• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Friday, October 16, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

Pemain Barongsai Setya Dharma Multietnis. Latihan seperti Kungfu, Stamina Harus Kuat

by admin
February 3, 2025
in Kanal
0 0
0
Pemain Barongsai Setya Dharma Multietnis. Latihan seperti Kungfu, Stamina Harus Kuat

ATRAKTIF: Barongsai Setya Dharma jika tampil selalu memukai. Saat mereka berpose bersama Charles, Abreantinus dan istri serta Lukman

0
SHARES
134
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Jika hanya menonton pertunjukan barongsai sepertinya  aksi itu mudah. Padahal, atraksi singa-singa nan lincah itu memerlukan fisik prima. Dan, barongsai yang dari Tionghoa tersebut, tak harus pemainnya keturunan Tionghoa. Ternyata, mereka dari berbagai suku di Indonesia seperti Barongsai Setya Dharma.

Lukman Hendra, pengasuh Barongsai Setya Dharma Balikpapan di bawah Paguyuban Guang Zhao ini mendapat kepercayaan Charles, owner Hotel Platinum Gorup.  Ia sudah bertahun-tahun membawa barongsai ini tampil kemana pun dan selalu  memukau penonton bahkan sampai ke Jakarta

Perlu skill untuk jadi pemain barongsai

“Pemainnya itu dari berbagai suku atau multietnis. Ada Jawa, Makassar, Sumatera. Mereka berbaur untuk tampil maksimal saat beratraksi. Ada pula nelayan,” kata Lukman Hendra yang membesut kelompok barongsainya selalu mendapat applaus jika tampil.

Kepala barongsai itu katanya berat. Berkisar 10 kilogram. Cara mengangkatnya memerlukan keahlian fisik. Jika pengiring musik sudah menabuh gendang, kepala singa itu meliuk-liuk lincah.

Setiap tampil, barongsai selalu atraktif

Tetapi kata Lukman, ada semacam ‘kekuatan magic’ yang luar biasa, di balik kostum tersebut adalah orang-orang hebat. Mereka harus memiliki fisik kuat, karena topangan kaki harus naik ke bahu dan belajarnya pun seperti beladiri kungfu. “Kalau barongsai tampil itu simbol keberuntungan. Hanya paling penting adalah mengusir roh jahat agar perjalanan hidup di dunia tenang, selamat dan aman,” cerita Lukman yang juga punya skill sebagai master ceremony (MC)  ini.

Kekuatan fisik pemain itu dibenarkan Charles. Misalnya, gaya kuda-kuda setiap pemain. Itu latihannya tak bisa sebentar. Sebab, jika tak kuat maka bisa ambruk dan membuyarkan permainan.

Barongsai saat bersama pangdam-kasdam

“Squad kuda-kudanya dilatih berjam-jam. Sepintas memainkan barongsai itu mudah. Penonton melihat singanya meliuk-liuk, tetapi memerlukan keterampilan maksimal dan skill,” jelas Charles di sela menyaksikan atraksi barongsai saat Imlek 2025 pada 29 Januari 2025 lalu di pelataran kediamannya Jln Soekarno Hatta.

Tak sekadar hanya bermain barongsai, Charles memiliki empati terhadap keberagaman. Ia pekerjakan orang-orang dari berbagai suku tadi, sehingga tak harus memandang  sisi kesukuan (primodialisme). “Mereka cekatan, kuat dan mau berlatih keras,” cerita Charles.

Merangkul multietnis  untuk pemain barongsai itu, Charles mendapat pujian dari Ketua Apindo Kaltim Abreantinus Abri. Karena, biasanya jika ada tradisi kesenian suatu daerah personelnya adalah dari daerah itu.

“Ini luar biasa, etnis lain diajak untuk terlibat dalam atraksi barongsai yang orang semua tahu itu dari Tionghoa. Tapi, yang main orang Bugis, Jawa, Banjar dan lainnya,” kata Abriantinus dan istri yang ikut berpose bersama kelompok barongsai itu.

Atraksi berdiri pun memerlukan keahlian

Sementara Lukman terlihat sibuk mengarahkan tim barongsainya. Ia selalu memberi aba-aba jika akan tampil. Dan, jika imlek maka order tampil di berbagai tempat sangat banyak. Di mal,  pertunjukan depan rumah dan lainnya.

“Ini barongsai terbaik di Kota Balikpapan bahkan Kaltim. Jadi, proses latihannya harus tekun. Kalau setengah-setengah tidak jadi sebab memerlukan fisik kuat tadi,” jelas Lukman.

Itulah barongsai Paguyuban Guang Zhao Setya Dharma Balikpapan yang selalu memukau dan penuh atraksi yang tingkat risiko dan faktor kesulitannya tinggi jika harus melakukan atraksi. Gong Xi Fat Chai. (gt)

SendShareTweet

Related Posts

Satpam Boleh Gunakan Borgol saat di Wilayah Kerja. Dirbinmas: Jangan Buat Malu dan Arogan Bertugas
Kanal

Satpam Boleh Gunakan Borgol saat di Wilayah Kerja. Dirbinmas: Jangan Buat Malu dan Arogan Bertugas

October 16, 2026
Kapolda Kaltim Bakal Jadi Ketum AAFI. Dilantik 21 Oktober, Punya Kapasitas Anti-Fraud Dunia
Kanal

Kapolda Kaltim Bakal Jadi Ketum AAFI. Dilantik 21 Oktober, Punya Kapasitas Anti-Fraud Dunia

October 15, 2026
Imigrasi Balikpapan ‘Kepo’ Perketat Wawancara. Cegah Sindikat TPPO, Penolakan Paspor Bisa Terjadi
Kanal

Imigrasi Balikpapan ‘Kepo’ Perketat Wawancara. Cegah Sindikat TPPO, Penolakan Paspor Bisa Terjadi

October 12, 2026
‘Margomulyo Family’ Buka Hambatan Komunikasi. LPM-Ketua RT Guyub di Acara Gathering
Kanal

‘Margomulyo Family’ Buka Hambatan Komunikasi. LPM-Ketua RT Guyub di Acara Gathering

October 11, 2026
Imigrasi Balikpapan Dapat Nilai ‘Sangat Baik’ SKM. SIMITRA Layani IKN, WNA Dipantau SEPINGGAN
Kanal

Imigrasi Balikpapan Dapat Nilai ‘Sangat Baik’ SKM. SIMITRA Layani IKN, WNA Dipantau SEPINGGAN

October 10, 2026
Akomodasi Atlet Porprov Dipesan Lebih Awal. Gasali: Dicarikan yang Dekat dengan Venue
Kanal

Akomodasi Atlet Porprov Dipesan Lebih Awal. Gasali: Dicarikan yang Dekat dengan Venue

October 7, 2026
Next Post
Ramadan 2025, PTMB Pastikan Distribusi Air Lancar. Dirut:  Fokus Rehabilitasi dan Optimalisasi

Ramadan 2025, PTMB Pastikan Distribusi Air Lancar. Dirut: Fokus Rehabilitasi dan Optimalisasi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 317 Followers

Recommended

Kerja Bakti, Jadi Silaturahmi Idul Fitri. Cengkir, Ngencengke Pikir Asal Tidak Mangkir

Kerja Bakti, Jadi Silaturahmi Idul Fitri. Cengkir, Ngencengke Pikir Asal Tidak Mangkir

April 13, 2025
2,5 Tahun Jadi Walikota Balikpapan, Rahmad Mas’ud Dinilai Sukses. Gepak Kuning Kaltim Dukung Periode ke-2

2,5 Tahun Jadi Walikota Balikpapan, Rahmad Mas’ud Dinilai Sukses. Gepak Kuning Kaltim Dukung Periode ke-2

July 15, 2024
Di Kaltim dan Kaltara Mudah Cari Pertamax Turbo. Kendaraan Tak ‘Nglitik’, Diluncurkan di Samarinda

Di Kaltim dan Kaltara Mudah Cari Pertamax Turbo. Kendaraan Tak ‘Nglitik’, Diluncurkan di Samarinda

February 4, 2021
BPTD Kaltim Jadi Trigger Konektivitas Transportasi IKN. Renhard: IKN dan Mitra Daerah Dorong Konsep Green City

BPTD Kaltim Jadi Trigger Konektivitas Transportasi IKN. Renhard: IKN dan Mitra Daerah Dorong Konsep Green City

September 28, 2024
Pegawai PDAM Diingatkan Rezeki Cari Berkah Bukan Jumlah. Ultah ke-46 PDAM dan 2 PTMB Serahkan 158 Bingkisan

Pegawai PDAM Diingatkan Rezeki Cari Berkah Bukan Jumlah. Ultah ke-46 PDAM dan 2 PTMB Serahkan 158 Bingkisan

December 25, 2022
Forum TJSLP (CSR) Tidak Mengelola Duit. Walikota: IKN, Pekerja LDR Dipikirkan Sering Bertemu Istri

Forum TJSLP (CSR) Tidak Mengelola Duit. Walikota: IKN, Pekerja LDR Dipikirkan Sering Bertemu Istri

October 13, 2022
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines