• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Wednesday, April 29, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

Tiket Full: Go Show-No Show atau Shadow Booking?

by admin
July 17, 2023
in Kanal
0 0
0
Tiket Full: Go Show-No Show atau Shadow Booking?

FULL: Terkadang tiket susah dicari dan full tetapi ketika di atas pesawat banyak kursi kosong

0
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Catatan: Sugito SH *)

TINTAKALTIM.COM-Kejadian tiket full tujuan tertentu itu sering dialami calon penumpang pesawat. Ini yang  dialami penumpang untuk jurusan Makassar-Balikpapan dalam beberapa waktu lalu. Tetapi ada juga jurusan lainnya.

Tiket full. Maklum, ada hajatan nasional Rapat kerja nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi). Ribuan orang ‘tumplek blek’ di Kota Daeng itu. Sehingga, situasinya menjadi peak season atau saat liburan menuju weekend.

Bagi yang tidak booking tiket pulang pergi (PP), tentu banyak risiko dihadapi. Jadwal pulang  masuk dalam tentative alias belum pasti. Karena, ketika memastikan pulang bareng dengan kawan-kawannya yang memiliki tiket, maka tiket full.

Anda biasanya searching tiket di kanal-kanal distribusi tiket penjualan online. Seluruh pesawat full. Sehingga, putus asa untuk pulang hari itu. Tunda hari lainnya. Ternyata juga masih full. Berpikir, ingin naik kapal laut saja.

“Lucu bin ajaib. Dibilang tiket full, tapi di bagian belakang pesawat kosong ada puluhan seat. Susahnya cari tiket padahal mi,” kata Andi Welly, penumpang yang berangkat dari Makassar ke Balikpapan.

Berbagai pihak menduga  dan menilai, tentu ada permainan. Dulu pernah ramai ada istilah shadow seat atau shadow booking. Istilahnya kursi di-booking untuk ‘kepentingan tertentu’ atau kursi bayangan. Tak ada orang pesan tapi kursinya ada. Dan itu bisa dijual ke penumpang lain dalam interval 40 menit  bahkan saat injury time akan boarding pun bisa, asalkan calon penumpangnya ada di bandara.

Andi Welly (kiri) bersama media ini di Makassar

Media ini pun harus melakukan go show  ke bandara. Karena ada perintah begitu dan dapat tiket. Kuncinya harus di bandara atau go show tadi. Kalau berharap menunggu di hotel, tak bakalan dapat.

Naik pesawat itu ada durasi batas waktunya. Seluruh airlines yang menjual tiket di online, juga memiliki limitasi untuk menutup kanal onlinenya karena sudah full. Sebab, 40 menit sebelum take off harus ditutup. Tetapi, terkadang kita heran, sering ada kejadian membingungkan. Tiket full, tetapi saat naik ke pesawat mengapa banyak seat kosong?

Salahsatu petinggi airline yang enggan disebutkan namanya, kepada media ini menyebut, banyak faktor yang terjadi. Misalnya, kaitan sumber daya manusia (SDM) pasca pandemi covid-19.

Di mana, turn over karyawan sangat tinggi (perputaran keluar-masuk karyawan). Sehingga, bisa saja terjadi administrasi calon penumpang disampaikan keliru. Sehingga,  bisa human error, maka informasi yang di-publis pun masalah dan salah.

“Ya pekerjaan ini sangat berat. Tak mungkin dikonfirmasi satu-satu penumpangnya. Sehingga, ada penumpang sakit, penumpang berhalangan dan lainnya membatalkan penerbangan. Sehingga, seat kosong dan terlanjur disebut full,” ujarnya.

Selain itu, bagi airlines kaitan ground time atau waktu yang digunakan pesawat selama berada di apron bandara juga jadi pertimbangan. Tak bisa berlama-lama, sekitar hanya 45 menit, sebab harus terbang kembali. Sehingga, tak mungkin berjualan tiket yang waktunya mepet. Dan, seat yang ada akhirnya kosong.

GO SHOW-NO SHOW

Bagi ‘orang bandara’ kedua istilah ini sudah lazim. Terkadang, ketika mencari tiket full, maka ada upaya travel agent tiket pesawat mengarahkan untuk go show yang secara harfiah sebenarnya jika diartikan : go itu pergi dan show itu lihat. Jadi bisa dipersepsikan  pergi dan melihat ke bandara.

“Tapi, biasanya ini enggan dilakukan orang-orang tertentu. Meskipun ia sangat ingin berangkat hari itu, karena khawatir tiket tetap tak ada. Dan, ini memang gambling,” kata  pejabat airline tadi.

Suasana peakseason di bandara Makassar

Jika melihat di aplikasi online tiket pasti full. Maka, disarankan untuk go show, itu bisa saja dapat tiket. Hanya sifatnya tidak banyak. Bisa 2 sampai 5 tiket. Dan, yang mengurai seat kosong itu adalah airline karena mengetahui daftar seat yang kosong. Terkadang juga dapat tiket tapi harus transit dan mahal.

Go show ini jika mendesak ingin berangkat. Karena membeli tiket online atau di travel agent sudah tak mungkin dapat tiket. Sehingga, diperlukan waktu untuk ke bandara. Biasanya harus ada waktu sekitar 3-4 jam sebelum keberangkatan. Apa pasti dapat tiket? Infonya 80 persen sukses, jika tidak ya kembali tidur di hotel lagi.

Tak mudah untuk mendapatkan seat saat go show. Kendati reservasinya sama. Hanya harus dibantu ‘teman’ yang punya kebijakan di airline. Sebab, reservasinya hanya bisa dilakukan staf airline.  “Yang mengetahui seat kosong itu airline. Karena, beberapa alasan tadi,” ujar pejabat airline tadi.

Berbeda dengan no show. Kalau no itu tidak dan show melihat. Artinya tidak melihat. Dan ini sering terjadi yang mengakibatkan kursi kosong. Mengapa?

Biasanya menurut pejabat airline tadi,  penumpang tidak hadir karena ada alasan tertentu. Penumpang tak datang padahal pesawat mau berangkat. Sehingga, disebut no show. Ada tiketnya, orangnya tak ada.

“Itu yang bisa mengakibatkan seat kosong. Kalau shadow seat karena sistem online, mungkin bisa terjadi dan tidak,” ujarnya.

Seat kosong juga bisa terjadi  karena ketidakhadiran itu ada faktor sengaja. Biasanya hanya untuk mendapatkan boarding pass dan tidak berangkat.

“Ini biasanya untuk laporan perjalanan dinas (SPPD). Mungkin tak pulang hari itu dan pulang di hari berikutnya lantaran ada dibayarkan tiket oleh lainnya. Sehingga, tak melapor. Tapi bukti tiket ada,” ujar sumber tadi.

Sementara itu, Ketua Astindo Kaltim Achmad Tauhid membenarkan, jika blocking seat atau shadow seat itu sering dilakukan oleh airline. Gunanya untuk memberikan peluang seat untuk pejabat VVIP. Misalnya, 10 kursi.

Tapi, terkadang ada airline yang transparan tetapi ada yang ‘nakal’. Kaitan blocking seat itu bisa dilakukan dan dijual ke pihak lain.  Dan, yang bisa mengeluarkan tiket blocking atau shadow seat ini adalah setingkat station manager airline. Itu setelah setingkat tamu VVIP tak ada.

Biasanya ada kerjasama airline dan travel agent. Membeli tiketnya di kantor airline atau online, tetapi sudah kerjasama dengan travel tertentu. Dan itu bisa diambil dari seat tadi. Hanya, terkadang harganya ‘selangit’ .

“Namanya memanfaatkan opportunity atau peluang tadi. Sehingga, penumpang yang dibebani biaya tinggi. Dan itu sering terjadi,” kata Achmad Tauhid.

Memang katanya, fungsi pengawasan ada pada pengelola bandara terhadap seluruh airline. Tetapi, di saat peak season  kejadian tersebut tak dapat dihindari. Kuncinya, blocking seat itu sering dilakukan.

Bagaimana dengan kursi kosong di pesawat dibilang full? Menurut Achmad Tauhid karena interval waktu penjualan tiketnya terlambat. Sebab, harus berangkat hari itu. Dan itu risiko yang harus dihadapi airline.

Tapi, itulah dinamika airlines. Sehingga, ada yang menjual dengan harga tinggi tanpa harus melihat kondisi calon penumpang. “Karena dianggap memerlukan, seberapa harga pun dibeli. Itulah modus yang sering terjadi dalam konteks harga tiket. Makanya tak heran sampai harga 3 bahkan 4 juta. Karena, berbagi keuntungan tadi oleh oknum-oknum tertentu,” ujar Tauhid.**

*) Wk Ketua Media Online Indonesia Kaltim

SendShareTweet

Related Posts

Musik Sunda, Beri Semangat Gotong-Royong. ‘Pamit’ Broery Marantika Mengaduk Emosi Hati
Kanal

Musik Sunda, Beri Semangat Gotong-Royong. ‘Pamit’ Broery Marantika Mengaduk Emosi Hati

April 26, 2026
Warga Sepakat ‘Jagal’ dan Menjaga ‘Kang Ramli’. Lurah Pantau Kerja Bakti, Ingatkan Musim Kemarau
Kanal

Warga Sepakat ‘Jagal’ dan Menjaga ‘Kang Ramli’. Lurah Pantau Kerja Bakti, Ingatkan Musim Kemarau

April 26, 2026
Walikota Gabung Bikers, Salat Subuh di Asrama Haji. Bikers Subuhan Borneo Gelar Silatda dan Halalbihalal
Kanal

Walikota Gabung Bikers, Salat Subuh di Asrama Haji. Bikers Subuhan Borneo Gelar Silatda dan Halalbihalal

April 12, 2026
‘Palu Godam’ Prabowo di Hutan Kaltim
Kanal

‘Palu Godam’ Prabowo di Hutan Kaltim

April 10, 2026
Sharing Session Kadin Tiap Bulan Jalur Solutif. Bambang: TPID Penting, Semua Bidang Bergerak
Kanal

Sharing Session Kadin Tiap Bulan Jalur Solutif. Bambang: TPID Penting, Semua Bidang Bergerak

April 8, 2026
Terpilih Aklamasi, Noval Punya 4 Misi. Pengusaha Luar Masuk Balikpapan Wajib Gandeng Kadin
Kanal

Terpilih Aklamasi, Noval Punya 4 Misi. Pengusaha Luar Masuk Balikpapan Wajib Gandeng Kadin

April 8, 2026
Next Post
Empat OPD Pemkot Balikpapan ‘Kawinkan’ Juara Nasional. Di Rakernas Apeksi, Berjaya di ICE dan Pawai Budaya

Empat OPD Pemkot Balikpapan 'Kawinkan' Juara Nasional. Di Rakernas Apeksi, Berjaya di ICE dan Pawai Budaya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 315 Followers

Recommended

Kompleks BTN Sembelih 10 Ekor  Sapi. Pemotongan Pakai Meja, Panitia Berseragam dan Badge

Kompleks BTN Sembelih 10 Ekor Sapi. Pemotongan Pakai Meja, Panitia Berseragam dan Badge

June 1, 2025
Pansus LKPJ Temukan Rp23 M Proyek Batal Lelang. Sukri Wahid: Piutang Pajak Rp183 M Harus Diselesaikan

Pansus LKPJ Temukan Rp23 M Proyek Batal Lelang. Sukri Wahid: Piutang Pajak Rp183 M Harus Diselesaikan

May 1, 2020
DKM BIC Rangkul 59 RT Makmurkan Masjid. Andi Yusri: Membangun Ekosistem dan Pemberdayaan Umat

DKM BIC Rangkul 59 RT Makmurkan Masjid. Andi Yusri: Membangun Ekosistem dan Pemberdayaan Umat

January 19, 2026
Air PDAM Mati, Walikota yang Dikritik Pelanggan. Balikpapan Tak Punya Sungai, Mahakam Jadi Alternatif

Air PDAM Mati, Walikota yang Dikritik Pelanggan. Balikpapan Tak Punya Sungai, Mahakam Jadi Alternatif

April 28, 2024

Herry Gunawan Ketua Terpilih DMI Balteng. Raup 17 Dukungan Suara Muscab

October 2, 2022
Naskun dan ‘The Gun’ Jadi Pendorong Gotong-Royong

Naskun dan ‘The Gun’ Jadi Pendorong Gotong-Royong

December 14, 2025
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines