TINTAKALTIM.COM-Sejak pukul 02.30 Wita, layar lebar (big screen) sudah menayangkan persiapan laga semifinal Spanyol vs Prancis di Terminal Batu Ampar. Peserta nonton bareng (nobar) pun terlihat duduk di kursi. Awalnya, fans timnas Prancis bersemangat tetapi ketika pluit panjang ditiup babak kedua, mereka terlihat kecewa
Kecewa karena Spanyol memupus harapan Les Bleus ke final dengan skor 2-0. Gol dicetak dari titik penalti babak pertama oleh Mikel Oyarzabal dan sepakan Pedro Porro. Peserta nobar memang lebih banyak fans Prancis yang harus puas jagonya hanya merebutkan posisi ketiga

Nobar di Terminal Batu Ampar atas inisiasi Kasubbag Tata Usaha (TU) Elba Iskandar dan Pengawas Satuan Pelayanan (Wasatpel) Heriyawan itu, digelar hingga laga final. Sayang, waktunya jadi hambatan warga lainnya karena dimulai pukul 03.00 Wita.
“Itu waktu rawan, jadi saya wait & see saja nobar di terminal atau rumah,” kata Kepala Seksi Lalu-Lintas BPTD Kaltim Bagus Kuncoro Edi yang pendukung Prancis dan rasanya punya firasat jagonya akan kalah sehingga menunda nobar ke terminal
Timnas Spanyol saat ini menunggu pemenang antara Argentina vs Inggris yang berlaga pada Rabu (15/7/2026) waktu Amerika dan praktis Kamis (16/7/2026) waktu Indonesia pukul 03.00 Wita

“Kita nobar lagi di Terminal Batu Ampar seperti nobar semifinal Prancis vs Spanyol,” kata Heriyawan yang datang sudah masuk babak kedua laga itu karena terlelap ketiduran
Heriyawan spiritnya memuncak untuk nobar semifinal kedua. Karena, jagonya Argentina berlaga dan akan bertemu tim Inggris yang menjadi rivalitas klasik kedua negara. Pertemuan dua tim seolah beraroma perang dan isu Malvinas
“Sudahlah, Argentina masuk final dan juara lagi untuk memboyong trofi keempat kalinya,” kata Heriyawan optimistis
SEMANGAT
Fans Prancis yang nobar di terminal, awalnya bersemangat. Karena, timnas asuhan Didier Deschamps terus menyerang. Hanya, di menit ke-20 terjadi insiden pelanggaran yang dilakukan bek Prancis Lucas Digne yang kakinya menendang paha Lamine Yamal di kotak penalti

Penonton di terminal rata-rata menyebut, itu tak penalti. Tentu, mereka pendukung Prancis. Apalagi ada adegan ulang pelanggaran. Tampak di layar lebar kapten Prancis Kylian Mbappe memprotes wasit. Tapi, keputusan wasit menunjuk titik putih yang dieksekusi sempurna Mikel Oyarzabal yang membawa Spanyol unggul 1-0
Nobar di Terminal Batu Ampar itu berjalan penuh kekeluargaan. Dua staf Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kaltim Saddam dan Yohanes (security), mempersiapkan kopi dan teh. Bahkan, menyeduhnya di dapur terminal hingga menyajikan camilan (snack) keripik asin, balado dan ubi goreng.

“Dinikmati kopi dan snack-nya bapak-bapak. Ini disediakan untuk bapak agar semangat nobarnya,” kata Saddam dan Yohannes terlihat sibuk melayani peserta nobar
Peserta nobar saat itu bergegas mengambil kopi dan teh sekaligus camilan. Saddam dan Yohannes juga menyiapkan gelas kertas (paper cup) dan lepek untuk snack.

“Wah terimakasih panitia dari Terminal Batu Ampar. Nobar nyaman ini, gratis lagi minuman dan snack-nya,” kata mereka semua.
Ketika gol pertama, sorak sorai fans Spanyol memang tidak banyak. Hanya di bagian kursi depan saja bapak yang sejak awal terus meneriakkan yel-yel dan berceloteh bahwa Spanyol bakal menang. Termasuk, Yohannes dan Saddam yang mengenal sekali tipe pemain Spanyol
“Timnas Spanyol didominasi pemain Bercelona sekitar 8 bintang andalan seperti Lamiene Yamal, Ferran Torres dan lainnya,” kata Yohanes yang mengunggulkan juga timnas Spanyol

Demikian juga Saddam yang paham pemain kedua tim kesebelasan baik Prancis maupun Spanyol. “Kita tinggal tunggu, apakah Argentina dibantai Inggris atau Inggris dilibas Argentina,” kata Saddam bercerita semifinal kedua Argentina vs Inggris
Heriyawan yang hingga pukul 06.00 Wita masih nongkrong di kantor dan memperbincangkan tim andalannya Argentina mengatakan, kopi dan teh serta camilan tetap disediakan. “Apa kita ganti kopi jahe atau air jahe ya. Lebih segar,” katanya. Semoga! Sebab jika Argentina nggak lolos final, tentu semangat Heriyawan menurun dan bisa-bisa hanya air mineral saja. Selamat fans Spanyol dan Don’t Cry Prancis. (gt)












