Catatan Sugito
TINTAKALTIM.COM-Kota Balikpapan sudah bertransformasi menjadi kota global. Momentum itu ditandai tepat 10 Februari 2026 saat Hari Jadi Kota. Selaras dengan tema Harmoni Menuju Kota Global. Bidang pendidikan salahsatunya, mencatat prestasi dunia dengan diraihnya pengakuan dari Google
Tak mudah mendapatkannya. Karena, perusahaan teknologi raksasa dunia asal AS ini, menerapkan standar ketat dan memerlukan usaha serius. Sebab, Google menggunakan standar tinggi untuk memastikan teknologi benar-benar mentransformasi pembelajaran, bukan sekadar alat bantu administrasi

Pelecut awalnya adalah Kepala Dinas Pendidikan & Kebudayaan (Disdikbud) Balikpapan Irfan Taufiq SAg MSi yang didukung Walikota Dr H Rahmad Mas’ud SE ME. Irfan akhirnya mengubah belajar konvensional jadi digital
“Keduanya the best. Memikirkan pendidikan luar biasa sehingga Kota Balikpapan diakui dunia,” kata Country Lead Google for Education Indonesia Olivia Husli Basrin di sela upacara HUT ke-129 Kota Balikpapan di halaman pemkot, 10 Februari 2026

Olivia hadir berada di kursi undangan Ikut upacara. Di kursi belakangnya tepat duduk Irfan Taufiq. Ia menyerahkan penghargaan itu. Menariknya, Olivia mengenakan dresscode Batik Mahligai karya Kota Balikpapan. Penyerahan kepada Walikota itu ada dua.
Sebagai Daerah Rujukan Google (Google Reference District) untuk Kota Balikpapan dan Sekolah Rujukan Google (Google Reference School) untuk SDN 009 Balikpapan Utara

Menurut Olivia, ketat penilaian dua penghargaan itu. Contoh, standar kelulusan sertifikasi harus tinggi untuk mencapai Google Certified Education. Ujian level 1 dan 2 memerlukan passing score 80 atau lebih.
“Kota Balikpapan sangat cepat. Apalagi guru-guru di SDN 009. Sudah 100 persen implementasi. Ini harus jadi tolok ukur (benchmark) SD dan sekolah lainnya. Karena, skenarionya praktek bukan teori,” sebut Olivia memberikan pujian

Untuk mendapatkan Google Reference School atau Sekolah Rujukan Google (SRG), predikat ini diraih sekolah harus memenuhi kriteria yang berat termasuk 100 persen staf pengajar dan siswa menggunakan Google Workspace serta persentase 100 persen penggunaan Google Chlassroom dan Google Meet
Dan media ini sudah verifikasi lapangan bersama Ketua Dewan Pendidikan Kota (DPK) Balikpapan Ganung Pratikno SPd MPd dan datang ke SDN 009 Kota Balikpapan, seluruh siswasnya sudah menggunakan Google Chlassroom lewat sarana chromebook, perangkat laptot berbasis chrome-OS model populer yang didukung Kepseknya Iin Ratmayati SPd MM
Penghargaan yang diserahkan Olivia dan diterima Walikota Rahmad Mas’ud, bukan sekadar papan simbolis terbuat dari styrofoam atau ‘busa ringan untuk seremonial’, tetapi ada komitmen dan praktik baik dalam mendukung transformasi belajar konvensional ke digital
“SDN 009 yang kedua di Indonesia dan pertama di Kalimantan yang mengintegrasikan teknologi Google for Education secara optimal. Jadi, sama dengan negara-negara Eropa dan Amerika. Kota Balikpapan juga sudah masuk daerah global bidang pendidikan. Tepat, jika ultahnya mengusung tema Harmoni Menuju Kota Global,” jelas Olivia
Olivia berkali-kali memuji Walikota dan Kepala Disdikbud Irfan Taufiq yang mendorong kotanya sudah global. Kebanggaan dan kado spesial di saat Ultah ke-129 Balikpapan khususnya untuk bidang pendidikan
Penghargaan itu, pengakuan upaya sekolah dalam mengintegrasikan teknologi digital dalam proses belajar-mengajar, serta kontribusinya terhadap pengembangan keterampilan siswa di era tranformasi digital
“Terimakasih Google, dan Pak Walikota H Rahmad Mas’ud, para dewan guru. Capaian ini bagian dari komitmen Balikpapan mendukung SDM bidang pendidikan berkualitas. Makanya, saya melakukan kolaborasi dengan Google. Ternyata, strategis mempercepat transformasi digital pendidikan,” kata Irfan di sela kegiatan upacara
Bagi Irfan Taufiq, digitalisasi pendidikan bukan hanya tentang penggunaan perangkat, tetapi juga tentang penguasaan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Pentingnya membekali siswa dengan kompetensi teknologi sebagai bagian dari kesiapan masa depan
Ke depan, Irfan menargetkan akan ada lebih banyak sekolah yang mengikuti jejak SDN 009 tersebut dan menjadikan digitalitasi sebagai pilar utama dalam pendidikan
“Pendidikan dapat mentransformasi dengan digital. faktanya, kita diakui dunia dan setara program pendidikannya dalam implementasi di lapangan,” urai Irfan
BANGGA
Raihan kota Balikpapan itu, Google sangat bangga. Karena, sertifikasi itu diakui dunia internasional. Apalagi, guru yang sudah bersertifikat jumlahnya terbanyak di Asia Pasifik
Kerja Google, memberi guru pelatihan dan dukungan yang mereka butuhkan untuk menggunakan teknologi secara efektif di kelas, mengembangkan kebijakan yang mendorong inovasi dan eksperimen dalam pendidikan berbasis teknologi, memperluas kemitraan antara sekolah dan sekstor swasta untuk mendukung penngembangan dan penerapan teknologi baru
Infrastruktur IT yang kata Olivia, memastikan penggunaan perangkat. Seperti juga di SDN 009 Balikpapan Utara yang akses internetnya stabil dan cepat. Sebab, itu mutlak diperlukan di seluruh area sekolah. Selain memiliki bandwidth yang memadai untuk menangani lalu-lintas data yang tinggi, terutama untuk streaming video HD dan penggunaan bersamaan oleh banyak pengguna

“Google mendorong inovasi dan pemanfaatan teknologi dalam pendidikan, sehingga dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa,” kata Olivia
Dalam konteks menuju kota global, Walikota juga meluncurkan aktivasi identitas kependudukan digital melalui aplikasi resmi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil guna mempermudah layanan administrasi secara daring. Dan, pada puncak acara HUT ke-129, Walikota juga memberikan penghargaan khusus kepada Kepala Sekolah SDN 009 Balikpapan Utara, Iin Ratmayati. Akhirnya: Think big, act local, connect globally (berpikir besar, bertindak lokal, terhubung secara global).*
*) Ketua Bidang Regulasi & Advokasi Serikat Perusahaan Pers (SPS) Kaltim dan Direktur Tintakaltim.Com













