• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Tuesday, September 15, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

Kalahkan DPRD, FKUB Sudah Jalan-Jalan 5 Negara. Perlu Regenerasi Pengurus, Audit Dana Hibah

by admin
July 23, 2024
in Kanal
0 0
0
Kalahkan DPRD, FKUB Sudah Jalan-Jalan 5 Negara. Perlu Regenerasi Pengurus, Audit Dana Hibah

JALAN-JALAN LAGI: Pengurus FKUB Balikpapan sedang jalan-jalan lagi ke Bali yang menurut mereka itu untuk studi tiru yang urgensinya kaitan kerukunan belum tampak

0
SHARES
277
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Fantastis! Hanya sekadar forum tapi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Balikpapan sudah jalan-jalan ke 5 negara yang dimaksudkan untuk studi tiru. Sebagian pihak menyebut, ini hanya memanfaatkan organsiasi saja, karena mengalahkan anggota DPRD Balikpapan yang punya hak budget tak sampai ke sejumlah negara.

Lima negara yang sudah dijadikan tempat ‘wisata’ pengurus FKUB itu yakni China, Vietnam, Singapura, Thailand dan Malaysia. Tentu, ini mengejutkan sejumlah kalangan.  Apalagi diduga kuat menggunakan dana hibah dari pemerintah.

“Apa toh tujuan ke lima negara itu. Seperti aji mumpung saja  sehingga membuat program yang tidak sejalan dengan Kota Balikpapan,” kata Pemerhati Kebijakan Publik Balikpapan, H Herry Soenaryo SH menanggapi kegiatan FKUB yang dinilainya tak urgent.

Menurut Herry, belajar itu boleh-boleh saja. Tetapi,  ada korelasinya dengan Kota Balikpapan. Karena, penduduk di Kota Beriman ini sangat hetrogen. Sehingga, mampu menjaga kerukunan dan paham.

“Rasanya, ada FKUB atau tidak ada pun, masyarakat Balikpapan itu sudah bisa menjaga kerukunan. Lalu belajar ke 5 negara itu untuk apa. Di Indonesia  kalau belajar pluralisme dan kerukunan banyak daerah-daerah yang bisa dikunjungi dan jadi tolok ukur (benchmark),” jelas Herry.

Kalaupun melakukan studi tiru kata Herry, yang ditiru apa. Jangan sampai nanti studi banding lebih banyak membanding-bandingkan daripada studinya. Lihat masjid, gereja dan rumah ibadah lain yang di Indonesia saja sudah banyak.

Herry Soenaryo SH

Jika memang ke-5 negara itu baik untuk FKUB, harusnya sepulangnya dipetakan. Dibuatkan program yang baik untuk masyarakat. “Kalau saya, seharusnya FKUB juga membantu kerukunan dan pengembangan di dalam ekonomi umat di masing-masing rumah ibadah. Itu lebih baik,” ujar Herry.

Studi tiru itu harusnya dipertangungjawabkan, buat tindak lanjut kegiatan (TLK) sehingga bisa bermanfaat. “Kalau ke-5 negara berwisata saja, nggak perlu menggunakan FKUB. Apalagi dapat kucuran dana hibah dari Pemkot Balikpapan,” jelas Herry.

Hal senada juga disampaikan Ketua Kongres Advokat Indonesia (KAI) Riri Azwar Lubis SH, yang menurutnya ke luar negeri itu boleh saja. Tetapi, melihat kepentingannya dengan FKUB.

“Saya pikir kalau jalan-jalan kan nggak perlu pakai FKUB. Studi banding itu sah-sah saja, tetapi dipertanggungjawabkan. Sama dengan kunjungan kerja (kunker) anggota DPRD, itu pun harus dipertanggungjawabkan dan dianalisa apa hasilnya untuk Balikpapan,” ujar Riri Azwar Lubis.

Dikatakan Riri, sebaiknya hibah dana ke FKUB diaudit. Baik internal maupun eksternal seperti lainnya juga. “Kita percaya saja penggunaan dana hibah itu, audit  untuk melihat transparansi dan kegiatan yang memang urgent dan nanti bisa dievaluasi serta dipertanggungjawabkan,” ujar Riri

Sementara itu praktisi media Ajid Kurniawan SHut mengatakan, diperlukan regenerasi dalam kepengurusan FKUB mendatang. Sehingga, bisa terlihat komposisi kepengurusan yang proporsional.

Ajid Kurniawan

“Menjaga kerukunan itu bukan yang dewasa serta orangtua saja. Tetapi, anak-anak muda juga. Sehingga, ketika diakomodir di kepengurusan FKUB, maka bisa melahirkan gagasan-gagasan yang milenial. Sebab, eranya sudah digitalize,” kata Ajid yang juga Dirut Balikpapan Pos ini.

Dengan era sosmed yang luar biasa kata Ajid, diperlukan ‘tampak depan’ FKUB yang masuk dalam jalur informasi serta komunikasi dikemas secara digital. “Itu serahkan anak muda. Sehingga, FKUB itu bisa lebih disukai anak-anak muda. Dan, nanti juga membuat kegiatan yang bisa memetakan kerukunan umat beragam pemuda,” ungkap Ajid Kurniawan

Sementara itu secara terpisah Ketua FKUB Balikpapan Drs H Abdul Muis Abdullah saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa tahun ini mendapat hibah sebesar Rp250 juta. Terkadang ia menyebut, berangkat pun ada yang menggunakan dana pribadi. Tetapi, sebagian pihak menilai tentu kalau uang saku ia, tetapi tiket tetap menggunakan dana hibah.

“Kami sering bertugas melakukan pertemuan, dialog umat beragama dan kunjungan untuk meninjau rencana pembangunan rumah ibadah untuk memberi rekomendasi. Uangnya ada yang tidak mau mengambil, itu dikumpul dan akhirnya untuk berangkat bersama,” kata Muis Abdullah yang dihubungi sedang melakukan studi tiru ke Bali.

Kunjungan ke Bali kembali dilakukan FKUB Balikpapan untuk studi tiru. “Silakan saja belajar ke Bali. Tetapi, harusnya konsentrasi untuk Kota Balikpapan, sebab mau menghadapi pilkada 2024 yang diperlukan kerukunan umat beragama. Sebab, sejauh ini untuk kamtibmas sudah didukung pula oleh unsur TNI-Polri lewat bhabinkamtibmas, babinsa dan lainnya,” ujar Herry menambahkan.

Sementara itu H Jailani, pengurus FKUB Balikpapan saat dihubungi untuk dikonfirmasi kaitan kegiatan FKUB ke beberapa negara dan lainnya, tidak menjawab. WA itu dibaca saja.

Media ini mencoba mengirim informasi via aplikasi WhatsApp (WA) tidak ada jawaban sedikit pun. Demikian pula dengan Pdt Samuel, yang tidak memberikan jawaban ketika ditanya  lewat  aplikasi yang sama yakni WA.  (gt)

SendShareTweet

Related Posts

Klarifikasi, PTMB Atur Air untuk Wilayah Tertentu. Ali: Jangan Panik, Flyer Bukan Informasi Resmi
Kanal

Klarifikasi, PTMB Atur Air untuk Wilayah Tertentu. Ali: Jangan Panik, Flyer Bukan Informasi Resmi

September 15, 2026
Musda MUI Balikpapan, Aklamasi atau Voting? (Dakwah Program Digital dan Kolaborasi Pemerintah)
Kanal

Musda MUI Balikpapan, Aklamasi atau Voting? (Dakwah Program Digital dan Kolaborasi Pemerintah)

September 12, 2026
Kemarau, PTMB Gunakan IPA Mobile. Ramli: Mobil Tangki DLH, PDAM dan BPBD Layani Masyarakat
Kanal

Kemarau, PTMB Gunakan IPA Mobile. Ramli: Mobil Tangki DLH, PDAM dan BPBD Layani Masyarakat

September 10, 2026
BWS Instruksikan PTMB Kurangi Pengambilan Air Baku. Dirtek: 38 Ribu Pelanggan Berkurang  Aliran Airnya
Kanal

BWS Instruksikan PTMB Kurangi Pengambilan Air Baku. Dirtek: 38 Ribu Pelanggan Berkurang Aliran Airnya

September 10, 2026
Tiga Pilar Graha Indah, Ciptakan Solusi Indah. Urusan Tanah, KDRT sampai ‘Stop Karhutla’ Ditangani
Kanal

Tiga Pilar Graha Indah, Ciptakan Solusi Indah. Urusan Tanah, KDRT sampai ‘Stop Karhutla’ Ditangani

September 9, 2026
Baharkam Polri Supervisi BUJP Milik BMCI di Balikpapan.
Kanal

Baharkam Polri Supervisi BUJP Milik BMCI di Balikpapan.

September 6, 2026
Next Post
Kantor FKUB di Kemenag 2 Tahun Tanpa Penghuni. Kemenag Minta FKUB Kerja Satu Pintu, DO Ngucur Tiap Tahun

Kantor FKUB di Kemenag 2 Tahun Tanpa Penghuni. Kemenag Minta FKUB Kerja Satu Pintu, DO Ngucur Tiap Tahun

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 317 Followers

Recommended

Kapolres-AHB Salurkan Sembako ke Guru Ngaji. Kapolres: Pakai Masker dan Tetap Jaga Jarak Ya..

Kapolres-AHB Salurkan Sembako ke Guru Ngaji. Kapolres: Pakai Masker dan Tetap Jaga Jarak Ya..

April 26, 2020
Sengketa Medis Bayangi Paramedis. Dibahas di Webinar, Hadirkan 4 Narasumber

Sengketa Medis Bayangi Paramedis. Dibahas di Webinar, Hadirkan 4 Narasumber

June 19, 2026
Posisi Hilal Minimal Harus 8 Jam saat Ijtimak. Ibnu Sina: Rukyatul Hilal NU Ada Kriteria Baku dan Akurat

Posisi Hilal Minimal Harus 8 Jam saat Ijtimak. Ibnu Sina: Rukyatul Hilal NU Ada Kriteria Baku dan Akurat

March 30, 2022
PTMB (PDAM) Bantah Minim Inovasi. Dirut: Air Baku Itu Holistik dan Perlu Waktu

PTMB (PDAM) Bantah Minim Inovasi. Dirut: Air Baku Itu Holistik dan Perlu Waktu

September 23, 2024
BPTD Terapkan Pola 12-6 Operasi Feri Kariangau-PPU. Langgar Kesepakatan Operator, Sanksi Sampai Izin Dicabut

BPTD Terapkan Pola 12-6 Operasi Feri Kariangau-PPU. Langgar Kesepakatan Operator, Sanksi Sampai Izin Dicabut

August 22, 2023
Dikunjungi Istri Walikota Terpilih saat Ramadan, Warga Pingsan. Hj Nurlena: Keluar-Masuk Gang bagi Sembako Lihat Kondisi Warga

Dikunjungi Istri Walikota Terpilih saat Ramadan, Warga Pingsan. Hj Nurlena: Keluar-Masuk Gang bagi Sembako Lihat Kondisi Warga

April 29, 2021
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines