• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Monday, September 14, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

Ketua MUI Kaltim: Ada Ribuan Pesantren yang Karyanya Baik. Kominfo MUI Diminta Lawan Sosmed yang Rusak Citra Islam

by admin
February 25, 2022
in Kanal
0 0
0
Ketua MUI Kaltim: Ada Ribuan Pesantren yang Karyanya Baik. Kominfo MUI Diminta Lawan Sosmed yang Rusak Citra Islam

SPIRIT: Ketua MUI Kaltim KH Muhammad Rasyid (kiri) didampingi Ketua Kominfo Drs Muhammad Roghib saat acara pembukaan

0
SHARES
425
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kaltim KH Muhammad Rasyid menegaskan, ribuan pesantren tersebar di Kaltim sejauh ini melakukan karya baik, membina umat, melakukan pengajaran dan mengedukasi santrinya sehingga menjadi orang-orang berakhlak. Tetapi, seolah gara-gara sosial media (sosmed) bisa dicitrakan kurang baik.

Itu terjadi, karena belakangan ini ada kejadian yang menimpa santri kaitan pencabulan sehingga yang kasihan pesantren dan santrinya. Sehingga, tudingan masyarakat diarahkan pada pesantrennya.

Peserta foto bersama jajaran pengurus MUI Kaltim

“Dulu media mainstream (konvensional) tidak secepat sekarang. Karena ulah  sosial media (sosmed), kejadian langsung dipersepsikan semua jadi kurang baik. Padahal, kejadian itu di Jabar, Kukar, Samarinda dan Balikpapan. Ya ada 10-an pesantren, di Kaltim ada 3.000 lebih pesantren yang baik-baik saja. Ini yang harus dilakukan counter dalam persepsi media oleh MUI,” kata Rasyid saat membuka acara pelatihan menulis yang bernilai dakwah dan teknik pembuatan youtub, vlog, podcast Kamis (24/02/2020) di Kantor MUI Kaltim Jl Harmonika Samarinda.

Herman (kanan) menjelaskan karya tulis bernilai dakwah yang dipandu moderator Selamat Said Sanib

Acara yang digagas Komisi Kominfo MUI Kaltim itu diikuti utusan peserta anggota Kominfo dari MUI 10 kota-kabupaten, dihadiri internal MUI Kaltim, Baznas Kaltim, Baznas Samarinda dan LP POM MUI menghadirkan dua narasumber Herman A Hasan SPDI M Sos (Sekretaris Kominfo MUI Kaltim)  yang membedah bagaimana menulis yang bernilai dakwah dan Abdillah Syafei (praktisi seni dan wartawan) yang membawakan materi teknik editing video dan pembuatan content youtub dipandu moderator Selamat Said Sanib (penulis, hypnotherapy dan pengajar publik speaking)

Menurut Rasyid, berita yang beredar di sosial media mengakibatkan pesantren terkena imbasnya. Padahal, itu dilakukan oleh oknum. Dan, santri serta ribuan pesantren lainnya baik-baik saja. “Makanya kita harus lawan sosmed yang citranya merusak Islam. Itu tugas Kominfo MUI se-Kaltim,” pinta Rasyid.

Antusias peserta saat pembukaan acara

Hanya  Rasyid  menyebutkan, era digitalisasi susah dibendung. Proses penyimpulan suatu peristiwa dicermati dalam dua kutub yakni konteks dan teks. “Melihatnya pada teks dengan konteks yang tidak utuh tanpa data lengkap dan tidak tabayun. Sehingga, memunculkan persepsi irasional,” urai Rasyid.

Abdillah Syafei mempraktekkan cara editing video yang tayang di youtub disaksikan moderator

Rasyid mencontohkan, pernah menghadiri suatu acara warga binaan di rutan menyatakan diri pernah digembleng, didoktrin dengan konsep cuci otak (brain washing) kaitan terorisme. “Lalu orang itu berikrar kembali ke NKRI. Jadi sejauh ini bukan warga Indonesia, padahal warga Selili Samarinda,” kelakar Rasyid.

Ada contoh lain lagi, Rasyid menemukan pula  warga binaan yang membaiat dirinya untuk keluar dari ISIS, yang juga terkena doktrin. “Anda tahu, pikiran mereka itu didoktrin lewat sosmed. Jadi harus dilawan dengan berita positif (good news is good news),” kata Rasyid.

MEDIA DAN WASATHIYAH

Dalam bagian lain, M Arsyad juga memberi contoh dirinya pernah mendapat keterangan dari sahabatnya yang bekerja di Kemenkum HAM bercerita bahwa ada yang mengucapkan Alhamdulillah dan telah meloloskan orang yang tertembak mati di Poso masuk surga. Padahal ia ditembak karena teroris. “Bayangkan, doktrinnya berbahaya. Itu semua dilakukan lewat sosmed,” ujarnya berkali-kali.

Suasana diskusi berjalan produktif

Oleh karena itu pinta Rasyid, umat Islam  harus meletakkan dasar-dasar melihat peristiwa dengan berdasarkan paham  ajaran Islam yang disebut wasathiyah atau mengarahkan umatnya  agar seimbang dalam semua dimensi kehidupan.

“Itu semua bisa dilakukan lewat Kominfo dengan berdakwah dengan tulisan di media termasuk sosmed,” pungkasnya.

Rasyid juga memberi apresiasi kepada jajaran MUI Kaltim yang telah mengimplementasikan program termasuk Komisi Kominfo. Ada 11 komisi dan 10 di antaranya sudah membuat program, 1 sedang menyelesaikan dan 5 sudah implementasi programnya.

“Pesan saya, ayo Kominfo MUI kota-kabupaten berbuat dan berdakwah lewat media. Sehingga, keberadaan MUI akan dirasakan umat dalam amar ma’ruf nahi munkar,” ujarnya.

KOMITMEN KOMINFO MUI

Dalam bagian akhir, setelah dua narasumber memberikan pelatihannya, seluruh peserta harus menyatakan komitmen bagaimana melakukan langkah-langkah strategis dalam dakwah lewat tulisan di media termasuk sosmed  MUI kota-kabupaten.

Saat penutupan dilakukan pembagian sertifikat ke peserta

“Jadi sengaja MUI Kominfo Kaltim dari hasil pelatihan ini membuat komitmen. Isinya salah satunya membuat tulisan bernilai dakwah dengan BAIK (Bertanggungjawab, Aman, Inspiratif dan Kreatif) serta melakukan counter issue dan recovery image terhadap semua yang menyudutkan Islam. Itu kan tugas MUI,” kata Ketua Kominfo MUI Kaltim Muhammad Roghib.

Acara yang berlangsung penuh silaturahmi dan produktif karena diwarnai diskusi peserta ini, juga berjalan  lebih segar dan penuh canda karena diselingi ‘senam otak’ yang dipandu pakar public speaking Kaltim Selamat Saib Sanib dan ditutup Wakil Ketua Umum MUI Drs KH Haiban didampingi Ketua Bidang Infokom Drs H Abdul Hadi, Sekretaris Bidang Infokom Hj Nurhayati Tappa dan Muhammad Roghib dengan pembagian sertifikat kepada seluruh peserta. (gt)

SendShareTweet

Related Posts

Musda MUI Balikpapan, Aklamasi atau Voting? (Dakwah Program Digital dan Kolaborasi Pemerintah)
Kanal

Musda MUI Balikpapan, Aklamasi atau Voting? (Dakwah Program Digital dan Kolaborasi Pemerintah)

September 12, 2026
Kemarau, PTMB Gunakan IPA Mobile. Ramli: Mobil Tangki DLH, PDAM dan BPBD Layani Masyarakat
Kanal

Kemarau, PTMB Gunakan IPA Mobile. Ramli: Mobil Tangki DLH, PDAM dan BPBD Layani Masyarakat

September 10, 2026
BWS Instruksikan PTMB Kurangi Pengambilan Air Baku. Dirtek: 38 Ribu Pelanggan Berkurang  Aliran Airnya
Kanal

BWS Instruksikan PTMB Kurangi Pengambilan Air Baku. Dirtek: 38 Ribu Pelanggan Berkurang Aliran Airnya

September 10, 2026
Tiga Pilar Graha Indah, Ciptakan Solusi Indah. Urusan Tanah, KDRT sampai ‘Stop Karhutla’ Ditangani
Kanal

Tiga Pilar Graha Indah, Ciptakan Solusi Indah. Urusan Tanah, KDRT sampai ‘Stop Karhutla’ Ditangani

September 9, 2026
Baharkam Polri Supervisi BUJP Milik BMCI di Balikpapan.
Kanal

Baharkam Polri Supervisi BUJP Milik BMCI di Balikpapan.

September 6, 2026
Ustaz Das’ad Miris, Rayakan Maulid Dibilang Sesat. Disayangkan, Umat Islam Membully UAS & UAH
Kanal

Ustaz Das’ad Miris, Rayakan Maulid Dibilang Sesat. Disayangkan, Umat Islam Membully UAS & UAH

September 5, 2026
Next Post
Ultah ke-41, HWK Balikpapan Gelar Baksos dan Konsolidasi. Dewi: Pandemi Covid, Kita Perlu Gotong-Royong

Ultah ke-41, HWK Balikpapan Gelar Baksos dan Konsolidasi. Dewi: Pandemi Covid, Kita Perlu Gotong-Royong

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 317 Followers

Recommended

Bocor Pipa Air Baku Transad, PDAM Stop Produksi. Plt Dirtek: Normalisasi Perlu Waktu, Perbaikan Segera

Bocor Pipa Air Baku Transad, PDAM Stop Produksi. Plt Dirtek: Normalisasi Perlu Waktu, Perbaikan Segera

November 1, 2022
Warung Kopita Kampoeng Baroe, Sajikan Ragam Cita Rasa Kopi. Walikota Dukung UMKM Berkembang

Warung Kopita Kampoeng Baroe, Sajikan Ragam Cita Rasa Kopi. Walikota Dukung UMKM Berkembang

November 7, 2021
Alwi: Dukungan ke PDAM Tentu Bicara Akses Universal. Kaitan Program Desanilasi dan Penyediaan Air Baku

Alwi: Dukungan ke PDAM Tentu Bicara Akses Universal. Kaitan Program Desanilasi dan Penyediaan Air Baku

September 1, 2024
Aplikasi Android Pelayanan PDAM Dilengkapi Sejumlah Fitur. Dirtek: SIM Terus Bekerja, Saatnya Pasti Dilaunching

Aplikasi Android Pelayanan PDAM Dilengkapi Sejumlah Fitur. Dirtek: SIM Terus Bekerja, Saatnya Pasti Dilaunching

March 17, 2024
Rampcheck, Jadikan Awareness Pengemudi untuk Selamat. Sudarmaji: Jika Celaka, Mereka Tulang Punggung Keluarga

Rampcheck, Jadikan Awareness Pengemudi untuk Selamat. Sudarmaji: Jika Celaka, Mereka Tulang Punggung Keluarga

May 29, 2024
Balikpapan Raih Kota Sehat, Diterima Wawali dari Mendagri. Rahmad: Ini Berkat Dukungan Warga

Balikpapan Raih Kota Sehat, Diterima Wawali dari Mendagri. Rahmad: Ini Berkat Dukungan Warga

November 22, 2019
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines