSi, Sahal Suryanto dan Drs H Rikmo Kuswanto yang selama ini dianggap sebagai think-thank caretaker DMI Balikpapan dan ingin membuat DMI terbuka, transparan dan demokratis. Seolah mereka semua ditinggal.

Bahkan Jailani menilai penunjukkan posisi wakil sekretaris dengan mengakomodir mantan jamaah LDII sangat tak tepat. Dasuki orang baru dan seolah mengabaikan prinsip the right man on the right place (orang yang tepat pada tempatnya sesuai kemampuannya).

“Ini cenderung ada unsur like & dislike atau suka tidak suka. Kacau jika organisasi ada muatan semacam itu. Harusnya tidak begitu, apalagi menyusun pergantian carateker sembunyi-sembunyi,” ujar Jailani yang dikenal malang-melintang di organisasi keagamaan ini.

Ruslan Affandi (kiri) dan Ahmad Dasuki mantan jamaah LDII yang ditarik jadi pengurus caretaker DMI Balikpapan yang dinilai ada unsur like & dislike

Menurut Muhlasin, DMI merupakan organisasi yang orientasi pengurusnya  mewujudkan fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pengembangan masyarakat atau jamaah dan persatuan umat.

“Tujuannya kan memakmurkan masjid untuk kemaslahatan umat. Hanya, pengurusnya yang mampu mengakomodir kepentingan jamaah. Jangan asal comot. Saya melihatnya ini tidak koordinasi sehingga menyusun carateker dilandasi kubu tadi. Ingat lho, masjid yang basis NU di Balikpapan banyak. Juga orang-orang NU itu punya skill luar biasa di dalam memakmurkan masjidnya,” kata KH Muhlasin.

Diakomodirnya pengurus carateker mantan jamaah LDII membuat terkejut Muhlasin yang notabene melihat bahwa Balikpapan banyak sekali kader-kader militan yang memiliki skill, kemampuan agama dan  manajemen pengelolaan masjid.

“Sekali lagi, niatnya harus sama yakni merangkul jamaah. Jangan meninggal unsur lainnya lalu mengakomodir orang-orang yang sekiranya disenangi saja,” urai Muhlasin.

Disebutkan Muhlasin, menuju Musda DMI Balikpapan, alangkah baiknya pengurus carateker untuk menggelar silaturahmi besar. Jika perlu merevisi surat keputusan (SK) dengan mendengar pihak-pihak lain. “Supaya terakomodir semua. Jangan sampai membuat malu DMI kecamatan yang adem-ayem saja dan ingin DMI maju ke depan. Justru DMI Kota Balikpapan kisruh gara-gara pengurus carateker yang belum mengakomodir pihak lain,” pungkas Muhlasin.

Dalam kepengurusan sebelumnya dari data Tintakaltim.Com, sejumlah nama seperti Rikmo Kuswanto yang selama ini jadi think-thank pernah duduk sebagai a’wan NU Balikpapan (orang yang memiliki kapasitas membantu ulama) dalam kepengurusan NU sebelumnya pimpinan alm KH Annas Muchtar.

NO COMMENT

Dalam kaitan kritik pedas retaknya kepengurusan carateker DMI Balipapan hingga mengalmi kisruh, Sugianto saat dikonfirmasi enggan berkomentar banyak. “Saya no comment dulu. Biar bekerja mengurusi bagaiman DMI maju,” kilahnya.

Demikian juga Ruslan Affandi. Ia banyak mengirimkan  obrolan (chat) via aplikasi WhatsApp ke media ini, namun obrolan itu tidak ingin dipublikasikan. “Sekadar tahu saja apa yang saya tulis. Tapi ini untuk konsumsi internal,” ujarnya, membingungkan.

BISA DISELESAIKAN

Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Universitas Balikpapan DR Rendi Susiswo Ismail menilai ada yang tidak tuntas dalam komunikasi dan koordinasi sehingga DMI Balipapan kisruh.

DR Rendi Susiswo Ismail

“Apa yang mau dicari toh. Harusnya mengedepankan ukhuwah. Saya melihat ini ada yang tidak tuntas dalam komunikasi. Mereka semua ustaz-ustaz yang rasanya sangat mudah menyelesaikan masalah ini. Sekali lagi, ini bisa diselesaikan lewat musyawarah,” ujar Rendi.

Dalam melihat DMI ke depan kata Rendi, harusnya sisi ukhuwah menjadi garda terdepan. Tidak harus menimbulkan masalah.  “Duduk bersama, musyawarah. Dan saling mengisi serta melihat DMI ke depan untuk kepentingan umat,” kata Rendi.

Sementara itu Sekretaris DMI Kaltim Ardiansyah saat dikonfirmasi tidak memberikan jawaban. Chat via WA yang dikirimkan media ini hanya dibaca saja. Ditelpon berkali-kali pun tak diangkat. Seolah enggan pula menanggapi dan memberikan komentar kaitan kisruh DMI Balikpapan, padahal SK ikut pula ditandatangani Sekretaris DMI Kaltim. (gt)

SendShareTweet

Related Posts

Tok! 950 Atlet dan Pelatih Porprov Dilepas 10 November. ‘Atlet Siluman’ Dieliminasi, Gasali Ingatkan Regulatif
Kanal

Tok! 950 Atlet dan Pelatih Porprov Dilepas 10 November. ‘Atlet Siluman’ Dieliminasi, Gasali Ingatkan Regulatif

October 18, 2026
Satpam Boleh Gunakan Borgol saat di Wilayah Kerja. Dirbinmas: Jangan Buat Malu dan Arogan Bertugas
Kanal

Satpam Boleh Gunakan Borgol saat di Wilayah Kerja. Dirbinmas: Jangan Buat Malu dan Arogan Bertugas

October 16, 2026
Kapolda Kaltim Bakal Jadi Ketum AAFI. Dilantik 21 Oktober, Punya Kapasitas Anti-Fraud Dunia
Kanal

Kapolda Kaltim Bakal Jadi Ketum AAFI. Dilantik 21 Oktober, Punya Kapasitas Anti-Fraud Dunia

October 15, 2026
Imigrasi Balikpapan ‘Kepo’ Perketat Wawancara. Cegah Sindikat TPPO, Penolakan Paspor Bisa Terjadi
Kanal

Imigrasi Balikpapan ‘Kepo’ Perketat Wawancara. Cegah Sindikat TPPO, Penolakan Paspor Bisa Terjadi

October 12, 2026
‘Margomulyo Family’ Buka Hambatan Komunikasi. LPM-Ketua RT Guyub di Acara Gathering
Kanal

‘Margomulyo Family’ Buka Hambatan Komunikasi. LPM-Ketua RT Guyub di Acara Gathering

October 11, 2026
Imigrasi Balikpapan Dapat Nilai ‘Sangat Baik’ SKM. SIMITRA Layani IKN, WNA Dipantau SEPINGGAN
Kanal

Imigrasi Balikpapan Dapat Nilai ‘Sangat Baik’ SKM. SIMITRA Layani IKN, WNA Dipantau SEPINGGAN

October 10, 2026
Next Post
Forum TJSLP (CSR) Tidak Mengelola Duit. Walikota: IKN, Pekerja LDR Dipikirkan Sering Bertemu Istri

Forum TJSLP (CSR) Tidak Mengelola Duit. Walikota: IKN, Pekerja LDR Dipikirkan Sering Bertemu Istri

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 317 Followers

Recommended

Peluang Besar, Hanura Dukung AHB di Pilkada 2020. Pertemuan Digelar saat Rapimda di Samarinda

Peluang Besar, Hanura Dukung AHB di Pilkada 2020. Pertemuan Digelar saat Rapimda di Samarinda

October 13, 2019
Spiritual Saving: Gaya Sedekah Faisal Tola

Spiritual Saving: Gaya Sedekah Faisal Tola

September 17, 2021
Balikpapan Kembali Kaji Desanilasi Air Laut. Rita: Teknisnya dengan UGM tapi Baru Tahap Rencana

Balikpapan Kembali Kaji Desanilasi Air Laut. Rita: Teknisnya dengan UGM tapi Baru Tahap Rencana

September 30, 2023
Caleg Partai Golkar 6 Dapil, Incumbent Dibayangi Kader Muda. A3: Penentuan Urutan Hak Ketua, Kerja Maksimal Saja

Caleg Partai Golkar 6 Dapil, Incumbent Dibayangi Kader Muda. A3: Penentuan Urutan Hak Ketua, Kerja Maksimal Saja

May 4, 2023
Hasanuddin Mas’ud: LDII Jadi Contoh Pembinaan Karakter. Cerita Masa Kecil Susah, Sukses Harus Kerja Keras

Hasanuddin Mas’ud: LDII Jadi Contoh Pembinaan Karakter. Cerita Masa Kecil Susah, Sukses Harus Kerja Keras

January 2, 2024
Kepala BPTD Kaltim Pertama Baca Teks Proklamasi. Dua Kali Ikut Upacara, Terpagi Digelar di Indonesia

Kepala BPTD Kaltim Pertama Baca Teks Proklamasi. Dua Kali Ikut Upacara, Terpagi Digelar di Indonesia

August 19, 2025
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines